Peristiwa

Pembunuhan Sadis di Jalan Wakaf Sunggal, Korban Reval Fahruddin Dijebak oleh 2 Pria dan 1 Wanita, Calon Istri Eksekutor Begal Jadi Umpan


Pembunuhan Sadis di Jalan Wakaf Sunggal, Korban Reval Fahruddin Dijebak oleh 2 Pria dan 1 Wanita, Calon Istri Eksekutor Begal Jadi Umpan
BERTASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com-Petugas Polsek Sunggal berhasil membekuk 3 pelaku pembunuhan sadis kepada korbannya Reval Fahruddin (18) warga Jalan Kopi, Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kamis (05/11/2020). Korban yang tewas mengenaskan dengan 42 liang luka tusuk di sekujur tubuh ini ternyata menjadi korban begal dengan umpan wanita dari media sosial.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, didampingi Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi dan Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (06/11/2020) menyebut ketiga pelaku yang ditangkap dan ditembak itu adalah YP alias W (23) pria (ditembak), dan AR (15) pria dan YF (17) wanita warga Jalan Danau Kota Binjai Timur.

"Dari 3 pelaku ditangkap di Kabupaten Asahan itu diantaranya seorang wanita ikut terlibat melakukan pembunuhan sadis kepada korban Reval yang dibuang mayat di ladang jambu kawasan Sunggal," ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko. Adapun barang bukti yang disita masing-masing 1 unit sepeda motor CB 150 R tanpa plat (milik korban), 1 buah belati, 1 buah obeng, 1 buah ponsel android, 1 buah baju kaos warna hitam (milik korban), sepasang sepatu, jam tangan dan uang sebanyak Rp 1 juta.

Kapolrestabes Medan menjelaskan, kejadiannya pada Senin (02/11/2020) sekitar pukul 20.00 WIB, petugas Polsek Sunggal menerima informasi dari masyarakat, bahwasanya warga menemukan sesosok mayat pria di Jalan Pertanian Sunggal penuh dengan luka tusukan dengan benda tajam. Selanjutnya petugas yang telah di TKP melihat sangat jelas korban diduga dibunuh oleh lebih dari 1 orang dengan luka tusukan sebanyak 42 liang. "Petugas lalu melakukan penyelidikan dan pada tanggal 5 November polisi berhasil menangkap 3 orang pelaku yang yang terlibat membunuh kepada korban di kawasan Kabupaten Asahan," sambung Kombes Riko.

Dijelaskannya, para pelaku ini berhasil merampas sepeda motor korban dengan cara bertemu di medsos dan mengumpan seorang wanita kepada korban tersebut. Selanjutnya terjadi pertemuan di Kota Binjai. Pelaku berinisial YF (17) seorang wanita itu mengajak korban datang ke rumah kontrakan, namun tiba-tiba datang teman pelaku lainnya untuk mengajak korban berboncengan dengan sepeda motor milik korban.

Saat di perjalanan, YP alias W tiba-tiba menikam leher korban dengan benda tajam sehingga korban terjatuh dan melakukan perlawanan. Namun salah seorang teman pelaku AR yang sudah siaga kembali menikam korban dengan obeng berulang-ulang. Akibatnya korban yang sudah bersimbah darah tewas di tempat. Kemudian korban di buang di ladang jambu milik warga di Jalan Pertanian. "Ketiga pelaku melanggar Pasal 340 Subs 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati dan seumur hidup," tandas Kombes Riko Sunarko.

Sementara YP alias W mengaku, sudah melakukan begal sebanyak 4 kali, namun kali ini melakukan pembunuhan kepada korban warga Binjai. "Saya menyesal melakukan pembunuhan itu bersama calon istri saya yang ikut juga melakukan aksi begal tersebut," jelasnya. (BS04)


Tag:begalJalan WakafKejahatan JalananKriminalMedan SunggalPembunuhanPolrestabes MedanPolsek SunggalReval Fahruddin