<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.beritasumut.com/</link>
        <description>Portal Berita Sumatera Utara</description>
        <lastBuildDate>Fri, 18 Sep 2026 06:54:24 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta. Keduanya lebih akrab disapa Mas Rey dan Mas Prabhas.</p><p>Mereka bekerja di bagian Wireline Services, pekerjaan yang membuat keduanya harus siap ketika sebuah sumur minyak membutuhkan layanan. Jadwal kerja mereka 20 hari bekerja dan 10 hari beristirahat. Namun, waktu istirahat tidak selalu berarti benar-benar lepas dari pekerjaan.</p><p>"Wireline tuh salah satu servis yang on call. Artinya, bisa dipanggil kapan aja dan nggak kenal waktu," kata Adi, saat diwawancarai, Kamis (17/9/2026).</p><p>Bahkan ketika baru satu atau dua hari menjalani masa off, panggilan untuk kembali ke lapangan masih mungkin datang. Pekerjaan Wireline mengikuti kebutuhan operasi di lokasi sumur. Ketika pekerjaan dibutuhkan, orang dan peralatan harus siap.</p><p>Lokasi yang harus mereka datangi pun tidak selalu dekat. Mereka yang telah bekerja sebagai Wireline meninggalkan keluarga di kota asalnya sudah hampir mengelilingi Sabang hingga Merauke.</p><p>Selama belasan tahun bekerja sebagai Wireline, perjalanan tiga jam, enam jam, sebelas jam, hingga 20 jam pernah menjadi bagian dari pekerjaan mereka. Jarak tersebut menjadi salah satu risiko yang harus diperhitungkan bersama pekerjaan yang berkaitan dengan bahan peledak dan sumber radioaktif.</p><p>Karena itu, perjalanan ke lapangan tidak sekadar persoalan mencapai lokasi. Kondisi pengemudi dan sistem keselamatan juga menjadi bagian dari persiapan sebelum pekerjaan dimulai.</p><p>Rey dan Adi mungkin lebih sering berada di balik pekerjaan yang tidak banyak terlihat dari permukaan. Ketika produksi sebuah sumur turun, orang di luar mungkin hanya melihat angka yang berubah. Tetapi angka itu belum menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi beberapa kilometer di bawah tanah.</p><p>"Sederhananya, kalau permukaan ini hanya menunjukkan bahwa produksi sebuah sumur itu turun atau naik, nah kita dari Wireline itu membantu mencari tahu apa sih yang sebenarnya terjadi dalam sumur itu," ujar Rey.</p><p>Untuk mengetahuinya, instrumen diturunkan menggunakan kabel ke dalam sumur. Kabel Wireline yang digunakan dapat mencapai sekitar enam kilometer dalam satu drum. Dalam pekerjaan tertentu, instrumen bahkan pernah diturunkan hingga sekitar lima kilometer.<hr></p><p>Dari kedalaman itu, informasi mengenai kondisi sumur dikumpulkan.</p><p>Pekerjaannya dapat berupa logging untuk melihat karakteristik formasi, pengambilan data dan sampel fluida, pembacaan temperatur, hingga pekerjaan yang berkaitan dengan perforasi. Setelah casing terpasang dan disemen, Wireline juga dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi sumur, termasuk memastikan integritas semen.</p><p>Semua informasi tersebut membantu menjawab satu persoalan: apa yang sebenarnya masih terjadi di dalam sumur?</p><p>Sebab produksi yang menurun tidak selalu berarti minyak di bawah tanah telah habis.</p><p></p><p><b>Sumur minyak memiliki cerita yang panjang</b></p><p>Ada yang telah berproduksi selama puluhan tahun. Tetapi usia bukan satu-satunya alasan sebuah sumur berhenti. Yang perlu dilihat adalah apakah masih terdapat zona reservoir yang mengandung hidrokarbon dan memungkinkan untuk diproduksikan secara ekonomis.</p><p>Artinya, sumur tua tidak otomatis menjadi sumur mati.</p><p>Produksi dari zona yang selama ini diandalkan bisa saja telah menurun. Air mungkin semakin banyak ikut terproduksi. Aliran minyak bisa semakin kecil. Namun kondisi tersebut belum selalu menjadi akhir dari sebuah sumur.</p><p>Ahmad Syibli, Business Manager Pressure &amp; Pumping Services <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pt-elnusa-tbk/" target="_blank">PT Elnusa Tbk</a>, melihat persoalan tersebut dari sisi lain: sebuah sumur perlu dipelajari kembali.<hr></p><p>Selama bertahun-tahun berproduksi, sebuah sumur mungkin baru mengambil sebagian dari potensi yang tersedia. Ketika produksinya menurun, sejarah produksi dan kondisi bawah permukaan perlu kembali dipelajari. Data baru dari dalam sumur kemudian digunakan untuk memperbarui gambaran mengenai potensi yang masih tersisa.</p><p>"Data historinya seperti apa, produksinya seperti apa, kita ambil data lagi, sehingga kita tahu, oh sumur ini masih ada potensial," ujar Syibli, Kamis (17/9/2026).</p><p>Data tersebut kemudian mempertemukan pekerjaan Rey dan Adi dengan pekerjaan tim lain.</p><p>Apa yang mereka dapatkan dari dalam sumur tidak berhenti sebagai hasil pembacaan alat.</p><p>Informasi tersebut menjadi bagian dari pertimbangan untuk menentukan tindakan berikutnya.</p><p>Sebab zona yang dulu menghasilkan minyak belum tentu menjadi satu-satunya zona yang masih memiliki potensi.</p><p>Syibli memberi gambaran, sebuah sumur yang sebelumnya diproduksikan pada kedalaman tertentu dapat saja memiliki potensi pada interval lain.</p><p>"Misalnya tadinya kedalamannya seribu, ternyata potensinya ada di 800 meter di atasnya. Kita akan perforasi lagi," katanya.</p><p>Dengan begitu, menghidupkan kembali sumur lama bukan perkara menyalakan kembali pompa atau peralatan yang pernah digunakan.</p><p>Ada data yang harus dibaca. Ada kondisi yang harus diperiksa. Ada perhitungan yang harus dilakukan. Dan ada keputusan apakah sumur tersebut memang masih layak diberi kesempatan.<hr></p><p>Jika Wireline membantu mendapatkan gambaran mengenai kondisi sumur, pekerjaan berikutnya dapat bergerak ke tahap intervensi.</p><p>Di bagian Pressure &amp; Pumping, salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah stimulasi. Chemical tertentu diinjeksikan ke dalam sumur dengan mempertimbangkan karakteristik sumur dan batuannya. Tujuannya adalah membantu mengoptimalkan kembali aliran produksi. Namun, chemical bukan jawaban yang bisa diberikan kepada semua sumur.</p><p>Sebelum dipompakan, persoalan di dalam sumur harus diketahui terlebih dahulu. Penurunan produksi bisa disebabkan oleh kondisi yang berbeda, sehingga perlakuannya pun tidak dapat disamakan.</p><p>Salah satu teknologi yang dibahas Syibli adalah formulasi chemical dengan mekanisme acid delay. Berbeda dengan asam yang bereaksi cepat pada titik awal kontak, formulasi tersebut dirancang untuk menunda reaksi sehingga penetrasinya dapat menjangkau bagian formasi yang dituju.</p><p>Teknologi tersebut telah diuji pada salah satu sumur. Menurut Syibli, produksi meningkat dan bahkan melampaui perkiraan tim subsurface.</p><p>Salah satu contoh yang disebut adalah Sumur Lembak 5 di Zona 4. Di sumur tersebut, stimulasi menggunakan chemical yang dikembangkan tim dilaporkan menghasilkan produksi di atas target sebelumnya. Sebab teknologi pada akhirnya tidak cukup hanya terdengar baru.</p><p>Pertanyaannya kembali ke sumur: apakah produksi meningkat, seberapa besar peningkatannya, dan apakah hasil tersebut bertahan secara teknis maupun ekonomis?</p><p>Dalam kasus lain yang diceritakan Syibli, sebuah sumur bahkan pernah disemen dan ditutup. Setelah tim subsurface melakukan kajian, potensi yang masih tersisa ditemukan. Sumur tersebut kemudian diaktifkan kembali, diuji dan disimulasi sebelum kembali diproduksikan.<hr></p><p>Kisah itu menunjukkan keputusan mengenai sebuah sumur tidak selalu berhenti pada kondisi terakhir ketika sumur tersebut ditutup.</p><p>Ada kemungkinan untuk memeriksanya kembali. Tetapi ada pula kemungkinan hasil pemeriksaan justru menunjukkan intervensi tidak lagi layak dilakukan. Pekerjaan semacam itu berlangsung dalam skala yang lebih besar.</p><p>Sepanjang 2025, Elnusa mengerjakan program workover dan well intervention pada 51 sumur milik Pertamina EP Zona 4. Program tersebut dilaporkan memberikan tambahan produksi minyak sebesar 432 barel per hari. Sumur-sumur tersebut tersebar di sejumlah lapangan, antara lain Prabumulih, Limau, Pendopo, Adera dan Ramba.</p><p><b>Angka 432 barel per hari tidak berasal dari satu pekerjaan yang seragam</b></p><p>Kondisi setiap sumur berbeda. Ada yang membutuhkan evaluasi. Ada yang membutuhkan intervensi. Ada yang memerlukan stimulasi. Ada pula yang harus melewati pemeriksaan terlebih dahulu sebelum diputuskan layak dikerjakan.</p><p>Di balik angka produksi tersebut, ada rangkaian pekerjaan yang dimulai jauh sebelum minyak kembali terlihat di permukaan.</p><p>Wireline mengumpulkan data dari dalam sumur. Tim subsurface membaca dan menganalisisnya. Kemudian pekerjaan intervensi dirancang berdasarkan kondisi yang ditemukan. Pressure &amp; Pumping menjalankan pekerjaan sesuai kebutuhan sumur.</p><p>Setiap tahap membawa konsekuensi terhadap biaya, waktu, risiko operasi dan hasil produksi. Sebab menemukan potensi hidrokarbon saja belum cukup. Potensi tersebut harus dapat diproduksikan dengan biaya dan risiko yang masuk akal.</p><p>Elnusa Tbk memaparkan terdapat sekitar 4.500 idle wells dan 24 idle fields/structures yang menjadi bagian dari peluang pengembangan aset. Materi tersebut juga menempatkan efisiensi, riset dan pengembangan, teknologi serta inovasi sebagai bagian penting dalam menghadapi meningkatnya biaya bisnis hulu minyak dan gas.<hr></p><p>Angka tersebut tidak berarti ribuan sumur lama dapat begitu saja dihidupkan kembali. Justru sebaliknya.</p><p>Setiap sumur perlu diperiksa satu per satu. Masih adakah hidrokarbonnya? Di zona mana? Bagaimana kondisi sumurnya? Berapa biaya intervensinya? Apakah peralatannya masih memadai? Bagaimana risiko operasinya? Dan yang tidak kalah penting, apakah hasil yang diperkirakan sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan?</p><p>Syibli mengatakan, ketika potensi masih ada dan secara ekonomi layak, memproduksikan kembali sumur yang sudah ada dapat lebih murah dibandingkan membuat sumur baru.</p><p>Dengan demikian, umur sumur hanya menjadi salah satu informasi. Keputusan akhirnya tetap ditentukan oleh gabungan data bawah permukaan, kondisi teknis dan keekonomian.</p><p>Di lapangan, proses itu berlangsung melalui pekerjaan yang sering kali tidak terlihat dari permukaan.</p><p>Ada Rey yang membantu mencari tahu kondisi di dalam sumur. Ada Adi yang harus tetap siap ketika panggilan pekerjaan datang, bahkan ketika masa istirahatnya baru berjalan beberapa hari. Ada kabel yang turun hingga ribuan meter serta instrumen yang membawa kembali data.</p><p>Tim kemudian membaca data tersebut untuk menentukan apakah sebuah sumur masih memiliki kemungkinan. Bahkan ada pekerjaan intervensi ketika data menunjukkan bahwa kesempatan itu memang layak dicoba.</p><p>Semua bertemu pada satu tempat yang sama yakni lubang sumur. Dari permukaan, yang paling mudah dilihat memang angka produksi.</p><p>Tetapi bagi orang-orang yang bekerja di sekitarnya, angka itu bukan akhir dari cerita. Ia justru menjadi alasan untuk mencari tahu apa yang terjadi di bawahnya. Sebab sebuah sumur tua tidak otomatis berarti sumur yang selesai.<hr></p><p>Selama data menunjukkan masih ada kemungkinan, sumur itu dapat diperiksa kembali. Teknologi membantu memperoleh informasi yang sebelumnya belum tersedia, sementara keputusan untuk mengintervensinya tetap bergantung pada kondisi teknis, risiko dan keekonomian.</p><p>Bagi Rey dan Adi, proses tersebut dimulai dari perjalanan menuju lokasi, menyiapkan peralatan, lalu menurunkan instrumen ke dalam sumur.</p><p>Setelah itu, jawabannya datang dari data yang mereka bawa kembali. Hingga pada akhirnya, dari apa yang kembali keluar ke permukaan.</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6934_Menelusuri-Sumur-Tua--Mencari-Minyak-yang-Tersisa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/sosok/86864/menelusuri-sumur-tua-mencari-minyak-yang-tersisa/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Curi Sepeda Motor di Lubuk Pakam, Pria ini Ditangkap</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 21:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Curi Sepeda Motor di Lubuk Pakam, Pria ini Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang hanya butuh waktu tiga jam untu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang hanya butuh waktu tiga jam untuk membekuk seorang maling sepeda motor.</p><p>Pelaku adalah ANP alias N (21), warga Jalan Tirto Sari, Gang Padang, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.</p><p>Pelaku diketahui melancarkan aksinya mencuri sepeda motor di depan Toko Roti Aroma, Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk pakam, Selasa (15/9/2026) pukul 21.30 WIB.</p><p>Dia kemudian ditangkap polisi, Rabu (16/9/2026) pukul 00.21 WIB di Jalan Wira Bakti, Kecamatan Batang Kuis, tepatnya di rel kereta api Batang Kuis.</p><p>Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang,, Kompol Muhammad Isral menjelaskan, pelaku ditangkap saat Tim URC sedang berpatroli di sekitaran Sport Center, Jalan Sultan Serdang.</p><p>"Anggota kita melihat ada dua unit sepeda motor Beat dan salah satu Honda Beat tersebut distep (dorong). Anggota kita kemudian mengejar sepeda motor dan saat mau diberhentikan satu orang yang mengendarai sepeda motor didorong tersebut langsung menjatuhkan sepeda motornya dan naik ke sepeda motor yang diduga sebagi komplotan pelaku dan melarikan diri," ujar Isral kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).</p><p>Selanjutnya, petugas mengejar para pelaku. Saat pengejaran, pelaku terjatuh dan petugas langsung mengamankannya beserta barang bukti berupa satu sepeda motor Honda Beat. Selanjutnya, petugas membawa pelaku dan barang bukti ke Kantor Satreskrim Polresta Deli Serdang untuk proses penyelidikan</p><p>Ketika diinterogasi, pelaku ANP alias N (21) mengaku sepeda motor tersebut dicurinya dari depan Toko Roti Aroma di Jalan Bakaran Batu, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/lubuk-pakam/" target="_blank">Lubuk Pakam</a>. Saat melakukan aksinya dia dibantu dua orang temannya.</p><p>Selanjutnya petugas menelusuri kepemilikan kendaraan sepeda motor tersebut dari nomor polisi sepeda motor, dan kemudian petugas langsung mendatangi pemilik kendaraan tersebut sesuai dengan alamat dan menyampaikan agar pemilik kendaraan untuk membuat laporan polisi di Polresta Deli Serdang.</p><p>"Saat ini pelaku sedang dalam proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan selanjutnya kita akan mengejar pelaku lainnya yang telah melarikan diri saat pengejaran," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2753_Curi-Sepeda-Motor-di-Lubuk-Pakam--Pria-ini-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86863/curi-sepeda-motor-di-lubuk-pakam-pria-ini-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Simpan 27,39 Gram Sabu Dibalut Tisu dalam Bagasi Motor Digagalkan Polisi di Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 20:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Simpan 27,39 Gram Sabu Dibalut Tisu dalam Bagasi Motor Digagalkan Polisi di Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Seorang pria berinisial RPP (32) ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang karena diduga terlibat per]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Seorang pria berinisial RPP (32) ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> karena diduga terlibat peredaran sabu. Untuk mengelabui petugas, barang haram tersebut disembunyikan dalam balutan tisu di bagasi sepeda motor.</p><p>RPP warga Dusun I, Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, ditangkap di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, pada Rabu (9/9/2026).</p><p>Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a>, Kompol Fery Kusnadi mengatakan, penangkapan RPP berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut.</p><p>"Petugas kemudian menuju lokasi dan mendapati pelaku sedang mengendarai sepeda motor. Petugas langsung mengamankan pelaku," ujar Fery, Rabu (16/9/2026).</p><p>Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap badan dan kendaraan RPP. Saat memeriksa bagasi sepeda motor, polisi menemukan balutan tisu.</p><p>Setelah dibuka, balutan tisu tersebut berisi dua plastik klip transparan yang diduga berisi sabu. Polisi kemudian menginterogasi RPP terkait barang tersebut.</p><p>"Pelaku mengakui barang tersebut merupakan sabu yang diperolehnya dari wilayah Percut Sei Tuan," jelasnya.</p><p>Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sabu seberat 27,39 gram. Selain itu, turut diamankan dua plastik klip transparan, tisu pembungkus sabu, dua plastik asoy berwarna, dan sepeda motor yang digunakan pelaku.</p><p>Selanjutnya, RPP bersama seluruh barang bukti dibawa ke Mako <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</p><p>"Kami akan terus memberantas peredaran narkoba dan akan menindak tegas para pelaku," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_8044_Simpan-27-39-Gram-Sabu-Dibalut-Tisu-dalam-Bagasi-Motor-Digagalkan-Polisi-di-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86862/simpan-2739-gram-sabu-dibalut-tisu-dalam-bagasi-motor-digagalkan-polisi-di-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lukai Korban Pakai Celurit, Polres Pelabuhan Belawan Bekuk Pelaku Curas</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 20:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lukai Korban Pakai Celurit, Polres Pelabuhan Belawan Bekuk Pelaku Curas]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan mengamankan seorang pelaku Pencurian dengan Kekerasa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a> mengamankan seorang pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) berinisial SAP alias U (21).</p><p>Kasat Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a>, AKP Agus Purnomo kepada wartawan, Rabu (16/9/2026), menjelaskan penangkapan pelaku merupakan tindak lanjut atas laporan terkait aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Pelabuhan Raya, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.</p><p>Korbannya yakni, Endo Firmansyah Putra (24), seorang sopir yang berdomisili di Jalan Sering Gang Jala, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung.</p><p>Peristiwa tersebut terjadi, pada Jumat, 17 April 2026, sekira pukul 21.20 WIB. Saat itu korban bersama rekannya selesai melakukan pembongkaran minyak di kawasan Ujung Baru Belawan dan hendak kembali menuju gudang.</p><p>Saat melintas di Jalan Pelabuhan Raya, korban tiba-tiba diberhentikan sekitar lima orang laki-laki yang tidak dikenal. Para pelaku kemudian meminta sisa minyak hasil pembongkaran.</p><p>Karena jumlah yang diberikan tidak sesuai dengan yang mereka inginkan, salah seorang pelaku naik ke pintu bagian sopir dan meminta uang.</p><p>Korban sempat menyebut tidak memiliki uang. Namun pelaku tetap memaksa hingga korban memberikan uang sebesar Rp3 ribu. Pelaku kemudian meminta telepon genggam korban. Karena korban melakukan perlawanan, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan melukai korban.</p><p>Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian paha. Rekan korban yang berada di lokasi juga mengalami luka setelah terlibat perkelahian dengan pelaku lainnya yang membawa senjata tajam jenis celurit.</p><p>Kedua korban kemudian menyelamatkan diri menuju pos satpam PT SBP. Setelah situasi kondusif, korban meninggalkan lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.</p><p>Menindaklanjuti laporan tersebut, Team URC Sat Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a> melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tiga tersangka sebelumnya masing-masing T, F dan P alias Keling, dan melakukan pengembangan hingga mendapatkan informasi keberadaan salah SAP.<hr></p><p>Pada Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, petugas bergerak ke Jalan Pelabuhan Raya dan berhasil mengamankan SAP alias U. Pelaku selanjutnya dibawa ke Mako <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a> untuk menjalani pemeriksaan.</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya dan beraksi bersama beberapa rekannya, yakni T, F, P alias Keling yang sudah ditangkap sebelumnya, serta E yang masih dalam pengejaran. Pelaku juga mengakui menggunakan celurit untuk melukai korban.</p><p>"Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan serta pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya. Kami akan terus menindak tegas aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1676_Lukai-Korban-Pakai-Celurit--Polres-Pelabuhan-Belawan-Bekuk-Pelaku-Curas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86861/lukai-korban-pakai-celurit-polres-pelabuhan-belawan-bekuk-pelaku-curas/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengadaan 15 Ribu Jilbab Terindikasi Korupsi, Mahasiswa Demo Kantor Bupati Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 19:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengadaan 15 Ribu Jilbab Terindikasi Korupsi, Mahasiswa Demo Kantor Bupati Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Pengadaan 15 ribu potong (helai) jilbab dengan nilai anggaran Rp525 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanj]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Pengadaan 15 ribu potong (helai) jilbab dengan nilai anggaran Rp525 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran (TA) 2025, ternyata menyisakan tanda tanya besar.</p><p>Indikasi penyimpangan menyeruak pada paket pengadaan yang ada di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Deli Serdang tersebut.</p><p>Dugaan tersebut memantik massa Aliansi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> dan Rakyat Bersatu (AMARA) Sumatera Utara (Sumut) untuk menggelar aksi, Rabu (16/9/2026).</p><p>Puluhan massa yang membentangkan spanduk bertuliskan, "Tangkap dan Adili Ketua PKK Deli Serdang" tersebut tidak hanya menggeruduk <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kantor-bupati-deli-serdang/" target="_blank">Kantor Bupati Deli Serdang</a>, tapi juga DPRD dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang.</p><p>Koordinator Aksi AMARA Sumut, Imam dalam orasinya mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran, investigasi dan informasi terdapat dugaan persoalan serius dalam kegiatan pengadaan 15 ribu potong jilbab sebesar Rp525 juta di Bagian Kesra Deli Serdang 2025.</p><p>"Nilai tersebut apabila dihitung secara keseluruhan mencapai sekitar Rp35 ribu per potong, sehingga menimbulkan pertanyaan publik mengenai kewajaran harga, proses pengadaan, spesifikasi barang serta penetapan harga dalam kegiatan tersebut," katanya.</p><p>Imam menegaskan, indikasi penyimpangan harus diperiksa karena terdapat informasi mengenai hubungan antara pihak penyedia dengan lingkungan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Deli Serdang.</p><p>Disebut-sebut, penyedia adalah oknum Bendahara PPK Deli Serdang inisial LS yang tidak lain dan tidak bukan orang kepercayaan Ketua PKK Deli Serdang inisial JS.</p><p>Selain itu juga terdapat kejanggalan antara barang dengan tujuan penggunaan anggaran. Jilbab yang ditemukan bertuliskan &#039;ASRI&#039; bukan identitas atau logo resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang.</p><p>"Berdasarkan informasi yang kami himpun, terdapat dugaan jilbab tersebut telah dibagikan dalam momentum politik sebelumnya, sementara pertanggung jawaban atau pembiayaannya kemudian dibebankan melalui APBD tahun 2025," ungkapnya.<hr></p><p>Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan menjadi sekadar isu di tengah masyarakat, tetapi harus diperiksa secara objektif untuk memastikan ada atau tidaknya konflik kepentingan dalam proses pengadaan. </p><p>Sehingga, kata Imam AMARA Sumut mendesak kepada Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan untuk memeriksa oknum Ketua PKK Deli Serdang inisial JS terkait dugaan keterkaitan dan potensi konflik kepentingan dalam pengadaan jilbab tersebut.</p><p>Kepada <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kejari-deli-serdang/" target="_blank">Kejari Deli Serdang</a>, AMARA Sumut mendesak agar segera melakukan penyelidikan dan memeriksa oknum Ketua PKK Deli Serdang, oknum Bendahara PPK Deli Serdang, penyedia dan Kepala Bagian (Kabag) Kesra Deli Serdang, karena pengadaan 15 ribu potong jilbab senilai Rp525 juta tersebut terindikasi dimark-up dan berpotensi menyebabkan kerugian negara.</p><p>Kepada DPRD Deli Serdang, massa mendesak agar segera memanggil dan meminta seluruh dokumen pengadaan serta hasil pemeriksaan Inspektorat, kemudian melakukan pendalaman apabila ditemukan indikasi penyimpangan atau kerugian keuangan daerah.</p><p>Unjuk rasa yang berlangsung sekitar 30 menit di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kantor-bupati-deli-serdang/" target="_blank">Kantor Bupati Deli Serdang</a> sendiri sempat diwarnai aksi massa menggedor pagar besi, karena pintu gerbang dalam keadaan terkunci dan Bupati, Asri Ludin Tambunan tidak menemui massa.</p><p>Massa akhirnya ditemui Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) Pamong Praja (PP) Deli Serdang Marzuki dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Anwar Sadat Siregar.</p><p>Kepada massa aksi, Marzuki menyebut persoalan tersebut sudah dalam penanganan Inspektorat.</p><p>"Untuk hal yang dimaksud saat ini sedang dalam penanganan dan pemeriksaan Inspektorat. Mohon bersabar kita tunggu hasilnya," ujar Marzuki.</p><p>Sementara itu, Plt Kepala Badan Kesbangpol, Anwar Sadat menambahkan, dugaan penyimpangan dalam pengadaan 15 ribu potong jilbab dengan nilai anggaran Rp525 juta sedang ditangani Polresta Deli Serdang.</p><p>"Pertama (sedang ditangani) Inspektorat dan juga Polresta Deliserdang. Yang kedua status Pemkab kooperatif sebisa mungkin membantu untuk memproses penyelidikan ini kepada inspektorat dan Polresta agar informasi ini bisa selesai melalui ranah hukum dan juga menemukan kebenaran karena yang memiliki kewenangan tentunya penyidik," ucapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_9055_Pengadaan-15-Ribu-Jilbab-Terindikasi-Korupsi--Mahasiswa-Demo-Kantor-Bupati-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86860/pengadaan-15-ribu-jilbab-terindikasi-korupsi-mahasiswa-demo-kantor-bupati-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadin Sumut Sambut Baik Penandatanganan MoU Kerja Sama Kesehatan Sumut&ndash;Korsel</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 10:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadin Sumut Sambut Baik Penandatanganan MoU Kerja Sama Kesehatan Sumut–Korsel]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.comKamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) menyambut baik dan positif langkah strategis Pemerintah Provinsi Suma]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>-Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>) menyambut baik dan positif langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menjalin kerja sama sektor kesehatan dengan Pemerintah <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a>. </p><p>Kemitraan ini dinilai sebagai angin segar bagi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendorong investasi industri kesehatan dan modernisasi layanan medis di Sumatera Utara.</p><p>Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/firsal-dida-mutyara/" target="_blank">Firsal Dida Mutyara</a>, merespons penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Duta Besar <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> untuk Indonesia, Yoon Soongu, di Medan baru-baru ini.</p><p>Ketua Umum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>, Dida Mutyara, menyampaikan bahwa masuknya investasi dan teknologi kesehatan dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> sejalan dengan visi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> dalam memperkuat kemitraan strategis global dan mendorong penguatan ekosistem industri daerah.</p><p>"<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution. Kerja sama dengan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> ini bukan hanya meningkatkan standar kualitas pelayanan rumah sakit, tetapi juga membuka peluang investasi baru yang sangat besar bagi dunia usaha lokal, mulai dari penyediaan infrastruktur medis, teknologi kesehatan, hingga rantai pasok pendukungnya," ujar Dida Mutyara.</p><p>Menurut Dida, inisiatif pengembangan kawasan kesehatan terpadu di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang yang dicanangkan Pemprov Sumut membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah dan pelaku usaha. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> siap mengambil peran aktif untuk menjembatani kolaborasi bisnis (business-to-business) antara pengusaha <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> dan pelaku usaha lokal di Sumatera Utara.</p><p>"Pengembangan kawasan kesehatan dan peningkatan kualitas RSUD hingga level Puskesmas memerlukan dukungan teknologi mutakhir dan transfer pengetahuan. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> berkomitmen memastikan bahwa pelaku usaha lokal turut berpartisipasi dan mendapatkan manfaat nyata, termasuk dalam hal transfer teknologi dan peningkatan kapasitas SDM kesehatan di daerah," tambahnya.</p><p>Lebih lanjut, Dida Mutyara menekankan pentingnya transparansi dan iklim investasi yang kondusif agar komitmen pinjaman, bantuan, maupun investasi dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/korea-selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> dapat terealisasi secara efisien dan tepat sasaran.</p><p>Dengan terjalinnya kemitraan ini, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> optimis Sumatera Utara dapat bertransformasi menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan (medical hub) unggulan di wilayah Indonesia Barat, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat yang selama ini melakukan pengobatan ke luar negeri.