<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.beritasumut.com/</link>
        <description>Portal Berita Sumatera Utara</description>
        <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 15:56:51 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Mulai Diperbaiki Oktober</guid>
            <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 20:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Mulai Diperbaiki Oktober]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan perbaikan jalan yang longsor di Dusun Pamah Semelir]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan perbaikan jalan yang longsor di Dusun <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pamah-semelir/" target="_blank">Pamah Semelir</a>, Desa Telagah, Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>, mulai dikerjakan Oktober 2026.</p><p>Perbaikan tersebut dilakukan karena longsor telah mengganggu akses alternatif yang menghubungkan Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> dengan Tanah Karo.</p><p>Hal itu disampaikan Bobby saat meninjau langsung lokasi jalan longsor di Dusun <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pamah-semelir/" target="_blank">Pamah Semelir</a>, Desa Telagah, Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>, Jumat (11/9/2026). Kehadiran <a href="https://www.beritasumut.com/tag/gubernur-sumut/" target="_blank">Gubernur Sumut</a> disambut Plt Bupati <a href="https://www.beritasumut.com/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> Tiorita Br Surbakti bersama masyarakat sekitar.</p><p>Dalam peninjauan tersebut, Bobby melihat kondisi jalan yang saat ini hanya bisa dilalui satu kendaraan. Longsor menyebabkan sebagian badan jalan ambles dan rawan kecelakaan. Selain itu, pipa yang mendistribusikan air bersih ke rumah warga juga terputus.</p><p>Bobby kemudian memberikan solusi sementara agar masyarakat sekitar tetap mendapatkan kebutuhan air bersih. "Nanti kita kirim air ya untuk masyarakat," ujarnya usai mendengar keluhan warga.</p><p>Bobby mengatakan perbaikan jalan tersebut mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Menurutnya, karena kondisinya mendesak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut segera merealisasikannya.</p><p>Namun, sambil menunggu perbaikan permanen dimulai, Pemprov Sumut bersama Pemkab <a href="https://www.beritasumut.com/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> akan membangun akses sementara agar masyarakat tetap dapat menggunakan jalan tersebut.</p><p>Plt Bupati <a href="https://www.beritasumut.com/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>, Tiorita br Surbakti mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu memperbaiki pipa saluran air bersih yang terputus. "Kami akan memperbaiki dulu pak pipanya yang terputus, biar masyarakat dapat air bersih," katanya.</p><p>Tiorita juga menyampaikan terima kasih atas respons cepat <a href="https://www.beritasumut.com/tag/gubernur-sumut/" target="_blank">Gubernur Sumut</a> dalam mengantisipasi dampak longsor yang terjadi di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>.</p><p>Sementara itu, warga Desa Telaga, Kecamatan Sungai Bingei, Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>, Ade Sembiring mengatakan, akibat jalan longsor, masyarakat sudah tiga pekan tidak mendapatkan air bersih. Terputusnya akses jalan juga menghambat distribusi barang serta aktivitas masyarakat dari Karo ke <a href="https://www.beritasumut.com/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> dan sebaliknya.<hr></p><p>"Harapan kami kepada Bapak Gubernur agar jalan kami ini segera diperbaiki agar seluruh aktivitas masyarakat lancar. Begitu juga dengan ketersediaan air bersih yang terputus," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_5943_Jalan-Longsor-Pamah-Semelir-Langkat-Mulai-Diperbaiki-Oktober.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86838/jalan-longsor-pamah-semelir-langkat-mulai-diperbaiki-oktober/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby Bersama Wapres Pastikan Pemulihan Kesehatan Siswa yang Diduga Keracunan MBG di Karo</guid>
            <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 17:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby Bersama Wapres Pastikan Pemulihan Kesehatan Siswa yang Diduga Keracunan MBG di Karo]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Presiden (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a>) Republik Indonesia (RI) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/gibran-rakabuming-raka/" target="_blank">Gibran Rakabuming Raka</a> meninjau kondisi siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Keduanya memastikan para siswa mendapatkan pelayanan kesehatan dan penanganan terbaik hingga kondisi mereka pulih.</p><p>Kunjungan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/gibran-rakabuming-raka/" target="_blank">Gibran Rakabuming Raka</a> disambut Gubernur <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a>, Bupati <a href="https://www.beritasumut.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> Antonius Ginting, dan Direktur RS Efarina Etaham di Rumah Sakit Efarina Etaham, Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>, Jumat (11/9/2026).</p><p>Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para siswa yang diduga mengalami keracunan MBG pada 13 Agustus 2026. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> dan Gubernur Bobby mengunjungi satu per satu siswa yang menjalani perawatan di Ruang Karawang RS Efarina Etaham.</p><p>Selain itu, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> dan Gubernur Bobby juga menemui keluarga siswa yang diduga mengalami keracunan MBG. Keduanya mendengarkan berbagai keluhan para orang tua, termasuk permintaan agar pemeriksaan dan perawatan kesehatan lanjutan dapat ditanggung pemerintah.</p><p>"Kedatangan saya kemari untuk memastikan anak bapak ibu bisa sembuh dan bersekolah kembali. Mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat-obatan terbaik. Tadi saya datangi satu-satu, apa saja yang diperlukan. Apakah butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, semua pasti kami penuhi," kata Gibran.</p><p>Gibran juga menanyakan keluhan yang dirasakan para pasien. Pemerintah, katanya, menjamin seluruh biaya pengobatan bakal ditanggung pemerintah hingga para siswa benar-benar sembuh.</p><p>"Tolong ini nanti Pak Gubernur, biayanya kita tanggung semua," katanya.</p><p>Menanggapi hal tersebut, Gubernur <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> langsung merespons dengan menanyakan kondisi anak kepada para orang tua siswa yang diduga mengalami keracunan MBG. Ia juga menugaskan Kepala Dinas Kesehatan dan pimpinan perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut.</p><p>Pemprov Sumut juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi psikologis siswa yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG. Langkah tersebut diperlukan karena pengalaman sakit yang dialami anak dapat memberikan dampak psikologis.</p><p>"Proses pemulihan para siswa tidak berhenti setelah mereka mendapatkan perawatan medis. Pemerintah tetap melakukan pendampingan untuk memastikan kondisi kesehatan dan psikologis mereka terus membaik," ucapnya.<hr></p><p>Salah seorang siswa yang mengalami dugaan keracunan MBG, SV, mengeluhkan sering mengalami sakit kepala, sesak, dan sakit perut. Pada Jumat (11/9/2026), ia menjalani pengobatan jalan di RS Efarina dengan biaya mandiri.</p><p>"Harapannya jaminan kesehatannya dipertanggungjawabkan. Memang kami milih jalur untuk berobat mandiri," ungkapnya.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran bersama Gubernur <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> juga menjenguk Agnesia Paruliana br Silitonga, salah seorang siswi yang menjadi korban dugaan keracunan Program MBG. Keduanya langsung melihat kondisi Agnesia yang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Amanda, Jalan Lintas Desa Korpri, Berastagi, Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>.</p><p>Gibran kembali memastikan proses perawatan medis serta ketersediaan obat-obatan bagi korban berjalan optimal. Ia juga menegaskan pemerintah akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban sehingga keluarga pasien tidak perlu mengkhawatirkan persoalan pembiayaan.</p><p>"Kita tadi sudah memastikan ini dengan Pak Gubernur untuk semua biaya akan ditangani oleh pemerintah. Kita juga memberikan opsi kepada keluarga apakah anak tersebut mau dirujuk, apakah dirawat di RS di Medan atau bisa juga di RS di Jakarta," ujar Gibran di lokasi.</p><p>Usai meninjau kondisi pasien serta berdialog dengan keluarga dan tim medis, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran bersama Gubernur <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> melanjutkan agenda dengan melaksanakan Salat Jumat bersama.</p><p>Setelah seluruh rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> selesai, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran dijadwalkan bertolak kembali ke Jakarta.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1306_Gubernur-Bobby-Bersama-Wapres-Pastikan-Pemulihan-Kesehatan-Siswa-yang-Diduga-Keracunan-MBG-di-Karo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86837/gubernur-bobby-bersama-wapres-pastikan-pemulihan-kesehatan-siswa-yang-diduga-keracunan-mbg-di-karo/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Karo</guid>
            <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 15:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Karo]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo, Sumater]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/gibran-rakabuming-raka/" target="_blank">Gibran Rakabuming Raka</a> melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (11/9/2026).</p><p>Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran dijadwalkan menjenguk sejumlah korban dugaan keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Berastagi.</p><p>Wapres Gibran bersama rombongan bertolak menuju Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> setelah sebelumnya berada di Hotel Grandika Setia Budi, Jalan Dr. Mansyur Nomor 169, Medan.</p><p>Wakil Gubernur (Wagub) Sumut <a href="https://www.beritasumut.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> menyambut kedatangan Wapres Gibran dan turut melepas rombongan menuju Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>.</p><p>Dalam kunjungannya, Wapres Gibran dijadwalkan mendatangi Rumah Sakit Evarina Etaham Berastagi untuk menjenguk salah seorang korban, Agnesia Br Silitonga.</p><p>Selanjutnya, Wapres Gibran dijadwalkan menuju Rumah Sakit Amanda Berastagi untuk menjenguk korban lainnya, Febiola Br Purba. Kunjungan tersebut juga untuk memastikan kondisi para korban sekaligus melihat secara langsung penanganan medis yang diberikan kepada mereka.</p><p>Sekitar pukul 08.10 WIB, Wagub <a href="https://www.beritasumut.com/tag/surya/" target="_blank">Surya</a> melepas rombongan Wapres meninggalkan hotel untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_3270_Wapres-RI-Gibran-Kunjungan-Kerja-ke-Karo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86836/wapres-ri-gibran-kunjungan-kerja-ke-karo/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pungli Sopir Truk dan Ancam Polisi Pakai Pisau, Pria di Sunggal Ditangkap</guid>
            <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 11:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pungli Sopir Truk dan Ancam Polisi Pakai Pisau, Pria di Sunggal Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Seorang pria berinisial W yang diduga kerap melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir truk ditangkap Unit Reskrim Pol]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Seorang pria berinisial W yang diduga kerap melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir truk ditangkap Unit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-sunggal/" target="_blank">Polsek Sunggal</a>.</p><p>Saat hendak diamankan, pria yang disebut merupakan residivis itu sempat melarikan diri dan mengancam petugas menggunakan pisau. W diamankan di kawasan permukiman warga di Jalan Kompos, Km 12, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.</p><p>Kanit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-sunggal/" target="_blank">Polsek Sunggal</a>, Iptu Wanter Simanungkalit mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat dan informasi yang beredar di media sosial terkait aksi pungli tersebut.</p><p>"Diamankan satu orang diduga melakukan pungli di Simpang Pos, Kecamatan Sunggal. Dari laporan masyarakat ataupun yang viral di media sosial, setiap harinya dia melakukan pungli dengan pemaksaan dan sangat meresahkan masyarakat," kata Wanter, Jumat (11/9/2026).</p><p>Saat hendak ditangkap, W sempat berusaha kabur. Petugas kemudian mengeluarkan tembakan peringatan agar tersangka menghentikan pelariannya.</p><p>Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan. W justru melakukan perlawanan dengan mengacungkan senjata tajam jenis pisau ke arah petugas.</p><p>Petugas terus mengejar hingga W tersudut di dinding sebuah rumah. Setelah mendapat peringatan keras akan dilakukan tindakan tegas, W akhirnya menyerahkan diri dan berhasil diamankan.</p><p>Menurut Wanter, aksi W selama ini telah meresahkan masyarakat, khususnya para sopir truk yang melintas di kawasan Simpang Kompos, Km 12, Jalan Medan-Binjai.</p><p>Pelaku diduga melakukan pungli dengan cara meminta uang secara paksa, bahkan disertai ancaman terhadap para sopir truk.</p><p>"Tersangka saat diamankan melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam," ujarnya.<hr></p><p>Wanter menambahkan, tersangka sebelumnya juga sempat melakukan pengancaman terhadap personel Bhabinkamtibmas menggunakan senjata tajam.</p><p>Polisi kini mengamankan W untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan aksi pungli dan perlawanan saat proses penangkapan.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6929_Pungli-Sopir-Truk-dan-Ancam-Polisi-Pakai-Pisau--Pria-di-Sunggal-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86841/pungli-sopir-truk-dan-ancam-polisi-pakai-pisau-pria-di-sunggal-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Pria Jual Sabu di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi</guid>
            <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 11:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Pria Jual Sabu di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pria penjual sabu. Keduanya ditangkap di Desa ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> menangkap dua pria penjual sabu. Keduanya ditangkap di Desa Dalu X A, Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/tanjung-morawa/" target="_blank">Tanjung Morawa</a>, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).</p><p>Kedua tersangka tersebut, yakni IS alias W (35), warga Desa Dalu X A, Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/tanjung-morawa/" target="_blank">Tanjung Morawa</a> dan AR (29), warga Jalan Pendidikan, Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/tanjung-morawa/" target="_blank">Tanjung Morawa</a>.</p><p>Penangkapan dilakukan, pada Rabu, 26 Agustus 2026. Polisi bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.</p><p>Kasat Reserse Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a>, Kompol Fery Kusnadi mengatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan penyelidikan di lokasi.</p><p>"Usai menerima informasi tentang keberadaan pelaku, personel Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan dan berhasil menyita barang bukti narkoba dari salah satu pelaku," ujar Fery, Jumat (11/9/2026).</p><p>Dari penangkapan tersebut, polisi menyita 15 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 2,20 gram dan ditemukan dari salah satu pria yang diamankan.</p><p>Kedua terduga pelaku kemudian diboyong ke Mapolresta Deli Serdang bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.</p><p>Polisi menyebut keduanya mengakui kepemilikan barang yang ditemukan petugas. Penyidik masih mendalami asal-usul sabu tersebut serta dugaan keterlibatan kedua pria itu dalam jaringan peredaran narkotika.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_5991_Dua-Pria-Jual-Sabu-di-Tanjung-Morawa-Ditangkap-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86840/dua-pria-jual-sabu-di-tanjung-morawa-ditangkap-polisi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selundupkan Sabu dalam Sepatu, Warga Aceh Ditangkap di Bandara Kualanamu</guid>
            <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selundupkan Sabu dalam Sepatu, Warga Aceh Ditangkap di Bandara Kualanamu]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap upaya penyelundupan narkoba modus dise]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Direktorat Reserse (Ditres) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap upaya penyelundupan narkoba modus diselipkan dalam sepatu di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bandara-internasional-kualanamu/" target="_blank">Bandara Internasional Kualanamu</a>. Seorang tersangka berinisial RS (24), warga Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> Utara, Provinsi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> ditangkap.</p><p>Direktur Ditres <a href="https://www.beritasumut.com/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a>, Kombes Pol Andy Arisandi menjelaskan, dari tersangka didapat barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 398.2 gram yang disembunyikan dalam sepatu yang digunakannya.</p><p>"Barang bukti itu didapat di dalam sepatu yang dipakai, yang bersangkutan seberat 398.2 gram sabu-sabu," jelas Kombes Pol Andy Arisandi, Jumat (11/9/2026).</p><p>Pengungkapan modus mengirimkan narkoba lewat bandara dilakukan, Rabu (2/9/2026) sekira pukul 23.45 WIB, setelah polisi mendapat informasi dari Aviation Security (Avsec) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bandara-internasional-kualanamu/" target="_blank">Bandara Internasional Kualanamu</a>, ada calon penumpang mencurigakan.</p><p>Kemudian personel Ditres <a href="https://www.beritasumut.com/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> datang ke lokasi, dan memeriksa tersangka RS, hingga ke sepatu warna biru merek Nike yang digunakan. Di dalam sepatu ditemukan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak empat bungkus.</p><p>Andy menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka, hendak berangkat dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bandara-internasional-kualanamu/" target="_blank">Bandara Internasional Kualanamu</a>, lalu transit ke Jakarta, dan lanjut ke Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).</p><p>Sedangkan sabu-sabu didapat dari seseorang berinisial M di Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> Utara. Tersangka diimingi akan memperoleh upah sebesar Rp5 juta, apabila berhasil mengantar sabu-sabu ke Lombok.</p><p>Hingga saat ini polisi masih memburu terduga pelaku lainnya, termasuk pemasok narkoba. Untuk tersangka dan barang bukti sudah diamankan di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a>.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_8184_Selundupkan-Sabu-dalam-Sepatu--Warga-Aceh-Ditangkap-di-Bandara-Kualanamu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86839/selundupkan-sabu-dalam-sepatu-warga-aceh-ditangkap-di-bandara-kualanamu/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, Empat Rumah dan Satu Sekolah Rusak</guid>
            <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, Empat Rumah dan Satu Sekolah Rusak]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, tepatnya depan Gereja GBKP Sibolangit, Kecamatan Sibolangit Kabupaten D]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, tepatnya depan Gereja GBKP <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sibolangit/" target="_blank">Sibolangit</a>, Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sibolangit/" target="_blank">Sibolangit</a> Kabupaten Deli Serdang, Kamis (10/9/2026) sekira pukul 05.30 WIB. Rem blong diduga sebagai penyebab kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tersebut.</p><p>Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni mobil boks kontainer Thermoking pelat nomor BK 8265 FP, truk Fuso pengangkut jagung pelat nomor BK 8836 EN dan Toyota Kijang Innova pelat nomor BK 858 WL.</p><p>Ketiga kendaraan tersebut melaju dari arah Berastagi menuju Medan. Dalam peristiwa tersebut, kendaraan yang terlibat kecelakaan akhirnya menabrak sejumlah bangunan dan kendaraan milik warga di sekitar lokasi.</p><p>"Kecelakaan mengakibatkan, sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, bangunan SD Masehi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sibolangit/" target="_blank">Sibolangit</a> dan dua unit kendaraan milik warga turut terdampak," ujar Kasat Lantas <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/akbp-sl-widodo/" target="_blank">AKBP SL Widodo</a>, Jumat (11/9/2026).</p><p>Kata dia, empat rumah warga yang dilaporkan mengalami kerusakan masing-masing milik Amin Gurusinga (61), Suranta Gurusinga (48), Linggem Gurusinga (74) dan Daniel Saruhu (61).</p><p><hr></p><p>"Keempat warga tersebut tercatat sebagai warga <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sibolangit/" target="_blank">Sibolangit</a> dan Desa Rumah Sumbul," ujar mantan Kabag Ops Polres Simalungun itu.</p><p>Sementara, dua kendaraan warga yang mengalami kerusakan, yakni mobil Ayla pelat nomor BK 1785 VX milik Amin Gurusinga serta mobil pikap Gran Max pelat nomor BK 8412 FC milik Linggem Gurusinga.</p><p>Benturan yang terjadi mengakibatkan sejumlah kendaraan dan bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan dan ringsek. Arus lalu lintas di Jalan Jamin Ginting juga mendapat perhatian petugas untuk mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan susulan.</p><p>Hingga kini, polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi serta penyebab kecelakaan beruntun tersebut.</p><p>"Dugaan sementara penyebab kecelakaan karena rem truk blong," ucap <a href="https://www.beritasumut.com/tag/akbp-sl-widodo/" target="_blank">AKBP SL Widodo</a>.</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_9165_Kecelakaan-Beruntun-di-Sibolangit--Empat-Rumah-dan-Satu-Sekolah-Rusak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86834/kecelakaan-beruntun-di-sibolangit-empat-rumah-dan-satu-sekolah-rusak/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Layangkan Surat, LPA Deli Serdang Desak Klarifikasi Penghentian MBG Balita</guid>
            <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 22:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Layangkan Surat, LPA Deli Serdang Desak Klarifikasi Penghentian MBG Balita]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Penghentian pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada seorang balita berusia empat tahun di Dusun II, Desa Denai Lama, Ke]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Penghentian pemberian <a href="https://www.beritasumut.com/tag/makan-bergizi-gratis/" target="_blank">Makan Bergizi Gratis</a> (MBG) kepada seorang balita berusia empat tahun di Dusun II, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, kini mendapat perhatian serius dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang, Kamis (10/9/2026).</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/lpa-deli-serdang/" target="_blank">LPA Deli Serdang</a> secara resmi melayangkan surat permohonan klarifikasi, verifikasi ulang, hingga pemulihan layanan MBG kepada pihak pengelola. Langkah tersebut menjadi bentuk pendampingan setelah orang tua balita mempersoalkan penghentian layanan yang sebelumnya telah diterima anak tersebut.</p><p>Surat bernomor 050/LPA-DS/IX/2026 tertanggal 10 September 2026 itu ditujukan kepada Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Durian, Yayasan Berkah Rezeki Bersama.</p><p>Surat yang ditandatangani Ketua <a href="https://www.beritasumut.com/tag/lpa-deli-serdang/" target="_blank">LPA Deli Serdang</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/junaidi-malik/" target="_blank">Junaidi Malik</a>, S.H. bersama Sekretaris Jendrial Siregar, S.H., juga ditembuskan kepada Camat Pantai Labu, Kepala UPT Puskesmas Pantai Labu, Kepala Desa Denai Lama, serta Koordinator PLKB Kecamatan Pantai Labu.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/lpa-deli-serdang/" target="_blank">LPA Deli Serdang</a> menyebut langkah pendampingan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Kuasa Khusus dari orang tua balita.</p><p>Dalam surat itu dijelaskan, secara faktual anak tersebut telah menetap di Dusun II Desa Denai Lama sejak dalam kandungan. Anak juga disebut aktif mengikuti pelayanan Posyandu di desa tersebut secara berkelanjutan.</p><p>Balita itu sebelumnya menerima manfaat MBG sejak 18 Mei 2026. Namun, pemberian MBG disebut berhenti sejak 17 Juni 2026.</p><p>Persoalan kemudian muncul ketika orang tua baru memperoleh informasi mengenai penghentian tersebut pada 22 Juni 2026, melalui pesan Facebook Messenger dari akun milik istri Kepala Dusun II.</p><p>Dalam pesan tersebut disebutkan adanya pendataan baru. Warga yang tidak berdomisili atau tidak memiliki KK Desa Denai Lama disebut tidak lagi mendapatkan MBG.</p><p>Di sinilah LPA mempertanyakan aspek transparansi dan mekanisme pengambilan keputusan. Sebab, menurut LPA, hingga surat permohonan klarifikasi dilayangkan, orang tua balita belum memperoleh keputusan tertulis maupun penjelasan resmi dari pihak SPPG mengenai alasan penghentian layanan, dasar aturan yang digunakan, serta hasil verifikasi data penerima manfaat.<hr></p><p>"Jika benar penghentian hanya didasarkan pada perbedaan dokumen administrasi, pertanyaan besarnya adalah bagaimana mekanisme verifikasi terhadap anak yang secara faktual tinggal, tumbuh, dan memperoleh pelayanan kesehatan di desa tersebut," ujarnya.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/lpa-deli-serdang/" target="_blank">LPA Deli Serdang</a> menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan pentingnya tertib administrasi maupun ketepatan sasaran program. Namun, administrasi semestinya tidak berhenti sebagai tembok birokrasi ketika berhadapan dengan kebutuhan gizi anak.</p><p>Dalam suratnya, LPA mengacu pada sejumlah regulasi terkait perlindungan anak, pelayanan publik, administrasi pemerintahan, serta pelaksanaan program gizi nasional.</p><p>Di antaranya UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah, UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, Perpres Nomor 83 Tahun 2024, Peraturan BGN Nomor 115 Tahun 2025, serta Juknis BGN Nomor 401.1 Tahun 2025.</p><p>Berangkat dari dasar tersebut, LPA meminta adanya pemeriksaan ulang agar tidak terjadi kesalahan dalam penentuan penerima manfaat. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/lpa-deli-serdang/" target="_blank">LPA Deli Serdang</a> menyampaikan delapan permohonan kepada pihak pengelola SPPG.</p><p>Pertama, meminta penjelasan tertulis mengenai alasan penghentian MBG, dasar aturan, serta dokumen verifikasi yang digunakan.</p><p>Kedua, meminta kejelasan kapasitas dan legitimasi pihak yang menyampaikan pemberitahuan mengenai penghentian layanan melalui media sosial.</p><p>Ketiga, mendorong verifikasi dan validasi ulang lintas instansi dengan melibatkan orang tua, SPPG, pemerintah desa, kader Posyandu, bidan desa, PLKB, serta UPT Puskesmas.</p><p>Keempat, memastikan apakah anak tersebut terdaftar pada SPPG lain, sehingga tidak terjadi persoalan penerimaan manfaat ganda.</p><p>Kelima, meminta agar domisili faktual dan riwayat pelayanan Posyandu turut dipertimbangkan dalam proses verifikasi tanpa mengabaikan keabsahan NIK dan KK.<hr></p><p>Keenam, meminta transparansi data, termasuk daftar penerima sebelum dan sesudah pendataan baru serta bukti perubahan data dalam SIPGN.</p><p>Ketujuh, LPA mengusulkan pemulihan sementara layanan MBG kepada anak selama proses koreksi dan verifikasi data berlangsung.</p><p>Kedelapan, LPA meminta forum klarifikasi tatap muka serta jawaban tertulis paling lambat tiga hari kerja sejak surat diterima.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/lpa-deli-serdang/" target="_blank">LPA Deli Serdang</a> menyatakan tetap mendukung tertib administrasi dan ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program MBG.</p><p>Namun, persoalan administrasi, menurut LPA, perlu diselesaikan melalui mekanisme verifikasi yang transparan dan tidak boleh serta-merta menghilangkan akses anak terhadap layanan gizi.</p><p>Kasus ini sekaligus memunculkan pertanyaan lebih luas mengenai fleksibilitas pelaksanaan program MBG di lapangan.</p><p>Ketika seorang anak telah tinggal di suatu desa, mengikuti pelayanan Posyandu, dan sebelumnya telah menerima MBG, apakah perubahan atau perbedaan administrasi kependudukan secara otomatis cukup menjadi alasan untuk menghentikan manfaat tersebut.</p><p>Pertanyaan itulah yang kini menunggu jawaban resmi dari pihak SPPG, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, maupun instansi terkait.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/lpa-deli-serdang/" target="_blank">LPA Deli Serdang</a> menegaskan, apabila persoalan tersebut tidak mendapatkan penyelesaian di tingkat lokal, pihaknya akan meneruskan permohonan tersebut kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dan instansi terkait lainnya.</p><p>"Langkah LPA ini diharapkan menjadi momentum evaluasi agar pelaksanaan program MBG tidak hanya tepat secara administrasi, tetapi juga benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak. Sebab, jangan sampai program yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi dan mendukung pencegahan stunting justru terhenti karena persoalan administrasi yang belum diverifikasi secara menyeluruh," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_3374_Layangkan-Surat--LPA-Deli-Serdang-Desak-Klarifikasi-Penghentian-MBG-Balita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86835/layangkan-surat-lpa-deli-serdang-desak-klarifikasi-penghentian-mbg-balita/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Ringkus Dua &quot;Spiderman&quot; Lompati 10 Rumah</guid>
            <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Ringkus Dua "Spiderman" Lompati 10 Rumah]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan meringkus dua Spiderman di Jalan Bilal, Kecamatan Medan Poloni]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> meringkus dua "Spiderman" di Jalan Bilal, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.</p><p>Dua "Spiderman" itu, merupakan target Polisi karena keduanya diketahui kerap menjual narkotika jenis sabu di lokasi penangkapan.</p><p>Penangkapan H (43) dan SS (34) dilakukan, Selasa (1/9/2026) siang, setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat. Keduanya diketahui merupakan pendatang dengan mengontrak salah satu rumah sejak Juli 2026.</p><p>Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas kemudian melakukan penggerebekan rumah yang ditempati keduanya. Namun, ternyata keduanya sudah menyiapkan jalur pelarian dengan menaiki atap rumah, dan berpindah ke atap rumah warga lainnya.</p><p>"Keduanya merupakan pengedar dan bandar. Saat petugas akan melakukan penangkapan, keduanya berupaya kabur dengan memanjat atap rumah yang jalur escapenya sudah mereka siapkan. Keduanya melompat dari satu atap rumah ke atap rumah yang lain sekitar 10 rumah bak &#039;spiderman&#039;," kata Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Kamis (10/9/2026).</p><p>Petugas bergerak cepat memanjat atap rumah warga, dan beberapa petugas lain mengepung sekeliling lokasi.</p><p>Keduanya berhasil diringkus di salah satu atap rumah warga yang berjarak sekitar 20 meter dari kontrakan mereka.</p><p>"Berkat kesigapan tim, keduanya kemudian kami ringkus. Kami temukan empat paket narkotika jenis sabu, sejumlah uang, timbangan elektrik, plastik pembungkus narkoba, dan dua unit handphone," terang Rafli.</p><p>Aktivitas pelaku diduga sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir, atau sejak mengontrak rumah di lokasi penangkapan. Keduanya yang merupakan bandar dan pengedar diduga kerap berpindah tempat dalam mengedarkan narkoba agar jejaknya sulit dideteksi polisi.</p><p>"Kami sedang mengejar pemasok narkoba kepada kedua pelaku," pungkas Rafli.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1573_Polrestabes-Medan-Ringkus-Dua--quot-Spiderman-quot--Lompati-10-Rumah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86833/polrestabes-medan-ringkus-dua-quotspidermanquot-lompati-10-rumah/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nekat Nyolong Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI, Maling ini &quot;Gol&quot; di Polsek Medan Area</guid>
            <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 21:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nekat Nyolong Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI, Maling ini "Gol" di Polsek Medan Area]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Area menangkap seorang pria Abdillah Syahputra (23), warga Kecamatan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a> menangkap seorang pria Abdillah Syahputra (23), warga Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, karena nekat mencuri mesin pompa air milik anggota TNI di Kompleks Citra Turi Indah, Kelurahan Binjai, Medan Denai.</p><p>"Pencurian itu dilakukan pelaku seorang diri," ujar Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, SIK, MH, Rabu (9/9/2026).</p><p>Kata dia, dalam aksinya tersangka memanfaatkan situasi yang sepi dengan merusak gembok pagar rumah dan mengambil mesin pompa air tersebut.</p><p>"Pelaku beraksi dengan merusak pagar dan mengambil mesin yang berada di pekarangan rumah korban," jelasnya.</p><p>Peristiwa itu diketahui korban setelah mengecek rekaman CCTV. Korban melihat pelaku beraksi seorang dia dengan cara merusak pagar rumahnya.</p><p>Pencurian itu kemudian dilaporkan korban ke kepolisian. Kanit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a>, Iptu Khairul Fajri langsung melakukan penyelidikan.</p><p>"Berbekal rekaman CCTV kita berhasil mengamankan pelaku, Sabtu (5/9/2026) dinihari lalu. Pelaku mengakui perbuatannya," sebut AKP M Ainul Yaqin.</p><p>Bersama tersangka turut disita barang bukti pakaian yang digunakan saat beraksi. Sedangkan mesin pompa air sudah dijual kepada pengepul barang bekas.</p><p>"Penadahnya masih dalam pengembangan. Mesin itu sudah dijual seharga Rp140 ribu," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_3136_Nekat-Nyolong-Mesin-Pompa-Air-Milik-Anggota-TNI--Maling-ini--quot-Gol-quot--di-Polsek-Medan-Area.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86832/nekat-nyolong-mesin-pompa-air-milik-anggota-tni-maling-ini-quotgolquot-di-polsek-medan-area/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Komplotan Rayap Besi Curi Kabel dari Kapal Kargo, Pelaku Diburu</guid>
            <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 20:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Komplotan Rayap Besi Curi Kabel dari Kapal Kargo, Pelaku Diburu]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Komplotan diduga rayap alias maling besi di kawasan Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, kembali beraksi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- <a href="https://www.beritasumut.com/tag/komplotan/" target="_blank">Komplotan</a> diduga rayap alias maling besi di kawasan Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, kembali beraksi.</p><p>Kali ini, delapan unit kabel reefer milik kapal kargo MV Wan Hai 101 yang sedang bersandar di Dermaga B Belawan New Container Terminal (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/bnct/" target="_blank">BNCT</a>) menjadi sasaran.</p><p>Atas kejadian pencurian kabel itu, Quick Response Team (QRT) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kodaeral-i/" target="_blank">Kodaeral I</a> bersama tim pengamanan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bnct/" target="_blank">BNCT</a> Belawan, bergerak mencari pelaku, Selasa (8/9/2026).</p><p>Kadispen <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kodaeral-i/" target="_blank">Kodaeral I</a>, Kolonel Wahyu Kurniawan menjelaskan, pencurian diketahui Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku diduga memanfaatkan situasi saat petugas jaga kapal atau waker lengah.</p><p>"Tak ingin terpantau patroli darat, para pelaku diduga menggunakan perahu motor dan mendekati lambung kapal dari arah laut," ujar Kolonel Wahyu Kurniawan, Rabu (9/9/2026).</p><p>Dari hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut, masing-masing berinisial B (36), I (29), dan M (36), yang diketahui berasal dari kawasan Kampung Nelayan Seberang.</p><p>"Namun, ketiganya masih dalam pencarian dan upaya penindakan lebih lanjut," kata Kolonel Wahyu.</p><p>Ia menjelaskan, pihaknya kemudian melakukan pengembangan dan menemukan seorang penadah berinisial W. Dari tangan W, petugas mengamankan barang bukti berupa kabel berbahan tembaga yang telah dipotong dan dibakar.</p><p>"Kabel tersebut diduga merupakan hasil pencurian dari kapal kargo tersebut," ungkap Kolonel Wahyu. </p><p>Sementara, pihak agen PT BBN telah mengganti seluruh material kabel yang hilang. Dengan demikian, kondisi kapal dan kegiatan operasional di kawasan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bnct/" target="_blank">BNCT</a> tetap berjalan aman dan terkendali.<hr></p><p>Wahyu mengatakan, pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan aktivitas pelayaran serta fasilitas pelabuhan, khususnya di wilayah perairan Belawan.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kodaeral-i/" target="_blank">Kodaeral I</a> juga akan memperkuat patroli sisi laut (sea patrol) di alur pelayaran Belawan, terutama pada jam-jam yang dinilai rawan.</p><p>Selain itu, koordinasi dengan KSOP Utama Belawan dan pihak terkait akan diperkuat untuk mengevaluasi penerapan serta kepatuhan terhadap International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code.</p><p>"Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah aksi pencurian kembali terjadi di kawasan pelabuhan dan perairan Belawan," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_8793_Komplotan-Rayap-Besi-Curi-Kabel-dari-Kapal-Kargo--Pelaku-Diburu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86831/komplotan-rayap-besi-curi-kabel-dari-kapal-kargo-pelaku-diburu/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sadis! Dua Centeng Kebun Tembak dan Bacok Terduga Maling Sawit hingga Tewas</guid>
            <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 09:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sadis! Dua Centeng Kebun Tembak dan Bacok Terduga Maling Sawit hingga Tewas]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Dua centeng kebun sawit di Dusun IV Lau Mulgap, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, ditangkap personel Satuan Reser]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Dua centeng kebun sawit di Dusun IV Lau Mulgap, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, ditangkap personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-langkat/" target="_blank">Polres Langkat</a> dan Unit Reskrim Polsek Kuala di dua lokasi dan waktu yang berbeda.</p><p>Kedua centeng kebun yang merupakan pelaku pembunuhan berencana terhadap Tosa Sembiring alias Pajak, petani berusia 55 tahun, warga Dusun IV Lau Mulgap, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Langkat tersebut, yakni Jenda Meriah Tarigan dan Sukmo Kujowo. Keduanya juga berasal dari Dusun IV Lau Mulgap, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Langkat.</p><p>Tersangka Jenda Meriah Tarigan (55) ditangkap di depan Rumah Sakit (RS) Indra, Pasar II, Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Langkat, pada Minggu, 5 September 2026, sekira pukul 22.00 WIB.</p><p>Sedangkan pelaku, Sukmo Kujowo (30) diringkus, pada Minggu, 6 September 2026, sekira pukul 18.30 WIB di Lingkungan V Bela Rakyat, Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Langkat.</p><p>Kapolres Langkat AKBP Hannry PH Tambunan didampingi Kepala Satreskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-langkat/" target="_blank">Polres Langkat</a>, AKP Ghulam Yanuar Lutfi dan Kapolsek Kuala, AKP Samsul Bahri kepada wartawan, Rabu (9/9/2026), mengungkapkan motif kedua pelaku menghabisi nyawa korban yakni sakit hati.</p><p>"Kedua pelaku ini sakit hati kepada korban yang diduga sering mencuri kelapa sawit di lahan milik Gunawan di Dusun IV Lau Mulgap. Kedua pelaku ini penjaga kebun sawit tersebut," ujar Hannry Tambunan.</p><p>Dari sakit hati itulah, sambungnya, lantas kedua pelaku berencana akan menghabisi korban. Pada Senin, 31 Agustus 2026, kedua pelaku menunggu korban di perladangan. Saat korban melintas, kedua pelaku langsung membacoknya dengan parang ke kepala, tangan dan tubuh korban.</p><p>"Pelaku juga menembakkan senapan angin ke tubuh korban, dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/tewas/" target="_blank">tewas</a> dengan kondisi mengenaskan di tempat kejadian perkara (TKP). Korban mengalami robek di kepala, tubuh dan tangan korban terputus," katanya.</p><p>Hannry menuturkan, pada Senin, 31 Agustus 2026, sekira pukul 09.30 WIB, pelaku Jenda Meriah Tarigan melihat buah sawit milik Gunawan yang dijaganya bersama Sukmo Kujowo, banyak yang hilang.</p><p>Sore harinya, pukul 15.45 WIB, melihat korban melintas di jalan mengendarai sepeda motor menggunakan along-along ke arah kebun sawit milik Gunawan.<hr></p><p>Pukul 16.00 WIB, Sukmo Kujowo dengan sepeda motornya datang ke rumah Jenda Meriah memberitahukan hal itu. Mendengar cerita tersebut, Jenda Meriah berkata kepada Sukmo Kujowo, "Kalau jumpa dia (korban) nanti kita hantam." Mendengar itu, Sukmo Kujowo pun mengiyakannya.</p><p>Di saat itu pula, Jenda Meriah mempersiapkan peralatanya, berupa senapan angin dan parang sepanjang 60 sentimeter. Begitu pula Sukmo Kujowo. Dia menyiapkan parangnya sepanjang 80 sentimeter yang diambil dari sepeda motornya. Selanjutnya, kedua pelaku berjalan menunju ladang milik Gunawan untuk mencari korban.</p><p>Setengah jam kemudian, pukul 16.30 WIB, keduanya mendengar suara sepeda motor menuju lokasi tersebut. Jenda Meriah dan Sukmo Kujowo langsung bersembunyi di balik pohon sawit. Ternyata yang datang itu adalah korban.</p><p>Saat korban melintas, Sukmo Kujowo langsung membacok kepala korban beberapa kali hingga terjatuh. Sukmo Kujowo sempat berujar kepada korban, "Kenapa masih kekgini (mencuri sawit), Kam?".</p><p>Korban berupaya bangkit dan berdiri hendak mengambil parang miliknya. Namun, pelaku Jenda Meriah langsung menembakkan senapan angin ke arah korban, sedangkan Sukmo Kujowo terus membacok korban ke arah kepalanya.</p><p>"Korban berusaha menghindar dengan berlari ke arah bawah, tapi kedua pelaku terus mengejar korban. Saat korban terjatuh, pelaku SK (Sukmo Kujowo) kembali membacok korban. Korban masih terus berusaha menghindar, dia bangkit dan berlari ke arah kebun milik Basri," ujar Hanry.</p><p>Seketika itu juga, kedua pelaku mengejar korban yang membuatnya kembali terjatuh. Melihat korban jatuh, pelaku Sukmo Kujow semakin membabi buta menyabetkan parangnya ke kepala, badan dan tangan korban hingga putus.</p><p>Setelah itu, kedua pelaku menunggu sekitar 20 menit untuk memastikan korban benar-benar <a href="https://www.beritasumut.com/tag/tewas/" target="_blank">tewas</a>. Selanjutnya, pelaku Sukmo Kujowo mengambil sepeda motor korban untuk diletakkan di dekat mayat korban. Lalu, kedua pelaku pulang ke rumah masing-masing.</p><p>Tiga hari berselang, Kamis, 3 September 2026, sekira pukul 12.30 WIB, petugas piket Polsek Kuala mendapat informasi dari masyarakat tentang penemuan jasad korban yang sudah mulai membusuk dan dikerubungi ulat. Untuk keperluan penyelidikan, petugas langsung mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara, Medan.</p><p>Dari situlah proses penyelidikan dilakukan dan akhirnya petugas menangkap kedua pelaku. Bersama keduanya, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Supra 125 tanpa pelat yang dilengkapi along-along warna hijau milik korban, celana pendek warna abu-abu milik korban, baju sweater lengan panjang milik korban, sepucuk senapan angin milik pelaku Jenda Meriah Tarigan.<hr></p><p>Selain itu, satu kotak peluru senapan angin merek Special Dome Elephan milik pelaku Jenda Meriah Tarigan, sebilah parang milik pelaku Jenda Meriah Tarigan, sebilah parang milik pelaku Sukmo Kujowo, sebilah parang bergagang besi sepanjang 1 meter milik korban, dan sehelai baju kaus memiliki bercak darah milik pelaku Sukmo Kujowo.</p><p>Hannry PH Tambunan merinci, tersangka Jenda Meriah Tarigan merupakan otak pelaku pembunuhan korban, sedangkan tersangka Sukmo Kujowo sebagai eksekutor.</p><p>"Tersangka JM (Jenda Meriah) sebagai otak pelaku sekaligus ikut melakukan pembacokan, dan tersangka SK (Sukmo Kujowo) sebagai eksekutor yang membacok korban di bagian kepala, badan dan memotong tangan kanan korban hingga meninggal dunia," sebutnya.</p><p>Akibat perbuatan itu, kedua pelaku dijerat Pasal 459 Jo Pasal 20 Huruf C Undang-Undang (UU) RI No 1 Tahun 2023 Tentang KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_835_Sadis--Dua-Centeng-Kebun-Tembak-dan-Bacok-Terduga-Maling-Sawit-hingga-Tewas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86829/sadis-dua-centeng-kebun-tembak-dan-bacok-terduga-maling-sawit-hingga-tewas/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Sukarame</guid>
            <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 13:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Sukarame]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seki]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- PT <a href="https://www.beritasumut.com/tag/agrinas-palma-nusantara/" target="_blank">Agrinas Palma Nusantara</a> (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah perkebunan melalui kegiatan sosial di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/desa-sukarame/" target="_blank">Desa Sukarame</a>, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut).</p><p>Kegiatan yang dipusatkan di Kantor <a href="https://www.beritasumut.com/tag/desa-sukarame/" target="_blank">Desa Sukarame</a> tersebut menghadirkan dua rangkaian kegiatan utama, yakni distribusi paket sembako melalui Program <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pasar-rakyat/" target="_blank">Pasar Rakyat</a> serta pengecekan kesehatan gratis bagi masyarakat.</p><p>Chief Region Officer wilayah Sumut-Aceh <a href="https://www.beritasumut.com/tag/agrinas-palma-nusantara/" target="_blank">Agrinas Palma Nusantara</a>, Sukarnoto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.</p><p>Program <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pasar-rakyat/" target="_blank">Pasar Rakyat</a> menjadi salah satu bentuk kepedulian <a href="https://www.beritasumut.com/tag/agrinas-palma-nusantara/" target="_blank">Agrinas Palma Nusantara</a> dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan lebih terjangkau. Sementara itu, layanan kesehatan gratis diberikan sebagai upaya mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.</p><p>&quot;Kami ingin kehadiran <a href="https://www.beritasumut.com/tag/agrinas-palma-nusantara/" target="_blank">Agrinas Palma Nusantara</a> tidak hanya dirasakan dalam aspek kegiatan usaha, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pasar-rakyat/" target="_blank">Pasar Rakyat</a> dan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan,&quot; ujar Sukarnoto.</p><p>Menurutnya, hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan operasional yang harmonis dan berkelanjutan.</p><p>&quot;Masyarakat merupakan bagian penting dari ekosistem di sekitar wilayah perkebunan. Karena itu, kami akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah desa serta masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan yang dapat didukung melalui program TJSL perusahaan,&quot; tambahnya.</p><p>Sementara itu, Kepala Divisi Humas dan TJSL <a href="https://www.beritasumut.com/tag/agrinas-palma-nusantara/" target="_blank">Agrinas Palma Nusantara</a>, Gatut Mukti, menegaskan pelaksanaan kegiatan sosial di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/desa-sukarame/" target="_blank">Desa Sukarame</a> merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan program TJSL memiliki manfaat yang nyata dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.</p><p>&quot;Program TJSL kami diarahkan agar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pasar-rakyat/" target="_blank">Pasar Rakyat</a> dan layanan kesehatan gratis merupakan bentuk kehadiran perusahaan yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,&quot; katanya.</p><p>Gatut menambahkan, pelaksanaan program di wilayah perkebunan juga menjadi momentum bagi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/agrinas-palma-nusantara/" target="_blank">Agrinas Palma Nusantara</a> untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat.<hr></p><p>&quot;Kami ingin membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar wilayah perkebunan. Dengan sinergi bersama pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap berbagai program sosial perusahaan ke depan dapat semakin tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih luas,&quot; ujarnya.</p><p>Sebagai bagian dari upaya membangun manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/agrinas-palma-nusantara/" target="_blank">Agrinas Palma Nusantara</a> sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan dua Koperasi Desa dalam kegiatan pemeliharaan tanaman, panen, hingga pengangkutan hasil perkebunan. Selain itu, pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui pemberian kesempatan kerja kepada eks karyawan PT Grahadura Leidong Prima serta masyarakat <a href="https://www.beritasumut.com/tag/desa-sukarame/" target="_blank">Desa Sukarame</a>.</p><p>Melalui kegiatan ini, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/agrinas-palma-nusantara/" target="_blank">Agrinas Palma Nusantara</a> menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah perkebunan, sejalan dengan semangat perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dan membangun keberlanjutan di wilayah operasionalnya.</p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Kualuh Hulu, Kepala <a href="https://www.beritasumut.com/tag/desa-sukarame/" target="_blank">Desa Sukarame</a>, Kepala <a href="https://www.beritasumut.com/tag/desa-sukarame/" target="_blank">Desa Sukarame</a> Baru, Wakapolsek Kualuh Hulu, Danramil 01/Aek Kanopan,  Kepala Puskesmas Sukarame, serta jajaran pimpinan dan karyawan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/agrinas-palma-nusantara/" target="_blank">Agrinas Palma Nusantara</a>.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_7194_Agrinas-Palma-Nusantara-Gelar-Pasar-Rakyat-dan-Layanan-Kesehatan-Gratis-di-Desa-Sukarame.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/ekonomi/86827/agrinas-palma-nusantara-gelar-pasar-rakyat-dan-layanan-kesehatan-gratis-di-desa-sukarame/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Lepas Kafilah Sumut ke MTQ Nasional 2026 di Semarang</guid>
            <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 09:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Lepas Kafilah Sumut ke MTQ Nasional 2026 di Semarang]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melepas 90 kontingen kafilah Sumut yang akan berlaga pada Musa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melepas 90 kontingen kafilah Sumut yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur&#039;an (MTQ) Nasional ke-31 Tahun 2026 di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/semarang/" target="_blank">Semarang</a>, Jawa Tengah.</p><p>Kontingen Sumut ditargetkan mampu meningkatkan prestasi dengan menembus empat besar nasional, setelah pada MTQ Nasional 2024 di Kalimantan Timur berada di peringkat kedelapan.</p><p>Pelepasan kontingen tersebut berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman No 41 Medan, Selasa (8/9/2026). Kontingen Sumut terdiri dari 56 peserta/kafilah, 25 orang ofisial, dan sembilan pelatih, yang dijadwalkan bertolak menuju Jawa Tengah pada Jumat mendatang.</p><p>Dalam arahannya, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> menegaskan keikutsertaan Sumut pada ajang keagamaan tingkat nasional tersebut tidak semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga membawa misi spiritual bagi daerah dan bangsa.</p><p>"Di tengah bencana alam yang melanda beberapa wilayah bangsa kita hari ini, mudah-mudahan dengan lantunan ayat suci Al-Qur&#039;an dari MTQ Nasional ke-31 ini, suasana Indonesia menjadi adem, tentram, dan dijauhkan dari marabahaya. Khususnya bagi Sumatera Utara, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dan menjadi provinsi yang berkah," ujar Bobby.</p><p>Terkait target prestasi, Gubernur menantang Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur&#039;an (LPTQ) Sumut untuk meningkatkan peringkat daerah secara signifikan dibandingkan capaian pada MTQ Nasional 2024 di Kalimantan Timur.</p><p>"Pada tahun 2024 kita meraih peringkat ke-8. Jika ada peningkatan 4 hingga 5 tingkat, harapan kita tahun ini Sumut bisa menembus posisi 4 besar nasional," tegasnya.</p><p>Bobby juga menyampaikan apresiasi atas kelulusan salah satu qari terbaik asal Sumut yang dijadwalkan mewakili Indonesia pada MTQ tingkat internasional di Kroasia pada akhir September 2026.</p><p>Sementara itu, Ketua Kafilah MTQ Sumut, M Yasir Tanjung, melaporkan persiapan teknis kontingen telah mencapai 90%. Ia memastikan seluruh kafilah siap memberikan penampilan terbaik dan bertanding secara maksimal.</p><p>"Target capaian kita pada <a href="https://www.beritasumut.com/tag/mtq-nasional-2026/" target="_blank">MTQ Nasional 2026</a> di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/semarang/" target="_blank">Semarang</a> ini adalah menembus posisi 5 atau 4 besar nasional, melampaui raihan posisi ke-8 pada tahun 2024 lalu. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sumatera Utara agar seluruh rangkaian perjalanan dan pertandingan berjalan lancar," pungkas Yasir.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_7819_Bobby-Nasution-Lepas-Kafilah-Sumut-ke-MTQ-Nasional-2026-di-Semarang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86830/bobby-nasution-lepas-kafilah-sumut-ke-mtq-nasional-2026-di-semarang/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korsel Beri Manfaat Nyata</guid>
            <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 09:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korsel Beri Manfaat Nyata]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution optimis kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) di bidang ke]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution optimis kerja sama dengan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> (Korsel) di bidang kesehatan akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.</p><p>Kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan rumah sakit sekaligus memperkuat daya tarik Sumut di sektor kesehatan.</p><p>Hal itu disampaikan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> dalam pertemuannya dengan Duta Besar <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> untuk Indonesia, Yoon Soongu, beserta rombongan di ruang kerja Gubernur, Lantai 10 Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan.</p><p>Pertemuan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> pada Selasa (8/9/2026) malam.</p><p>"Kami sangat menyambut baik kedatangan rombongan dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> untuk memperkuat kerja sama ini, di bidang kesehatan. Seperti juga Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto menjadikan sektor kesehatan sebagai satu dari sekian program prioritas nasional. Kami juga di Sumatera Utara melakukan hal yang sama," ujar Gubernur <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a>.</p><p>Menurut Bobby, target nasional hingga 2029 adalah memastikan setiap kabupaten/kota memiliki rumah sakit yang memadai. Peningkatan fasilitas juga dilakukan hingga tingkat kecamatan melalui puskesmas, sehingga masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota tetap mendapatkan layanan kesehatan berkualitas, termasuk pelayanan rawat inap.</p><p>"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah memulai program peningkatan fasilitas Puskesmas sejak 2026 dan akan terus dikembangkan. Kami juga mendorong pembangunan RS daerah (RSUD) bagi (daerah) yang belum memiliki rumah sakit, dengan bantuan keuangan," sebutnya.</p><p>Selain pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan, Pemprov Sumut juga memberikan perhatian terhadap rumah sakit yang telah ada, khususnya dari sisi fasilitas, pelayanan, dan sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut sejalan dengan rencana atau inisiasi Pemprov Sumut untuk mengembangkan kawasan kesehatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.</p><p>"Sumatera Utara memiliki RS Haji, RS Jiwa, RS Mata dan Paru. Dan kami ingin seluruh fasilitas tersebut terus dikembangkan agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik," jelas Gubernur <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a>.</p><p>Bobby mengatakan, kerja sama di bidang kesehatan dengan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> tersebut merupakan salah satu inisiatif yang telah lama didorong Pemprov Sumut. Sejak awal menjabat sebagai gubernur hingga saat ini, sejumlah pembahasan terkait kerja sama tersebut telah dilakukan.<hr></p><p>Karena itu, Bobby berharap implementasi kerja sama dilakukan secara transparan dan terhindar dari isu negatif, termasuk dugaan korupsi.</p><p>"Kami berharap kerja sama ini menjadi contoh yang baik, serta ber<a href="https://www.beritasumut.com/tag/manfaat-nyata/" target="_blank">manfaat nyata</a> bagi masyaraat. Untuk itu sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada Duta Besar <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> dan rombongan karena telah hadir membawa pihak RS untuk menjembatani dua belah pihak," kata Bobby.</p><p>Sementara itu, Duta Besar <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> untuk Indonesia, Yoon Soongu, menyampaikan negaranya memiliki komitmen untuk membantu negara-negara berkembang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai skema, termasuk pinjaman maupun bantuan lainnya, serta investasi di Indonesia.</p><p>"Targetnya, kerja sama ini dapat terus bersinergi dan segera diwujudkan dalam bentuk proyek nyata. Kami juga berharap langkahnya berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.</p><p>Pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU terkait pembangunan bidang kesehatan di Sumatera Utara.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2367_Gubernur-Bobby-Optimis-Kerja-Sama-Kesehatan-dengan-Korsel-Beri-Manfaat-Nyata.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86828/gubernur-bobby-optimis-kerja-sama-kesehatan-dengan-korsel-beri-manfaat-nyata/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir di Jalan Letda Sujono Dimulai 2027</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 19:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir di Jalan Letda Sujono Dimulai 2027]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan penanganan banjir di kawasan Jalan Letda Sujono, Ko]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan penanganan banjir di kawasan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jalan-letda-sujono/" target="_blank">Jalan Letda Sujono</a>, Kota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, akan dianggarkan dan mulai dikerjakan pada awal 2027.</p><p>Program tersebut akan melibatkan Pemerintah Kota (Pemko) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dengan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.</p><p>Kepastian itu disampaikan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> saat meninjau kawasan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jalan-letda-sujono/" target="_blank">Jalan Letda Sujono</a> yang kerap tergenang saat hujan deras. Dalam peninjauan tersebut, Bobby berdiskusi bersama Wakil Walikota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/zakiyuddin-harahap/" target="_blank">Zakiyuddin Harahap</a> dan pihak Balai Jalan Kementerian PU di bawah jalur Tol Belmera untuk membahas langkah penanganan banjir secara komprehensif.</p><p>Bobby mengatakan, Pemprov Sumut memberikan perhatian terhadap kondisi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jalan-letda-sujono/" target="_blank">Jalan Letda Sujono</a> yang merupakan salah satu akses masuk ke Kota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dari berbagai daerah melalui Gerbang Tol Belmera. Karena itu, diperlukan pembagian tugas dan penanganan terpadu agar persoalan banjir di kawasan tersebut dapat segera diatasi.</p><p>"Ini kan ada jalan nasional, karenanya ada pihak Kementerian PU yang ikut. Jadi untuk ini, ada pembagian tugas, dimana jalur drainase itu ranahnya Balai Jalan, dan nanti di ujung akan dibangun kolam retensi di bibir sungai. Panjangnya itu sekitar 1,7 Km dari lokasi jalan yang tergenang (banjir)," ujar Gubernur <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> saat meninjau lokasi rawan banjir di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jalan-letda-sujono/" target="_blank">Jalan Letda Sujono</a>, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Selasa (8/9/2026).</p><p>Untuk pembangunan kolam retensi, Bobby memastikan Pemko <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> telah melakukan proses pembebasan lahan milik warga pada tahun ini. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan kolam retensi sehingga pengerjaannya bisa dimulai pada awal 2027.</p><p>"Kami tadi hanya meyakinkan saja, kalau memang dari Pemko <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> belum menganggarkan, biar dari Pemprov. Tetapi dari Pemko menyanggupinya. Maka kami minta prosesnya dipercepat, karena disainnya sudah ada," sebut Bobby.</p><p>Selain <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jalan-letda-sujono/" target="_blank">Jalan Letda Sujono</a>, Bobby juga menyoroti persoalan banjir di kawasan Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Johor, khususnya Jalan Eka Warni. Penanganan kawasan tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemprov Sumut dan Pemko <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>"Dari Pemprov Sumut itu akan bangun sodetan (pembuatan saluran air atau terowongan buatan untuk membelokkan sebagian aliran air sungai ke jalur lain guna mengurangi risiko banjir di daerah hilir). Dan Pemko <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> membangun jalannya," katanya.</p><p>Sementara itu, Wakil Walikota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/zakiyuddin-harahap/" target="_blank">Zakiyuddin Harahap</a> mengapresiasi perhatian <a href="https://www.beritasumut.com/tag/gubernur-sumut/" target="_blank">Gubernur Sumut</a> terhadap persoalan banjir di kawasan tersebut. Pemko <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> memastikan akan melakukan pembebasan lahan warga yang dibutuhkan untuk pembangunan kolam retensi.<hr></p><p>"InsyaAllah kita akan membebaskan lahan dulu untuk bisa membangun kolam retensinya. Sejauh ini kita akan ikuti prosedur, dan sedang negosiasi dengan pemilik lahan," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6802_Gubernur-Bobby-Pastikan-Penanganan-Banjir-di-Jalan-Letda-Sujono-Dimulai-2027.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86825/gubernur-bobby-pastikan-penanganan-banjir-di-jalan-letda-sujono-dimulai-2027/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polsek Medan Area Kembali Tangkap Maling di Gudang Ekspedisi</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 18:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polsek Medan Area Kembali Tangkap Maling di Gudang Ekspedisi]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Area kembali menangkap seorang pria karena terlibat aksi pencurian di]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a> kembali menangkap seorang pria karena terlibat aksi pencurian di gudang eksepsi Elsa Jaya Expres Jalan Raya Menteng Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara.</p><p>Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin menjelaskan, kali ini pihaknya menangkap tersangka atas nama Heri Handoko alias Koko (45), warga Jalan Raya Menteng Gang Anda Pasar Merah Timur Medan Area.</p><p>"Kita kembali menangkap seorang tersangka kasus pencurian di gudang Ekspedisi Elsa Jaya Expres. Tersangka Koko kita tangkap di salah satu kafe Jalan Menteng Raya, pada 1 September 2026 lalu," ujar AKP M Ainul Yaqin didampingi Kanit Reskrim, Iptu Khairul Fajri, Senin (7/9/2026).</p><p>Kepada penyidik, tersangka Koko mengaku ikut terlibat dalam pencurian di gudang Ekspedisi Elsa Jaya di Raya Menteng Pasar Merah, No.109, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area.</p><p>"Tersangka mengaku berperan menampung barang curian di balik tembok pagar gudang," ungkap Ainul Yaqin.</p><p>Tersangka Koko juga berperan menjual dua pasang sepatu hasil curian dari gudang tersebut seharga Rp200 ribu dan mendapat imbalan Rp50 ribu.</p><p>Dia juga ikut menjual hasil curian power steering ke botot dan mendapat imbalan Rp50 ribu. Dia juga ikut serta membawa TV hasil curian dijual seharga Rp1,3 juta dan mendapat imbalan sebesar Rp150 ribu. Tersangka merupakan penjahat kambuhan yang pernah dihukum.</p><p>"Tersangka mengakui uang hasil penjualan barang curian yang diterimanya digunakan untuk membeli narkoba. Dia merupakan residivis yang pernah dihukum 1,8 tahun dalam kasus pencurian pada 2020," pungkas Yaqin.</p><p>Sebelumnya, Unit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a> telah mengungkap peristiwa pencurian di gudang Expedisi CV Elsa Jaya Expres Jalan Raya Menteng, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area yang terjadi, pada Senin, 17 Agustus 2026.</p><p>Seorang tersangka yang merupakan karyawan perusahaan pengiriman barang itu ditangkap, sedangkan dua pelaku lagi masih dalam pengejaran.<hr></p><p>"Aksi pencurian itu dilakukan aeorang karyawan perusahaan expedisi bersama dua pelaku lagi yang masih dalam pengejaran kita (DPO)," terang Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, pada Jumat, 21 Agustus 2026.</p><p>Dijelaskannya, pencurian itu diketahui setelah penanggungjawab gudang, Fernando Harun Atventus (31), warga Jalan Marindal, Pasar V, Gang Pendidikan, Kecamatan Deli Tua, masuk dan mengecek tempatnya bekerja, pada Selasa, 18 Agustus 2026.</p><p>Dia melihat sejumlah barang seperti satu unit televisi 55 inci, satu unit laptop, dua sepatu safety, satu unit stiur mobil Trinton, satu catrik Trinton dan satu Powerstering Triton telah raib.</p><p>Pelapor sempet bertanya kepada karyawan lainnya, namun tidak ada yang mengaku mengetahui barang-barang yang hilang tersebut.</p><p>Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Kanit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a>, Iptu Khairul Fajri bersama anggotanya segera melakukan penyelidikan, memeriksa rekaman CCTV di Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p><p>"Kita curiga melihat gelagat tersangka Irfan Syahputra (20), warga Kampung Air Teluk Kiri, Desa Air Batu Kabupaten Asahan, sehingga langsung kita tangkap di pinggir jalan depan gudang Expedisi Elsa Jaya Expres Jalan Raya Menteng pada Kamis (20/8/2026) dinihari lalu," jelas Yaqin.</p><p>Bersama tersangka disita barang bukti benda yang dibeli dari uang penjualan hasil curian, yakni tiga celana pendek, dua celana panjang dan sehelai baju kaos.</p><p>"Tersangka mengakui perbuatannya dilakukan bersama dua temannya dan barang curiannya sudah dijual. Tersangka mendapat bagian Rp1 juta," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_3886_Polsek-Medan-Area-Kembali-Tangkap-Maling-di-Gudang-Ekspedisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86824/polsek-medan-area-kembali-tangkap-maling-di-gudang-ekspedisi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Bekuk Pengedar, Bandar, hingga Pemilik Gudang Narkoba Lintas Kabupaten</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 18:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Bekuk Pengedar, Bandar, hingga Pemilik Gudang Narkoba Lintas Kabupaten]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Tiga pria diamankan dalam d]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Tiga pria diamankan dalam dua operasi berbeda di kawasan Kampung Lalang, Kecamatan Medan Sunggal dan kawasan Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, pada Rabu, 19 Agustus 2026 malam.</p><p>Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha menerangkan, ketiga pria itu adalah MH (36), warga Medan Sunggal, IU (37) warga Hamparan Perak, dan AF (26), warga Medan Selayang, merupakan sindikat narkoba jaringan lintas kabupaten.</p><p>Ketiganya ditangkap di dua tempat berbeda, yakni MH dan IU kawasan Kampung Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, sedangkan AF ditangkap di kawasan Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal.</p><p>"Pengungkapan ini berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada kami. Awalnya, kami meringkus MH dan IU yang merupakan pengedar dengan barang bukti 50,7 gram sabu, uang hasil penjualan narkoba sebesar Rp3 juta, handphone dan sepeda motor," ujarnya kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).</p><p>Usai menangkap MH dan IU, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan meringkus AF yang merupakan bandar sekaligus pemilik gudang penyimpanan narkoba.</p><p>Bandar dan pemilik gudang itu diringkus di rumahnya Jalan Bandar Meria, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.</p><p>"Setelah menangkap dua pengedar, kami kemudian meringkus bandarnya yang juga sekaligus pemilik gudang. Dari rumah pelaku, kami menyita sabu seberat 377,1 gram, tiga timbangan elektrik, dua unit handphone, dan uang hasil penjualan narkoba sebesar Rp4.850.000," tambah Rafli.</p><p>Dalam praktik bisnis haram itu ketiganya diketahui sudah cukup lama menjalankan bisnis narkoba, yakni dalam kurun waktu enam bulan terakhir.</p><p>Petugas kini sedang mengejar pelaku lain yang terlibat dalam jaringan para pelaku, untuk mengungkap pelaku-pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.</p><p>"Kami masih kembangkan kasus ini, kami duga para pelaku ini sindikat yang cukup besar. Kami pastikan tidak akan ada yang lolos, pasti akan kami ungkap," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_270_Polrestabes-Medan-Bekuk-Pengedar--Bandar--hingga-Pemilik-Gudang-Narkoba-Lintas-Kabupaten.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86823/polrestabes-medan-bekuk-pengedar-bandar-hingga-pemilik-gudang-narkoba-lintas-kabupaten/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadi Agen Sabu, Perantau Asal Riau Ditangkap Polisi di Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 17:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadi Agen Sabu, Perantau Asal Riau Ditangkap Polisi di Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Merantau ke Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, bukannya mencari pekerjaan halal, malah terjun ke dalam bisnis gelap pe]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Merantau ke Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, bukannya mencari pekerjaan halal, malah terjun ke dalam bisnis gelap peredaran narkoba. Alhasil, M alias Mamat (34), asal Rokan Hilir, Provinsi Riau, diamankan personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a>.</p><p>Dia ditangka karena menjadi pengedar sabu di wilayah Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang. Mamat yang selama ini tinggal di Desa Batang Jambu, Dusun V, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang tersebut diamankan polisi, pada Sabtu, 29 Agustus 2026 lalu.</p><p>Dari pelaku, petugas mengamankan empat plastik klip berisi sabu seberat bruto 3,86 gram. Selain sabu, polisi turut menyita satu unit handphone Android, satu buah sekop plastik, dan satu blok plastik klip kosong.</p><p>Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a>, Kompol Ferry Kusnadi kepada wartawan, Selasa (8/9/2026), mengungkapkan dari hasil penyelidikan yang dilakukan, pelaku diketahui menjalankan aktivitasnya sebagai agen sabu dan memperoleh keuntungan sekitar Rp300 ribu per hari.</p><p>Setelah diamankan, Mamat bersama seluruh barang bukti dibawa ke Mapolresta Deli Serdang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.</p><p>"Jangan rusak warga Deli Serdang. Ingat, gerakan kami adalah bayangan dan ingat, hari apes tidak pernah ada di kalender," tegasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1692_Jadi-Agen-Sabu--Perantau-Asal-Riau-Ditangkap-Polisi-di-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86822/jadi-agen-sabu-perantau-asal-riau-ditangkap-polisi-di-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PT TSI Gugat Bank Mandiri soal 54 Cek Diduga Palsu, OJK Sumut Diminta Buka Suara</guid>
            <pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PT TSI Gugat Bank Mandiri soal 54 Cek Diduga Palsu, OJK Sumut Diminta Buka Suara]]></title>
            <description><![CDATA[OJK Sumut diminta menjelaskan dugaan pelanggaran SOP Bank Mandiri dalam pencairan 54 cek yang dipersoalkan PT Toba Surimi Industries.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a>-</b>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara diminta memberikan penjelasan terkait gugatan<a href="https://www.beritasumut.com/tag/-pt-toba-surimi-industries/" target="_blank"> PT Toba Surimi Industries</a> (PT TSI) terhadap Bank Mandiri yang saat ini bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Perkara tersebut menyoroti dugaan pelanggaran prosedur operasional standar (SOP) perbankan dalam transaksi yang disebut melibatkan 54 cek yang dipersoalkan keabsahannya.</p><p></p><p>Gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri tersebut terdaftar di PN Medan dengan Nomor Perkara 879/Pdt.G/2026/PN Mdn.</p><p>Perkara ini menjadi sorotan karena pihak PT TSI mendalilkan adanya transaksi perbankan yang menyebabkan kerugian finansial dalam jumlah besar. Salah satu pokok persoalan yang dipersoalkan dalam gugatan adalah dugaan pencairan 54 cek yang disebut menggunakan tanda tangan palsu.</p><p><b>54 Cek Dipersoalkan, SOP Bank Dipertanyakan</b></p><p>Dalam materi gugatannya, PT TSI mendalilkan bahwa pencairan 54 cek tersebut dilakukan tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada direktur perusahaan sebagai nasabah. Selain itu, PT TSI juga mempersoalkan dugaan tidak dilakukannya pemeriksaan terhadap spesimen tanda tangan sebelum cek dicairkan.</p><p>Tak hanya itu, mekanisme pencairan juga menjadi sorotan. PT TSI menyebut rekening tersebut merupakan rekening <i>Kredit Modal Kerja (KMK) revolving</i> , sehingga menurut dalil penggugat, dana seharusnya dipindahbukukan ke rekening debitur atau rekening yang memiliki hubungan atau afiliasi dengan PT TSI.</p><p>Namun, menurut PT TSI, pencairan justru dilakukan secara tunai. Dana tersebut kemudian disebut disetorkan ke *tujuh perusahaan yang menurut penggugat tidak memiliki hubungan dengan PT TSI.</p><p>Dalil-dalil tersebut kemudian menjadi dasar PT TSI untuk mempertanyakan bagaimana proses verifikasi dan pengawasan internal Bank Mandiri dilakukan hingga transaksi tersebut dapat terjadi.</p><p>Jika dalil tersebut nantinya terbukti di persidangan, persoalan tersebut tentu menjadi pertanyaan serius mengenai penerapan SOP dan mekanisme pengamanan transaksi perbankan.<hr></p><p><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/ojk-sumut/" target="_blank">OJK Sumut</a> Diminta Tidak Diam</b></p><p>Di tengah bergulirnya perkara tersebut, sorotan juga diarahkan kepada OJK Provinsi Sumatera Utara sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan terhadap sektor jasa keuangan.</p><p>Awak media sebelumnya telah berupaya meminta keterangan resmi kepada <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ojk-sumut/" target="_blank">OJK Sumut</a> mengenai persoalan yang dipersoalkan PT TSI. Namun, hingga berita ini diterbitkan, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ojk-sumut/" target="_blank">OJK Sumut</a> belum memberikan penjelasan substantif mengenai aspek pengawasan maupun dugaan persoalan prosedur perbankan yang menjadi materi gugatan.</p><p>Sikap tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah perhatian publik terhadap perkara ini.</p><p>Jika benar terdapat dugaan transaksi yang dilakukan tanpa verifikasi sebagaimana didalilkan penggugat, bagaimana pengawasan terhadap penerapan SOP perbankan dijalankan?.</p><p>Publik juga berkepentingan mengetahui sejauh mana mekanisme perlindungan nasabah dan pengawasan terhadap pelaksanaan prosedur transaksi perbankan diterapkan dalam kasus tersebut.</p><p>Terlebih, PT TSI merupakan nasabah bank yang dalam perkara ini mempersoalkan transaksi yang diduga dilakukan tanpa persetujuan atau verifikasi sebagaimana mestinya.</p><p>Karena itu, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ojk-sumut/" target="_blank">OJK Sumut</a> diharapkan dapat memberikan penjelasan secara transparan mengenai ranah pengawasan OJK, mekanisme pemeriksaan apabila terdapat laporan atau pengaduan nasabah, serta langkah yang dapat dilakukan regulator apabila ditemukan indikasi pelanggaran prosedur perbankan.</p><p><b>Bank Mandiri Berhak Memberikan Klarifikasi</b></p><p>Di sisi lain, seluruh tudingan mengenai dugaan pelanggaran SOP maupun pencairan cek yang dipersoalkan tersebut masih merupakan dalil pihak PT TSI dalam gugatan dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum yang telah terbukti.<hr></p><p>Bank Mandiri memiliki hak untuk memberikan klarifikasi, bantahan, serta pembelaan dalam proses persidangan.</p><p>Dengan demikian, pembuktian mengenai apakah benar terjadi pelanggaran prosedur, kelalaian dalam verifikasi, atau persoalan lain sebagaimana didalilkan PT TSI akan bergantung pada alat bukti dan proses pemeriksaan di pengadilan.</p><p>Namun demikian, perkara ini tetap penting mendapat perhatian karena menyangkut keamanan transaksi nasabah, penerapan SOP perbankan, serta fungsi pengawasan regulator terhadap industri perbankan.</p><p>Hingga berita ini diterbitkan, awak media, Selasa (8/9/2026) masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ojk-sumut/" target="_blank">OJK Sumut</a> maupun Bank Mandiri terkait perkara tersebut. Perkembangan selanjutnya akan mengikuti proses persidangan di PN Medan.</p><p>(BS04)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260908_145803_377.sdocx--><b></p><p></b></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_4484_PT-TSI-Gugat-Bank-Mandiri-soal-54-Cek-Diduga-Palsu--OJK-Sumut-Diminta-Buka-Suara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/Berita/86821/pt-tsi-gugat-bank-mandiri-soal-54-cek-diduga-palsu-ojk-sumut-diminta-buka-suara/</link>
            <author><![CDATA[herman]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>