Pendidikan

Evaluasi Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid 19, Dosen UMN Al-Washliyah Implementasikan Model CIPP di SMP Swasta Pembangunan Deli Serdang


Evaluasi Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid 19, Dosen UMN Al-Washliyah Implementasikan Model CIPP di SMP Swasta Pembangunan Deli Serdang
BERITASUMUT.COM/BS02

Beritasumut.com-Pandemi Covid-19 menghambat proses belajar mengajar secara tatap muka. Untuk itu, pemerintah telah memberikan solusi dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilaksanakan secara daring. Namun dalam pelaksanaannya, tak sedikit yang merasa kesulitan karena pembelajaran daring ini. Baik dari guru, siswa, hingga Orangtua merasakan dampak sulitnya pelaksanaan daring.

Demikian ungkap Dosen Prodi Pendidikan Ekonomi, Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan, Isnan Nisa Nasution SPd MPd kepada wartawan, Senin (28/12/2020). Didampingi Tim Dosen UMN AL-Washliyah, Isnan menyebut, atas permasalahan belajar daring ini pihaknya telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMP Swasta Pembangunan Jl Advokat Raya, Dusun 1 Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kota Medan, pada Rabu (16/12/2020) lalu.

“Kondisi serba sulit seperti sekarang ini membuat para akademisi, khususnya Dosen UMN Al-Washliyah Medan tergerak untuk mengembangkan wawasan pendidikan bagi para pendidik. Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan dapat membantu para guru untuk mengevaluasi atau mengukur tingkat keberhasilan pelaksanaan pembelajaran daring yang dilakukan di SMP Swasta Pembangunan, Kabupaten Deli Serdang,” ujar Isnan.

Dia menuturkan, saat ini guru membutuhkan masukan untuk mengefektifkan KBM walaupun dijalankan dalam masa pandemi. "Untuk itu kami memberikan sosialiasi 'Implementasi Model CIPP dalam Mengevaluasi Pembelajaran Daring di masa Covid 19', bertempat di SMP Swasta Pembangunan," sambungnya.

Pengabdian ini, lanjutnya, difokuskan untuk menjelaskan model CIPP yaitu ditinjau dari Context, Input, Process, Product (CIPP). "Evaluasi program sistem pembelajaran daring dilakukan untuk memperbaiki kualitas dan meningkatkan mutu pembelajaran. Tujuannya untuk melengkapi kekurangan studi yang ada dengan cara mengevaluasi seksama pelaksanaan pembelajaran daring di SMP Swasta Pembangunan sejak adanya wabah,” papar Isnan Nisa Nasution SPd MPd.

Menurut Isnan, setiap instansi memerlukan evaluasi yang dilakukan oleh tim monitoring atau evaluator. "Maka evaluasi ini penting sekali untuk memberikan kita pengetahuan yang menunjukkan seberapa jauh pembelajaran daring yang sudah dilakukan sudah berjalan efektif. Kemudian berikutnya apa yang harus kita perbaiki sebagai perbaikan dalam pembelajaran daring yang kita jalankan,” ungkapnya.

Model CIPP, sambungnya, dapat menggambarkan kondisi pembelajaran daring secara terperinci. "Karena di dalamnya memuat aspek isi dari pembelajaran daring, aspek kompetensi guru dan siswa dalam mengoperasikan aplikasi online, aspek proses selama pembelajaran daring berlangsung dan hasil serta dampak yang ditimbulkan dalam pembelajaran daring," tandas Isna.

Hadir dalam sosialisasi itu Kepala SMP Swasta Pembangunan, Mahmudatul Munawwarah HS SPd, anggota Tim Dosen UMN AlWashliyah, dan para guru sebagai sasaran kegiatan. (BS02)


Tag:Belajar DaringCOVID 19COVID-19Dosen UMNEvaluasi PembelajaranModel CIPPpengabdian masyarakatSMP PembangunanUniversitas MuslimNusantara