Sabtu, 25 April 2026

Tebus Cincin Pacar, Seorang Mahasiswa Begal Motor Pelajar SMK Sandi Putra

Selasa, 10 Mei 2016 19:55 WIB
Tebus Cincin Pacar, Seorang Mahasiswa Begal Motor Pelajar SMK Sandi Putra
Beritasumut.com/BS04
Saddam Husein saat diinterogasi AKP Martualesi Sitepu  di Polsekta Medan Kota.‎
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Saddam Husein ‎(25) mahasiswa di salah satu perguruan tinggi ini gelap mata. Ingin menebus cincin sang pacar yang digadaikan, dia terpaksa melakukan aksi kejahatan dengan membegal motor seorang pelajar.Dua jam setelah membegal, warga Jalan Tuba 4, Lorong Pembangunan 3, Kelurahan Binjai, Medan Denai, berhasil diringkus polisi.

Korbannya adalah ‎Andre Arifin Jaya Sihombing (17), warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Glugur Darat 1, Medan Timur, yang juga seorang pelajar SMK Sandi Putra. Aksi perampokan itu terjadi di Jalan SM Raja, Lorong Rukun, persisnya di samping restoran siap saji, Senin (09/05/2016), sekira jam 14.00 Wib. Saat itu, korban bersama rekannya Rahmad Nur (16), berboncengan naik sepeda motor BK 4465 AFS dari sekolahnya hendak menuju ke Jalan STM, Medan Kota, untuk kerja kelompok. 

Tiba-tiba ‎saat di TKP, Saddam Husein bersama rekannya naik sepeda motor menabrakkan sepeda motor korban hingga terjatuh. Lalu pelaku langsung menodongkan sebilah pisau yang membuat korban dan rekannya itu ketakutan. Alhasil karena takut, pelaku membawa kabur motor korban. 

Korban pun langsung melapor ke Polsek Medan Kota. Mendapat laporan, Tim Opsnal Polsekta Medan Kota melakukan penyelidikan dengan membawa korban menuju TKP. ‎Setelah kroscek TKP, petugas berkeliling hingga ke kawasan Jalan Tuba 4. Di sana rekan korban langsung menunjuk Saddam Husein sebagai pelakunya. Saddam langsung diringkus saat mencuci sepeda motor hasil curiannya. ‎Rekan pelaku berinisial R (17) masih dalam pengejaran. 

"Pelaku kita tangkap saat mencuci sepeda motor hasil kejahatannya dua jam setelah beraksi. Dari pengakuan pelaku, ia nekat merampok untuk menebus cincin pacarnya yang sudah digadai. Pelaku Saddam berperan sebagai pengancam korban dengan pisau. Nomor plat sepeda motor korban sudah dibuang pelaku ke sungai untuk hilangkan jejak. Saddam dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan sembilan tahun kurungan penjara," tandas Martualesi.

Kepada penyidik Saddam mengaku nekat merampok karena ingin menebus cincin sang pacar yang sudah digadaikannya sepekan lalu. "Sepekan lalu cincin pacarku kugadai bang karena aku enggak ada uang. Mau kutebus uangku enggak ada. Jadi ya ngerampok lah pak," terangnya. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Dua Orang Begal Berkelewang Ditangkap Saat Melintas di Depan Mesjid Raya Medan
Dua Begal Asal Delitua, Kiki dan Novia Ditangkap Polisi
Wartawan Radio di Medan Jadi Korban Begal
Polresta Medan Aktifkan Pos Polisi Tekan Aksi Begal, Ini Lokasinya
Polsek Medan Area Buru Dua Komplotan Curanmor
komentar
beritaTerbaru
hit tracker