Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi berharap Real Estate Indonesia (REI) Sumut membangun perumahan siap huni bagi masyarakat menengah ke bawah.
Selain mengejar keuntungan bisnis, REI Sumut juga memiliki tanggung jawab sosial memenuhi kebutuhan perumahan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Harapan tersebut disampaikan Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi saat menerima audiensi Pengurus dan Panitia Musyawarah Daerah (Musda) REI Sumut di ruang kerjanya Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (23/10/2014).
Hadir dalam audiensi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) REI Sumut Umar Husein, Wakil Ketua REI Sumut Rakutta Karokaro, Sekretaris Andi Atmoko Panggabean, Bendahara Reza Sirait, Wakil Sekretaris REI Sumut Zamri Ridwan, Procomm Organizer dan Sekretariat REI Sumut Rizal.
Sementara Wagub Sumut didampingi Kepala Dinas (Kadis) Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Sumut Binsar Situmorang.
Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan, populasi penduduk Sumut mencapai 13 juta jiwa memberikan peluang bagi REI dalam menyediakan tempat tinggal layak huni, karena perumahan merupakan kebutuhan pokok masyarakat.
“Dari populasi penduduk Sumut, kebutuhan perumahan mencapai 60 ribu unit tiap tahun. Ini peluang yang sangat menjanjikan,” ujar Erry.
Meski demikian, Erry mengingatkan REI Sumut untuk tidak mengejar keuntungan semata dengan menyiapkan perumahan bagi kalangan berduit saja, tetapi juga memperhatikan kebutuhan rumah masyarakat kelas bawah.
“Jika pembangunan perumahan mewah 80 persen, REI Sumut bisa buat program pembangunan rumah untuk kelas bawah 20 persen. Itu bentuk tanggunjawab REI dalam mendorong kehidupan layak bagi masyarakat miskin,” harap Erry.
Selain itu, Erry juga mengimbau REI Sumut menjalankan bisnis perumahan dengan memperhatikan dampak lingkungan, tata ruang dan master plan pembangunan. Pembangunan perumahan juga perlu memperhatikan psikologis dan sosial masyarakat.
“Jangan sampai pembangunan perumahan merusak ekosistem, baik itu aliran sungai, persawahan atau hutan. Alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan dapat mengganggu ketahanan pangan,” sebut Erry.
Untuk menanamkan rasa peduli, REI dapat memberikan penghargaan (reward) kepada pengembang perumahan yang mengedepankan kelestarian lingkungan. Reward tersebut akan merangsang pengembang menjalankan bisnisnya sesuai aturan, tanpa harus melupakan keuntungan.
Erry juga berharap pengurus REI Sumut terpilih nantinya memiliki sense of belonging terhadap organisasi. Degan demikian, REI juga berperan mendukung laju pembangunan di Sumut.
Sementara Kadis Tarukim Sumut Binsar Situmorang mengatakan, pihaknya mendukung penuh program REI Sumut yang akan memamerkan rumah dengan harga terjangkau, terutama masyarakat kelas bawah.
“Kami berharap REI Sumut juga memperhatikan daya beli masyarakat kelas bawah. Keberadaan rumah sangat berpengaruh dalam membangun mental anak. Perumahan yang sehat dan terjangkau, diharapkan menciptakan lingkungan yang sehat. Dengan begitu, pertumbuhan anak akan baik di lingkungan keluarga,” harap Binsar.
Ketua REI Sumut Umar Husein mengatakan, Musda DPD REI Sumut rencananya akan berlangsung di di Hotel Grand Aston Medan pada 5 November 2014 mendatang. Dalam rangka musda, REI Sumut juga menggelar pameran (expo) perumahan di Plaza Medan Fair yang berlangsung 4-9 November 2014.
"Ada 53 stand yang akan meramaikan expo dengan memamerkan berbagai tipe perumahan mulai dari kelas bawah, menengah hingga perumahan kelas atas," jelas Husein.
Umar juga mengatakan, dalam Musda REI Sumut nantinya juga akan diisi dengan dialog melibatkan sejumlah narasumber, termasuk dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
“Narasumber dari Pemprov Sumut diharapkan dapat memaparkan konsep tata ruang yang telah direncakan agar anggota REI dapat menyesuaikan dengan master plan pembangunan,” harap Husein.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar