Minggu, 26 April 2026
Pegawai Pengadilan Agama Dikeroyok Oknum Tentara

Tinggalkan Boru Sinaga, Sertu Jevi Rahman Siahaan Nikahi Wanita Lain

Senin, 16 Maret 2015 09:55 WIB
Tinggalkan Boru Sinaga, Sertu Jevi Rahman Siahaan Nikahi Wanita Lain
Google
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Aksi pemukulan yang dilakukan oknum Batalyon Infanteri (Yonif) 126/KC Kisaran,  Sertu Jevi Rahman Siahaan (27) bersama  keluarganya terhadap pegawai honorer Pengadilan Agama Simalungun bernama Feri Budiman Daulay (34) berawal dari ingkar janji.

Informasi dihimpun, Ahad (15/3/2015), kejadian berawal saat Sertu Jevi Rahman telah mengingkari perjanjian yang dibuat Tahun 2011 lalu.

Isi perjanjian tersebut adalah Sertu Jevi akan  menikahi keponakannya bernama Sartika Boru Sinaga (24).

"Sertu Jevi telah mengingkari perjanjian. Makanya sesuai perjanjian, kami laporkan dia ke Denpom dan telah ditahan beberap waktu lalu," jelas korban.

Ia mengaku, perkenalan keponakannya dengan Sertu Jevi terjadi pada Tahun 2007. Dari perkenalan itu, selanjutnya kedua insan tersebut berpacaran.

Awal berpacaran, keponakannya dibawa Sertu Jevi tempat pemandian. Disitu, keponakannya disuruh melakukan hubungan suami istri.

"Keponakanku tidak mau, tapi dipaksa dan dirayunya. Katanya ia mau bertanggung jawab dan akan menikahi keponakanku. Ada beberapa kali keponakan disuruhnya berhubungan intim sampai Tahun 2011," ungkapnya.

Setelah puas dengan apa yang dilakukannya, Sertu Jevi lalu menghilang tanpa kabar.

"Karena sudah dirusaknya keponakanku, kulaporkan dia ke PM pada Tahun 2011. Disitu, ia diamankan dan buat berjanjian bahwa akan menikahi keponakan saya, namun dia mengingkari dan malah menikah dengan perempuan lain," katanya.

Lantaran ingkar janji, korban dan pihak keluarga lalu membuat laporan ke POM.

"Saat kami lapor, rupanya Sertu Jevi bermasalah dan telah ditahan. Namun, untuk membuktikan benar atau tidak ia ditahan, saya menyelidikinya. Rupanya, ia tidak ditahan dan sedang pesta pernikahan dengan wanita lain. Makanya saya foto dan disitulah saya babak belur dibuatnya dan anggota keluarganya," ungkapnya.

Pasintel I Yonif 126 Kisaran Kapten Alwan mengatakan saat dikonfirmasi mengatakan persoalan anggotanya dengan keponakan korban telah terjadi sejak lama.

‪"Permasalahan itu terjadi saat Sertu Jevi masih berdinas di Batalyon 121 Galang. Dia sudah dilaporkan ke POM dan membuat surat pernyataan. Begitu pindah dinas ke sini, terjadi lagi masalah itu," ungkapnya.

Ia mengaku, pihaknya belum memberikan izin menikah kepada Sertu Jevi.‬

‪"Surat izin pernikahan belum ada diberikan. Dia melarikan diri dari POM, karena bermasalah. Saat ini Sertu Jevi sudah kita amankan dan dimasukkan ke sel," pungkasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker