Kamis, 29 Oktober 2026

Gawat, Ratusan Ton Narkoba Siap Masuk Indonesia

Selasa, 10 November 2015 18:20 WIB
Gawat, Ratusan Ton Narkoba Siap Masuk Indonesia
Istimewa
Buwas memblender sabu.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) menyampaikan kekhawatirannya mengenai kondisi penyalahgunaan narkoba saat ini. Di sisi lain ada ratusan ton narkoba yang menunggu diselundupkan ke negeri ini.

"Kita sudah kirim anggota ke Tiongkok dan Taiwan. Kita tahu ada ratusan ton narkoba yang dikapalkan ke wilayah ini," ujar Buwas, di Mapolresta Medan, Selasa (10/11/2015).

Buwas menambahkan sebagian kecil pengiriman narkoba itu sudah mereka ikuti. Namun, sebagian besar masih menunggu kelengahan aparat Indonesia untuk masuk dari pelabuhan-pelabuhan kecil.

Saat wawancara dengan wartawan, Buwas menilai ada kepentingan asing yang ingin menghancurkan Indonesia terkait penyelundupan narkoba ini. Alasannya, ada pihak-pihak yang diduga membiarkan narkoba dalam jumlah besar ke negeri ini.

"Kita tahu narkoba ini paling banyak dari Cina, Taiwan, Nigeria, ada juga Iran. Dari sana terlihat adanya kepentingan negara luar yang menginginkan kehancuran Indonesia. Kenapa? Karena mereka mengekspor ke sini, di sini tujuannya. Ini yang nanti harus didalami Lemhannas, TNI, dan BIN," beber Buwas.

Sebelumnya Buwas memaparkan, Indonesia saat ini sudah darurat narkoba. Banyak orang yang sudah terlibat dengan barang haram itu.

"Di BNN ada, di polisi ada, di TNI juga ada," kata Buwas.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, karena narkoba itu membuat kerusakan permanen pada orang yang terkena. Para pengedar pun akan terus mencari generasi baru pengguna narkoba.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, untuk mengatasi peredaran narkoba ini, semua elemen masyarakat harus saling membantu.

"Bukan hanya penindakan, kita juga harus melakukan pencegahan," ucapnya.

Sarasehan ditutup dengan pemusnahan sejumlah barang bukti narkoba yang disita Polresta Medan pada tahun ini. Pemusnahan dilakukan langsung Buwas bersama Kapolda Summut Irjeng Pol Ngadino, Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto dan sejumlah pejabat lainnya. Mereka turut memblender sabu dan pil ekstasi sebelum memasukkannya ke dalam air panas.

Berdasarkan data yang diberikan, narkoba yang dimusnahkan terdiri dari 1 ton ganja, 22.000 butir pil ekstasi, 13 kg sabu, 4,5 kg bahan pembuat sabu. Narkoba itu merupakan bagian dari barang bukti dari 1.031 kasus narkoba yang diungkap jajaran Polresta Medan. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker