Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pelaksana Tugas Walikota Medan Dzulmi Eldin didampingi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional dan modern di Medan. Selain mengecek harga, juga ingin memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1434 H aman dengan mendatangi gudang penyimpanan. Di samping itu sidak ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman kemasan, termasuk parcel yang akan dijual kepada masyarakat benar-benar layak konsumsi.
Dari hasil sidak yang dilakukan, harga bahan kebutuhan pokok di Kota Medan kini relatif menurun dan stabil. Hanya bawang merah yang masih tinggi, harganya masih di kisaran Rp60.000 per kilogram. Untuk mencegah terjadinya kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri, Eldin mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar. Sebab, tindakan tersebut mampu memicu terjadinya kenaikan harga.
Yang pertama menjadi lokasi tujuan sidak adalah Pusat Pasar. Di tempat itu Eldin dan Tim TPID Kota Medan langsung memantau harga bahan kebutuhan pokok dari para pedagang. Dari pengakuan sejumlah pedagang yang ditemui, harga bahan kebutuhan pokok telah stabil dibandingkan sehari jelang datangnya bulan puasa.
Menurut pengakuan Achu, salah seorang pedagang, harga cabai merah saat ini hanya Rp30.000 per kilogram. Sehari jelang bulan puasa, harganya sempat meroket sampai Rp60.000 per kilogram. Begitu juga dengan cabai hijau, saat ini harganya hanya Rp20.000 per kilogram, sebelumnya sempat Rp30.000. Sedangkan cabai rawit Rp20.000 per kilogram dan cabai merah kering Rp25.000 per kilogram. “Hanya bawang merah yang harganya masih tinggi, perkilogramnya sekarang masih Rp60.000,” kata A Chu.
Untuk harga minyak goreng, A Chu mengaku tetap stabil. Harga minyak goreng curah Rp9.500 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan Rp20.000 per 2 liter. Sementara itu harga gula pasir masih tetap di kisaran Rp12.000 per kilogram. Penjelasan A Chu terkait harga ini tidak ada bedanya dengan sejumlah pedagang lainnya yang ditemui, mereka pun mengatakan hanya harga bawang merah yang masih tinggi.
Selanjutnya Eldin dan Tim TPID menemui pedagang beras. Dari pengakuan yang dihimpun dari beberapa pedagang beras, harga bahan pokok ini tidak mengalami kenaikan. “Beras standar seperti Silembau harganya bervariasi, mulai Rp8.300 per kilogram sampai Rp9.000 per kilogram. Mengenai persedian beras, saya rasa tidak ada masalah. Berapa pun kita minta, agen siap untuk mendistribusikannya,” ungkap A Chu.
Setelah itu Eldin mengecek harga daging, sebab harganya sehari jelang puasa sempat melejit mencapai Rp110.000 per kilogram. Namun setelah sepekan puasa, harga daging kembali stabil yakni Rp85.000 per kilogram. “Untuk hari ini, harga daging sapi Rp85.000 per kilogram. Sedangkan daging kambing Rp65.000 per kilogram. Kemungkinan harga ini akan mengalami kenaikan kembali jelang Hari Raya Idul Fitri,” papar Ponidi, salah seorang pedagang sapi.
Usai memantau harga di Pusat Pasar, Eldin dan Tim TPID selanjutnya mengecek ketersedian bahan kebutuhan pokok di gudang penyimpanan Jalan Kayu Putih, Kelurahan Tanjung Mulia, kecamatan Medan Deli. Berdasarkan penjelasan seorang wanita berkacamata yhang bekerja di tempat itu, ketersediaan bahan kebutuhan pokok tidak ada masalah. Dikatakannya, stok beras yang ada di gudang itu sekitar 1.000 ton, tepung terigu lebih kurang 80 ton dan gula pasir sebanyak 500 ton.
