Jumat, 31 Juli 2026

Anak Pengusaha Riau Dilaporkan Aniaya Ketua HIPMI Sumbar di Medan

Sabtu, 21 Juni 2014 15:51 WIB
Anak Pengusaha Riau Dilaporkan Aniaya Ketua HIPMI Sumbar di Medan
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sumatera Barat (HIPMI Sumbar) Buchari melaporkan anak pengusaha di Riau ZB (44) ke Polresta Medan.

ZB dilaporkan karena melakukan penganiayaan terhadap Buchari dengan botol minuman keras di Hotel Grand Aston, Medan, Sabtu (21/6/2014) dinihari.

Akibat kejadian itu, Buchari pun menjalani perawatan di RSUD Pirngadi Medan karena kepala bagian belakang dan pelipis matanya koyak serta wajahnya lembam.

Sesuai STTLP/1558/K/VI/2014/RESTA, kuasa hukum Buchari, Afri Sani Putra manjelaskan, penganiayaan terjadi saat korban dan pelaku tengah duduk di Lobi Hotel Grand Aston.

Saat bersamaan, keduanya terlibat pembicaraan tentang calon Ketua HIPMI Sumbar yang akan diadakan pada Senin (23/6/2014) mendatang.

Dalam percakapan tersebut, korban mengharapkan Zigo yang merupakan seorang pengusaha di Sumbar yang dapat terpilih menjadi Ketua HIPMI Sumbar. Namun, pelaku yang juga maju sebagai calon ketua langsung emosi dan tidak terima dengan perkataan korban.

"Awalnya duduk di lobi hotel. Disitulah terjadi percakapan dan pelaku tidak terima dan memukul korban dengan botol minuman keras hingga babak belur," jelasnya di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Medan, Sabtu (21/6/2014).

Ia juga mengaku sangat kecewa dengan HIPMI Sumatera Utara (Sumut), karena penganiayaan terjadi saat acara sidang Dewan Pleno HIPMI se Indonesia di Hotel Grand Aston.

"Kita kecewa dengan HIPMI Sumut karena saat penganiayaan terjadi tidak ada panitia yakni HIPMI Sumut," katanya.

Dirinya berharap, kejadian yang menimpa kliennya tersebut dapat diproses dan Polresta Medan dapat segera menangkap pelakunya.

Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Istanto Bram saat dikonfirmasi menyatakan secepatnya akan memproses laporan korban dan memanggil pelakunya. "Secepatnya akan kita proses," jelasnya singkat. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker