Politik & Pemerintahan

Pemkab Samosir Rapat Bersama KPK RI, Pertahankan Predikat Terbaik Daerah Pencegahan Korupsi


Pemkab Samosir Rapat Bersama KPK RI, Pertahankan Predikat Terbaik Daerah Pencegahan Korupsi
BERITASUMUT.COM/BS12

Beritasumut.com-Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir sebagai daerah yang terbaik se-Sumatra Utara, berkomitmen untuk terus melakukan monitoring pencegahan korupsi di daerahnya. Upaya ini mendapat apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Hal ini terungkap dalam rapat yang digelar secara virtual antara Pemkab Samosir dan PIC Korsupgah KPK RI Wilayah Sumatera Utara, Azrilzah, Kamis (19/11/2020) di kantor Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samosir. KPK berharap, Pemkab Samosir tetap mempertahankan predikat terbaik di Provinsi Sumut, sehingga nantinya mampu menjadi contoh bagi daerah lain.

Kepala Inspektorat Kabupaten Samosir Gomgom Naibaho, didampingi stafnya Hans Saragih kepada wartawan menjelaskan, ada delapan area yang masuk dalam penilaian KPK kepada Pemerintah Kabupaten Samosir yakni, perencanaan pengangaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, aparat pengawas internal pemerintah, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola dana desa.

"Delapan area penilaian itu sudah dilakukan Pemerintah Samosir, sehingga dua tahun berturut-turut sejak tahun 2018-2019, Pemkab Samosir telah mendapat peringkat pertama di Sumatra Utara sebagai daerah yang serius mencegah korupsi," kata Gomgom.

Di samping itu, diakuinya penghargaan dari lembaga KPK, membuat pemerintah pusat semakin percaya dalam memberikan dukungan anggaran dalam pembangunan di Samosir. Oleh karena itu, dia optimis Samosir akan terus mempertahankan prestasi tersebut untuk menjadi Kabupaten Samosir semakin baik.

Rapat monitoring pencegahan korupsi dihadiri oleh Sekda Kabupaten Samosir Jabiat Sagala, Kepala Inspektorat Gomgom Naibaho, Kepala Bappeda Rudi Siahaan, Asisten III Lemen Manurung, Kepala Bappenda Hot Raja Sitanggang. (BS12)


Tag:Gomgom NaibahoKPK RIPemkab Samosirpencegahan korupsi