Peristiwa

3 Kali DPO, Bandar Sabu Ini Berhasil Ditangkap Polres Labuhanbatu


3 Kali DPO, Bandar Sabu Ini Berhasil Ditangkap Polres Labuhanbatu
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Sat Narkoba Polres Labuhanbatu akhirnya berhasil menangkap tersangka yang sudah masuk dalam DPO sebanyak 3 Kali bernama RER alias Penden alias Mata Kero, laki-laki (41) warga Jalan Cemara, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara Labuhanbatu. Tersangka Penden yang dikenali petugas dengan ciri khas mata kiri mengalami kelainan strabismus atau juling dan berambut gondrong ini ditangkap pada Selasa (05/01/2021).

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK MH, dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Rabu (13/01/2021) mengatakan, penangkapan bermula dari penyelidikan yang dilakukan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu dan Kanit I IPDA Sarwedi Manurung.

"Dengan cara menurunkan personil Unit I melakukan under cover buy dan berhasil menangkap seorang pengedar bernama AH (35 Tahun) di Perlayuan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, dengan menyita narkotika sabu seberar 10,29 Gram Bruto, satu Unit HP Nokia dan satu unit Sepeda Motor Honda Vario tanpa nopol," ujar Kapolres Labuhanbatu.

Dari penangkapan AH, sambungnya, kemudian dikembangkan dengan cara memancing Penden dan berhasil menangkap Penden di Padang Matinggi. Selanjutnya hasil penggeledahan di rumah pelaku, berhasil disita satu buah plastik klip berisi narkotika sabu seberat 10 gram bruto.

"Sehingga total barang bukti yang disita dari Penden yaitu narkotika sabu berat bruto 10 gram, satu Unit HP Samsung Lipat dan Satu Unit sepeda motor Beat Hitam. Turut dilakukan penggeledahan di rumah isteri kedua Penden yaitu EN yang beralamat di Lingkungan Aek Tapa Bakaran Batu, namun tidak ditemukan narkotika sabu," lanjutnya.

Dari hasil pengembangan kasus, imbuh Kapolres, tersangka Penden sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang sebanyak 3 Kali yaitu berdasarkan LP /804/VI/Res 4.2 /2020, tanggal 10 Juni 2020, an.Tsk Bambang Pane Als Bambang, LP/ 340 / IV / 2019, tanggal 29 april 2019, an.tsk Johan Indra Maranduri dan LP/1511/XI/2018/SPKT tgl 12 Nopember 2018 an. tsk Tahmat Rizky.

"Pelaku Penden sudah menjadi target penangkapan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu. Untuk saat ini, Sat Narkoba Polres Labuhanbatu telah meminta back up Dit Narkoba Polda Sumut untuk menuntaskan kasus Penden yang diduga terlibat jaringan yang lebih besar dan rapi di Kota Rantau Prapat. Terhadap kedua tsk dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 Yo 132 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya. (BS04)


Tag:DPOKriminalNarkobaPolres Labuhanbatusabu