Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Plt Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi menawarkan empat bidang investasi potensial di Sumut yang menurutnya dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah dan solusi mengatasi dampak krisis ekonomi di Sumut.
Hal itu disampaikannya kepada Ketua dan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kadin Sumut yang datang menemui Plt Gubernur, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (18/9/2015) petang.
Kunjungan kerja Kadin ke Sumut dalam rangka memantau situasi ekonomi dan persoalan yang dihadapi pengusaha daerah serta solusinya.
Menanggapi itu, Tengku Erry mengungkapkan optimisme terhadap perekonomian Sumatera Utara. Meski terimbas krisis namun pertumbuhan ekonomian Sumut masih berada di atas rata nasional. Pertumbuhan ekonomi Sumut pada semester I mencapai 4,9% masih di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional 4,6% pada periode yang sama.
"Ini membuktikan Sumut ikut menopang pertumbuhan nasional. Mudah-mudahan target pertumbuhan ekonomi Sumut senilai 5,4% tahun ini tercapai," ujar Tengku Erry.
Hadir dalam kesempatan itu Ketua Kadin Indonesia Surya Bambang Sulistio, Wakil Ketua Kadin Indonesia Soeharsojo dan Juan Permata, Ketua Kadin Sumut Ivan Batubara, Wakil Ketua Tohar Suhartono, Tomi Wistan, Pelaksana Asisten Ekbang Ibnu S Hutomo, dan Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Sumut Purnama Dewi.
Tengku Erry menjelaskan pihaknya sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di Sumut ikut menyambut baik dan mendukung paket-paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah pusat dalam mengatasi persoalan krisis ekonomi. Begitupun, meski secara nasional bangsa ini menghadapi krisis ekonomi, pihaknya cukup optimistis akan kemajuan ekonomi Sumut.
Capaian nilai investasi sebagai salah satu indikator ekonomi di Sumut cukup menggembirakan dimana pada semester I, nilai investasi di Sumut mencapai Rp10,9 triliun hampir melampaui target senilai Rp11 triliun pada Tahun 2015.
Ditambahkan Purnama Dewi, secara nasional target investasi naik 15%, yaitu senilai Rp 529,5 t. Karena itu, Sumut kemudian mendapat target capaian Rp14 triliun.
"Kami optimistis target investasi Rp14 triliun tercapai, karena pada Tahun 2014 investasi di Sumut mencapai Rp13,8 triliun," jelasnya.
Kepada para pengusaha nasional dan Sumut itu, Tengku Erry menjelaskan potensi investasi di bidang infrastruktur, energi, pangan dan maritim di Sumut yang menurutnya pengusaha daerah bisa ambil bagian. Dia juga mengajak pengusaha yang tergabung dalam Kadin ikut ambil peran dalam memajukan perekonomian daerah dan nasional melalui investasi.
Sementara itu, Ketua Kadin Surya Bambang Sulistio mengungkapkan pihaknya menyambut positif paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi yang terjadi saat ini. Begitupun dia menekankan agar pemerintah komit menerapkan dan mengawal paket kebijakan yang sudah diluarkan.
"Baru-baru ini pemerintah mengeluarkan paket kebijakan, tentu sangat kami sambut baik. Namun yang penting adalah implementasinya. kalau bisa aturan pendukung seperti Kepres dan kepmen jangan terlalu lama dikeluarkan," ujar Sulistio.
Dia juga menjelaskan, Kadin adalah mitra pemerintah dimana undang-undang menegaskan Kadin menjadi satu-satunya lembaga yang memayungi dunia usaha. Tujuan kedatangan ke Sumut, dalam rangka memotret situasi daerah.
"Bagaimanapun pertumbuhan ekonomi nasional adalah dari daerah, daerahlah yang menopang nasional," ujarnya.
Menurutnya, perekonomian Provinsi Sumut cukup baik, dengan nilai investasi yang cukup tinggi.
Ketua Kadin Sumut Ivan Batubara menambahkan Kadin bersamat Kadin Sumut akan menggelar pertemuan Kadin se-Sumatera pada Sabtu (19/9/2015) yang dihadiri pengurus Kadin Provinsi se Sumnatera juga Kadin Kabupaten/Kota se Sumut.
"Kunjungan kerja ke daerah dalam rangka memahami dan membahas maslah yang dirasakan pengusaha daerah," kata Ivan.
Nantinya hasil rapat berupa rekomendasi tertulis akan disampaikan Kadin ke presiden. (BS-031)
Tags
beritaTerkait
komentar