Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
beritasumut.com-Vihara Bodhigaya kembali menggelar Pemujaan Bodhisatva Kwan Im selama 10 malam berturut-turut pada 25 September hingga 4 Oktober 2025.
Acara ini menjadi salah satu ritual tahunan penting bagi umat Buddhis Tamil di Medan, bertujuan memperkuat keyakinan serta pemahaman ajaran Bodhisatva Kwan Im.
Keunikan Ritual Pemujaan
Berbeda dari ritual rutin vihara lainnya, pemujaan ini menggabungkan sutra mantra dalam Bahasa Sansekerta dengan Bajen — lagu-lagu rohani Buddhis Tamil yang diiringi keyboard, tabla, dan gitar. Perpaduan ini menciptakan suasana khusyuk yang mendalam bagi para umat.
Setelah sekitar satu jam pemujaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Dhamma Desana, yang disampaikan oleh berbagai tokoh agama, cendekiawan, dan bhikkhu dari beragam mazhab.
Tujuannya adalah memberikan perspektif berbeda tentang ajaran Buddha mengenai Bodhisatva Kwan Im.
Acara ditutup dengan makan malam bersama, memperkuat rasa persaudaraan antarumat.
Dukungan Swadaya Umat
Ketua Panitia sekaligus Ketua Yayasan Vihara Bodhigaya, Bapak Rama Sandren, menegaskan bahwa kegiatan ini didanai secara swadaya umat.
Tidak ada proposal formal; umat yang hadir memberikan dana secara sukarela di meja dana vihara. Pendekatan ini dimaksudkan agar umat memahami konsep berdana — memberi dengan tulus.
Partisipasi dan Jumlah Umat
Setiap malam, pemujaan dihadiri antara 100 hingga 500 umat Buddhis Tamil, mengenakan pakaian khas budaya mereka serta menjaga tradisi vegetarian.
Daftar Penceramah Pemujaan Bodhisatva Kwan Im 2025:
25 September – Bhikkhuni Guzen
26 September – Ibu Mina Wongso
27 September – Bhikkhu Aggacitto Thera
28 September – Ayya Sati
29 September – Bhikkhu Hitesakka Thera
30 September – Tommy Tantawi
1 Oktober – Eddy Suyono
2 Oktober – Lama Karbgyal
3 Oktober – Jony Sia
4 Oktober – Bhikkhu Gunasiri Thera
Momen Bersejarah Tahun 2025
Tahun ini menjadi momentum bersejarah bagi Vihara Bodhigaya. Pada pembukaan pemujaan tanggal 25 September 2025, acara secara resmi dibuka oleh Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara, Bapak Sukasdi, SE., MA., didampingi Penyelenggara Bimas Buddha Kab. Deli Serdang, Bapak Rames Khumar, S.Ag., M.Pd.
Penutupan pada 4 Oktober 2025 juga berlangsung secara resmi oleh Bapak Sukasdi, SE., MA., yang dihadiri tokoh penting seperti Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Cun Sen, dan Ketua Walubi Kota Medan, Bapak Arman Candra.
Acara tahunan ini bukan hanya menjadi ritual religius, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat iman, dan menjaga tradisi luhur umat Buddhis Tamil di Medan.
Tags
beritaTerkait
komentar