Politik & Pemerintahan

Jelang Pilkada 2020, Pjs Wali Kota Medan Buka Sosialisasi Kewaspadaan Dini Masyarakat


Jelang Pilkada 2020, Pjs Wali Kota Medan Buka Sosialisasi Kewaspadaan Dini Masyarakat
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Sosialisasi Kewaspadaan Dini Masyarakat di Hotel Garuda Plaza Medan, Selasa (03/11/2020). Selain sosialisasi Kewaspadaan Dini, pertemuan ini juga membahas Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sosialisasi Kewaspadaan Dini Masyarakat ini dibuka langsung Pjs Wali Kota Medan, Ir Arief Sudarto Trinugroho MT. Dalam acara yang dihadiri Plt Asisten Pemerintahan Renward Parapat, Ketua KPU Kota Medan, Kepala BKDPSDM Muslim Harahap, Kepala Badan Kesbangpol Sulaiman Harahap, Kabag Tapem Rasyid Ridho Nasution, dan diikuti Seluruh Camat dan Lurah se-kota Medan.

Dikatakan Pjs Wali Kota Medan, kegiatan Sosialisasi Kewaspadaan Dini Masyarakat dan Netralitas ASN ini sangat bagus dilaksanakan karena Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sesuatu yang mutlak dijalankan untuk mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) khususnya di Kota Medan agar tetap berada di koridor yang lurus dan benar.

"Selaku mesin birokrasi pemerintah, ASN dipandang sebagai tauladan, orang terhormat dan yang dianggap paham mengenai informasi tentang Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah sehingga berpotensi untuk mempengaruhi pilihan masyarakat. Oleh karena itu, guna terjadinya pelanggaran, Netralitas ASN harus tetap terjaga agar Pelaksanaan Pilkada berjalan baik dan lancar," kata Pjs Wali Kota Medan.

Menurut Pjs Wali Kota, Camat dan Lurah sebagai garda terdepan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, tentunya harus tetap netral. "Jangan sampai kita sebagai aparatur terjebak politik praktis dan mengabaikan netralitas kita demi mendukung salah satu paslon yang sedang bertarung di Pilkada, karena ada sanksi tegas dan jelas terhadap ASN yang tidak mampu menjaga netralitasnya dalam Pilkada," sambungnya.

Pjs Wali Kota menyebut, berdasarkan data dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada tanggal 30 September 2020 terdapat 694 ASN yang dilaporkan melakukan pelanggaran netralitas. "Sebanyak 492 telah diberikan rekomendasi penjatuhan sanksi pelanggaran netralitas, dengan tindak lanjut pemberian sanksi dari PPK baru 256 ASN atau 52 persen. Ini masih data sebulan yang lalu, tentu akan terjadi peningkatan. Perlu saya sampaikan, untuk wilayah Sumatera Utara telah ada dilayangkan surat teguran," jelasnya.

"Dari Jumlah Pelanggaran tersebut, Alhamdulillah, Pemko Medan belum dan jangan sampai dapat. Untuk itu mari kita bersama-sama tetap menjaga Netralitas. Penyelenggaraan Pilkada tahun ini di tengah pandemi Covid 19. Tentunya kondisi ini, jangan sampai menjadi cluster baru penyebaran virus Corona. Untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus mampu menyelenggarakan Pilkada dengan Protokol Kesehatan yang ketat agar semua dapat berjalan dengan baik dan lancar," pesannya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol Sulaiman Harahap menjelaskan bahwa kegiatan Sosialisasi Kewaspadaan Dini Masyarakat pada program keamanan dan kenyamanan lingkungan dalam rangka menghadapi Pilkada Kota Medan tahun 2020 sesuai Protokol Kesehatan dan Netralitas ASN ini bertujuan agar dapat mendeteksi secara dini segala bentuk Hambatan, Tantangan, Ancaman dan Gangguan.

Sulaiman berharap kegiatan yang menghadirkan Narasumber dari KPU Kota Medan, Bawaslu Kota Medan, Bakesbangpol dan BKDPSDM ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Medan dalam menghadapi segala bentuk Hambatan, tantangan, ancaman dan gangguan pada Tahapan Pelaksanaan Pilkada Kota Medan Tahun 2020 di tengah Pandemi Covid-19. "Kegiatan yang berlangsung tanggal 3-4 November ini merupakan angkatan kedua dan ketiga yang diikuti seluruh Camat dan Lurah Se-Kota Medan," katanya.

Untuk angkatan pertama sudah dilakukan pada tanggal 16 Maret 2020. Selain Camat dan Lurah, Sosialisasi Kewaspadaan Dini Masyarakat ini juga diikuti Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda"jelas Sulaiman. "Sosialisasi Kewaspadaan Dini Masyarakat ini diisi dengan Pemaparan Narasumber yakni Ketua KPU Kota Medan Agussyah Damanik, Kepala BKDPSDM Muslim Harahap dan Komisioner Bawaslu Medan, Fadly. Kemudian ditutup dengan dialog interaktif," pungkasnya. (Rel)


Tag:netralitas ASNPemko MedanPilkada 2020Pilkada SerentakSosialisasi KewaspadaanDini