<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.beritasumut.com/</link>
        <description>Portal Berita Sumatera Utara</description>
        <lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2026 16:41:29 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadapi Persiku, PSMS Target Tiga Poin di Stadion Utama Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 12:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadapi Persiku, PSMS Target Tiga Poin di Stadion Utama Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi meraih kemenangan saat menjamu Persiku Kudus pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027 di]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> Medan mengusung misi meraih kemenangan saat menjamu <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> Kudus pada pekan kedua <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pegadaian-championship/" target="_blank">Pegadaian Championship</a> 2026/2027 di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/stadion-utama-sumatera-utara/" target="_blank">Stadion Utama Sumatera Utara</a>, Minggu (20/9/2026) pukul 15.30 WIB.</p><p>Pertandingan ini menjadi laga kandang perdana <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> pada musim ini. Setelah membawa pulang satu poin dari markas Sumsel United, Ayam Kinantan kini mendapat kesempatan tampil di hadapan pendukung sendiri untuk memburu kemenangan perdana.</p><p>Pada pertandingan pembuka di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> sempat berada dalam posisi ideal setelah unggul 2-0 melalui Phillerson Oliveira dan Javier Siverio.</p><p>Namun, Sumsel United mampu bangkit pada babak kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> bahkan harus bermain dengan 10 pemain setelah kiper Rudi N Razak mendapat kartu merah.</p><p>Sementara itu, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> Kudus juga mengawali kompetisi dengan hasil imbang. Tim asal Jawa Tengah tersebut bermain 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi pada pertandingan pertama di markasnya, Stadion Sultan Agung, 12 September 2026.</p><p>Secara resmi, data I.League belum mencatat pertemuan sebelumnya antara <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> di kompetisi ini. Kedua tim akan bertemu untuk pertama kalinya pada laga pekan kedua tersebut..</p><p>Pelatih <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> Medan, Eko Purdjianto, memastikan timnya telah melakukan persiapan selama enam hari setelah pertandingan di Palembang. Ia menegaskan seluruh pemain siap menghadapi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a>.</p><p>"Tim siap untuk menghadapi pertandingan besok melawan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> Kudus pasca kita kembali dari Sumsel. Ada persiapan enam hari, dan besok sore kita siap," kata Eko, kepada awak media, Sabtu (19/9/2026).</p><p>Eko menyadari pertandingan kandang perdana membawa motivasi tambahan bagi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a>. Karena itu, ia berharap dukungan publik Sumatera Utara dapat menjadi energi bagi anak asuhnya untuk mengamankan tiga poin.</p><p>"Kita tahu home pertama di kandang besok sore. Kita kemarin memulai pertandingan away dan hasilnya seri. Besok kita pertama kali di SUSU (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/stadion-utama-sumatera-utara/" target="_blank">Stadion Utama Sumatera Utara</a>), pemain siap. Kita berharap dan optimis dengan pertandingan besok, mudah-mudahan tiga poin," ujarnya.<hr></p><p>Mengenai kemungkinan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> tidak turun dengan komposisi pemain asing terbaik, Eko memilih tidak berspekulasi. Ia menegaskan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> tetap harus menghormati kekuatan lawan.</p><p>"Kita tidak tahu itu. Yang pasti kita waspada, kita tidak mau anggap remeh tim lawan. Semua tim ketika melawan tim lain adalah final, kita harus fight," tegasnya..</p><p>Absennya Rudi N Razak akibat kartu merah juga menjadi perhatian. Namun, Eko memastikan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> memiliki opsi lain di bawah mistar.</p><p>"Kita siapkan tiga kiper lainnya untuk pertandingan berikutnya, dan mereka siap," ungkapnya.</p><p>Sementara itu, pemain <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a>  Rizdjar Nurviat menegaskan hasil di Palembang menjadi pelajaran penting. Ia menyebut seluruh pemain dan tim pelatih memiliki komitmen yang sama untuk mengamankan kemenangan di kandang.</p><p>"Tim sudah siap untuk pertandingan kedua. Kita tahu di pertandingan sebelumnya banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Tim pelatih dan pemain juga sudah punya komitmen untuk mendapatkan tiga poin di Stadion SUSU ini," ujar Rizzar.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> kini bertekad menjadikan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/stadion-utama-sumatera-utara/" target="_blank">Stadion Utama Sumatera Utara</a> sebagai panggung kebangkitan sekaligus awal perburuan kemenangan di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pegadaian-championship/" target="_blank">Pegadaian Championship</a> 2026/2027.</p><p>Catatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> Medan di bawah kepemimpinan pelatih Eko Purdjianto yang belum pernah merasakan kekalahan dan hanya sekali seri di kandang  musim lalu menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain untuk meneruskan rekor positif pada laga home.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6613_Hadapi-Persiku--PSMS-Target-Tiga-Poin-di-Stadion-Utama-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/olahraga/86877/hadapi-persiku-psms-target-tiga-poin-di-stadion-utama-sumut/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Tangkap Dua Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 10:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Tangkap Dua Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih Medan]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Dua residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Kota saat beraksi di Jalan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Dua residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Kota saat beraksi di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jalan-air-bersih/" target="_blank">Jalan Air Bersih</a> Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, Medan, Sumatera Utara, Rabu (16/9/2026) sekira pukul 20.00 WIB.</p><p>Keduanya yakni inisial ISS (32), warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang dan DHS (25), warga Jalan SM Raja Kelurahan Teladan Barat, Medan Kota.</p><p>"Kedua residivis kasus curanmor itu kita tangkap saat anggota melakukan patroli rutin di TKP," jelas Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, Sabtu (19/9/2026).</p><p>Dikatakannya, tersangka ISS residivis pada 2022 ditangkap Polsek Medan Kota dalam kasus curanmor dan dihukum dua tahun. Sedangkan DHS pada 2022 ditangkap Polsek Medan Timur dan dihukum satu tahun enam bulan.</p><p>Keduanya ditangkap berawal dari korban, Benget Tumanggor (37), warga Dusun I Biru - Biru, Kabupaten Deli Serdang mendatangi Laundry Difa di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jalan-air-bersih/" target="_blank">Jalan Air Bersih</a> menaiki sepeda motor.</p><p>Namun, korban tidak mencabut kunci kontak sepeda motornya karena hanya sebentar mengantar pakaian kotor. Kelalaian korban rupanya dimanfaatkan kedua tersangka yang diduga sudah membuntutinya.</p><p>Setelah beberapa menit kemudian pelapor terkejut melihat sepeda motornya sudah bergeser dari tempat semula.</p><p>"Korban melihat tersangka sedang berusaha menyalakan sepeda motornya, lalu berteriak &#039;maling&#039;," kata Iptu Poltak Tambunan.</p><p>Rupanya teriakan korban terdengar petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota yang tengah melakukan patroli rutin di wilayah hukumnya.</p><p>"Anggota di lapangan dibantu warga berhasil menangkap kedua tersangka saat hendak kabur," sebutnya.<hr></p><p>Selanjutnya, kedua tersangka bersama barang bukti Honda Vario pelat nomor BK 2391 AGV yang digunakan beraksi dan kunci leter L diamankan ke komando. Keduanya mengaku hendak mencuri motor korban.</p><p>"Mereka mengaku hendak mencuri sepeda motor korban karena melihat kuncinya masih menempel," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2321_Polisi-Tangkap-Dua-Residivis-Curanmor-saat-Beraksi-di-Jalan-Air-Bersih-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86876/polisi-tangkap-dua-residivis-curanmor-saat-beraksi-di-jalan-air-bersih-medan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar Narkoba di Patumbak Diciduk Polisi</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 09:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar Narkoba di Patumbak Diciduk Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan menciduk seorang pemuda 25 tahun karena mengedarkan sabu di kawa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> menciduk seorang pemuda 25 tahun karena mengedarkan sabu di kawasan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/patumbak/" target="_blank">Patumbak</a>, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (12/9/2026) dini hari. Polisi menyita delapan paket sabu siap edar.</p><p>Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Sabtu (18/9/2026), menjelaskan tersangka AO (25), warga Jalan Sari, Desa Marindal II, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/patumbak/" target="_blank">Patumbak</a>, Deli Serdang, ditangkap setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat.</p><p>Polisi melakukan penyelidikan beberapa hari hingga akhirnya menciduk AO di Jalan Sejati, Desa Marindal I, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/patumbak/" target="_blank">Patumbak</a>, Kabupaten Deli Serdang, saat diduga akan melakukan transaksi narkoba.</p><p>"Kami menyita delapan paket sabu siap edar, sejumlah uang, enam plastik klip pembungkus narkoba, dan satu unit handphone dari pelaku," ujar Rafli.</p><p>Tersangka diduga baru menjalankan bisnis haramnya dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Dia dipasok dari seorang berinisial B yang kini dalam pengejaran pihak Kepolisian.</p><p>"Kami masih mengejar satu pelaku lagi, yang berperan sebagai pemasok narkoba," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1674_Pengedar-Narkoba-di-Patumbak-Diciduk-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86875/pengedar-narkoba-di-patumbak-diciduk-polisi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengidap MRKH Syndrome Kartika Ong Rilis Lagu Pertama</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 08:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengidap MRKH Syndrome Kartika Ong Rilis Lagu Pertama]]></title>
            <description><![CDATA[Kartika Ong merilis lagu perdana &ampldquoAku Bukan Yang Hilang&amprdquo yang terinspirasi dari pengalaman hidupnya dengan kondisi MRKH Syndrome.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>&mdash; Musisi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kartika-ong/" target="_blank">Kartika Ong</a> resmi merilis karya musik perdananya berjudul "Aku Bukan Yang Hilang". Lagu ini diangkat dari pengalaman pribadinya yang terlahir dengan kondisi medis langka, Mayer-Rokitansky-K&uuml;ster-Hauser (MRKH) Syndrome.</p><p>Kondisi<a href="https://www.beritasumut.com/tag/-mrkh-syndrome/" target="_blank"> MRKH Syndrome</a> terjadi pada 1 dari 5.000 bayi perempuan, yang menyebabkan tidak berkembangnya atau tidak adanya rahim dan sebagian vagina sejak lahir.</p><p></p><p>Melalui karyanya, Kartika membagikan proses panjangnya dalam menerima diri dan berdamai dengan keadaan.</p><p>"Aku pernah berada di fase mempertanyakan diri sendiri. Merasa berbeda, merasa kurang, bahkan bertanya-tanya apakah aku masih utuh sebagai seorang perempuan. Tapi perjalanan hidup mengajarkan aku bahwa aku bukan sesuatu yang hilang. Aku tetap aku," ungkap Kartika, Sabtu (19/9/2026).</p><p></p><p>Kartika menjelaskan, lagu tersebut tidak hanya bercerita tentang kondisi medis, tetapi juga membawa pesan mendalam bahwa nilai dan identitas seorang perempuan tidak ditentukan oleh organ reproduksinya.</p><p></p><p>"Ada atau tidaknya rahim di tubuh aku, aku akan tetap sama sebagai Kartika," tegasnya.</p><p>(red)</p><p><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260919_083242_729.sdocx--></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_4281_Pengidap-MRKH-Syndrome-Kartika-Ong-Rilis-Lagu-Pertama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/hiburan/86872/pengidap-mrkh-syndrome-kartika-ong-rilis-lagu-pertama/</link>
            <author><![CDATA[herman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Gulung Sindikat Curanmor Libatkan Pecatan TNI, Dua Pelaku Ditembak</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 08:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Gulung Sindikat Curanmor Libatkan Pecatan TNI, Dua Pelaku Ditembak]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga beraksi di sejumlah wilayah Kota Medan hingga Tebing Tinggi dibongk]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga beraksi di sejumlah wilayah Kota Medan hingga Tebing Tinggi dibongkar <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a>.</p><p>Lima orang diamankan, salah satunya merupakan pecatan TNI, Gandi (39), disebut pangkat terakhir Sertu. Selain mengungkap dugaan keterlibatan mantan anggota TNI, polisi juga terpaksa menembak dua terduga pelaku karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat pengembangan kasus.</p><p>Kasat Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a>, AKBP Adrian Rizky Lubis menjelaskan, lima yang diamankan yakni inisial MTF (33), J (38), AS (48), Gandi, serta AH (35). AH diduga berperan sebagai penadah kendaraan hasil curian.</p><p>"Pengungkapan ini berawal dari kasus pencurian sepeda motor di Jalan PWS, Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, pada 15 September 2026 sekitar pukul 06.48 WIB," jelas Adrian, Sabtu (18/9/2026).</p><p>Kasus tersebut terungkap setelah polisi mempelajari rekaman CCTV yang memperlihatkan dua pelaku diduga mengambil satu unit Honda Vario 125 merah milik korban. Sepeda motor tersebut ditaksir bernilai sekitar Rp20 juta.</p><p>Dari laporan itu, personel Tim Khusus JCS bersama Opsnal Resmob Satreskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a> melakukan penyelidikan.</p><p>Beberapa jam kemudian, petugas kembali mengamankan MTF, J, AS dan Gandi di kawasan Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Pengembangan kemudian berlanjut hingga polisi menangkap AH yang diduga menjadi penadah.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/pecatan-tni/" target="_blank">Pecatan TNI</a> terlibat</p><p>Keterlibatan Gandi menjadi salah satu bagian yang didalami penyidik dalam kasus tersebut. Adrian menyebut, Gandi merupakan mantan anggota TNI dengan pangkat terakhir Sertu. Dia sebelumnya bertugas di Denmadam Kodam Iskandar Muda.</p><p>Gandi kemudian diberhentikan dari dinas militer karena kasus disersi selama satu bulan. Dalam pemeriksaan awal, Gandi disebut mengakui terlibat dalam sejumlah aksi pencurian sepeda motor bersama Jerry.<hr></p><p>Dari keterangan para terduga pelaku, penyidik kemudian menemukan dugaan adanya aksi curanmor di berbagai lokasi, bukan hanya di Medan, tetapi juga hingga wilayah Tebing Tinggi.</p><p>&quot;Dari hasil pemeriksaan, para terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian kendaraan bermotor di sejumlah lokasi,&quot; ujar Adrian.</p><p>Polisi menyebut jaringan ini diduga berkaitan dengan 15 TKP. Sebanyak 10 lokasi berada di wilayah hukum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a>, sementara lima lainnya di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi.</p><p>Di Medan, sejumlah lokasi dalam pemeriksaan antara lain kawasan kompleks Fakultas USU, Jalan Sei Serayu, Puskesmas Gaperta, Klambir V Gaperta hingga kawasan Helvetia menuju Belawan.</p><p>Sementara di Tebing Tinggi, dugaan aksi curanmor antara lain terjadi di sekitar Kampung Rambutan, kawasan perkantoran Dinas Sosial, Simpang Medan, Gedung Serba Guna hingga wilayah Galang.</p><p>Dalam menjalankan aksinya, masing-masing orang diduga memiliki peran berbeda. MTF sebagai pemetik atau eksekutor pencurian.</p><p>Sementara Jerry diduga bertindak sebagai joki atau pengawas. Kendaraan yang berhasil dicuri kemudian dijual melalui jaringan penadah.</p><p>Pengungkapan sindikat tersebut berlangsung, Selasa (15/9/2026). Setelah menangkap sejumlah terduga pelaku, polisi melanjutkan penyelidikan untuk membongkar jaringan serta menelusuri kendaraan hasil curian.</p><p>Namun, dalam proses pengembangan, inisial MTF dan J melakukan perlawanan serta berusaha melarikan diri. Polisi kemudian melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki kedua terduga pelaku.</p><p>"Kedua pelaku selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapatkan perawatan medis," kata Adrian.<hr></p><p>Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya beberapa unit sepeda motor, kunci T, kunci L, telepon seluler, STNK, kunci sepeda motor, pakaian serta sejumlah barang lainnya.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a> masih melakukan penyidikan untuk mendalami dugaan keterlibatan kelima orang tersebut dalam 15 TKP curanmor sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain dalam jaringan tersebut.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2478_Polrestabes-Medan-Gulung-Sindikat-Curanmor-Libatkan-Pecatan-TNI--Dua-Pelaku-Ditembak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86874/polrestabes-medan-gulung-sindikat-curanmor-libatkan-pecatan-tni-dua-pelaku-ditembak/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">760 Atlet Ikuti Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala Wali Kota Medan I</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 19:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[760 Atlet Ikuti Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala Wali Kota Medan I]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Sebanyak 760 atlet pelajar dari seluruh kecamatan di Kota Medan mengikuti Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Sebanyak 760 atlet pelajar dari seluruh kecamatan di Kota Medan mengikuti <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejuaraan-sepak-bola/" target="_blank">Kejuaraan Sepak Bola</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/pelajar/" target="_blank">Pelajar</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/antarkecamatan/" target="_blank">Antarkecamatan</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/piala-wali-kota-medan-i/" target="_blank">Piala Wali Kota Medan I</a> Tahun 2026.</p><p>Kejuaraan yang pertama kali digelar ini dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Jumat (18/9/2026) di Lapangan Balai Desa, Medan Helvetia.</p><p>Kejuaraan yang berlangsung selama sepekan ini mempertandingkan kelompok SD dan SMP. Peserta tingkat SD terdiri dari 21 tim kecamatan, sedangkan tingkat SMP diikuti 20 tim kecamatan.</p><p>Pertandingan digelar di Lapangan Sepak Bola Balai Desa Helvetia dan Lapangan Sepak Bola Gajah Mada Krakatau Medan, sementara babak final direncanakan berlangsung di Stadion Kebun Bunga.</p><p>Saat membuka kejuaraan, Rico Waas mengatakan pertandingan ini tidak semata-mata untuk memperebutkan piala. Menurutnya, yang lebih penting adalah memberikan pengalaman bertanding kepada para pelajar sekaligus menjadi ruang untuk mempraktikkan kemampuan yang selama ini mereka latih di sekolah maupun sekolah sepak bola (SSB).</p><p>"Intinya acara ini bukan mencari pialanya. Tapi bagaimana pengalaman di dalam kejuaraan, bagaimana sportivitas dilatih, adil, dan bagaimana skill yang selama ini sudah dilatih bisa dijalankan dan dipraktikkan secara langsung," kata Wali Kota.</p><p>Rico Waas juga meminta para camat ikut mendampingi dan memberikan semangat kepada tim dari wilayah masing-masing. Sebab, para peserta membawa nama kecamatan dalam kejuaraan tersebut.</p><p>"Pertandingannya adalah membawa nama kecamatan masing-masing. Ini marwah kecamatan masing-masing," ujarnya.</p><p>Rico Waas berharap para peserta mengikuti setiap pertandingan dengan semangat dan menjadikan kejuaraan ini sebagai bagian dari proses untuk meraih prestasi olahraga di masa mendatang.</p><p>Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan HT Chairuniza dalam laporannya mengatakan kejuaraan tersebut digelar untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan dan daya saing atlet pelajar di tingkat kecamatan.<hr></p><p>Kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan disiplin dan sportivitas serta mengarahkan aktivitas generasi muda ke kegiatan positif untuk mencegah kenakalan remaja seperti geng motor, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba.</p><p>Menurut Chairuniza, khusus cabang sepak bola, kejuaraan tersebut diharapkan turut meningkatkan potensi atlet pelajar Kota Medan.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1392_760-Atlet-Ikuti-Kejuaraan-Sepak-Bola-Pelajar-Antarkecamatan-Piala-Wali-Kota-Medan-I.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/olahraga/86873/760-atlet-ikuti-kejuaraan-sepak-bola-pelajar-antarkecamatan-piala-wali-kota-medan-i/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadin Sumut dan KPK RI Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 19:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadin Sumut dan KPK RI Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL]]></title>
            <description><![CDATA[Kadin Sumut dan KPK RI menggelar rakor pencegahan korupsi pelayanan AMDAL untuk memperkuat transparansi dan kepastian hukum perizinan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara memperkuat komitmennya dalam mendorong transparansi serta kepastian hukum dalam pelayanan perizinan di daerah.</p><p>Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan Persetujuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a>) bersama pelaku usaha di Sumatera Utara.</p><p>Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Lantai 3, Medan, Jumat (18/9).</p><p></p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Dorong Perizinan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a> Transparan</b></h3><p></p><p>Ketua Umum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, Firsal Dida Mutyara, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingiWKU Koordinator Maritim, Investasi dan Luar Negeri,Martono Anggusti, serta Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM Azwir Agus.</p><p>Dari Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>) RI Wilayah I, hadir Uding Juharudin dan Renta Marito sebagai narasumber.</p><p>Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Tata Lingkungan, Perlindungan, dan Penegakan Hukum Dinas LHK Provinsi Sumatera Utara, Normalia Zubair, jajaran Dewan Pengurus <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, serta perwakilan sejumlah asosiasi pengusaha.</p><p>Di antaranya INKINDO, REI, PHRI, ASITA, AEKI, serta pelaku usaha dari berbagai sektor di Sumatera Utara.</p><p>Dalam sambutannya, Firsal Dida Mutyara mengatakan pelayanan persetujuan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a> merupakan titik temu antara kepentingan pemerintah dalam menjaga lingkungan dan kebutuhan dunia usaha terhadap kepastian hukum.</p><p>"Perizinan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a> adalah pertemuan antara dua kepentingan yang baik. Di satu sisi, pemerintah ingin memastikan lingkungan terjaga. Di sisi lain, pelaku usaha ingin usahanya berjalan dengan kepastian hukum," ujar Dida Mutyara.</p><hr><p></p><p>Menurut Dida, rakor tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi antara pemerintah dan pelaku usaha, khususnya terkait waktu, biaya, serta prosedur dalam pengurusan persetujuan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a>.</p><p>"Rakor hari ini adalah wadah kita untuk menyamakan persepsi terkait waktu, biaya, dan prosedur agar tidak ada lagi perbedaan di lapangan," tegasnya.</p><p></p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Dukung Penyempurnaan Sistem Perizinan</b></h3><p></p><p>WKU Koordinator Maritim, Investasi dan Luar Negeri<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, Martono Anggusti, mengatakan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> berkomitmen memperkuat ekosistem perizinan yang bersih dan transparan.</p><p>Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah mendukung penyempurnaan sistem pelayanan perizinan.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> juga mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperbaiki pelayanan. Organisasi tersebut siap membantu menyosialisasikan standar pelayanan resmi kepada para anggota di 33 kabupaten/kota.</p><p>Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan dapat memahami alur perizinan sekaligus melengkapi dokumen yang diperlukan sejak awal proses.</p><p>Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, Azwir Agus, menekankan pentingnya edukasi kepada para pelaku usaha.</p><p>Ia mendorong seluruh anggota dan pelaku usaha untuk menggunakan konsultan resmi serta menempuh proses perizinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p><p></p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> Tekankan Pencegahan Korupsi di Sektor Perizinan</b></h3><hr><p></p><p>Kasatgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> RI, Uding Juharudin, mengapresiasi langkah proaktif <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> dalam mendorong pencegahan korupsi pada pelayanan perizinan lingkungan.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> RI menekankan pentingnya upaya pencegahan korupsi di sektor perizinan lingkungan untuk menutup celah terjadinya pungutan liar dan gratifikasi.</p><p>Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga iklim investasi di Sumatera Utara agar tetap sehat dan akuntabel.</p><p>Melalui rakor ini, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> RI berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha semakin kuat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan kepastian bagi investor yang ingin berkontribusi terhadap pembangunan Sumatera Utara.</p><p>"<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> memiliki harapan yang sama: dalam pelayanan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a> yang cepat, transparan, dan berkepastian. Karena dengan pelayanan yang baik, investasi akan tumbuh, UMKM naik kelas, dan ekonomi Sumut yang berkualitas bisa kita wujudkan bersama," pungkas Dida Mutyara.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_4992_Kadin-Sumut-dan-KPK-RI-Gelar-Rakor-Pencegahan-Korupsi-dalam-Pelayanan-AMDAL.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/ekonomi/86869/kadin-sumut-dan-kpk-ri-gelar-rakor-pencegahan-korupsi-dalam-pelayanan-amdal/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasi Penkum Kejati Sumut Terima Kunjungan Silaturahmi Fordimka</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 19:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasi Penkum Kejati Sumut Terima Kunjungan Silaturahmi Fordimka]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melalui Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumut ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melalui Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a> Rizaldi menerima kunjungan audensi pengurus Forum Media Mitra Kejaksaan (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a>) di ruang kerjanya Kantor <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a>, Jalan Jenderal AH Nasution Medan, Jumat (18/9/2026).</p><p>Kunjungan silaturahmi dengan institusi Kejaksaan tersebut, dimaksudkan meningkatkan sinergi dan komunikasi terkait informasi publik, tentang kinerja penegakan hukum yang sifatnya positip dan membangun.</p><p>Pertemuan itu juga sekaligus mempererat hubungan kemitraan media dengan lembaga penegak hukum melalui pemberitaan informasi kepada publik </p><p>Kedua pihak diskusi ringan membahas komitmen bersama dalam menyajikan informasi penegakan hukum yang akurat, transparan, objektif, dan berimbang kepada masyarakat. </p><p>Diantara pengurus <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> yang hadir yaitu penasehat Mangatur Hutauruk, Romuda Sirait dan Jatogi Sihotang serta Ketua <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> Martohap Simarsoit, Sekretaris Vera Sinaga, dan seksi bidang/komunikasi, Sarwo Edhy. </p><p>Rizaldi, sebagai <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kasi-penkum/" target="_blank">Kasi Penkum</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a>, mewakili pimpinan dalam pertemuan tersebut, menyambut baik kehadiran pengurus <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> sebagai wadah dari rekan rekan media/pers.</p><p>Menurutnya, media massa/pers merupakan mitra strategis dalam mendukung kinerja dan tugas-tugas penegakan hukum melalui pemberitaan, yang memberikan informasi positif, berimbang serta mengedukasi publik.</p><p>"Media atau pers adalah mitra strategis kami sebagai lembaga penegak hukum. Berharap sinergitas melalui pemberitaan dapat terus ditingkatkan dalam rangka keterbukaan informasi publik, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku," kata Rizaldi.</p><p>Sementara, Ketua <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> Martohap Simarsoit menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas keterbukaan informasi publik bidang Penkum pada Asisten Intelijen <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a> selama ini.</p><p>Menurutnya, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> berkomitmen berkontribusi menginformasikan dan mengedukasi melalui pemberitaan, serta berupaya aktif menangkal penyebaran berita bohong.<hr></p><p>"Kami berkomitmen untuk terus mendukung keterbukaan informasi publik dan menangkal penyebaran hoaks," ujar Martohap.</p><p>Pertemuan silaturahmi diakhiri  diskusi ringan terkait optimalisasi komunikasi publik, lalu ditutup sesi foto bersama jajaran Penkum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a> dan pengurus <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a>.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1146_Kasi-Penkum-Kejati-Sumut-Terima-Kunjungan-Silaturahmi-Fordimka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86870/kasi-penkum-kejati-sumut-terima-kunjungan-silaturahmi-fordimka/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPRD Deli Serdang Setujui Pemekaran Percut Sei Tuan dan Lima Ranperda</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 17:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPRD Deli Serdang Setujui Pemekaran Percut Sei Tuan dan Lima Ranperda]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang menyetujui enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk di]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang menyetujui enam Rancangan Peraturan Daerah (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a>) untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Deli Serdang, Jumat (18/9/2026).</p><p>Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang Agustiawan Saragih dan dihadiri <a href="https://www.beritasumut.com/tag/wakil-bupati-deli-serdang/" target="_blank">Wakil Bupati Deli Serdang</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/lom-lom-suwondo/" target="_blank">Lom Lom Suwondo</a>, anggota DPRD, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya.</p><p>Enam <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> yang disetujui meliputi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2025; Pengelolaan Barang Milik Daerah; Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Deli Serdang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah; Persetujuan Bangunan Gedung; Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren; serta <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pemekaran/" target="_blank">Pemekaran</a> Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/percut-sei-tuan/" target="_blank">Percut Sei Tuan</a> dan Pembentukan Kecamatan Percut Deli.</p><p>Membacakan sambutan Bupati Deli Serdang, Wakil Bupati <a href="https://www.beritasumut.com/tag/lom-lom-suwondo/" target="_blank">Lom Lom Suwondo</a> menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama serta komitmen dalam pembahasan keenam ranperda tersebut hingga mencapai persetujuan bersama.</p><p>"Atas nama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, saya mengucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang yang telah bersama-sama membahas, mengkaji, serta memberikan berbagai masukan, kritik dan saran terhadap ranperda yang kita sepakati pada hari ini," ujarnya.</p><p>Ia menyampaikan, pembentukan perda tidak sekadar menjadi proses administratif dan legislasi, tetapi harus mampu memberikan kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan serta menjawab kebutuhan masyarakat dan dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah.</p><p>Untuk <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, regulasi tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam APBD 2025.</p><p>Sementara itu, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> Pengelolaan Barang Milik Daerah diarahkan untuk mewujudkan pengelolaan aset daerah yang tertib, transparan, akuntabel, efektif dan efisien sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.</p><p>Perubahan Perda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah diharapkan dapat menyempurnakan kebijakan perpajakan daerah sekaligus mendukung peningkatan pendapatan asli daerah dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan publik.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> tentang Persetujuan Bangunan Gedung memberikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung dengan memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kemudahan, tata ruang dan keserasian lingkungan.<hr></p><p>Di bidang pendidikan dan keagamaan, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren diharapkan memperkuat sinergi pemerintah daerah, pesantren dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berilmu, berkarakter dan berakhlak.</p><p>Sedangkan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> tentang <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pemekaran/" target="_blank">Pemekaran</a> Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/percut-sei-tuan/" target="_blank">Percut Sei Tuan</a> dan Pembentukan Kecamatan Percut Deli menjadi langkah untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.</p><p>"<a href="https://www.beritasumut.com/tag/pemekaran/" target="_blank">Pemekaran</a> ini hendaknya tidak hanya dipandang sebagai perubahan administratif wilayah, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Lom Lom.</p><p>Ia menambahkan, pembentukan Kecamatan Percut Deli perlu diikuti sinkronisasi data kependudukan, administrasi pemerintahan, pembaruan dokumen resmi, serta koordinasi lintas instansi agar tidak menimbulkan kendala dalam pelayanan kepada masyarakat.</p><p>Lom Lom berharap pelaksanaan perda yang telah disepakati dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>"Semoga seluruh ikhtiar yang dilakukan dapat mendukung terwujudnya Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius dan berkelanjutan," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_5083_DPRD-Deli-Serdang-Setujui-Pemekaran-Percut-Sei-Tuan-dan-Lima-Ranperda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86871/dprd-deli-serdang-setujui-pemekaran-percut-sei-tuan-dan-lima-ranperda/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Gubernur Bobby Tekankan Target Pembangunan Terukur</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 17:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Gubernur Bobby Tekankan Target Pembangunan Terukur]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pe]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Dalam pelantikan tersebut, Bobby menekankan pentingnya target capaian pembangunan yang terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).</p><p>Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Aula TRN, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (18/9/2026). Tiga pejabat yang dilantik yakni Terang Dewi Susantri Ujung sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rudi Hadian Siregar sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, serta Evan Botung Daulay sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.</p><p>"Harapan kami, anda bisa menjalankan amanah, tugas dengan sebaiknya. Karena jabatan itu nantinya harus anda pertanggung jawabkan, terutama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa," ujar Gubernur didampingi Wakil Gubernur Surya, Pj Sekdaprov Timur Tumanggor serta seluruh pimpinan OPD Pemprov Sumut.</p><p>Dalam sambutannya, Gubernur <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> menekankan pentingnya target capaian pembangunan di setiap sektor. Pada sektor pariwisata, pemerintah perlu melakukan intervensi yang tepat agar jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Sumut terus meningkat.</p><p>"Saya berharap selesai pelantikan, bagaimana bisa meningkatkan jumlah wisatawan melalui berbagai event. Bukan harus seremonial, yang terpenting berbasis data yang akurat, apa yang harus diintervensi oleh Pemprov Sumut," jelasnya.</p><p>Bobby juga menekankan perlunya perencanaan yang baik dan penjabaran target capaian dalam periode waktu tertentu. Menurutnya, pengembangan pariwisata juga membutuhkan kolaborasi dengan OPD lainnya, termasuk pembangunan infrastruktur sebagai salah satu pendukung utama.</p><p>"Jumlah wisatawan kita ini sangat rendah, 200 ribu (kunjungan) per tahun. Sedangkan di tempat lain, bahkan provinsi di negara tetangga angkanya bahkan di atas 2 Juta, dan kita hanya 10 persennya. Targetnya juga bukan hanya jumlah kunjungan, tetapi berapa lama wisatawan itu tinggal, dimana semua OPD juga mendukung Disbudparekraf," ujarnya.</p><p>Kepada Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Bobby berpesan agar memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, sektor pertanian dan perikanan, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal tersebut dinilai penting, terutama dalam merespons berbagai keluhan masyarakat terkait stabilitas harga bahan pokok.</p><p>"Perhatikan indikator makro ekonomi, dan jadilah orang tua bagi BUMD serta jangan mempersulit rencana bisnis," ungkap Bobby.</p><p>Sementara itu, kepada Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, Bobby menekankan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran dalam setiap kegiatan. Belanja pemerintah, menurutnya, harus memperhatikan efektivitas, manfaat, dan kebutuhan kerja.<hr></p><p>"Untuk kita semua, tolong jauhi korupsi, pungli atau hal yang merugikan masyarakat, merugikan keuangan negara. Apalagi beberapa waktu lalu kita baru dengar paparan dari KPK," sebut <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a>.</p><p>Senada dengan pesan tersebut, Kepala Disbudparekraf Sumut Terang Dewi Susantri Ujung mengatakan akan menjalankan tugas sesuai instruksi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/gubernur-sumut/" target="_blank">Gubernur Sumut</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a>. Pihaknya juga akan menyusun rencana pembangunan dan target capaian yang terukur, terutama untuk pelaksanaan program pada tahun anggaran 2027.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_4814_Tiga-Pejabat-Pimpinan-Tinggi-Pratama-Dilantik--Gubernur-Bobby-Tekankan-Target-Pembangunan-Terukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86868/tiga-pejabat-pimpinan-tinggi-pratama-dilantik-gubernur-bobby-tekankan-target-pembangunan-terukur/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Modus Bantu Anak Sakit Turun dari Mobil, Jukir Curi Tas IRT</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 14:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Modus Bantu Anak Sakit Turun dari Mobil, Jukir Curi Tas IRT]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Berbagai cara kejahatan dilakukan pelaku kejahatan untuk memperdaya korbannya. Salah satunya purapura membantu lalu mencur]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Berbagai cara kejahatan dilakukan pelaku kejahatan untuk memperdaya korbannya. Salah satunya pura-pura membantu lalu mencuri harta benda korbannya.</p><p>Itulah salah satu modus operandi tersangka, Ari Zumarwan alias Ari (39). Warga Pasar III, Jalan Datuk Kabu, Gang Satria Tembung itu nekat mencuri tas milik ibu rumah tangga (IRT), Linda Wijaya (38), warga Jalan Amplas, Kelurahan Sei Rengas, Kecamatan Medan Area.</p><p>Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin menjelaskan, pencurian tas berisi handphone, ATM dan uang tunai sekitar Rp1 juta itu berawal dari korban mendatangi Apotek Perdana di Jalan AR Hakim, Kelurahan Pasar Merah II, pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 21.30 WIB. </p><p>"Korban mendatangi apotek untuk mengobarkan anaknya yang sedang sakit," jelas Ainul Yaqin didampingi Kanit Reskrim, Iptu Khairul Fajri, Jumat (18/9/2026).</p><p>Ketika itu, korban yang datang menaiki mobil parkir di depan apotek dan meminta tersangka untuk membantu menurunkan anaknya.</p><p>Setelah menolong korban, tersangka yang bertugas sebagai juru parkir di tempat kejadian perkara (TKP) malah balik ke mobil dan mencuri tas korban.</p><p>Sedangkan korban yang selesai feri apotek lanjut bergegas ke Rumah Sakit Rosiva di Jalan Bangka, Medan Timur. Dia baru tersadar kalau tas miliknya telah raib. </p><p>"Korban mendatangi kembali apotek, namun sudah tutup dan tersangka sudah tidak berada di lokasi parkir," terang Yaqin.</p><p>Peristiwa itu kemudian dilaporkan korban ke <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a> dan petugas langsung mendatangi TKP melakukan penyelidikan.</p><p>Setelah sekitar satu bulan lebih dalam pencarian akhirnya Kanit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a>, Iptu Khairul Fajri bersama anggota menerima informasi tempat persembunyian tersangka di Jalan Datuk Kabu, Tembung, Selasa (15/9/2026).<hr></p><p>Dalam proses penyidikan terungkap, tersangka merupakan residivis kasus pencurian tiang lampu pada 2024 dihukum selama dua tahun.</p><p>"Tersangka mengakui perbuatannya. Handphone korban dijual Rp400 ribu dan uangnya digunakan untuk bermain judi dan membeli narkoba," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_9742_Modus-Bantu-Anak-Sakit-Turun-dari-Mobil--Jukir-Curi-Tas-IRT.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86867/modus-bantu-anak-sakit-turun-dari-mobil-jukir-curi-tas-irt/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nekat Edarkan Ganja, Pria Lansia Ditangkap Polisi</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 13:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nekat Edarkan Ganja, Pria Lansia Ditangkap Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang kakek karena nekat mengedarkan narkotika jenis]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> meringkus seorang kakek karena nekat mengedarkan narkotika jenis ganja di Jalan Bunga Cempaka Medan, Rabu (9/9/2026) sore. Polisi menyita 880 gram ganja.</p><p>Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Jumat (18/9/2026), mengatakan pria inisial M (56), warga Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Polonia tersebut ditangkap setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait aktivitas terlarang pelaku.</p><p>Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus tersangka mengendarai sepeda motor, dan diduga akan melakukan transaksi narkoba.</p><p>"Untuk barang bukti, kami sita satu bungkus ganja yang beratnya 880 gram. Kami juga menyita barang bukti lain seperti satu paket sabu siap pakai, satu paket ganja siap pakai, dua unit handphone, dan sepeda motor yang digunakan pelaku," ujarnya.</p><p>Dikatakan Rafli, tersangka sudah enam bulan terakhir menjadi pengedar ganja dengan keuntungan Rp250 ribu dalam setiap satu kilogram barang haram tersebut yang laku terjual.</p><p>"Pelaku, mengedarkan narkoba dimana saja tergantung pesanan," ungkap Rafli.</p><p>Tersangka menyebut, lanjut Rafli, barang bukti ganja itu diperolehnya dari seorang wanita berinisial MP, yang kini dalam pengejaran polisi.</p><p>"Pemasoknya sudah kami ketahui. Kami pastikan akan kami ungkap," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_822_Nekat-Edarkan-Ganja--Pria-Lansia-Ditangkap-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86866/nekat-edarkan-ganja-pria-lansia-ditangkap-polisi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diskusi di SMK PAB 2 Helvetia, KAHMI Sumut: Pemahaman Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Penting</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 23:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diskusi di SMK PAB 2 Helvetia, KAHMI Sumut: Pemahaman Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Penting]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Karakter, integritas, serta pemahaman terhadap nilainilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dinilai menjadi modal penting d]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Karakter, integritas, serta pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi perubahan sosial yang semakin cepat. Apalagi generasi muda itu tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan penguasaan teknologi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. </p><p>Hal itu terungkap dalam kegiatan diskusi Penguatan Ideologi Pancasila dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/wawasan-kebangsaan/" target="_blank">Wawasan Kebangsaan</a> bagi Pelajar untuk Indonesia Emas 2045 yang digelar Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sumatera Utara (Sumut) Bidang Ideologi, Demokrasi dan Pembangunan Strategis (IDPS) di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/smk-pab-2-helvetia/" target="_blank">SMK PAB 2 Helvetia</a>, Jalan Veteran Pasar IV Helvetia, Selasa (15/9/2026).</p><p>Kegiatan tersebut diikuti para pelajar dan dihadiri sejumlah unsur organisasi serta pemerintahan setempat. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Deli Serdang, kemudian dilanjutkan dengan doa.</p><p>Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat, Hj Anita Lubis memberikan sambutan dengan menekankan pentingnya penanaman nilai kebangsaan sejak usia sekolah.</p><p>Menurutnya, generasi muda perlu memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat agar perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan sosial tidak menghilangkan jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia.</p><p>Sambutan Kepala <a href="https://www.beritasumut.com/tag/smk-pab-2-helvetia/" target="_blank">SMK PAB 2 Helvetia</a> dan mewakili Camat Labuhan Deli. Materi diskusi disampaikan Borkat Hasibuan, dipandu moderator Syahrial Effendi. Sedangkan doa disampaikan Junianto Sitorus.</p><p>Dalam pemaparan materi, Pancasila diperkenalkan tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai nilai yang dapat menjadi pedoman pelajar dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>"Nilai tersebut mencakup penghargaan terhadap keberagaman, menjaga persatuan, membangun toleransi dan bertanggung jawab sebagai warga negara," ujar Borkat Hasibuan dalam materinya.</p><p>Perkembangan teknologi informasi, lanjutnya, juga menjadi salah satu tantangan yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut. Pelajar sebagai kelompok yang sangat dekat dengan media digital dinilai perlu memiliki kemampuan menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai konten yang dapat memicu perpecahan.</p><p>"Wawasan kebangsaan, dengan demikian, tidak hanya berkaitan dengan pemahaman sejarah dan simbol-simbol negara, tetapi juga bagaimana generasi muda bersikap dalam menghadapi perbedaan dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab," jelasnya.<hr></p><p>Ketua panitia, Elvi Maalli, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman pelajar terhadap ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.</p><p>Ia berharap pembekalan tersebut dapat mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga mempunyai integritas, kepedulian sosial dan komitmen terhadap persatuan bangsa.</p><p>"Indonesia Emas 2045 membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas dan kompetitif, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menjaga persatuan Indonesia," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6382_Diskusi-di-SMK-PAB-2-Helvetia--KAHMI-Sumut--Pemahaman-Nilai-Pancasila-dan-Wawasan-Kebangsaan-Penting.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/pendidikan/86865/diskusi-di-smk-pab-2-helvetia-kahmi-sumut-pemahaman-nilai-pancasila-dan-wawasan-kebangsaan-penting/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta. Keduanya lebih akrab disapa Mas Rey dan Mas Prabhas.</p><p>Mereka bekerja di bagian Wireline Services, pekerjaan yang membuat keduanya harus siap ketika sebuah sumur minyak membutuhkan layanan. Jadwal kerja mereka 20 hari bekerja dan 10 hari beristirahat. Namun, waktu istirahat tidak selalu berarti benar-benar lepas dari pekerjaan.</p><p>"Wireline tuh salah satu servis yang on call. Artinya, bisa dipanggil kapan aja dan nggak kenal waktu," kata Adi, saat diwawancarai, Kamis (17/9/2026).</p><p>Bahkan ketika baru satu atau dua hari menjalani masa off, panggilan untuk kembali ke lapangan masih mungkin datang. Pekerjaan Wireline mengikuti kebutuhan operasi di lokasi sumur. Ketika pekerjaan dibutuhkan, orang dan peralatan harus siap.</p><p>Lokasi yang harus mereka datangi pun tidak selalu dekat. Mereka yang telah bekerja sebagai Wireline meninggalkan keluarga di kota asalnya sudah hampir mengelilingi Sabang hingga Merauke.</p><p>Selama belasan tahun bekerja sebagai Wireline, perjalanan tiga jam, enam jam, sebelas jam, hingga 20 jam pernah menjadi bagian dari pekerjaan mereka. Jarak tersebut menjadi salah satu risiko yang harus diperhitungkan bersama pekerjaan yang berkaitan dengan bahan peledak dan sumber radioaktif.</p><p>Karena itu, perjalanan ke lapangan tidak sekadar persoalan mencapai lokasi. Kondisi pengemudi dan sistem keselamatan juga menjadi bagian dari persiapan sebelum pekerjaan dimulai.</p><p>Rey dan Adi mungkin lebih sering berada di balik pekerjaan yang tidak banyak terlihat dari permukaan. Ketika produksi sebuah sumur turun, orang di luar mungkin hanya melihat angka yang berubah. Tetapi angka itu belum menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi beberapa kilometer di bawah tanah.</p><p>"Sederhananya, kalau permukaan ini hanya menunjukkan bahwa produksi sebuah sumur itu turun atau naik, nah kita dari Wireline itu membantu mencari tahu apa sih yang sebenarnya terjadi dalam sumur itu," ujar Rey.</p><p>Untuk mengetahuinya, instrumen diturunkan menggunakan kabel ke dalam sumur. Kabel Wireline yang digunakan dapat mencapai sekitar enam kilometer dalam satu drum. Dalam pekerjaan tertentu, instrumen bahkan pernah diturunkan hingga sekitar lima kilometer.<hr></p><p>Dari kedalaman itu, informasi mengenai kondisi sumur dikumpulkan.</p><p>Pekerjaannya dapat berupa logging untuk melihat karakteristik formasi, pengambilan data dan sampel fluida, pembacaan temperatur, hingga pekerjaan yang berkaitan dengan perforasi. Setelah casing terpasang dan disemen, Wireline juga dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi sumur, termasuk memastikan integritas semen.</p><p>Semua informasi tersebut membantu menjawab satu persoalan: apa yang sebenarnya masih terjadi di dalam sumur?</p><p>Sebab produksi yang menurun tidak selalu berarti minyak di bawah tanah telah habis.</p><p></p><p><b>Sumur minyak memiliki cerita yang panjang</b></p><p>Ada yang telah berproduksi selama puluhan tahun. Tetapi usia bukan satu-satunya alasan sebuah sumur berhenti. Yang perlu dilihat adalah apakah masih terdapat zona reservoir yang mengandung hidrokarbon dan memungkinkan untuk diproduksikan secara ekonomis.</p><p>Artinya, sumur tua tidak otomatis menjadi sumur mati.</p><p>Produksi dari zona yang selama ini diandalkan bisa saja telah menurun. Air mungkin semakin banyak ikut terproduksi. Aliran minyak bisa semakin kecil. Namun kondisi tersebut belum selalu menjadi akhir dari sebuah sumur.</p><p>Ahmad Syibli, Business Manager Pressure &amp; Pumping Services <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pt-elnusa-tbk/" target="_blank">PT Elnusa Tbk</a>, melihat persoalan tersebut dari sisi lain: sebuah sumur perlu dipelajari kembali.<hr></p><p>Selama bertahun-tahun berproduksi, sebuah sumur mungkin baru mengambil sebagian dari potensi yang tersedia. Ketika produksinya menurun, sejarah produksi dan kondisi bawah permukaan perlu kembali dipelajari. Data baru dari dalam sumur kemudian digunakan untuk memperbarui gambaran mengenai potensi yang masih tersisa.</p><p>"Data historinya seperti apa, produksinya seperti apa, kita ambil data lagi, sehingga kita tahu, oh sumur ini masih ada potensial," ujar Syibli, Kamis (17/9/2026).</p><p>Data tersebut kemudian mempertemukan pekerjaan Rey dan Adi dengan pekerjaan tim lain.</p><p>Apa yang mereka dapatkan dari dalam sumur tidak berhenti sebagai hasil pembacaan alat.</p><p>Informasi tersebut menjadi bagian dari pertimbangan untuk menentukan tindakan berikutnya.</p><p>Sebab zona yang dulu menghasilkan minyak belum tentu menjadi satu-satunya zona yang masih memiliki potensi.</p><p>Syibli memberi gambaran, sebuah sumur yang sebelumnya diproduksikan pada kedalaman tertentu dapat saja memiliki potensi pada interval lain.</p><p>"Misalnya tadinya kedalamannya seribu, ternyata potensinya ada di 800 meter di atasnya. Kita akan perforasi lagi," katanya.</p><p>Dengan begitu, menghidupkan kembali sumur lama bukan perkara menyalakan kembali pompa atau peralatan yang pernah digunakan.</p><p>Ada data yang harus dibaca. Ada kondisi yang harus diperiksa. Ada perhitungan yang harus dilakukan. Dan ada keputusan apakah sumur tersebut memang masih layak diberi kesempatan.<hr></p><p>Jika Wireline membantu mendapatkan gambaran mengenai kondisi sumur, pekerjaan berikutnya dapat bergerak ke tahap intervensi.</p><p>Di bagian Pressure &amp; Pumping, salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah stimulasi. Chemical tertentu diinjeksikan ke dalam sumur dengan mempertimbangkan karakteristik sumur dan batuannya. Tujuannya adalah membantu mengoptimalkan kembali aliran produksi. Namun, chemical bukan jawaban yang bisa diberikan kepada semua sumur.</p><p>Sebelum dipompakan, persoalan di dalam sumur harus diketahui terlebih dahulu. Penurunan produksi bisa disebabkan oleh kondisi yang berbeda, sehingga perlakuannya pun tidak dapat disamakan.</p><p>Salah satu teknologi yang dibahas Syibli adalah formulasi chemical dengan mekanisme acid delay. Berbeda dengan asam yang bereaksi cepat pada titik awal kontak, formulasi tersebut dirancang untuk menunda reaksi sehingga penetrasinya dapat menjangkau bagian formasi yang dituju.</p><p>Teknologi tersebut telah diuji pada salah satu sumur. Menurut Syibli, produksi meningkat dan bahkan melampaui perkiraan tim subsurface.</p><p>Salah satu contoh yang disebut adalah Sumur Lembak 5 di Zona 4. Di sumur tersebut, stimulasi menggunakan chemical yang dikembangkan tim dilaporkan menghasilkan produksi di atas target sebelumnya. Sebab teknologi pada akhirnya tidak cukup hanya terdengar baru.</p><p>Pertanyaannya kembali ke sumur: apakah produksi meningkat, seberapa besar peningkatannya, dan apakah hasil tersebut bertahan secara teknis maupun ekonomis?</p><p>Dalam kasus lain yang diceritakan Syibli, sebuah sumur bahkan pernah disemen dan ditutup. Setelah tim subsurface melakukan kajian, potensi yang masih tersisa ditemukan. Sumur tersebut kemudian diaktifkan kembali, diuji dan disimulasi sebelum kembali diproduksikan.<hr></p><p>Kisah itu menunjukkan keputusan mengenai sebuah sumur tidak selalu berhenti pada kondisi terakhir ketika sumur tersebut ditutup.</p><p>Ada kemungkinan untuk memeriksanya kembali. Tetapi ada pula kemungkinan hasil pemeriksaan justru menunjukkan intervensi tidak lagi layak dilakukan. Pekerjaan semacam itu berlangsung dalam skala yang lebih besar.</p><p>Sepanjang 2025, Elnusa mengerjakan program workover dan well intervention pada 51 sumur milik Pertamina EP Zona 4. Program tersebut dilaporkan memberikan tambahan produksi minyak sebesar 432 barel per hari. Sumur-sumur tersebut tersebar di sejumlah lapangan, antara lain Prabumulih, Limau, Pendopo, Adera dan Ramba.</p><p><b>Angka 432 barel per hari tidak berasal dari satu pekerjaan yang seragam</b></p><p>Kondisi setiap sumur berbeda. Ada yang membutuhkan evaluasi. Ada yang membutuhkan intervensi. Ada yang memerlukan stimulasi. Ada pula yang harus melewati pemeriksaan terlebih dahulu sebelum diputuskan layak dikerjakan.</p><p>Di balik angka produksi tersebut, ada rangkaian pekerjaan yang dimulai jauh sebelum minyak kembali terlihat di permukaan.</p><p>Wireline mengumpulkan data dari dalam sumur. Tim subsurface membaca dan menganalisisnya. Kemudian pekerjaan intervensi dirancang berdasarkan kondisi yang ditemukan. Pressure &amp; Pumping menjalankan pekerjaan sesuai kebutuhan sumur.</p><p>Setiap tahap membawa konsekuensi terhadap biaya, waktu, risiko operasi dan hasil produksi. Sebab menemukan potensi hidrokarbon saja belum cukup. Potensi tersebut harus dapat diproduksikan dengan biaya dan risiko yang masuk akal.</p><p>Elnusa Tbk memaparkan terdapat sekitar 4.500 idle wells dan 24 idle fields/structures yang menjadi bagian dari peluang pengembangan aset. Materi tersebut juga menempatkan efisiensi, riset dan pengembangan, teknologi serta inovasi sebagai bagian penting dalam menghadapi meningkatnya biaya bisnis hulu minyak dan gas.<hr></p><p>Angka tersebut tidak berarti ribuan sumur lama dapat begitu saja dihidupkan kembali. Justru sebaliknya.</p><p>Setiap sumur perlu diperiksa satu per satu. Masih adakah hidrokarbonnya? Di zona mana? Bagaimana kondisi sumurnya? Berapa biaya intervensinya? Apakah peralatannya masih memadai? Bagaimana risiko operasinya? Dan yang tidak kalah penting, apakah hasil yang diperkirakan sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan?</p><p>Syibli mengatakan, ketika potensi masih ada dan secara ekonomi layak, memproduksikan kembali sumur yang sudah ada dapat lebih murah dibandingkan membuat sumur baru.</p><p>Dengan demikian, umur sumur hanya menjadi salah satu informasi. Keputusan akhirnya tetap ditentukan oleh gabungan data bawah permukaan, kondisi teknis dan keekonomian.</p><p>Di lapangan, proses itu berlangsung melalui pekerjaan yang sering kali tidak terlihat dari permukaan.</p><p>Ada Rey yang membantu mencari tahu kondisi di dalam sumur. Ada Adi yang harus tetap siap ketika panggilan pekerjaan datang, bahkan ketika masa istirahatnya baru berjalan beberapa hari. Ada kabel yang turun hingga ribuan meter serta instrumen yang membawa kembali data.</p><p>Tim kemudian membaca data tersebut untuk menentukan apakah sebuah sumur masih memiliki kemungkinan. Bahkan ada pekerjaan intervensi ketika data menunjukkan bahwa kesempatan itu memang layak dicoba.</p><p>Semua bertemu pada satu tempat yang sama yakni lubang sumur. Dari permukaan, yang paling mudah dilihat memang angka produksi.</p><p>Tetapi bagi orang-orang yang bekerja di sekitarnya, angka itu bukan akhir dari cerita. Ia justru menjadi alasan untuk mencari tahu apa yang terjadi di bawahnya. Sebab sebuah sumur tua tidak otomatis berarti sumur yang selesai.<hr></p><p>Selama data menunjukkan masih ada kemungkinan, sumur itu dapat diperiksa kembali. Teknologi membantu memperoleh informasi yang sebelumnya belum tersedia, sementara keputusan untuk mengintervensinya tetap bergantung pada kondisi teknis, risiko dan keekonomian.</p><p>Bagi Rey dan Adi, proses tersebut dimulai dari perjalanan menuju lokasi, menyiapkan peralatan, lalu menurunkan instrumen ke dalam sumur.</p><p>Setelah itu, jawabannya datang dari data yang mereka bawa kembali. Hingga pada akhirnya, dari apa yang kembali keluar ke permukaan.</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6934_Menelusuri-Sumur-Tua--Mencari-Minyak-yang-Tersisa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/sosok/86864/menelusuri-sumur-tua-mencari-minyak-yang-tersisa/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Curi Sepeda Motor di Lubuk Pakam, Pria ini Ditangkap</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 21:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Curi Sepeda Motor di Lubuk Pakam, Pria ini Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang hanya butuh waktu tiga jam untu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang hanya butuh waktu tiga jam untuk membekuk seorang maling sepeda motor.</p><p>Pelaku adalah ANP alias N (21), warga Jalan Tirto Sari, Gang Padang, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.</p><p>Pelaku diketahui melancarkan aksinya mencuri sepeda motor di depan Toko Roti Aroma, Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk pakam, Selasa (15/9/2026) pukul 21.30 WIB.</p><p>Dia kemudian ditangkap polisi, Rabu (16/9/2026) pukul 00.21 WIB di Jalan Wira Bakti, Kecamatan Batang Kuis, tepatnya di rel kereta api Batang Kuis.</p><p>Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang,, Kompol Muhammad Isral menjelaskan, pelaku ditangkap saat Tim URC sedang berpatroli di sekitaran Sport Center, Jalan Sultan Serdang.</p><p>"Anggota kita melihat ada dua unit sepeda motor Beat dan salah satu Honda Beat tersebut distep (dorong). Anggota kita kemudian mengejar sepeda motor dan saat mau diberhentikan satu orang yang mengendarai sepeda motor didorong tersebut langsung menjatuhkan sepeda motornya dan naik ke sepeda motor yang diduga sebagi komplotan pelaku dan melarikan diri," ujar Isral kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).</p><p>Selanjutnya, petugas mengejar para pelaku. Saat pengejaran, pelaku terjatuh dan petugas langsung mengamankannya beserta barang bukti berupa satu sepeda motor Honda Beat. Selanjutnya, petugas membawa pelaku dan barang bukti ke Kantor Satreskrim Polresta Deli Serdang untuk proses penyelidikan</p><p>Ketika diinterogasi, pelaku ANP alias N (21) mengaku sepeda motor tersebut dicurinya dari depan Toko Roti Aroma di Jalan Bakaran Batu, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/lubuk-pakam/" target="_blank">Lubuk Pakam</a>. Saat melakukan aksinya dia dibantu dua orang temannya.</p><p>Selanjutnya petugas menelusuri kepemilikan kendaraan sepeda motor tersebut dari nomor polisi sepeda motor, dan kemudian petugas langsung mendatangi pemilik kendaraan tersebut sesuai dengan alamat dan menyampaikan agar pemilik kendaraan untuk membuat laporan polisi di Polresta Deli Serdang.</p><p>"Saat ini pelaku sedang dalam proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan selanjutnya kita akan mengejar pelaku lainnya yang telah melarikan diri saat pengejaran," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2753_Curi-Sepeda-Motor-di-Lubuk-Pakam--Pria-ini-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86863/curi-sepeda-motor-di-lubuk-pakam-pria-ini-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Simpan 27,39 Gram Sabu Dibalut Tisu dalam Bagasi Motor Digagalkan Polisi di Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 20:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Simpan 27,39 Gram Sabu Dibalut Tisu dalam Bagasi Motor Digagalkan Polisi di Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Seorang pria berinisial RPP (32) ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang karena diduga terlibat per]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Seorang pria berinisial RPP (32) ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> karena diduga terlibat peredaran sabu. Untuk mengelabui petugas, barang haram tersebut disembunyikan dalam balutan tisu di bagasi sepeda motor.</p><p>RPP warga Dusun I, Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, ditangkap di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, pada Rabu (9/9/2026).</p><p>Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a>, Kompol Fery Kusnadi mengatakan, penangkapan RPP berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut.</p><p>"Petugas kemudian menuju lokasi dan mendapati pelaku sedang mengendarai sepeda motor. Petugas langsung mengamankan pelaku," ujar Fery, Rabu (16/9/2026).</p><p>Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap badan dan kendaraan RPP. Saat memeriksa bagasi sepeda motor, polisi menemukan balutan tisu.</p><p>Setelah dibuka, balutan tisu tersebut berisi dua plastik klip transparan yang diduga berisi sabu. Polisi kemudian menginterogasi RPP terkait barang tersebut.</p><p>"Pelaku mengakui barang tersebut merupakan sabu yang diperolehnya dari wilayah Percut Sei Tuan," jelasnya.</p><p>Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sabu seberat 27,39 gram. Selain itu, turut diamankan dua plastik klip transparan, tisu pembungkus sabu, dua plastik asoy berwarna, dan sepeda motor yang digunakan pelaku.</p><p>Selanjutnya, RPP bersama seluruh barang bukti dibawa ke Mako <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</p><p>"Kami akan terus memberantas peredaran narkoba dan akan menindak tegas para pelaku," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_8044_Simpan-27-39-Gram-Sabu-Dibalut-Tisu-dalam-Bagasi-Motor-Digagalkan-Polisi-di-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86862/simpan-2739-gram-sabu-dibalut-tisu-dalam-bagasi-motor-digagalkan-polisi-di-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lukai Korban Pakai Celurit, Polres Pelabuhan Belawan Bekuk Pelaku Curas</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 20:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lukai Korban Pakai Celurit, Polres Pelabuhan Belawan Bekuk Pelaku Curas]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan mengamankan seorang pelaku Pencurian dengan Kekerasa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a> mengamankan seorang pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) berinisial SAP alias U (21).</p><p>Kasat Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a>, AKP Agus Purnomo kepada wartawan, Rabu (16/9/2026), menjelaskan penangkapan pelaku merupakan tindak lanjut atas laporan terkait aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Pelabuhan Raya, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.</p><p>Korbannya yakni, Endo Firmansyah Putra (24), seorang sopir yang berdomisili di Jalan Sering Gang Jala, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung.</p><p>Peristiwa tersebut terjadi, pada Jumat, 17 April 2026, sekira pukul 21.20 WIB. Saat itu korban bersama rekannya selesai melakukan pembongkaran minyak di kawasan Ujung Baru Belawan dan hendak kembali menuju gudang.</p><p>Saat melintas di Jalan Pelabuhan Raya, korban tiba-tiba diberhentikan sekitar lima orang laki-laki yang tidak dikenal. Para pelaku kemudian meminta sisa minyak hasil pembongkaran.</p><p>Karena jumlah yang diberikan tidak sesuai dengan yang mereka inginkan, salah seorang pelaku naik ke pintu bagian sopir dan meminta uang.</p><p>Korban sempat menyebut tidak memiliki uang. Namun pelaku tetap memaksa hingga korban memberikan uang sebesar Rp3 ribu. Pelaku kemudian meminta telepon genggam korban. Karena korban melakukan perlawanan, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan melukai korban.</p><p>Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian paha. Rekan korban yang berada di lokasi juga mengalami luka setelah terlibat perkelahian dengan pelaku lainnya yang membawa senjata tajam jenis celurit.</p><p>Kedua korban kemudian menyelamatkan diri menuju pos satpam PT SBP. Setelah situasi kondusif, korban meninggalkan lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.</p><p>Menindaklanjuti laporan tersebut, Team URC Sat Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a> melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tiga tersangka sebelumnya masing-masing T, F dan P alias Keling, dan melakukan pengembangan hingga mendapatkan informasi keberadaan salah SAP.<hr></p><p>Pada Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, petugas bergerak ke Jalan Pelabuhan Raya dan berhasil mengamankan SAP alias U. Pelaku selanjutnya dibawa ke Mako <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a> untuk menjalani pemeriksaan.</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya dan beraksi bersama beberapa rekannya, yakni T, F, P alias Keling yang sudah ditangkap sebelumnya, serta E yang masih dalam pengejaran. Pelaku juga mengakui menggunakan celurit untuk melukai korban.</p><p>"Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan serta pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya. Kami akan terus menindak tegas aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1676_Lukai-Korban-Pakai-Celurit--Polres-Pelabuhan-Belawan-Bekuk-Pelaku-Curas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86861/lukai-korban-pakai-celurit-polres-pelabuhan-belawan-bekuk-pelaku-curas/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengadaan 15 Ribu Jilbab Terindikasi Korupsi, Mahasiswa Demo Kantor Bupati Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 19:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengadaan 15 Ribu Jilbab Terindikasi Korupsi, Mahasiswa Demo Kantor Bupati Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Pengadaan 15 ribu potong (helai) jilbab dengan nilai anggaran Rp525 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanj]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Pengadaan 15 ribu potong (helai) jilbab dengan nilai anggaran Rp525 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran (TA) 2025, ternyata menyisakan tanda tanya besar.</p><p>Indikasi penyimpangan menyeruak pada paket pengadaan yang ada di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Deli Serdang tersebut.</p><p>Dugaan tersebut memantik massa Aliansi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> dan Rakyat Bersatu (AMARA) Sumatera Utara (Sumut) untuk menggelar aksi, Rabu (16/9/2026).</p><p>Puluhan massa yang membentangkan spanduk bertuliskan, "Tangkap dan Adili Ketua PKK Deli Serdang" tersebut tidak hanya menggeruduk <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kantor-bupati-deli-serdang/" target="_blank">Kantor Bupati Deli Serdang</a>, tapi juga DPRD dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang.</p><p>Koordinator Aksi AMARA Sumut, Imam dalam orasinya mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran, investigasi dan informasi terdapat dugaan persoalan serius dalam kegiatan pengadaan 15 ribu potong jilbab sebesar Rp525 juta di Bagian Kesra Deli Serdang 2025.</p><p>"Nilai tersebut apabila dihitung secara keseluruhan mencapai sekitar Rp35 ribu per potong, sehingga menimbulkan pertanyaan publik mengenai kewajaran harga, proses pengadaan, spesifikasi barang serta penetapan harga dalam kegiatan tersebut," katanya.</p><p>Imam menegaskan, indikasi penyimpangan harus diperiksa karena terdapat informasi mengenai hubungan antara pihak penyedia dengan lingkungan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Deli Serdang.</p><p>Disebut-sebut, penyedia adalah oknum Bendahara PPK Deli Serdang inisial LS yang tidak lain dan tidak bukan orang kepercayaan Ketua PKK Deli Serdang inisial JS.</p><p>Selain itu juga terdapat kejanggalan antara barang dengan tujuan penggunaan anggaran. Jilbab yang ditemukan bertuliskan &#039;ASRI&#039; bukan identitas atau logo resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang.</p><p>"Berdasarkan informasi yang kami himpun, terdapat dugaan jilbab tersebut telah dibagikan dalam momentum politik sebelumnya, sementara pertanggung jawaban atau pembiayaannya kemudian dibebankan melalui APBD tahun 2025," ungkapnya.<hr></p><p>Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan menjadi sekadar isu di tengah masyarakat, tetapi harus diperiksa secara objektif untuk memastikan ada atau tidaknya konflik kepentingan dalam proses pengadaan. </p><p>Sehingga, kata Imam AMARA Sumut mendesak kepada Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan untuk memeriksa oknum Ketua PKK Deli Serdang inisial JS terkait dugaan keterkaitan dan potensi konflik kepentingan dalam pengadaan jilbab tersebut.</p><p>Kepada <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejari-deli-serdang/" target="_blank">Kejari Deli Serdang</a>, AMARA Sumut mendesak agar segera melakukan penyelidikan dan memeriksa oknum Ketua PKK Deli Serdang, oknum Bendahara PPK Deli Serdang, penyedia dan Kepala Bagian (Kabag) Kesra Deli Serdang, karena pengadaan 15 ribu potong jilbab senilai Rp525 juta tersebut terindikasi dimark-up dan berpotensi menyebabkan kerugian negara.</p><p>Kepada DPRD Deli Serdang, massa mendesak agar segera memanggil dan meminta seluruh dokumen pengadaan serta hasil pemeriksaan Inspektorat, kemudian melakukan pendalaman apabila ditemukan indikasi penyimpangan atau kerugian keuangan daerah.</p><p>Unjuk rasa yang berlangsung sekitar 30 menit di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kantor-bupati-deli-serdang/" target="_blank">Kantor Bupati Deli Serdang</a> sendiri sempat diwarnai aksi massa menggedor pagar besi, karena pintu gerbang dalam keadaan terkunci dan Bupati, Asri Ludin Tambunan tidak menemui massa.</p><p>Massa akhirnya ditemui Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) Pamong Praja (PP) Deli Serdang Marzuki dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Anwar Sadat Siregar.</p><p>Kepada massa aksi, Marzuki menyebut persoalan tersebut sudah dalam penanganan Inspektorat.</p><p>"Untuk hal yang dimaksud saat ini sedang dalam penanganan dan pemeriksaan Inspektorat. Mohon bersabar kita tunggu hasilnya," ujar Marzuki.</p><p>Sementara itu, Plt Kepala Badan Kesbangpol, Anwar Sadat menambahkan, dugaan penyimpangan dalam pengadaan 15 ribu potong jilbab dengan nilai anggaran Rp525 juta sedang ditangani Polresta Deli Serdang.</p><p>"Pertama (sedang ditangani) Inspektorat dan juga Polresta Deliserdang. Yang kedua status Pemkab kooperatif sebisa mungkin membantu untuk memproses penyelidikan ini kepada inspektorat dan Polresta agar informasi ini bisa selesai melalui ranah hukum dan juga menemukan kebenaran karena yang memiliki kewenangan tentunya penyidik," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_9055_Pengadaan-15-Ribu-Jilbab-Terindikasi-Korupsi--Mahasiswa-Demo-Kantor-Bupati-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86860/pengadaan-15-ribu-jilbab-terindikasi-korupsi-mahasiswa-demo-kantor-bupati-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadin Sumut Sambut Baik Penandatanganan MoU Kerja Sama Kesehatan Sumut&ndash;Korsel</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 10:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadin Sumut Sambut Baik Penandatanganan MoU Kerja Sama Kesehatan Sumut–Korsel]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.comKamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) menyambut baik dan positif langkah strategis Pemerintah Provinsi Suma]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>-Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>) menyambut baik dan positif langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menjalin kerja sama sektor kesehatan dengan Pemerintah <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a>. </p><p>Kemitraan ini dinilai sebagai angin segar bagi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendorong investasi industri kesehatan dan modernisasi layanan medis di Sumatera Utara.</p><p>Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/firsal-dida-mutyara/" target="_blank">Firsal Dida Mutyara</a>, merespons penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Duta Besar <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> untuk Indonesia, Yoon Soongu, di Medan baru-baru ini.</p><p>Ketua Umum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, Dida Mutyara, menyampaikan bahwa masuknya investasi dan teknologi kesehatan dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> sejalan dengan visi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> dalam memperkuat kemitraan strategis global dan mendorong penguatan ekosistem industri daerah.</p><p>"<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution. Kerja sama dengan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> ini bukan hanya meningkatkan standar kualitas pelayanan rumah sakit, tetapi juga membuka peluang investasi baru yang sangat besar bagi dunia usaha lokal, mulai dari penyediaan infrastruktur medis, teknologi kesehatan, hingga rantai pasok pendukungnya," ujar Dida Mutyara.</p><p>Menurut Dida, inisiatif pengembangan kawasan kesehatan terpadu di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang yang dicanangkan Pemprov Sumut membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah dan pelaku usaha. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> siap mengambil peran aktif untuk menjembatani kolaborasi bisnis (business-to-business) antara pengusaha <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> dan pelaku usaha lokal di Sumatera Utara.</p><p>"Pengembangan kawasan kesehatan dan peningkatan kualitas RSUD hingga level Puskesmas memerlukan dukungan teknologi mutakhir dan transfer pengetahuan. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> berkomitmen memastikan bahwa pelaku usaha lokal turut berpartisipasi dan mendapatkan manfaat nyata, termasuk dalam hal transfer teknologi dan peningkatan kapasitas SDM kesehatan di daerah," tambahnya.</p><p>Lebih lanjut, Dida Mutyara menekankan pentingnya transparansi dan iklim investasi yang kondusif agar komitmen pinjaman, bantuan, maupun investasi dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> dapat terealisasi secara efisien dan tepat sasaran.</p><p>Dengan terjalinnya kemitraan ini, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> optimis Sumatera Utara dapat bertransformasi menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan (medical hub) unggulan di wilayah Indonesia Barat, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat yang selama ini melakukan pengobatan ke luar negeri.</p><p>"Jika fasilitas dan SDM kesehatan kita sudah berstandar internasional melalui kerja sama ini, maka nilai ekonomi yang berputar akan tetap berada di Sumatera Utara. Ini adalah langkah konkret dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah," pungkas <a href="https://www.beritasumut.com/tag/firsal-dida-mutyara/" target="_blank">Firsal Dida Mutyara</a>.<hr></p><p>Tampak hadir dalam penandatangan MoU, Kepala Bapperida Sumut, Dikky Anugerah, Konsul Kehormatan Korea, Parlindungan Purba, Direktur RSU Haji Medan, Yulinda Elvi Nasution dan Jajaran Kepala Dinas/ Biro terkait.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6242_Kadin-Sumut-Sambut-Baik-Penandatanganan-MoU-Kerja-Sama-Kesehatan-Sumut-ndash-Korsel.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/ekonomi/86857/kadin-sumut-sambut-baik-penandatanganan-mou-kerja-sama-kesehatan-sumutndashkorsel/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadin Sumut Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Victoria Australia, Fokus 5 Sektor Unggulan</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 09:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadin Sumut Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Victoria Australia, Fokus 5 Sektor Unggulan]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.comKamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) memaparkan peluang kemitraan perdagangan dua arah dengan Negara Bagia]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>-Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>) memaparkan peluang kemitraan perdagangan dua arah dengan Negara Bagian <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>, Australia, dalam ajang International Indonesia-<a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a> Regional Business Matching Forum di Bendigo.</p><p>Ketua Umum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/firsal-dida-mutyara/" target="_blank">Firsal Dida Mutyara</a> menjadi salah satu pembicara utama dalam forum tersebut. Ia menyampaikan materi bertajuk "Partners in Growth, Five Sectors Trade in Both Direction &mdash; What Indonesia is Buying, What It Can Supply, and the Provincial Counterpart on the Other Side".</p><p>Dalam forum yang mempertemukan pelaku industri dan pejabat pemerintah lokal Australia tersebut, Dida memaparkan peluang kerja sama perdagangan di lima sektor unggulan.</p><p>Kelima sektor tersebut mencakup industri pangan dan pertanian, energi terbarukan, pendidikan dan pelatihan vokasi, pariwisata, serta teknologi informasi.</p><p></p><p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Dorong Perdagangan Dua Arah</b></h3></p><p>Dida menyoroti Sumatera Utara sebagai salah satu mitra provinsi yang dinilai strategis untuk memperkuat hubungan perdagangan antara Indonesia dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>.</p><p>Menurut dia, kerja sama kedua wilayah memiliki peluang karena terdapat komplementaritas ekonomi yang cukup besar. Sumatera Utara tidak hanya berpotensi memasok komoditas unggulan dan produk manufaktur ke Australia, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk produk, teknologi, dan investasi dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a> ke wilayah Indonesia bagian barat.</p><p>"Indonesia dan Australia, khususnya Negara Bagian <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>, memiliki komplementaritas ekonomi yang sangat tinggi. Sumatera Utara tidak hanya siap menyuplai produk-produk komoditas unggulan dan manufaktur ke pasar Australia, tetapi juga menjadi pintu masuk utama bagi produk, teknologi, dan investasi berstandar tinggi dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a> ke wilayah Indonesia Barat," jelas Dida.</p><p>Ia juga memaparkan analisis mengenai kebutuhan impor Indonesia serta kapasitas suplai komoditas ekspor Sumatera Utara.<hr></p><p>Pendekatan melalui lima sektor tersebut dirancang untuk membangun hubungan perdagangan yang seimbang dan saling menguntungkan, sekaligus memberikan dampak terhadap penguatan industri di daerah.</p><p></p><p><h3><b>Delegasi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Hadir di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a></b></h3></p><p>Dalam kunjungan kerja ke Negara Bagian <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>, Dida Mutyara didampingi sejumlah delegasi resmi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>.</p><p>Delegasi tersebut terdiri dari Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Lismardi Hendra, Wakil Ketua Umum Bidang Real Estate dan Perumahan Rakyat Andi Atmoko Panggabean, Komite Tetap Pelayanan dan Tenaga Kesehatan Yusriando, serta Komite Tetap Asahan, Batubara, dan Tanjungbalai Surya Purnama Putra.</p><p>Bendigo sendiri dikenal sebagai salah satu kota bersejarah di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a> yang berkembang dari aktivitas pertambangan emas pada era gold rush.</p><p>Kehadiran <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> di kota tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda diplomasi ekonomi untuk memperluas hubungan bisnis antara dunia usaha Sumatera Utara dan Australia.</p><p></p><p><h3><b>Bertemu <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>n Chamber of Commerce and Industry</b></h3></p><p>Selain mengikuti forum bisnis di Bendigo, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> juga menggelar pertemuan bilateral dengan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>n Chamber of Commerce and Industry di Melbourne.<hr></p><p>Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama, mulai dari penguatan kemitraan bisnis ke bisnis (B2B), perluasan akses pasar bagi komoditas ekspor Sumatera Utara, hingga peluang investasi dan pemanfaatan teknologi industri.</p><p>Dida mengatakan rangkaian pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membawa pelaku usaha Sumatera Utara ke pasar internasional.</p><p>"Melalui panggung Business Matching Forum di Bendigo serta kolaborasi erat bersama <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>n Chamber of Commerce, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> membuktikan komitmennya untuk membawa dunia usaha Sumatera Utara naik kelas ke kancah internasional. Kami optimistis rangkaian dialog strategis ini segera mewujudkan transaksi konkret dan kemitraan jangka panjang," pungkas Dida Mutyara.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> berharap penjajakan kerja sama tersebut dapat berlanjut pada transaksi bisnis dan kemitraan jangka panjang antara pelaku usaha Sumatera Utara dengan mitra bisnis di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>.</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1383_Kadin-Sumut-Jajaki-Kerja-Sama-Strategis-dengan-Victoria-Australia--Fokus-5-Sektor-Unggulan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/ekonomi/86856/kadin-sumut-jajaki-kerja-sama-strategis-dengan-victoria-australia-fokus-5-sektor-unggulan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>