Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan melakukan pencabutan subsidi listrik golongan 900 VA secara bertahap mulai 1 Januari 2016.
Hal itu disampaikan Direktur Utama PLN Sofyan Basyir, di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Selasa (27/10/2015).
"Untuk langkah awal Jabotabek dan Jawa. Kalau mereka komplain, kami datangi dan minta kartu miskin dari mereka," kata Sofyan.
Dilansir viva.co.id, meski demikian, imbuh Sofyan, pelanggan listrik berdaya 900 VA bisa mengajukan protes jika tidak mampu membayar tarif nonsubsidi di kemudian hari.
"Semangat awalnya adalah kami ingin tertibkan agar memastikan subsidi itu benar-benar bagi rakyat miskin yang berhak dan layak," kata Sofyan.
Dirut PLN menambahkan, pencabutan subsidi dilakukan di area Jabodetabek, karena jumlah pelanggan di wilayah ini berkisar 4 juta-5 juta pelanggan.
Sofyan menyadari kebijakan PLN ini pasti akan menuai banyak protes dari masyarakat. Tapi hal itu sudah diantipasi.
"Sebenarnya mereka (golongan mampu) jangan teriak ingin dapat subsidi kalau tidak layak dapat hal itu. Ini kan mencuri hak orang miskin. Itu yang tidak ingin kami biarkan," ujar Dirut PLN.
Masih menurut Sofyan, pengurangan subsidi ini dimaksudkan untuk meminimalkan jumlah pelanggan listrik bersubsidi dari kalangan masyarakat mampu. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar