Kamis, 30 April 2026

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Masyarakat Menurun

Senin, 18 April 2016 15:57 WIB
 BPS: Ketimpangan Pengeluaran Masyarakat Menurun
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya penurunan tingkat ketimpangan pengeluaran masyarakat yang diukur oleh Gini Ratio. Pada September 2015, BPS mencatat angka Gini Ratio mencapai angka 0,40.

"Angka ini menurun sebesar 0,01 poin dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2015 yang sebesar 0,41. Ini menandakan ketimpangan orang kaya dan miskin di Indonesia semakin rendah," kata Kepala BPS, Suryamin, dalam keterangannya kepada wartawan, di kantor BPS, Jakarta, Senin (18/04/2016).

Gini Ratio selama ini digunakan pemerintah untuk mengukur ketimpangan pengeluaran di suatu wilayah. Hasilnya, akan menjadi salah satu acuan pemerintah dalam pengambilan kebijakan dalam bidang perekonomian.

Menurut Suryamin, Gini Ratio dibagi atas tiga level, yaitu level pertama pada angka 0-0,3 yang disebut dengan ketimpangan rendah. Level kedua 0,3-0,5 yang disebut sebagai ketimpangan menengah, dan level ketiga yaitu 0,5 ke atas yang berarti ketimpangan tinggi.

Dilansir setkab.go.id, Kepala BPS Suryamin menjelaskan, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio pada September 2015 adalah sebesar 0,40. Angka ini menurun sebesar 0,01 poin dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2015 yang sebesar 0,41.

Ia menyebutkan, Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2015 sebesar 0,42, turun sebesar 0,01 poin dibanding Gini Ratio Maret 2015 yang sebesar 0,43. Sementara Gini Ratio di daerah perdesaan pada September 2015 sebesar 0,33 relatif tidak berubah dibanding Gini Ratio pada Maret 2015.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Dorong Percepatan Investasi Kawasan Industri Terpadu Kadin Sumut Bertemu PT JIEP dan BPS
Gubernur Sumut Lantik Kepala BPSDM dan Kepala Dinas Pendidikan
Sri Mulyani Sebut THR dan Gaji ke-13 Sudah Dianggarkan
BPS: Kemiskinan di Sumut Turun Sepuluh Kali Lipat
Pemprov Sumut Tegaskan Tidak Ada Pelarangan Pengajian Masyarakat di Masjid Gubernur
Walikota Binjai Berharap Pengajian Rutin Majelis Taklim Menjadi Wadah Memperdalam Ilmu Agama
komentar
beritaTerbaru
hit tracker