Senin, 04 Mei 2026

Siswi SMA di Medan Dijadikan Budak Seks

Minggu, 31 Agustus 2014 11:02 WIB
Siswi SMA di Medan Dijadikan Budak Seks
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Sebuah rumah indekos di Jalan Eka Prastia, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang menjadi saksi direnggutnya keperawanan sebut saja Bunga (17).

Siswi kelas III salah satu SMA swasta di Kota Medan ini disekap dan dijadikan budak seks oleh pacarnya William selama dua hari.

Akibat kejadian itu, orang tua korban pun melaporkan pacar anaknya ke Polsek Sunggal, Sabtu (30/8/2014) malam.

Orang tua korban, T, mengaku kejadian yang dialami anaknya ini terungkap saat sang anak pulang dalam keadaan murung.

Melihat kondisi itu, ia lalu menanyakan perihal keadaan Bunga. Bunga dengan polosnya lalu menceritakan kejadian yang dialaminya selama dua hari tidak pulang tersebut.

"Dua hari memang tidak pulang anakku. Pas pulang kayak gini kondisinya sudah. Pas kutanya, anakku mengaku disekap dan dijadikan budak seks sama pacarnya," jelasnya.

Ia mengaku menyesal telah memberikan kepercayaan kepada pacara anaknya tersebut.

"Anaknya baik memang, tapi tidak tau ada maksud dibalik kebaikannya itu," jelasnya.

Sementara Bunga mengaku, kejadiaan yang menimpanya bermula saat sang pacar membawanya ke indekosnya. Selanjutnya, pelaku mengajaknya untuk berhubungan layaknya suami istri.

"Pertamanya aku menolak, tapi aku terus dibujuknya dan akan bertanggung jawab untuk menikahiku, makanya aku larut dengan bujuk rayunya," jelasnya.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, Bunga bukannya diantar pulang. Sang pacar malah menyekap Bunga.

"Dua hari aku dijadikan budak seks pacarku itu. Disekapnya aku dikosnya. Tiga kali dia melampiaskan nafsunya, " jelasnya.

Diakuinya, ia telah menjalin kasih dengan sang pacar sejak 5 bulan lalu. "Lima bulan aku sudah pacaran dan sebulan belakangan ini memang tingkahnya aneh," jelasnya.

Kanitreskrim Polsek Sunggal Iptu Adhi Putranto mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban.

"Saat ini kita memberikan surat pengantar ke Rumah Sakit Brimob untuk dilakukan visum. Kasus ini masih kita lidik, jika terbukti benar maka pacar korban akan segera kita tangkap," jelasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker