Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Dirresnarkoba Polda Sumut) Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan membantah anggotanya telah melakukan penganiayaan terhadap Dodi Nola Pazha Solin (27), hingga tewas.
"Tidak ada anggota kita menganiaya tersangka. Sabunya ditelannya dan tersangka tewas di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan," katanya melalui telepon, Ahad (8/6/2014).
Diberitakan sebelumnya, Dodi Nola Pazha Solin warga Jalan Karya Wisata Gang Wisata II, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan tewas diduga akibat dianiaya personel Ditresnarkoba Polda Sumut.
Informasi yang dihimpun, Ahad (8/6/2014) menyebutkan, sebelum tewas Dodi yang baru empat hari keluar dari LP Tanjung Gusta, Medan dalam kasus pengrusakan rumah dan mobil ini sedang bertransaksi 15 paket narkoba dengan personel DItresnarkoba Polda Sumut, Sabtu (2/6/2014) kemarin.
Dodi tewas saat akan dibawa ke RS Bhayangkara Medan diduga usai dianiaya oleh petugas Diresnarkoba Polda Sumut.
Dodi tewas pertama kali diketahui oleh ayahnya Kamijo Solihin (54) saat menghubungi ponsel korban. Alangkah terkejutnya ia saat handphone milik anaknya diangkat oleh salah seorang yang mengaku polisi sembari mengatakan anaknya telah meninggal dunia dalam perjalanan ke RS Bhayangkara Medan.
"Pas saya telepon ada orang yang ngangkat mengaku polisi. Ia mengatakan anak saya sudah meninggal di RS Bhayangkara. Tapi saya tidak dikasih tahu apa penyebab anak saya meninggal dunia," ucap Kamijo Solin saat ditemui di RS Bhayangkara.
Dikatakannya, berdasarkan informasi yang diterima, anaknya sempat melakukan transaksi narkoba di Komplek Perumahan Citra Wisata, Medan.
"Memang anak saya kabarnya memegang barang bukti. Saat itu anak saya katanya sedang melakukan transaksi. Dari informasinya, ada kawannya yang tertangkap. Pas dia tertangkap ada kawannya itu sama polisinya," jelasnya.
Pantauan di lokasi, keluarga korban memadati RS Bhayangkara menunggu pihak kepolisian dari Polda Sumut untuk melakukan otopsi dan menanyakan penyebab tewasnya korban. (BS-031)
Tags
beritaTerkait
komentar