Ketika melakukan pengecekan, salah seorang anggota rombongan memperlihatkan kepada Eldin sejumput beras yang warnanya sudah menguning dan diduga kurang layak konsumsi dari tumpukan karung beras. Eldin langsung minta penjelasan dari wanita tersebut. “Kalau beras ini tidak kita pasarkan lagi. Jika melihat warnanya, masyarakat pun pasti tidak mau membelinya,” jelasnya.
Dari gudang penyimpanan bahan kebutuhan pokok, rombongan selanjutnya bergerak menuju Carefour di Medan Fair Plaza, Jalan Gatot Subroto. Selain menmeriksa harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok, Eldin juga memeriksa makanan dan minuman kemasan, termasuk yang sudah dikemas dalam bentuk parcel. Hasil pemeriksaan yang dilakukan, stok bahan kebutuhan pokok tidak ada masalah. Di samping itu makanan dan minuman kemasannya layak konsumsi.
Kemudian pengecekan diteruskan ke Lotte Mart, Jalan Gatot Subroto, sekitar 500 meter dari Simpang Kampung Lalang. Sama dengan di Carefour, rombongan tak menemukan ada makanan dan minuman kadaluarsa. Di samping itu ketersediaan bahan kebutuhan pokok pun mencukupi dan siap memenuhi seberapa besar kebutuhan pembeli.
Sidak terakhir dilakukan di Hypermart Sun Plaza, Jalan KH Zainul Arifin. Selain menemukan satu kemasan makanan yang dicurigai telah melewati expired, juga ditemukan harga cabai merah yang dijual jauh melebihi harga di pasaran. Di tempat itu harga cabai merah sampai Rp83.000 per kilogram. Karenanya, Eldin langsung menegur pihak pengelola agar cabai merah yang dijual harus disesuaikan dengan harga di pasaran.
Kepada wartawan usai peninjauan, Eldin mengatakan stok bahan kebutuhan pokok selama bulan puasa sampai Hari Raya Idul Fitri di Kota Medan tidak ada masalah. “Insya Allah stok bahan kebutuhan pokok untuk warga Kota Medan cukup. Selain itu harga-harganya pun mengalami penurunan, kecuali harga bawang merah,” ungkap Eldin.
Eldin meyakini harga bahan kebutuhan pokok ini jelang Hari Raya Idul Fitri akan kembali naik. Guna menghindari terjadinya lonjakan harga, dia berharap agar masyarakat tidak perlu melakukan pembelian dengan jumlah besar, termasuk melakukan penimbunan barang.
“Tindakan itu justru akan menyebabkan terjadinya lonjakan harga. Sesuai dengan prinsip ekonomi, begitu permintaan akan barang cukup tinggi, maka harganya pun ikut naik. Jadi saya menghimbau kepada masyarakat untuk membeli yang secukupnya dan sesuai kebutuhan. Sebab, stok bahan kebutuhan yang kita miliki sangat mencukupi. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Jangan terpancing dengan isu yang mengatakan harga bahan kebutuhan pokok akan naik sehingga melakukan pembelian besar-besaran, sebab Pemko Medan dan Bank Indonesia akan terus berupaya mengendalikan harga,” ungkapnya.
Sementara itu Samsir Alam dari Bank Indonesia Cabang Medan selaku anggota TPID Kota Medan, mengaku ada terjadi sedikit gejolak harga di pasaran. Untuk itu dia berharap agar masyarakat dapat menjaganya dengan jalan membeli bahan kebutuhan pokok sesuai dengan kebutuhan. “Jangan membeli yang berlebihan, sebab stok bahan kebutuhan pokok mencukupi,” pesan Samsir.
Selanjutnya dalam rangka menjaga harga bahan kebutuhan pokok di pasaran, Samsir mengatakan TPID Kota Medan akan selalu mengontrol harga di pasar. “Begitu ada gejolak harga langsung dimonitor. Insya Allah dengan terus kita memonitor, harga bisa dikendalikan,” paparnya. (BS-024)
Tags
beritaTerkait
komentar