Rabu, 29 April 2026

Asdeki Harus Siap Sambut AEC 2015

Jumat, 04 Oktober 2013 20:01 WIB
Asdeki Harus Siap Sambut AEC 2015
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengimbau Assosiasi Depo Kontainer Indonesia (Asdeki) untuk menyiapkan diri menyongsong ASEAN Economic Community (AEC) Tahun 2015. Salah satu upaya adalah dengan meningkatkan pelayanan, tata kelola dan regulasi kontainer di sejumlah pelabuhan di Indonesia.
 
Imbauan tersebut disampaikan Wagub Tengku Erry Nuradi saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) II Asdeki di Tiara Concention Hotel Tiara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (4/10/2013).
 
Hadir dalam acara tersebut Deputi Menko Perekonomian, Ketua DPP Asdeki Ruslan AR, perwakilan 12 DPW Asdeki seluruh Indonesia, Direktur Utama Pelindo, perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), perwakilan Assosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), perwakilan PT Sucopindo dan sejumlah pengusaha kontainer lainnya.
 
Dalam kesempatan itu, Erry mengatakan, Asdeki yang menaungi pengusaha depo kontainer harus mengambil peran dalam menyambut perdagangan bebas antaranggota ASEAN yang akan berlaku Tahun 2015 mendatang.
 
“Tidak hanya peningkatan pelayanan, namun Asdeki juga menjamin keamanan hingga menimbulkan keparcayaan bagi pihak yang menggunakan jasa Asdeki,” imbuh Erry.
 
Lebih lanjut Erry mengatakan, Asdeki juga harus jeli melihat peluang dengan diberlakukannya AEC 2015 agar mampu memberikan pelayanan prima bagi penduduk negara ASEAN yang mencapai 600 juta jiwa, 250 juta jiwa diantanya adalah penduduk Indonesia. Sedang populasi penduduk Sumut mencapai 15 juta jiwa, merupakan populasi terbesar keempat setelah Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.
 
“Bisa dibayangkan seperti apa regulasi ekspor impor untuk melayani kebutuhan masyarakat Asean. Tidak ada kata lain kecuali Asdeki harus berbenah dalam berbagai hal, baik aturan, tata kelola dan regulasi agar AEC memberikan keuntungan kepada semua pihak,” tambah Erry.
 
Secara nasional, pemerintah sendiri melakukan persiapan menyambut AEC 2015 dengan menyiapkan sarana dan prasarana pendukung seperti pelabuhan laut, jalan raya dan bandar udara. Khusus di Sumut, penyiapan sarana terus dilakukan seperti jalan lintas timur yang ini mulus mencapai 95 persen dari Kabupaten Langkat yang berbatasan dengan Aceh hingga Kabupaten Labuhan Batu yang berbatasan dengan Riau. Sementara lintas tengah dan barat terus mengalami perbaikan.
 
”Keberadaan jalan raya tersebut tidak akan bermanfaat maksimal jika Asdeki tidak melakukan perbaikan dalam pelayanannya. Minimalisasi sejumlah persoalan seperti pro kontra tentang jaminan kerusakan eks kontaner yang dibebankan kepala pelaku usaha ekspor import,” sebut Erry.
 
Erry juga mengatakan, pemerintah pusat juga akan melakukan pelebaran dermaga Pelabuhan Belawan dari 1000 meter menjadi 1.700 meter dengan alokasi dana mencapai Rp4 triliun. Pelebaran dermaga diharapkan dapat menampung 1,3 juta kontainer.
 
“Kita berharap pelebaran dermaga Pelabuhan Belawan dapat terealisasi sebelum 2015 mendatang. Keberadaan pelabuhan yang konfrehensif tentu mampu mendukung proses bongkar muat barang dalam kapasitas besar,” sebut Erry.
 
Perbaikan dermaga Pelabuhan Belawan juga diharapkan menunjang keberadaan Bandara Kualanamu sebagai pintu gerbang masuknya investor ke Indonesia dari bagian barat.
 
“Selamat melaksanakan munas, semoga kepengurusan yang baru nantinya dapat mengemban tanggungjawab sekaligus melahirkan terobosan baru dalam pelayanan jasa kontainer,” ujar Erry.
 
Sementara Ketua Umum DPP Asdeki Ruslan AR mengatakan, Munas II Asdeki tidak sekadar memilih kepengurusan yang baru, tetapi sekaligus konsolidasi anggota untuk merumuskan kebijakan baru tentang tata kelola kontainer.
 
Dalam kesempatan tersebut, Ruslan juga melaporkan perkembangan Asdeki periode 2008-2013. Kurun waktu 5 tahun kepengurusannya, jumlah DPW Asdeki yang telah terbentuk sebanyak 9 DPW meliputi DPW Asdeki Sumatera Utara, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Makasar, Sumatera Selatan dan DPW Sumatera Barat dengan jumlah 86 anggota. Berikutnya yang sedang dalam proses DPW Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur dan DPW Papua.
 
“DPW Asdeki telah melayani lebih dari 75 persen kontainer di seluruh pelabuhan besar di Indonesia. Ini capaian yang membanggakan. Saya berharap kepengurusan berikutnya terus melanjutkan perjuangan ini untuk menghimpun pramujasa kontainer bergabung dalam Asdeki,” ujar Ruslan. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
FKPPI Sumut Hadiri Munas di Akmil Magelang
JK Buka Munas-Konbes NU 2014
Jabar Tuan Rumah Munas XV HIPMI
komentar
beritaTerbaru
hit tracker