KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
beritasumut.com - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus mencatat angka penularan Covid-19 yang kian masif. Bahkan, berdasarkan data milik Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, pada Jumat (18/02/2022), kasus baru yang didapatkan mencapai 2.202 orang, sehingga total kasus keseluruhan yang diperoleh selama pandemi Covid-19 mencapai 120.077 orang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah menyampaikan, 2.202 kasus baru itu merupakan laporan dari 29 Kabupaten/Kota. Jumlah kasus terbanyak kembali terjadi di Medan dengan 1.218 orang, diikuti Deliserdang 367 orang dan Pematangsiantar 102 orang.
"Empat Kabupaten/Kota yang dilaporkan tidak menambah kasus baru konfirmasi positif adalah Tapanuli Selatan, Pakpak Bharat, Nias Utara dan Nias Barat," ungkapnya.
Lebih lanjut Aris menyebutkan, untuk kasus sembuh, Sumut dilaporkan menambah 380 kasus baru dari 16 Kabupaten/Kota. Jumlah terbanyak ada di Kota Medan dengan 293 orang, diikuti Simalungun 18 orang, Deliserdang 17 orang dan Nias 13 orang.
"Untuk kasus kematian diperoleh empat kasus baru masing-masing tiga dari Deliserdang dan satu dari Pematangsiantar, sehingga total kasusnya menjadi 2.917 orang. Karenanya dari dara tersebut maka kasus aktif Covid-19 Sumut saat ini berjumlah 12.052 orang," pungkasnya.
Terpisah, Ahli kesehatan Sumut dr Delyuzar M.Ked (PA),Sp.PA(K) memprediksi, bahwa virus Covid-19 yang menyerang masyarakatsaat ini varian omicron(B.1.1.529).Dia berpendapat, hal ini lantaran penyebarannya yang terjadi belakangan begitu pesat dan cepat.
"Kalau melihat penyebarannya, ini kemungkinan varian omicron walau tidak semua dicek. Tapi untungnya, cukup banyak yang tidak bergejala," katanya kepada wartawan, kemarin.
[br] Oleh karena itu, Delyuzar berpendapat, dengan tingginya angka kasus yang didapatkan, kemudian adanya beberapa kabupaten/kota yang status PPKM nya dinaikkan menjadi level III, maka semua lapisan masyarakat dan pemerintahharus melakukan persiapan untuk mengantisipasi penyebarannya semakin meluas.
Selain itu, dia juga berharap kondisi ini tidak berlangsung lama, karena puncaknya diprediksi terjadi pada akhir Februari, sehingga di bulan Maret nanti, secara perlahan kasusnya akan turun sesuai prediksipara ahli.
"Namun begitu, kita harus terus waspada karena kecepatannya (penularan) luar biasa. Tentunya dengan kembali menerapkan protokol kesehatan dan jangan menganggap remeh, meski gejalanya ringan. Sebab bagi masyarakat yang memiliki komorbit tetap beresiko," tandasnya.(BS04)
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi