Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin membuka 50 titik pasar murah di Kota Medan yang dipusatkan di Lapangan Sempakata, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (15/12/2014).
Pasar murah ini dibuka untuk masyarakat, khususnya yang kurang mampu guna memenuhi kebutuhan bahan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau dalam rangka menyambut Hari Natal 2014 dan Tahun Baru 2015.
Ada 8 bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah seperti beras, gula pasir tepung terigu, telur, kacang tanah, blue band, sirup dan minyak goreng. Umumnya harga kedelapan bahan pokok yang dijual itu telah disubsidi Pemko Medan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan hampir 30 persen. Karena itulah harga bahan pokok yang dijual di pasar murah jauh lebih murah dari harga di pasar.
Agar pelaksanaan pasar murah ini tepat sasaran dan benar-benar murah, wali kota mengingatkan panitia penyelenggara dan pihak terkait, khususnya camat, lurah serta kepala lingkungan agar benar-benar berperan aktif dalam mengawasi dan mensuskeskan pelaksanaan pasar murah tersebut.
"Kita harus menjaga tujuan pasar murah ini tepat sasaran yakni meringankan beban warga yang tingkat ekonominya menengah ke bawah, terutama dalam memenuhi bahan pokok yang berkualitas guna menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2015. Untuk itulah saya berharap kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan pasar murah ini dengan sebaik-baiknya," kata wali kota.
Mantan Sekda Kota Medan ini selanjutnya mengungkapkan, pengadaan pasar murah ini juga merupakan salah satu upaya Pemko Medan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk menjalankan salah satu tugas pemerintah yakni menjaga stabilitas harga, terutama 9 bahan kebutuhan pokok sehingga terjangkau sesuai dengan daya beli masyarakat.
Wali Kota menyadari, pelaksanaan pasar murah ini tentunya tidak bisa sepenuhnya memenuhi keinginan masyarakat. Karena itulah pelaksanaan pasar murah akan terus dievaluasi, sehingga ke depannya bisa lebih baik lagi. Termasuk, kemungkinan dilakukannya penambahan titik pasar murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan pasar murah ini jelas wali kota, terlaksana berkat dukungan Bulog serta distributor maupun produsen bahan pokok. Selain memberikan subsisidi, harga bahan kebutuhan pokok ini bisa murah karena dibeli langsung dari distributor. Jadi wali kota berpesan agar bahan kebutuhan pokok dijual sesuai dengan harga yang telah ditetapkan, serta tidak mengurangi mutu maupun kualitas bahan kebutuhan pokok yang dijual.
"Jika bahan kebutuhan pokok yang dijual ada yang rusak dan kurang berkualitas, kita akan kembalikan bahan kebutuhan pokok itu kepada distributornya supaya diganti. Kita ingin bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah ini benar-benar bermutu dan berkualitas meski harganya murah," tegas wali kota seraya berharap agar keberadaan pasar murah ini mampu menekan tingkat inflasi di Kota Medan.
Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung mengatakan, DPRD sangat mengapresiasi digealrnya pasar murah ini. Sebab, kegiatan ini dinilainya sangat membantu umat Kristiani, terutama yang kurang mampu dalam menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2015. Selain itu kehadiran pasar murah ini juga mengandung pesan kebersamaan.
"Saya berharap pasar murah seperti terus dilaksanakan rutin setiap tahunnya.Kalau bisa titik lokasinya ditambah lagi, tidak hanya 50 titik. Jika titik lokasi pasar murah ditambah lagi, tentunya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," harap Henry Jhon.
Sementara itu Pdt Longge Karo Sekali mewakili masyarakat sekitar, mengucapkan terima kasih atas digelarnya pasar murah ini. Masyarakat sekitar yang umumnya bersuku Karo dan beragama Kristiani sangat terbantu sekali dengan kehadiran pasar murah, guna menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2015.
Sebelumnya Kadisperindag Kota Medan Syafrizal Arif dalam laporannya menjelaskan, tujuan digelarnya pasar murah ini untuk membantu masyarakat sejahtera dan prasejahtera untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam untuk menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2015. Di samping itu berupaya mengendalikan tingkat inflasi di Kota Medan.
"Pasar murah ini kita buka di 50 titik yang tersebar di 21 kecamatan Kota Medan. Umumnya lokasi pasar murah berada di lokasi tinggal masyarakat sejahtera dan prasejahtera serta jauh dari lokasi pasar," ungkap Syafrizal.
Pembukaan pasar murah ini turut dihadiri Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Demina R Sitorus mewakili Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, pimpinan SKPD, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.
Adapun bahan pokok yang mendapat subsidi dari pemerintah diantaranya beras Rp.8.500/kg, sebelumnya Rp10.000/kg, kemudian gula pasir dari harga Rp11.000/kg menjadi Rp9.450/kg.
Kemudian tepung terigu dijual Rp7.300, harga di pasaran Rp8.000/kg. Telur dijual Rp830/butir, harga pasaran Rp1.100/butir. Minyak goreng merek Sania ukuran 1 liter dijual Rp11.500/pcs, harga pasaran Rp13.600/pcs. Sedangkan minyak gorek merek Fortune ukuran 1 liter dijual Rp90.500/pcs, harga pasaran Rp12.000/pcs. Untuk sirup Pohon Pinang Super, harganya Rp16.000/botol, harga pasar Rp18.000/botol.
Usai membuka pasar murah dan menurunkan harga 8 bahan kebutuhan yang dijual, wali kota selanjutnya menanam pohon penghijauan di sekitar lokasi pasar murah. Setelah itu dilanjutkan dengan silaturahmi dengan warga sekitar. Umumnya warga sekitar mengucapkan terima kasih atas dibukanya pasar murah di wilayah tempat mereka tinggal. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar