<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.beritasumut.com/</link>
        <description>Portal Berita Sumatera Utara</description>
        <lastBuildDate>Mon, 21 Sep 2026 00:33:50 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Operator Judol Bawa 100 Pcs Pod Getar dari Kamboja Ditangkap di Medan</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 20:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Operator Judol Bawa 100 Pcs Pod Getar dari Kamboja Ditangkap di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang pria di salah satu perumahan mewah Jalan Asram]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> meringkus seorang pria di salah satu perumahan mewah Jalan Asrama, Medan, Sumatera Utara, Senin (14/9/2026) malam.</p><p>Pria yang berprofesi sebagai disc jockey (DJ) dan baru pulang dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kamboja/" target="_blank">Kamboja</a> sebagai operator judi online (judol) itu <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ditangkap/" target="_blank">ditangkap</a> karena nekat nyambi kurir 100 pcs pod getar.</p><p>Kasatres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Minggu (20/9/2026), menjelaskan tersangka RM (33) warga Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ditangkap/" target="_blank">ditangkap</a> setelah polisi mendapat informasi akan adanya transaksi narkoba di sebuah warung dalam perumahan mewah kawasan Medan Sunggal.</p><p>Personel Unit 1 Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> kemudian melakukan penyelidikan dan meringkus pelaku, yang saat itu sempat berupaya melarikan diri menggunakan sepeda motor.</p><p>"Pelaku ini merupakan DJ. Pelaku juga baru kembali dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kamboja/" target="_blank">Kamboja</a> menjadi operator judi online. Saat kami tangkap di dalam perumahan kawasan Medan Sunggal, pelaku mencoba melarikan diri dengan sepeda motor, namun tim berhasil tangkap persis di gerbang perumahan," jelas Rafli.</p><p>Saat <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ditangkap/" target="_blank">ditangkap</a>, petugas menemukan 100 pcs pod getar tersimpan dalam sebuah plastik, dan terbagi di dua merek pod getar berbeda. Sebanyak 60 pcs pod getar bermerek Batman, sedangkan sisanya bermerek Yakuza.</p><p>"Ada dua merek berbeda yang kami sita dari pelaku, 60 pcs merek Batman dan 40 pcs merek Yakuza," ungkap Rafli.</p><p>Oknum DJ itu baru dalam kurun waktu dua bulan terakhir terlibat dalam praktek jual beli pod getar, dengan status sebagai kurir. Pelaku, tergiur upah jutaan rupiah yang dijanjikan, jika berhasil mengantarkan 100 pcs pod getar sampai tujuan.</p><p>"Pengakuan awal, pelaku baru kali ini menjadi kurir. Pelaku, tergiur upah yang dijanjikan," terang Rafli.</p><p>Usai menangkap RM, petugas kemudian melakukan pengembangan, dengan menangkap teman pelaku yakni FS (36) warga Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Sunggal.<hr></p><p>"Setelah menangkap RM, kami lakukan pengembangan dengan menangkap satu pelaku lagi. Pelaku kedua ini, turut membantu pelaku pertama dalam mengantarkan narkoba, dan berperan sebagai perantara serta pengemul uang hasil penjualan narkoba," ungkap Rafli.</p><p>Dalam kasus ini, polisi kini sedang mengejar dua pelaku lagi, yang berperan pemasok narkoba kepada pelaku. Polisi memastikan, akan terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lagi yang identitasnya sudah diketahui.</p><p>"Ada dua pelaku yang sedang kami kejar yakni ER dan U, keduanya merupakan pemasok. Kami pastikan, pelaku akan kami tangkap. Kami sampaikan, untuk para pelaku narkoba di kota Medan, narkoba mungkin bisa saja berubah bentuk, atau berbagai kemasan modus. Tapi kami pastikan hukum akan tetap mengejar anda, kami akan kejar, tangkap, hingga tuntas," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6028_Operator-Judol-Bawa-100-Pcs-Pod-Getar-dari-Kamboja-Ditangkap-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86882/operator-judol-bawa-100-pcs-pod-getar-dari-kamboja-ditangkap-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maling Motor di Toko Pakaian Terekam CCTV, Satu Pelaku Dibekuk</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maling Motor di Toko Pakaian Terekam CCTV, Satu Pelaku Dibekuk]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Pencurian sepeda motor di area parkir toko pakaian di Jalan Turi Ujung, Medan, Sumatera Utara, terekam kamera pengawas alia]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Pencurian sepeda motor di area parkir toko pakaian di Jalan Turi Ujung, Medan, Sumatera Utara, terekam kamera pengawas alias closed circuit television (CCTV). Dua pelaku hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk membawa kabur motor milik seorang mahasiswa.</p><p>Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-kota/" target="_blank">Polsek Medan Kota</a> berhasil menangkap seorang pelaku berinisial SA (40) di kediamannya Jalan Garu I, Gang Timun, Medan, Jumat (18/9/2026) malam.</p><p>Saat ditangkap, SA sempat membantah terlibat dalam pencurian tersebut. Namun, setelah petugas menunjukkan rekaman CCTV, SA akhirnya mengakui perbuatannya.</p><p>Kanit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-kota/" target="_blank">Polsek Medan Kota</a>, Iptu Poltak Tambunan mengatakan, SA melakukan pencurian bersama rekannya berinisial D. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor dan kunci letter T.</p><p>"Dalam menjalankan aksinya, pelaku berpura-pura sebagai konsumen dan berhenti di depan toko. Kemudian salah satu pelaku masuk ke area parkir dan mendekati sepeda motor yang menjadi target," kata Poltak, Minggu (20/9/2026).</p><p>Pelaku kemudian menggunakan kunci letter T untuk merusak kunci sepeda motor. Setelah berhasil, motor korban langsung dibawa kabur. Sepeda motor tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp15 juta.</p><p>Polisi menyebut SA bersama rekannya telah dua kali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah hukum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-kota/" target="_blank">Polsek Medan Kota</a>.</p><p>"Pelaku kita amankan di kediamannya. Kita juga menyita uang hasil kejahatan. Dia melakukan pencurian di wilayah <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-kota/" target="_blank">Polsek Medan Kota</a> sebanyak dua kali bersama temannya berinisial D," ucapnya.</p><p>Saat ini, polisi masih memburu D yang telah ditetapkan sebagai buronan.</p><p><hr></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6448_Maling-Motor-di-Toko-Pakaian-Terekam-CCTV--Satu-Pelaku-Dibekuk.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86881/maling-motor-di-toko-pakaian-terekam-cctv-satu-pelaku-dibekuk/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Pria Sembunyikan Sabu 4,15 Gram dalam Kotak Rokok Diciduk</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 20:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Pria Sembunyikan Sabu 4,15 Gram dalam Kotak Rokok Diciduk]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pria diduga pengedar sabu. Keduanya yakni inis]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> menangkap dua pria diduga pengedar sabu. Keduanya yakni inisial DAN (28) dan DM (26), warga Cemara, Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.</p><p>Kasat Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> Kompol Fery Kusnadi mengatakan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat, pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Warga melaporkan adanya dua pria mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 diduga membawa sabu.</p><p>"Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi," kata Fery, Minggu (20/9/2026).</p><p>Sekitar pukul 16.30 WIB, petugas melihat dua pria yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi masyarakat. Polisi kemudian menghentikan sepeda motor yang dikendarai keduanya.</p><p>Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan dan menemukan satu plastik klip transparan berisi sabu yang disimpan di dalam kotak rokok.</p><p>"Barang bukti yang ditemukan berupa satu plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 4,15 gram," terangnya.</p><p>Polisi kemudian menginterogasi kedua pria tersebut terkait kepemilikan sabu. Keduanya disebut mengakui barang bukti tersebut merupakan milik mereka.</p><p>DAN dan DM beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolresta Deli Serdang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</p><p>Fery menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a>.</p><p>"<a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> berkomitmen untuk terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami juga mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi guna menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya <a href="https://www.beritasumut.com/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a>," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_4904_Dua-Pria-Sembunyikan-Sabu-4-15-Gram-dalam-Kotak-Rokok-Diciduk.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86880/dua-pria-sembunyikan-sabu-415-gram-dalam-kotak-rokok-diciduk/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pesta Gol di Stadion Utama Sumut, PSMS Libas Persiku 6-0</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 19:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pesta Gol di Stadion Utama Sumut, PSMS Libas Persiku 6-0]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com PSMS Medan tampil luar biasa saat menjamu Persiku Kudus pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> Medan tampil luar biasa saat menjamu <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> Kudus pada pekan kedua <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pegadaian-championship/" target="_blank">Pegadaian Championship</a> 2026/2027 di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/stadion-utama-sumatera-utara/" target="_blank">Stadion Utama Sumatera Utara</a> (SUSU), Minggu (20/9/2026) sore. Ayam Kinantan mengamuk sejak menit awal dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 6-0.</p><p>Tiga poin tersebut menjadi kemenangan pertama <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> pada musim ini sekaligus kemenangan perdana di kandang setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Sumsel United pada laga pembuka.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> langsung mengambil kendali permainan. Kombinasi umpan pendek dan pergerakan antarpemain membuat pertahanan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> kesulitan mengembangkan permainan.</p><p>Phillerson membuka pesta gol pada menit keenam melalui tendangan bebas. Pelanggaran terhadap Pramoedya di depan kotak penalti <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> memberikan peluang bagi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a>. Sepakan kaki kiri Phillerson meluncur ke sudut gawang dan membawa tuan rumah unggul 1-0.</p><p>Enam menit kemudian, Phillerson kembali mencetak gol. Kali ini ia memanfaatkan umpan Manahati Lestusen sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang bersarang di pojok kiri gawang <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a>.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> semakin agresif. Pada menit ke-19, Muhammad Ragil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 setelah menerima umpan Manahati. Ragil dengan tenang melepaskan tembakan ke tiang jauh yang tak mampu dihentikan kiper Rangga.</p><p>Dua menit berselang, Javi Siverio ikut mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari tendangan bebas Phillerson, Javi memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulannya ke gawang <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a>. Gol sempat diperiksa VAR, tetapi wasit Asep Yandi tetap mengesahkannya.</p><p>Javi kembali mencetak gol pada menit ke-31. Mendapat umpan Irfan Jauhari di dalam kotak penalti, striker asal Spanyol itu melepaskan tembakan kaki kiri yang membuat <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> menutup babak pertama dengan keunggulan 5-0.</p><p>Pada babak kedua, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> tetap mampu mengontrol permainan. Javi kemudian ditarik keluar Eko Purdjianto untuk menjaga kondisi fisiknya. Satu gol tambahan membuat <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> akhirnya menang 6-0.</p><p>Eko meminta skuadnya tidak terlena dengan kemenangan besar tersebut. Menurutnya, tiga poin dari pertandingan kandang harus menjadi modal untuk menjaga konsistensi sepanjang kompetisi.<hr></p><p>"Alhamdulillah, home pertama kita menang. Kita memang mau menang di pertandingan ini. Semua pemain saya ingatkan jangan berpuas diri, pertandingan masih panjang," kata Eko.</p><p>Pelatih <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> itu juga menegaskan target timnya adalah terus meraih kemenangan pada setiap pertandingan.</p><p>"Kita butuh setiap match itu menang. Terima kasih kepada pemain dan seluruh tim. Match depannya kita berikan yang terbaik," ujarnya.</p><p>Mengenai keputusan menarik Javi, Eko menjelaskan kondisi sang striker harus dijaga karena sebelumnya bermain penuh selama 90 menit.</p><p>"Memang dari awal kita tahu Javi bermain 90 menit di pertandingan sebelumnya, jadi dia ada masalah di kaki. Jadi dia kita siapkan untuk pertandingan selanjutnya," pungkasnya.</p><p>Kemenangan besar ini membuat <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> mendapatkan suntikan kepercayaan diri penting untuk melanjutkan perjuangan menuju target musim 2026/2027.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_7047_Pesta-Gol-di-Stadion-Utama-Sumut--PSMS-Libas-Persiku-6-0.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/olahraga/86878/pesta-gol-di-stadion-utama-sumut-psms-libas-persiku-60/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Komplotan Curanmor Modus Kecelakaan Ditangkap, Korban Ditipu Tinggalkan Motor</guid>
            <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 17:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Komplotan Curanmor Modus Kecelakaan Ditangkap, Korban Ditipu Tinggalkan Motor]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Polisi menangkap seorang pria dan wanita diduga komplotan penipuan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Polisi menangkap seorang pria dan wanita diduga komplotan penipuan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus kecelakaan. Tersangka menipu korban dengan meminta bantuan mencari pelaku tabrak lari.</p><p>Kedua tersangka berinisial R dan AR ditangkap personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-sunggal/" target="_blank">Polsek Medan Sunggal</a> di sebuah kamar kos Jalan Abdul Kadir, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 12 September 2026.</p><p>Kanit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-sunggal/" target="_blank">Polsek Medan Sunggal</a>, Iptu Wanter Simanungkalit menyebut R dan AR diduga beraksi bersama dua rekannya yang kini masih dalam pengejaran polisi.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/komplotan/" target="_blank">Komplotan</a> tersebut diduga telah melakukan aksi serupa sebanyak empat kali di wilayah hukum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-sunggal/" target="_blank">Polsek Medan Sunggal</a>.</p><p>"Modusnya, pelaku meminjam <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sepeda-motor/" target="_blank">sepeda motor</a> korban dengan alasan ingin melihat mamaknya yang ditabrak. Sepeda motor korban kemudian dititipkan kepada pelaku," kata Wanter, Minggu (20/9/2026).</p><p>Aksi tersebut bermula saat korban berinisial MA, seorang pelajar, baru pulang sekolah dengan mengendarai <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sepeda-motor/" target="_blank">sepeda motor</a>. Korban kemudian dihentikan para pelaku di Jalan Tempua, Medan.</p><p>Para pelaku mengaku ibu mereka menjadi korban tabrak lari dan sedang dirawat di rumah sakit. Korban kemudian diminta ikut membantu mencari pelaku yang menabrak ibu mereka. Korban selanjutnya dibawa bersama para pelaku.</p><p>Di tengah perjalanan, korban diminta meninggalkan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sepeda-motor/" target="_blank">sepeda motor</a>nya. Pelaku kemudian menurunkan korban dengan alasan hendak menjemput orang tuanya yang disebut menjadi korban kecelakaan.</p><p>Korban kemudian menunggu cukup lama. Karena pelaku tak kunjung kembali, korban akhirnya kembali ke lokasi awal tempat <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sepeda-motor/" target="_blank">sepeda motor</a>nya ditinggalkan. Namun, sesampainya di lokasi, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sepeda-motor/" target="_blank">sepeda motor</a> milik korban sudah tidak ada.</p><p>Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan menangkap R serta AR. Keduanya selanjutnya dibawa ke Mapolsek Medan Sunggal untuk menjalani pemeriksaan.<hr></p><p>Selain mencuri <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sepeda-motor/" target="_blank">sepeda motor</a>, komplotan tersebut diduga menggunakan hasil kejahatannya untuk berfoya-foya di tempat hiburan malam dan membeli narkoba. Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam komplotan tersebut.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_9620_Komplotan-Curanmor-Modus-Kecelakaan-Ditangkap--Korban-Ditipu-Tinggalkan-Motor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86879/komplotan-curanmor-modus-kecelakaan-ditangkap-korban-ditipu-tinggalkan-motor/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadapi Persiku, PSMS Target Tiga Poin di Stadion Utama Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 12:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadapi Persiku, PSMS Target Tiga Poin di Stadion Utama Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi meraih kemenangan saat menjamu Persiku Kudus pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027 di]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> Medan mengusung misi meraih kemenangan saat menjamu <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> Kudus pada pekan kedua <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pegadaian-championship/" target="_blank">Pegadaian Championship</a> 2026/2027 di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/stadion-utama-sumatera-utara/" target="_blank">Stadion Utama Sumatera Utara</a>, Minggu (20/9/2026) pukul 15.30 WIB.</p><p>Pertandingan ini menjadi laga kandang perdana <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> pada musim ini. Setelah membawa pulang satu poin dari markas Sumsel United, Ayam Kinantan kini mendapat kesempatan tampil di hadapan pendukung sendiri untuk memburu kemenangan perdana.</p><p>Pada pertandingan pembuka di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> sempat berada dalam posisi ideal setelah unggul 2-0 melalui Phillerson Oliveira dan Javier Siverio.</p><p>Namun, Sumsel United mampu bangkit pada babak kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> bahkan harus bermain dengan 10 pemain setelah kiper Rudi N Razak mendapat kartu merah.</p><p>Sementara itu, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> Kudus juga mengawali kompetisi dengan hasil imbang. Tim asal Jawa Tengah tersebut bermain 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi pada pertandingan pertama di markasnya, Stadion Sultan Agung, 12 September 2026.</p><p>Secara resmi, data I.League belum mencatat pertemuan sebelumnya antara <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> di kompetisi ini. Kedua tim akan bertemu untuk pertama kalinya pada laga pekan kedua tersebut..</p><p>Pelatih <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> Medan, Eko Purdjianto, memastikan timnya telah melakukan persiapan selama enam hari setelah pertandingan di Palembang. Ia menegaskan seluruh pemain siap menghadapi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a>.</p><p>"Tim siap untuk menghadapi pertandingan besok melawan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> Kudus pasca kita kembali dari Sumsel. Ada persiapan enam hari, dan besok sore kita siap," kata Eko, kepada awak media, Sabtu (19/9/2026).</p><p>Eko menyadari pertandingan kandang perdana membawa motivasi tambahan bagi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a>. Karena itu, ia berharap dukungan publik Sumatera Utara dapat menjadi energi bagi anak asuhnya untuk mengamankan tiga poin.</p><p>"Kita tahu home pertama di kandang besok sore. Kita kemarin memulai pertandingan away dan hasilnya seri. Besok kita pertama kali di SUSU (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/stadion-utama-sumatera-utara/" target="_blank">Stadion Utama Sumatera Utara</a>), pemain siap. Kita berharap dan optimis dengan pertandingan besok, mudah-mudahan tiga poin," ujarnya.<hr></p><p>Mengenai kemungkinan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/persiku/" target="_blank">Persiku</a> tidak turun dengan komposisi pemain asing terbaik, Eko memilih tidak berspekulasi. Ia menegaskan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> tetap harus menghormati kekuatan lawan.</p><p>"Kita tidak tahu itu. Yang pasti kita waspada, kita tidak mau anggap remeh tim lawan. Semua tim ketika melawan tim lain adalah final, kita harus fight," tegasnya..</p><p>Absennya Rudi N Razak akibat kartu merah juga menjadi perhatian. Namun, Eko memastikan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> memiliki opsi lain di bawah mistar.</p><p>"Kita siapkan tiga kiper lainnya untuk pertandingan berikutnya, dan mereka siap," ungkapnya.</p><p>Sementara itu, pemain <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a>  Rizdjar Nurviat menegaskan hasil di Palembang menjadi pelajaran penting. Ia menyebut seluruh pemain dan tim pelatih memiliki komitmen yang sama untuk mengamankan kemenangan di kandang.</p><p>"Tim sudah siap untuk pertandingan kedua. Kita tahu di pertandingan sebelumnya banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Tim pelatih dan pemain juga sudah punya komitmen untuk mendapatkan tiga poin di Stadion SUSU ini," ujar Rizzar.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> kini bertekad menjadikan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/stadion-utama-sumatera-utara/" target="_blank">Stadion Utama Sumatera Utara</a> sebagai panggung kebangkitan sekaligus awal perburuan kemenangan di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pegadaian-championship/" target="_blank">Pegadaian Championship</a> 2026/2027.</p><p>Catatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> Medan di bawah kepemimpinan pelatih Eko Purdjianto yang belum pernah merasakan kekalahan dan hanya sekali seri di kandang  musim lalu menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain untuk meneruskan rekor positif pada laga home.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6613_Hadapi-Persiku--PSMS-Target-Tiga-Poin-di-Stadion-Utama-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/olahraga/86877/hadapi-persiku-psms-target-tiga-poin-di-stadion-utama-sumut/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Tangkap Dua Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 10:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Tangkap Dua Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih Medan]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Dua residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Kota saat beraksi di Jalan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Dua residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Kota saat beraksi di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jalan-air-bersih/" target="_blank">Jalan Air Bersih</a> Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, Medan, Sumatera Utara, Rabu (16/9/2026) sekira pukul 20.00 WIB.</p><p>Keduanya yakni inisial ISS (32), warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang dan DHS (25), warga Jalan SM Raja Kelurahan Teladan Barat, Medan Kota.</p><p>"Kedua residivis kasus curanmor itu kita tangkap saat anggota melakukan patroli rutin di TKP," jelas Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, Sabtu (19/9/2026).</p><p>Dikatakannya, tersangka ISS residivis pada 2022 ditangkap Polsek Medan Kota dalam kasus curanmor dan dihukum dua tahun. Sedangkan DHS pada 2022 ditangkap Polsek Medan Timur dan dihukum satu tahun enam bulan.</p><p>Keduanya ditangkap berawal dari korban, Benget Tumanggor (37), warga Dusun I Biru - Biru, Kabupaten Deli Serdang mendatangi Laundry Difa di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jalan-air-bersih/" target="_blank">Jalan Air Bersih</a> menaiki sepeda motor.</p><p>Namun, korban tidak mencabut kunci kontak sepeda motornya karena hanya sebentar mengantar pakaian kotor. Kelalaian korban rupanya dimanfaatkan kedua tersangka yang diduga sudah membuntutinya.</p><p>Setelah beberapa menit kemudian pelapor terkejut melihat sepeda motornya sudah bergeser dari tempat semula.</p><p>"Korban melihat tersangka sedang berusaha menyalakan sepeda motornya, lalu berteriak &#039;maling&#039;," kata Iptu Poltak Tambunan.</p><p>Rupanya teriakan korban terdengar petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota yang tengah melakukan patroli rutin di wilayah hukumnya.</p><p>"Anggota di lapangan dibantu warga berhasil menangkap kedua tersangka saat hendak kabur," sebutnya.<hr></p><p>Selanjutnya, kedua tersangka bersama barang bukti Honda Vario pelat nomor BK 2391 AGV yang digunakan beraksi dan kunci leter L diamankan ke komando. Keduanya mengaku hendak mencuri motor korban.</p><p>"Mereka mengaku hendak mencuri sepeda motor korban karena melihat kuncinya masih menempel," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2321_Polisi-Tangkap-Dua-Residivis-Curanmor-saat-Beraksi-di-Jalan-Air-Bersih-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86876/polisi-tangkap-dua-residivis-curanmor-saat-beraksi-di-jalan-air-bersih-medan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar Narkoba di Patumbak Diciduk Polisi</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 09:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar Narkoba di Patumbak Diciduk Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan menciduk seorang pemuda 25 tahun karena mengedarkan sabu di kawa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> menciduk seorang pemuda 25 tahun karena mengedarkan sabu di kawasan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/patumbak/" target="_blank">Patumbak</a>, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (12/9/2026) dini hari. Polisi menyita delapan paket sabu siap edar.</p><p>Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Sabtu (18/9/2026), menjelaskan tersangka AO (25), warga Jalan Sari, Desa Marindal II, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/patumbak/" target="_blank">Patumbak</a>, Deli Serdang, ditangkap setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat.</p><p>Polisi melakukan penyelidikan beberapa hari hingga akhirnya menciduk AO di Jalan Sejati, Desa Marindal I, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/patumbak/" target="_blank">Patumbak</a>, Kabupaten Deli Serdang, saat diduga akan melakukan transaksi narkoba.</p><p>"Kami menyita delapan paket sabu siap edar, sejumlah uang, enam plastik klip pembungkus narkoba, dan satu unit handphone dari pelaku," ujar Rafli.</p><p>Tersangka diduga baru menjalankan bisnis haramnya dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Dia dipasok dari seorang berinisial B yang kini dalam pengejaran pihak Kepolisian.</p><p>"Kami masih mengejar satu pelaku lagi, yang berperan sebagai pemasok narkoba," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1674_Pengedar-Narkoba-di-Patumbak-Diciduk-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86875/pengedar-narkoba-di-patumbak-diciduk-polisi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengidap MRKH Syndrome Kartika Ong Rilis Lagu Pertama</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 08:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengidap MRKH Syndrome Kartika Ong Rilis Lagu Pertama]]></title>
            <description><![CDATA[Kartika Ong merilis lagu perdana &ampldquoAku Bukan Yang Hilang&amprdquo yang terinspirasi dari pengalaman hidupnya dengan kondisi MRKH Syndrome.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>&mdash; Musisi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kartika-ong/" target="_blank">Kartika Ong</a> resmi merilis karya musik perdananya berjudul "Aku Bukan Yang Hilang". Lagu ini diangkat dari pengalaman pribadinya yang terlahir dengan kondisi medis langka, Mayer-Rokitansky-K&uuml;ster-Hauser (MRKH) Syndrome.</p><p>Kondisi<a href="https://www.beritasumut.com/tag/-mrkh-syndrome/" target="_blank"> MRKH Syndrome</a> terjadi pada 1 dari 5.000 bayi perempuan, yang menyebabkan tidak berkembangnya atau tidak adanya rahim dan sebagian vagina sejak lahir.</p><p></p><p>Melalui karyanya, Kartika membagikan proses panjangnya dalam menerima diri dan berdamai dengan keadaan.</p><p>"Aku pernah berada di fase mempertanyakan diri sendiri. Merasa berbeda, merasa kurang, bahkan bertanya-tanya apakah aku masih utuh sebagai seorang perempuan. Tapi perjalanan hidup mengajarkan aku bahwa aku bukan sesuatu yang hilang. Aku tetap aku," ungkap Kartika, Sabtu (19/9/2026).</p><p></p><p>Kartika menjelaskan, lagu tersebut tidak hanya bercerita tentang kondisi medis, tetapi juga membawa pesan mendalam bahwa nilai dan identitas seorang perempuan tidak ditentukan oleh organ reproduksinya.</p><p></p><p>"Ada atau tidaknya rahim di tubuh aku, aku akan tetap sama sebagai Kartika," tegasnya.</p><p>(red)</p><p><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260919_083242_729.sdocx--></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_4281_Pengidap-MRKH-Syndrome-Kartika-Ong-Rilis-Lagu-Pertama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/hiburan/86872/pengidap-mrkh-syndrome-kartika-ong-rilis-lagu-pertama/</link>
            <author><![CDATA[herman]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Gulung Sindikat Curanmor Libatkan Pecatan TNI, Dua Pelaku Ditembak</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 08:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Gulung Sindikat Curanmor Libatkan Pecatan TNI, Dua Pelaku Ditembak]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga beraksi di sejumlah wilayah Kota Medan hingga Tebing Tinggi dibongk]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga beraksi di sejumlah wilayah Kota Medan hingga Tebing Tinggi dibongkar <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a>.</p><p>Lima orang diamankan, salah satunya merupakan pecatan TNI, Gandi (39), disebut pangkat terakhir Sertu. Selain mengungkap dugaan keterlibatan mantan anggota TNI, polisi juga terpaksa menembak dua terduga pelaku karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat pengembangan kasus.</p><p>Kasat Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a>, AKBP Adrian Rizky Lubis menjelaskan, lima yang diamankan yakni inisial MTF (33), J (38), AS (48), Gandi, serta AH (35). AH diduga berperan sebagai penadah kendaraan hasil curian.</p><p>"Pengungkapan ini berawal dari kasus pencurian sepeda motor di Jalan PWS, Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, pada 15 September 2026 sekitar pukul 06.48 WIB," jelas Adrian, Sabtu (18/9/2026).</p><p>Kasus tersebut terungkap setelah polisi mempelajari rekaman CCTV yang memperlihatkan dua pelaku diduga mengambil satu unit Honda Vario 125 merah milik korban. Sepeda motor tersebut ditaksir bernilai sekitar Rp20 juta.</p><p>Dari laporan itu, personel Tim Khusus JCS bersama Opsnal Resmob Satreskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a> melakukan penyelidikan.</p><p>Beberapa jam kemudian, petugas kembali mengamankan MTF, J, AS dan Gandi di kawasan Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Pengembangan kemudian berlanjut hingga polisi menangkap AH yang diduga menjadi penadah.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/pecatan-tni/" target="_blank">Pecatan TNI</a> terlibat</p><p>Keterlibatan Gandi menjadi salah satu bagian yang didalami penyidik dalam kasus tersebut. Adrian menyebut, Gandi merupakan mantan anggota TNI dengan pangkat terakhir Sertu. Dia sebelumnya bertugas di Denmadam Kodam Iskandar Muda.</p><p>Gandi kemudian diberhentikan dari dinas militer karena kasus disersi selama satu bulan. Dalam pemeriksaan awal, Gandi disebut mengakui terlibat dalam sejumlah aksi pencurian sepeda motor bersama Jerry.<hr></p><p>Dari keterangan para terduga pelaku, penyidik kemudian menemukan dugaan adanya aksi curanmor di berbagai lokasi, bukan hanya di Medan, tetapi juga hingga wilayah Tebing Tinggi.</p><p>&quot;Dari hasil pemeriksaan, para terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian kendaraan bermotor di sejumlah lokasi,&quot; ujar Adrian.</p><p>Polisi menyebut jaringan ini diduga berkaitan dengan 15 TKP. Sebanyak 10 lokasi berada di wilayah hukum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a>, sementara lima lainnya di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi.</p><p>Di Medan, sejumlah lokasi dalam pemeriksaan antara lain kawasan kompleks Fakultas USU, Jalan Sei Serayu, Puskesmas Gaperta, Klambir V Gaperta hingga kawasan Helvetia menuju Belawan.</p><p>Sementara di Tebing Tinggi, dugaan aksi curanmor antara lain terjadi di sekitar Kampung Rambutan, kawasan perkantoran Dinas Sosial, Simpang Medan, Gedung Serba Guna hingga wilayah Galang.</p><p>Dalam menjalankan aksinya, masing-masing orang diduga memiliki peran berbeda. MTF sebagai pemetik atau eksekutor pencurian.</p><p>Sementara Jerry diduga bertindak sebagai joki atau pengawas. Kendaraan yang berhasil dicuri kemudian dijual melalui jaringan penadah.</p><p>Pengungkapan sindikat tersebut berlangsung, Selasa (15/9/2026). Setelah menangkap sejumlah terduga pelaku, polisi melanjutkan penyelidikan untuk membongkar jaringan serta menelusuri kendaraan hasil curian.</p><p>Namun, dalam proses pengembangan, inisial MTF dan J melakukan perlawanan serta berusaha melarikan diri. Polisi kemudian melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki kedua terduga pelaku.</p><p>"Kedua pelaku selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapatkan perawatan medis," kata Adrian.<hr></p><p>Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya beberapa unit sepeda motor, kunci T, kunci L, telepon seluler, STNK, kunci sepeda motor, pakaian serta sejumlah barang lainnya.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a></a> masih melakukan penyidikan untuk mendalami dugaan keterlibatan kelima orang tersebut dalam 15 TKP curanmor sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain dalam jaringan tersebut.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2478_Polrestabes-Medan-Gulung-Sindikat-Curanmor-Libatkan-Pecatan-TNI--Dua-Pelaku-Ditembak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86874/polrestabes-medan-gulung-sindikat-curanmor-libatkan-pecatan-tni-dua-pelaku-ditembak/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">760 Atlet Ikuti Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala Wali Kota Medan I</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 19:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[760 Atlet Ikuti Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala Wali Kota Medan I]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Sebanyak 760 atlet pelajar dari seluruh kecamatan di Kota Medan mengikuti Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Sebanyak 760 atlet pelajar dari seluruh kecamatan di Kota Medan mengikuti <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejuaraan-sepak-bola/" target="_blank">Kejuaraan Sepak Bola</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/pelajar/" target="_blank">Pelajar</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/antarkecamatan/" target="_blank">Antarkecamatan</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/piala-wali-kota-medan-i/" target="_blank">Piala Wali Kota Medan I</a> Tahun 2026.</p><p>Kejuaraan yang pertama kali digelar ini dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Jumat (18/9/2026) di Lapangan Balai Desa, Medan Helvetia.</p><p>Kejuaraan yang berlangsung selama sepekan ini mempertandingkan kelompok SD dan SMP. Peserta tingkat SD terdiri dari 21 tim kecamatan, sedangkan tingkat SMP diikuti 20 tim kecamatan.</p><p>Pertandingan digelar di Lapangan Sepak Bola Balai Desa Helvetia dan Lapangan Sepak Bola Gajah Mada Krakatau Medan, sementara babak final direncanakan berlangsung di Stadion Kebun Bunga.</p><p>Saat membuka kejuaraan, Rico Waas mengatakan pertandingan ini tidak semata-mata untuk memperebutkan piala. Menurutnya, yang lebih penting adalah memberikan pengalaman bertanding kepada para pelajar sekaligus menjadi ruang untuk mempraktikkan kemampuan yang selama ini mereka latih di sekolah maupun sekolah sepak bola (SSB).</p><p>"Intinya acara ini bukan mencari pialanya. Tapi bagaimana pengalaman di dalam kejuaraan, bagaimana sportivitas dilatih, adil, dan bagaimana skill yang selama ini sudah dilatih bisa dijalankan dan dipraktikkan secara langsung," kata Wali Kota.</p><p>Rico Waas juga meminta para camat ikut mendampingi dan memberikan semangat kepada tim dari wilayah masing-masing. Sebab, para peserta membawa nama kecamatan dalam kejuaraan tersebut.</p><p>"Pertandingannya adalah membawa nama kecamatan masing-masing. Ini marwah kecamatan masing-masing," ujarnya.</p><p>Rico Waas berharap para peserta mengikuti setiap pertandingan dengan semangat dan menjadikan kejuaraan ini sebagai bagian dari proses untuk meraih prestasi olahraga di masa mendatang.</p><p>Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan HT Chairuniza dalam laporannya mengatakan kejuaraan tersebut digelar untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan dan daya saing atlet pelajar di tingkat kecamatan.<hr></p><p>Kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan disiplin dan sportivitas serta mengarahkan aktivitas generasi muda ke kegiatan positif untuk mencegah kenakalan remaja seperti geng motor, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba.</p><p>Menurut Chairuniza, khusus cabang sepak bola, kejuaraan tersebut diharapkan turut meningkatkan potensi atlet pelajar Kota Medan.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1392_760-Atlet-Ikuti-Kejuaraan-Sepak-Bola-Pelajar-Antarkecamatan-Piala-Wali-Kota-Medan-I.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/olahraga/86873/760-atlet-ikuti-kejuaraan-sepak-bola-pelajar-antarkecamatan-piala-wali-kota-medan-i/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadin Sumut dan KPK RI Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 19:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadin Sumut dan KPK RI Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL]]></title>
            <description><![CDATA[Kadin Sumut dan KPK RI menggelar rakor pencegahan korupsi pelayanan AMDAL untuk memperkuat transparansi dan kepastian hukum perizinan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara memperkuat komitmennya dalam mendorong transparansi serta kepastian hukum dalam pelayanan perizinan di daerah.</p><p>Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan Persetujuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a>) bersama pelaku usaha di Sumatera Utara.</p><p>Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Lantai 3, Medan, Jumat (18/9).</p><p></p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Dorong Perizinan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a> Transparan</b></h3><p></p><p>Ketua Umum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, Firsal Dida Mutyara, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingiWKU Koordinator Maritim, Investasi dan Luar Negeri,Martono Anggusti, serta Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM Azwir Agus.</p><p>Dari Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a>) RI Wilayah I, hadir Uding Juharudin dan Renta Marito sebagai narasumber.</p><p>Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Tata Lingkungan, Perlindungan, dan Penegakan Hukum Dinas LHK Provinsi Sumatera Utara, Normalia Zubair, jajaran Dewan Pengurus <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, serta perwakilan sejumlah asosiasi pengusaha.</p><p>Di antaranya INKINDO, REI, PHRI, ASITA, AEKI, serta pelaku usaha dari berbagai sektor di Sumatera Utara.</p><p>Dalam sambutannya, Firsal Dida Mutyara mengatakan pelayanan persetujuan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a> merupakan titik temu antara kepentingan pemerintah dalam menjaga lingkungan dan kebutuhan dunia usaha terhadap kepastian hukum.</p><p>"Perizinan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a> adalah pertemuan antara dua kepentingan yang baik. Di satu sisi, pemerintah ingin memastikan lingkungan terjaga. Di sisi lain, pelaku usaha ingin usahanya berjalan dengan kepastian hukum," ujar Dida Mutyara.</p><hr><p></p><p>Menurut Dida, rakor tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi antara pemerintah dan pelaku usaha, khususnya terkait waktu, biaya, serta prosedur dalam pengurusan persetujuan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a>.</p><p>"Rakor hari ini adalah wadah kita untuk menyamakan persepsi terkait waktu, biaya, dan prosedur agar tidak ada lagi perbedaan di lapangan," tegasnya.</p><p></p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Dukung Penyempurnaan Sistem Perizinan</b></h3><p></p><p>WKU Koordinator Maritim, Investasi dan Luar Negeri<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, Martono Anggusti, mengatakan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> berkomitmen memperkuat ekosistem perizinan yang bersih dan transparan.</p><p>Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah mendukung penyempurnaan sistem pelayanan perizinan.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> juga mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperbaiki pelayanan. Organisasi tersebut siap membantu menyosialisasikan standar pelayanan resmi kepada para anggota di 33 kabupaten/kota.</p><p>Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan dapat memahami alur perizinan sekaligus melengkapi dokumen yang diperlukan sejak awal proses.</p><p>Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, Azwir Agus, menekankan pentingnya edukasi kepada para pelaku usaha.</p><p>Ia mendorong seluruh anggota dan pelaku usaha untuk menggunakan konsultan resmi serta menempuh proses perizinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p><p></p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> Tekankan Pencegahan Korupsi di Sektor Perizinan</b></h3><hr><p></p><p>Kasatgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> RI, Uding Juharudin, mengapresiasi langkah proaktif <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> dalam mendorong pencegahan korupsi pada pelayanan perizinan lingkungan.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> RI menekankan pentingnya upaya pencegahan korupsi di sektor perizinan lingkungan untuk menutup celah terjadinya pungutan liar dan gratifikasi.</p><p>Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga iklim investasi di Sumatera Utara agar tetap sehat dan akuntabel.</p><p>Melalui rakor ini, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kpk/" target="_blank">KPK</a> RI berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha semakin kuat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan kepastian bagi investor yang ingin berkontribusi terhadap pembangunan Sumatera Utara.</p><p>"<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> memiliki harapan yang sama: dalam pelayanan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/amdal/" target="_blank">AMDAL</a> yang cepat, transparan, dan berkepastian. Karena dengan pelayanan yang baik, investasi akan tumbuh, UMKM naik kelas, dan ekonomi Sumut yang berkualitas bisa kita wujudkan bersama," pungkas Dida Mutyara.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_4992_Kadin-Sumut-dan-KPK-RI-Gelar-Rakor-Pencegahan-Korupsi-dalam-Pelayanan-AMDAL.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/ekonomi/86869/kadin-sumut-dan-kpk-ri-gelar-rakor-pencegahan-korupsi-dalam-pelayanan-amdal/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasi Penkum Kejati Sumut Terima Kunjungan Silaturahmi Fordimka</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 19:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasi Penkum Kejati Sumut Terima Kunjungan Silaturahmi Fordimka]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melalui Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumut ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melalui Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a> Rizaldi menerima kunjungan audensi pengurus Forum Media Mitra Kejaksaan (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a>) di ruang kerjanya Kantor <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a>, Jalan Jenderal AH Nasution Medan, Jumat (18/9/2026).</p><p>Kunjungan silaturahmi dengan institusi Kejaksaan tersebut, dimaksudkan meningkatkan sinergi dan komunikasi terkait informasi publik, tentang kinerja penegakan hukum yang sifatnya positip dan membangun.</p><p>Pertemuan itu juga sekaligus mempererat hubungan kemitraan media dengan lembaga penegak hukum melalui pemberitaan informasi kepada publik </p><p>Kedua pihak diskusi ringan membahas komitmen bersama dalam menyajikan informasi penegakan hukum yang akurat, transparan, objektif, dan berimbang kepada masyarakat. </p><p>Diantara pengurus <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> yang hadir yaitu penasehat Mangatur Hutauruk, Romuda Sirait dan Jatogi Sihotang serta Ketua <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> Martohap Simarsoit, Sekretaris Vera Sinaga, dan seksi bidang/komunikasi, Sarwo Edhy. </p><p>Rizaldi, sebagai <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kasi-penkum/" target="_blank">Kasi Penkum</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a>, mewakili pimpinan dalam pertemuan tersebut, menyambut baik kehadiran pengurus <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> sebagai wadah dari rekan rekan media/pers.</p><p>Menurutnya, media massa/pers merupakan mitra strategis dalam mendukung kinerja dan tugas-tugas penegakan hukum melalui pemberitaan, yang memberikan informasi positif, berimbang serta mengedukasi publik.</p><p>"Media atau pers adalah mitra strategis kami sebagai lembaga penegak hukum. Berharap sinergitas melalui pemberitaan dapat terus ditingkatkan dalam rangka keterbukaan informasi publik, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku," kata Rizaldi.</p><p>Sementara, Ketua <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> Martohap Simarsoit menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas keterbukaan informasi publik bidang Penkum pada Asisten Intelijen <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a> selama ini.</p><p>Menurutnya, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a> berkomitmen berkontribusi menginformasikan dan mengedukasi melalui pemberitaan, serta berupaya aktif menangkal penyebaran berita bohong.<hr></p><p>"Kami berkomitmen untuk terus mendukung keterbukaan informasi publik dan menangkal penyebaran hoaks," ujar Martohap.</p><p>Pertemuan silaturahmi diakhiri  diskusi ringan terkait optimalisasi komunikasi publik, lalu ditutup sesi foto bersama jajaran Penkum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a> dan pengurus <a href="https://www.beritasumut.com/tag/fordimka/" target="_blank">Fordimka</a>.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1146_Kasi-Penkum-Kejati-Sumut-Terima-Kunjungan-Silaturahmi-Fordimka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86870/kasi-penkum-kejati-sumut-terima-kunjungan-silaturahmi-fordimka/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPRD Deli Serdang Setujui Pemekaran Percut Sei Tuan dan Lima Ranperda</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 17:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPRD Deli Serdang Setujui Pemekaran Percut Sei Tuan dan Lima Ranperda]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang menyetujui enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk di]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang menyetujui enam Rancangan Peraturan Daerah (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a>) untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Deli Serdang, Jumat (18/9/2026).</p><p>Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang Agustiawan Saragih dan dihadiri <a href="https://www.beritasumut.com/tag/wakil-bupati-deli-serdang/" target="_blank">Wakil Bupati Deli Serdang</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/lom-lom-suwondo/" target="_blank">Lom Lom Suwondo</a>, anggota DPRD, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya.</p><p>Enam <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> yang disetujui meliputi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2025; Pengelolaan Barang Milik Daerah; Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Deli Serdang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah; Persetujuan Bangunan Gedung; Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren; serta <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pemekaran/" target="_blank">Pemekaran</a> Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/percut-sei-tuan/" target="_blank">Percut Sei Tuan</a> dan Pembentukan Kecamatan Percut Deli.</p><p>Membacakan sambutan Bupati Deli Serdang, Wakil Bupati <a href="https://www.beritasumut.com/tag/lom-lom-suwondo/" target="_blank">Lom Lom Suwondo</a> menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama serta komitmen dalam pembahasan keenam ranperda tersebut hingga mencapai persetujuan bersama.</p><p>"Atas nama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, saya mengucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang yang telah bersama-sama membahas, mengkaji, serta memberikan berbagai masukan, kritik dan saran terhadap ranperda yang kita sepakati pada hari ini," ujarnya.</p><p>Ia menyampaikan, pembentukan perda tidak sekadar menjadi proses administratif dan legislasi, tetapi harus mampu memberikan kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan serta menjawab kebutuhan masyarakat dan dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah.</p><p>Untuk <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, regulasi tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam APBD 2025.</p><p>Sementara itu, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> Pengelolaan Barang Milik Daerah diarahkan untuk mewujudkan pengelolaan aset daerah yang tertib, transparan, akuntabel, efektif dan efisien sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.</p><p>Perubahan Perda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah diharapkan dapat menyempurnakan kebijakan perpajakan daerah sekaligus mendukung peningkatan pendapatan asli daerah dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan publik.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> tentang Persetujuan Bangunan Gedung memberikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung dengan memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kemudahan, tata ruang dan keserasian lingkungan.<hr></p><p>Di bidang pendidikan dan keagamaan, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren diharapkan memperkuat sinergi pemerintah daerah, pesantren dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berilmu, berkarakter dan berakhlak.</p><p>Sedangkan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ranperda/" target="_blank">Ranperda</a> tentang <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pemekaran/" target="_blank">Pemekaran</a> Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/percut-sei-tuan/" target="_blank">Percut Sei Tuan</a> dan Pembentukan Kecamatan Percut Deli menjadi langkah untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.</p><p>"<a href="https://www.beritasumut.com/tag/pemekaran/" target="_blank">Pemekaran</a> ini hendaknya tidak hanya dipandang sebagai perubahan administratif wilayah, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Lom Lom.</p><p>Ia menambahkan, pembentukan Kecamatan Percut Deli perlu diikuti sinkronisasi data kependudukan, administrasi pemerintahan, pembaruan dokumen resmi, serta koordinasi lintas instansi agar tidak menimbulkan kendala dalam pelayanan kepada masyarakat.</p><p>Lom Lom berharap pelaksanaan perda yang telah disepakati dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>"Semoga seluruh ikhtiar yang dilakukan dapat mendukung terwujudnya Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius dan berkelanjutan," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_5083_DPRD-Deli-Serdang-Setujui-Pemekaran-Percut-Sei-Tuan-dan-Lima-Ranperda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86871/dprd-deli-serdang-setujui-pemekaran-percut-sei-tuan-dan-lima-ranperda/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Gubernur Bobby Tekankan Target Pembangunan Terukur</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 17:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Gubernur Bobby Tekankan Target Pembangunan Terukur]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pe]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Dalam pelantikan tersebut, Bobby menekankan pentingnya target capaian pembangunan yang terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).</p><p>Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Aula TRN, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (18/9/2026). Tiga pejabat yang dilantik yakni Terang Dewi Susantri Ujung sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rudi Hadian Siregar sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, serta Evan Botung Daulay sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.</p><p>"Harapan kami, anda bisa menjalankan amanah, tugas dengan sebaiknya. Karena jabatan itu nantinya harus anda pertanggung jawabkan, terutama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa," ujar Gubernur didampingi Wakil Gubernur Surya, Pj Sekdaprov Timur Tumanggor serta seluruh pimpinan OPD Pemprov Sumut.</p><p>Dalam sambutannya, Gubernur <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> menekankan pentingnya target capaian pembangunan di setiap sektor. Pada sektor pariwisata, pemerintah perlu melakukan intervensi yang tepat agar jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Sumut terus meningkat.</p><p>"Saya berharap selesai pelantikan, bagaimana bisa meningkatkan jumlah wisatawan melalui berbagai event. Bukan harus seremonial, yang terpenting berbasis data yang akurat, apa yang harus diintervensi oleh Pemprov Sumut," jelasnya.</p><p>Bobby juga menekankan perlunya perencanaan yang baik dan penjabaran target capaian dalam periode waktu tertentu. Menurutnya, pengembangan pariwisata juga membutuhkan kolaborasi dengan OPD lainnya, termasuk pembangunan infrastruktur sebagai salah satu pendukung utama.</p><p>"Jumlah wisatawan kita ini sangat rendah, 200 ribu (kunjungan) per tahun. Sedangkan di tempat lain, bahkan provinsi di negara tetangga angkanya bahkan di atas 2 Juta, dan kita hanya 10 persennya. Targetnya juga bukan hanya jumlah kunjungan, tetapi berapa lama wisatawan itu tinggal, dimana semua OPD juga mendukung Disbudparekraf," ujarnya.</p><p>Kepada Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Bobby berpesan agar memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, sektor pertanian dan perikanan, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal tersebut dinilai penting, terutama dalam merespons berbagai keluhan masyarakat terkait stabilitas harga bahan pokok.</p><p>"Perhatikan indikator makro ekonomi, dan jadilah orang tua bagi BUMD serta jangan mempersulit rencana bisnis," ungkap Bobby.</p><p>Sementara itu, kepada Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, Bobby menekankan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran dalam setiap kegiatan. Belanja pemerintah, menurutnya, harus memperhatikan efektivitas, manfaat, dan kebutuhan kerja.<hr></p><p>"Untuk kita semua, tolong jauhi korupsi, pungli atau hal yang merugikan masyarakat, merugikan keuangan negara. Apalagi beberapa waktu lalu kita baru dengar paparan dari KPK," sebut <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a>.</p><p>Senada dengan pesan tersebut, Kepala Disbudparekraf Sumut Terang Dewi Susantri Ujung mengatakan akan menjalankan tugas sesuai instruksi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/gubernur-sumut/" target="_blank">Gubernur Sumut</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a>. Pihaknya juga akan menyusun rencana pembangunan dan target capaian yang terukur, terutama untuk pelaksanaan program pada tahun anggaran 2027.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_4814_Tiga-Pejabat-Pimpinan-Tinggi-Pratama-Dilantik--Gubernur-Bobby-Tekankan-Target-Pembangunan-Terukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86868/tiga-pejabat-pimpinan-tinggi-pratama-dilantik-gubernur-bobby-tekankan-target-pembangunan-terukur/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Modus Bantu Anak Sakit Turun dari Mobil, Jukir Curi Tas IRT</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 14:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Modus Bantu Anak Sakit Turun dari Mobil, Jukir Curi Tas IRT]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Berbagai cara kejahatan dilakukan pelaku kejahatan untuk memperdaya korbannya. Salah satunya purapura membantu lalu mencur]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Berbagai cara kejahatan dilakukan pelaku kejahatan untuk memperdaya korbannya. Salah satunya pura-pura membantu lalu mencuri harta benda korbannya.</p><p>Itulah salah satu modus operandi tersangka, Ari Zumarwan alias Ari (39). Warga Pasar III, Jalan Datuk Kabu, Gang Satria Tembung itu nekat mencuri tas milik ibu rumah tangga (IRT), Linda Wijaya (38), warga Jalan Amplas, Kelurahan Sei Rengas, Kecamatan Medan Area.</p><p>Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin menjelaskan, pencurian tas berisi handphone, ATM dan uang tunai sekitar Rp1 juta itu berawal dari korban mendatangi Apotek Perdana di Jalan AR Hakim, Kelurahan Pasar Merah II, pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 21.30 WIB. </p><p>"Korban mendatangi apotek untuk mengobarkan anaknya yang sedang sakit," jelas Ainul Yaqin didampingi Kanit Reskrim, Iptu Khairul Fajri, Jumat (18/9/2026).</p><p>Ketika itu, korban yang datang menaiki mobil parkir di depan apotek dan meminta tersangka untuk membantu menurunkan anaknya.</p><p>Setelah menolong korban, tersangka yang bertugas sebagai juru parkir di tempat kejadian perkara (TKP) malah balik ke mobil dan mencuri tas korban.</p><p>Sedangkan korban yang selesai feri apotek lanjut bergegas ke Rumah Sakit Rosiva di Jalan Bangka, Medan Timur. Dia baru tersadar kalau tas miliknya telah raib. </p><p>"Korban mendatangi kembali apotek, namun sudah tutup dan tersangka sudah tidak berada di lokasi parkir," terang Yaqin.</p><p>Peristiwa itu kemudian dilaporkan korban ke <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a> dan petugas langsung mendatangi TKP melakukan penyelidikan.</p><p>Setelah sekitar satu bulan lebih dalam pencarian akhirnya Kanit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a>, Iptu Khairul Fajri bersama anggota menerima informasi tempat persembunyian tersangka di Jalan Datuk Kabu, Tembung, Selasa (15/9/2026).<hr></p><p>Dalam proses penyidikan terungkap, tersangka merupakan residivis kasus pencurian tiang lampu pada 2024 dihukum selama dua tahun.</p><p>"Tersangka mengakui perbuatannya. Handphone korban dijual Rp400 ribu dan uangnya digunakan untuk bermain judi dan membeli narkoba," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_9742_Modus-Bantu-Anak-Sakit-Turun-dari-Mobil--Jukir-Curi-Tas-IRT.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86867/modus-bantu-anak-sakit-turun-dari-mobil-jukir-curi-tas-irt/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nekat Edarkan Ganja, Pria Lansia Ditangkap Polisi</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 13:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nekat Edarkan Ganja, Pria Lansia Ditangkap Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang kakek karena nekat mengedarkan narkotika jenis]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> meringkus seorang kakek karena nekat mengedarkan narkotika jenis ganja di Jalan Bunga Cempaka Medan, Rabu (9/9/2026) sore. Polisi menyita 880 gram ganja.</p><p>Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Jumat (18/9/2026), mengatakan pria inisial M (56), warga Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Polonia tersebut ditangkap setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait aktivitas terlarang pelaku.</p><p>Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus tersangka mengendarai sepeda motor, dan diduga akan melakukan transaksi narkoba.</p><p>"Untuk barang bukti, kami sita satu bungkus ganja yang beratnya 880 gram. Kami juga menyita barang bukti lain seperti satu paket sabu siap pakai, satu paket ganja siap pakai, dua unit handphone, dan sepeda motor yang digunakan pelaku," ujarnya.</p><p>Dikatakan Rafli, tersangka sudah enam bulan terakhir menjadi pengedar ganja dengan keuntungan Rp250 ribu dalam setiap satu kilogram barang haram tersebut yang laku terjual.</p><p>"Pelaku, mengedarkan narkoba dimana saja tergantung pesanan," ungkap Rafli.</p><p>Tersangka menyebut, lanjut Rafli, barang bukti ganja itu diperolehnya dari seorang wanita berinisial MP, yang kini dalam pengejaran polisi.</p><p>"Pemasoknya sudah kami ketahui. Kami pastikan akan kami ungkap," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_822_Nekat-Edarkan-Ganja--Pria-Lansia-Ditangkap-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86866/nekat-edarkan-ganja-pria-lansia-ditangkap-polisi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diskusi di SMK PAB 2 Helvetia, KAHMI Sumut: Pemahaman Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Penting</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 23:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diskusi di SMK PAB 2 Helvetia, KAHMI Sumut: Pemahaman Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Penting]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Karakter, integritas, serta pemahaman terhadap nilainilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dinilai menjadi modal penting d]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Karakter, integritas, serta pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi perubahan sosial yang semakin cepat. Apalagi generasi muda itu tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan penguasaan teknologi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. </p><p>Hal itu terungkap dalam kegiatan diskusi Penguatan Ideologi Pancasila dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/wawasan-kebangsaan/" target="_blank">Wawasan Kebangsaan</a> bagi Pelajar untuk Indonesia Emas 2045 yang digelar Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sumatera Utara (Sumut) Bidang Ideologi, Demokrasi dan Pembangunan Strategis (IDPS) di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/smk-pab-2-helvetia/" target="_blank">SMK PAB 2 Helvetia</a>, Jalan Veteran Pasar IV Helvetia, Selasa (15/9/2026).</p><p>Kegiatan tersebut diikuti para pelajar dan dihadiri sejumlah unsur organisasi serta pemerintahan setempat. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Deli Serdang, kemudian dilanjutkan dengan doa.</p><p>Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat, Hj Anita Lubis memberikan sambutan dengan menekankan pentingnya penanaman nilai kebangsaan sejak usia sekolah.</p><p>Menurutnya, generasi muda perlu memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat agar perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan sosial tidak menghilangkan jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia.</p><p>Sambutan Kepala <a href="https://www.beritasumut.com/tag/smk-pab-2-helvetia/" target="_blank">SMK PAB 2 Helvetia</a> dan mewakili Camat Labuhan Deli. Materi diskusi disampaikan Borkat Hasibuan, dipandu moderator Syahrial Effendi. Sedangkan doa disampaikan Junianto Sitorus.</p><p>Dalam pemaparan materi, Pancasila diperkenalkan tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai nilai yang dapat menjadi pedoman pelajar dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>"Nilai tersebut mencakup penghargaan terhadap keberagaman, menjaga persatuan, membangun toleransi dan bertanggung jawab sebagai warga negara," ujar Borkat Hasibuan dalam materinya.</p><p>Perkembangan teknologi informasi, lanjutnya, juga menjadi salah satu tantangan yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut. Pelajar sebagai kelompok yang sangat dekat dengan media digital dinilai perlu memiliki kemampuan menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai konten yang dapat memicu perpecahan.</p><p>"Wawasan kebangsaan, dengan demikian, tidak hanya berkaitan dengan pemahaman sejarah dan simbol-simbol negara, tetapi juga bagaimana generasi muda bersikap dalam menghadapi perbedaan dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab," jelasnya.<hr></p><p>Ketua panitia, Elvi Maalli, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman pelajar terhadap ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.</p><p>Ia berharap pembekalan tersebut dapat mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga mempunyai integritas, kepedulian sosial dan komitmen terhadap persatuan bangsa.</p><p>"Indonesia Emas 2045 membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas dan kompetitif, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menjaga persatuan Indonesia," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6382_Diskusi-di-SMK-PAB-2-Helvetia--KAHMI-Sumut--Pemahaman-Nilai-Pancasila-dan-Wawasan-Kebangsaan-Penting.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/pendidikan/86865/diskusi-di-smk-pab-2-helvetia-kahmi-sumut-pemahaman-nilai-pancasila-dan-wawasan-kebangsaan-penting/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta. Keduanya lebih akrab disapa Mas Rey dan Mas Prabhas.</p><p>Mereka bekerja di bagian Wireline Services, pekerjaan yang membuat keduanya harus siap ketika sebuah sumur minyak membutuhkan layanan. Jadwal kerja mereka 20 hari bekerja dan 10 hari beristirahat. Namun, waktu istirahat tidak selalu berarti benar-benar lepas dari pekerjaan.</p><p>"Wireline tuh salah satu servis yang on call. Artinya, bisa dipanggil kapan aja dan nggak kenal waktu," kata Adi, saat diwawancarai, Kamis (17/9/2026).</p><p>Bahkan ketika baru satu atau dua hari menjalani masa off, panggilan untuk kembali ke lapangan masih mungkin datang. Pekerjaan Wireline mengikuti kebutuhan operasi di lokasi sumur. Ketika pekerjaan dibutuhkan, orang dan peralatan harus siap.</p><p>Lokasi yang harus mereka datangi pun tidak selalu dekat. Mereka yang telah bekerja sebagai Wireline meninggalkan keluarga di kota asalnya sudah hampir mengelilingi Sabang hingga Merauke.</p><p>Selama belasan tahun bekerja sebagai Wireline, perjalanan tiga jam, enam jam, sebelas jam, hingga 20 jam pernah menjadi bagian dari pekerjaan mereka. Jarak tersebut menjadi salah satu risiko yang harus diperhitungkan bersama pekerjaan yang berkaitan dengan bahan peledak dan sumber radioaktif.</p><p>Karena itu, perjalanan ke lapangan tidak sekadar persoalan mencapai lokasi. Kondisi pengemudi dan sistem keselamatan juga menjadi bagian dari persiapan sebelum pekerjaan dimulai.</p><p>Rey dan Adi mungkin lebih sering berada di balik pekerjaan yang tidak banyak terlihat dari permukaan. Ketika produksi sebuah sumur turun, orang di luar mungkin hanya melihat angka yang berubah. Tetapi angka itu belum menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi beberapa kilometer di bawah tanah.</p><p>"Sederhananya, kalau permukaan ini hanya menunjukkan bahwa produksi sebuah sumur itu turun atau naik, nah kita dari Wireline itu membantu mencari tahu apa sih yang sebenarnya terjadi dalam sumur itu," ujar Rey.</p><p>Untuk mengetahuinya, instrumen diturunkan menggunakan kabel ke dalam sumur. Kabel Wireline yang digunakan dapat mencapai sekitar enam kilometer dalam satu drum. Dalam pekerjaan tertentu, instrumen bahkan pernah diturunkan hingga sekitar lima kilometer.<hr></p><p>Dari kedalaman itu, informasi mengenai kondisi sumur dikumpulkan.</p><p>Pekerjaannya dapat berupa logging untuk melihat karakteristik formasi, pengambilan data dan sampel fluida, pembacaan temperatur, hingga pekerjaan yang berkaitan dengan perforasi. Setelah casing terpasang dan disemen, Wireline juga dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi sumur, termasuk memastikan integritas semen.</p><p>Semua informasi tersebut membantu menjawab satu persoalan: apa yang sebenarnya masih terjadi di dalam sumur?</p><p>Sebab produksi yang menurun tidak selalu berarti minyak di bawah tanah telah habis.</p><p></p><p><b>Sumur minyak memiliki cerita yang panjang</b></p><p>Ada yang telah berproduksi selama puluhan tahun. Tetapi usia bukan satu-satunya alasan sebuah sumur berhenti. Yang perlu dilihat adalah apakah masih terdapat zona reservoir yang mengandung hidrokarbon dan memungkinkan untuk diproduksikan secara ekonomis.</p><p>Artinya, sumur tua tidak otomatis menjadi sumur mati.</p><p>Produksi dari zona yang selama ini diandalkan bisa saja telah menurun. Air mungkin semakin banyak ikut terproduksi. Aliran minyak bisa semakin kecil. Namun kondisi tersebut belum selalu menjadi akhir dari sebuah sumur.</p><p>Ahmad Syibli, Business Manager Pressure &amp; Pumping Services <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pt-elnusa-tbk/" target="_blank">PT Elnusa Tbk</a>, melihat persoalan tersebut dari sisi lain: sebuah sumur perlu dipelajari kembali.<hr></p><p>Selama bertahun-tahun berproduksi, sebuah sumur mungkin baru mengambil sebagian dari potensi yang tersedia. Ketika produksinya menurun, sejarah produksi dan kondisi bawah permukaan perlu kembali dipelajari. Data baru dari dalam sumur kemudian digunakan untuk memperbarui gambaran mengenai potensi yang masih tersisa.</p><p>"Data historinya seperti apa, produksinya seperti apa, kita ambil data lagi, sehingga kita tahu, oh sumur ini masih ada potensial," ujar Syibli, Kamis (17/9/2026).</p><p>Data tersebut kemudian mempertemukan pekerjaan Rey dan Adi dengan pekerjaan tim lain.</p><p>Apa yang mereka dapatkan dari dalam sumur tidak berhenti sebagai hasil pembacaan alat.</p><p>Informasi tersebut menjadi bagian dari pertimbangan untuk menentukan tindakan berikutnya.</p><p>Sebab zona yang dulu menghasilkan minyak belum tentu menjadi satu-satunya zona yang masih memiliki potensi.</p><p>Syibli memberi gambaran, sebuah sumur yang sebelumnya diproduksikan pada kedalaman tertentu dapat saja memiliki potensi pada interval lain.</p><p>"Misalnya tadinya kedalamannya seribu, ternyata potensinya ada di 800 meter di atasnya. Kita akan perforasi lagi," katanya.</p><p>Dengan begitu, menghidupkan kembali sumur lama bukan perkara menyalakan kembali pompa atau peralatan yang pernah digunakan.</p><p>Ada data yang harus dibaca. Ada kondisi yang harus diperiksa. Ada perhitungan yang harus dilakukan. Dan ada keputusan apakah sumur tersebut memang masih layak diberi kesempatan.<hr></p><p>Jika Wireline membantu mendapatkan gambaran mengenai kondisi sumur, pekerjaan berikutnya dapat bergerak ke tahap intervensi.</p><p>Di bagian Pressure &amp; Pumping, salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah stimulasi. Chemical tertentu diinjeksikan ke dalam sumur dengan mempertimbangkan karakteristik sumur dan batuannya. Tujuannya adalah membantu mengoptimalkan kembali aliran produksi. Namun, chemical bukan jawaban yang bisa diberikan kepada semua sumur.</p><p>Sebelum dipompakan, persoalan di dalam sumur harus diketahui terlebih dahulu. Penurunan produksi bisa disebabkan oleh kondisi yang berbeda, sehingga perlakuannya pun tidak dapat disamakan.</p><p>Salah satu teknologi yang dibahas Syibli adalah formulasi chemical dengan mekanisme acid delay. Berbeda dengan asam yang bereaksi cepat pada titik awal kontak, formulasi tersebut dirancang untuk menunda reaksi sehingga penetrasinya dapat menjangkau bagian formasi yang dituju.</p><p>Teknologi tersebut telah diuji pada salah satu sumur. Menurut Syibli, produksi meningkat dan bahkan melampaui perkiraan tim subsurface.</p><p>Salah satu contoh yang disebut adalah Sumur Lembak 5 di Zona 4. Di sumur tersebut, stimulasi menggunakan chemical yang dikembangkan tim dilaporkan menghasilkan produksi di atas target sebelumnya. Sebab teknologi pada akhirnya tidak cukup hanya terdengar baru.</p><p>Pertanyaannya kembali ke sumur: apakah produksi meningkat, seberapa besar peningkatannya, dan apakah hasil tersebut bertahan secara teknis maupun ekonomis?</p><p>Dalam kasus lain yang diceritakan Syibli, sebuah sumur bahkan pernah disemen dan ditutup. Setelah tim subsurface melakukan kajian, potensi yang masih tersisa ditemukan. Sumur tersebut kemudian diaktifkan kembali, diuji dan disimulasi sebelum kembali diproduksikan.<hr></p><p>Kisah itu menunjukkan keputusan mengenai sebuah sumur tidak selalu berhenti pada kondisi terakhir ketika sumur tersebut ditutup.</p><p>Ada kemungkinan untuk memeriksanya kembali. Tetapi ada pula kemungkinan hasil pemeriksaan justru menunjukkan intervensi tidak lagi layak dilakukan. Pekerjaan semacam itu berlangsung dalam skala yang lebih besar.</p><p>Sepanjang 2025, Elnusa mengerjakan program workover dan well intervention pada 51 sumur milik Pertamina EP Zona 4. Program tersebut dilaporkan memberikan tambahan produksi minyak sebesar 432 barel per hari. Sumur-sumur tersebut tersebar di sejumlah lapangan, antara lain Prabumulih, Limau, Pendopo, Adera dan Ramba.</p><p><b>Angka 432 barel per hari tidak berasal dari satu pekerjaan yang seragam</b></p><p>Kondisi setiap sumur berbeda. Ada yang membutuhkan evaluasi. Ada yang membutuhkan intervensi. Ada yang memerlukan stimulasi. Ada pula yang harus melewati pemeriksaan terlebih dahulu sebelum diputuskan layak dikerjakan.</p><p>Di balik angka produksi tersebut, ada rangkaian pekerjaan yang dimulai jauh sebelum minyak kembali terlihat di permukaan.</p><p>Wireline mengumpulkan data dari dalam sumur. Tim subsurface membaca dan menganalisisnya. Kemudian pekerjaan intervensi dirancang berdasarkan kondisi yang ditemukan. Pressure &amp; Pumping menjalankan pekerjaan sesuai kebutuhan sumur.</p><p>Setiap tahap membawa konsekuensi terhadap biaya, waktu, risiko operasi dan hasil produksi. Sebab menemukan potensi hidrokarbon saja belum cukup. Potensi tersebut harus dapat diproduksikan dengan biaya dan risiko yang masuk akal.</p><p>Elnusa Tbk memaparkan terdapat sekitar 4.500 idle wells dan 24 idle fields/structures yang menjadi bagian dari peluang pengembangan aset. Materi tersebut juga menempatkan efisiensi, riset dan pengembangan, teknologi serta inovasi sebagai bagian penting dalam menghadapi meningkatnya biaya bisnis hulu minyak dan gas.<hr></p><p>Angka tersebut tidak berarti ribuan sumur lama dapat begitu saja dihidupkan kembali. Justru sebaliknya.</p><p>Setiap sumur perlu diperiksa satu per satu. Masih adakah hidrokarbonnya? Di zona mana? Bagaimana kondisi sumurnya? Berapa biaya intervensinya? Apakah peralatannya masih memadai? Bagaimana risiko operasinya? Dan yang tidak kalah penting, apakah hasil yang diperkirakan sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan?</p><p>Syibli mengatakan, ketika potensi masih ada dan secara ekonomi layak, memproduksikan kembali sumur yang sudah ada dapat lebih murah dibandingkan membuat sumur baru.</p><p>Dengan demikian, umur sumur hanya menjadi salah satu informasi. Keputusan akhirnya tetap ditentukan oleh gabungan data bawah permukaan, kondisi teknis dan keekonomian.</p><p>Di lapangan, proses itu berlangsung melalui pekerjaan yang sering kali tidak terlihat dari permukaan.</p><p>Ada Rey yang membantu mencari tahu kondisi di dalam sumur. Ada Adi yang harus tetap siap ketika panggilan pekerjaan datang, bahkan ketika masa istirahatnya baru berjalan beberapa hari. Ada kabel yang turun hingga ribuan meter serta instrumen yang membawa kembali data.</p><p>Tim kemudian membaca data tersebut untuk menentukan apakah sebuah sumur masih memiliki kemungkinan. Bahkan ada pekerjaan intervensi ketika data menunjukkan bahwa kesempatan itu memang layak dicoba.</p><p>Semua bertemu pada satu tempat yang sama yakni lubang sumur. Dari permukaan, yang paling mudah dilihat memang angka produksi.</p><p>Tetapi bagi orang-orang yang bekerja di sekitarnya, angka itu bukan akhir dari cerita. Ia justru menjadi alasan untuk mencari tahu apa yang terjadi di bawahnya. Sebab sebuah sumur tua tidak otomatis berarti sumur yang selesai.<hr></p><p>Selama data menunjukkan masih ada kemungkinan, sumur itu dapat diperiksa kembali. Teknologi membantu memperoleh informasi yang sebelumnya belum tersedia, sementara keputusan untuk mengintervensinya tetap bergantung pada kondisi teknis, risiko dan keekonomian.</p><p>Bagi Rey dan Adi, proses tersebut dimulai dari perjalanan menuju lokasi, menyiapkan peralatan, lalu menurunkan instrumen ke dalam sumur.</p><p>Setelah itu, jawabannya datang dari data yang mereka bawa kembali. Hingga pada akhirnya, dari apa yang kembali keluar ke permukaan.</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6934_Menelusuri-Sumur-Tua--Mencari-Minyak-yang-Tersisa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/sosok/86864/menelusuri-sumur-tua-mencari-minyak-yang-tersisa/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Curi Sepeda Motor di Lubuk Pakam, Pria ini Ditangkap</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 21:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Curi Sepeda Motor di Lubuk Pakam, Pria ini Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang hanya butuh waktu tiga jam untu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang hanya butuh waktu tiga jam untuk membekuk seorang maling sepeda motor.</p><p>Pelaku adalah ANP alias N (21), warga Jalan Tirto Sari, Gang Padang, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.</p><p>Pelaku diketahui melancarkan aksinya mencuri sepeda motor di depan Toko Roti Aroma, Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk pakam, Selasa (15/9/2026) pukul 21.30 WIB.</p><p>Dia kemudian ditangkap polisi, Rabu (16/9/2026) pukul 00.21 WIB di Jalan Wira Bakti, Kecamatan Batang Kuis, tepatnya di rel kereta api Batang Kuis.</p><p>Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang,, Kompol Muhammad Isral menjelaskan, pelaku ditangkap saat Tim URC sedang berpatroli di sekitaran Sport Center, Jalan Sultan Serdang.</p><p>"Anggota kita melihat ada dua unit sepeda motor Beat dan salah satu Honda Beat tersebut distep (dorong). Anggota kita kemudian mengejar sepeda motor dan saat mau diberhentikan satu orang yang mengendarai sepeda motor didorong tersebut langsung menjatuhkan sepeda motornya dan naik ke sepeda motor yang diduga sebagi komplotan pelaku dan melarikan diri," ujar Isral kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).</p><p>Selanjutnya, petugas mengejar para pelaku. Saat pengejaran, pelaku terjatuh dan petugas langsung mengamankannya beserta barang bukti berupa satu sepeda motor Honda Beat. Selanjutnya, petugas membawa pelaku dan barang bukti ke Kantor Satreskrim Polresta Deli Serdang untuk proses penyelidikan</p><p>Ketika diinterogasi, pelaku ANP alias N (21) mengaku sepeda motor tersebut dicurinya dari depan Toko Roti Aroma di Jalan Bakaran Batu, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/lubuk-pakam/" target="_blank">Lubuk Pakam</a>. Saat melakukan aksinya dia dibantu dua orang temannya.</p><p>Selanjutnya petugas menelusuri kepemilikan kendaraan sepeda motor tersebut dari nomor polisi sepeda motor, dan kemudian petugas langsung mendatangi pemilik kendaraan tersebut sesuai dengan alamat dan menyampaikan agar pemilik kendaraan untuk membuat laporan polisi di Polresta Deli Serdang.</p><p>"Saat ini pelaku sedang dalam proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan selanjutnya kita akan mengejar pelaku lainnya yang telah melarikan diri saat pengejaran," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2753_Curi-Sepeda-Motor-di-Lubuk-Pakam--Pria-ini-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86863/curi-sepeda-motor-di-lubuk-pakam-pria-ini-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>