</p><p>"Jika fasilitas dan SDM kesehatan kita sudah berstandar internasional melalui kerja sama ini, maka nilai ekonomi yang berputar akan tetap berada di Sumatera Utara. Ini adalah langkah konkret dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah," pungkas <a href="https://www.beritasumut.com/tag/firsal-dida-mutyara/" target="_blank">Firsal Dida Mutyara</a>.<hr></p><p>Tampak hadir dalam penandatangan MoU, Kepala Bapperida Sumut, Dikky Anugerah, Konsul Kehormatan Korea, Parlindungan Purba, Direktur RSU Haji Medan, Yulinda Elvi Nasution dan Jajaran Kepala Dinas/ Biro terkait.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_6242_Kadin-Sumut-Sambut-Baik-Penandatanganan-MoU-Kerja-Sama-Kesehatan-Sumut-ndash-Korsel.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/ekonomi/86857/kadin-sumut-sambut-baik-penandatanganan-mou-kerja-sama-kesehatan-sumutndashkorsel/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadin Sumut Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Victoria Australia, Fokus 5 Sektor Unggulan</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 09:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadin Sumut Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Victoria Australia, Fokus 5 Sektor Unggulan]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.comKamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) memaparkan peluang kemitraan perdagangan dua arah dengan Negara Bagia]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>-Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>) memaparkan peluang kemitraan perdagangan dua arah dengan Negara Bagian <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>, Australia, dalam ajang International Indonesia-<a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a> Regional Business Matching Forum di Bendigo.</p><p>Ketua Umum <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a><a href="https://www.beritasumut.com/tag/firsal-dida-mutyara/" target="_blank">Firsal Dida Mutyara</a> menjadi salah satu pembicara utama dalam forum tersebut. Ia menyampaikan materi bertajuk "Partners in Growth, Five Sectors Trade in Both Direction &mdash; What Indonesia is Buying, What It Can Supply, and the Provincial Counterpart on the Other Side".</p><p>Dalam forum yang mempertemukan pelaku industri dan pejabat pemerintah lokal Australia tersebut, Dida memaparkan peluang kerja sama perdagangan di lima sektor unggulan.</p><p>Kelima sektor tersebut mencakup industri pangan dan pertanian, energi terbarukan, pendidikan dan pelatihan vokasi, pariwisata, serta teknologi informasi.</p><p></p><p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Dorong Perdagangan Dua Arah</b></h3></p><p>Dida menyoroti Sumatera Utara sebagai salah satu mitra provinsi yang dinilai strategis untuk memperkuat hubungan perdagangan antara Indonesia dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>.</p><p>Menurut dia, kerja sama kedua wilayah memiliki peluang karena terdapat komplementaritas ekonomi yang cukup besar. Sumatera Utara tidak hanya berpotensi memasok komoditas unggulan dan produk manufaktur ke Australia, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk produk, teknologi, dan investasi dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a> ke wilayah Indonesia bagian barat.</p><p>"Indonesia dan Australia, khususnya Negara Bagian <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>, memiliki komplementaritas ekonomi yang sangat tinggi. Sumatera Utara tidak hanya siap menyuplai produk-produk komoditas unggulan dan manufaktur ke pasar Australia, tetapi juga menjadi pintu masuk utama bagi produk, teknologi, dan investasi berstandar tinggi dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a> ke wilayah Indonesia Barat," jelas Dida.</p><p>Ia juga memaparkan analisis mengenai kebutuhan impor Indonesia serta kapasitas suplai komoditas ekspor Sumatera Utara.<hr></p><p>Pendekatan melalui lima sektor tersebut dirancang untuk membangun hubungan perdagangan yang seimbang dan saling menguntungkan, sekaligus memberikan dampak terhadap penguatan industri di daerah.</p><p></p><p><h3><b>Delegasi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> Hadir di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a></b></h3></p><p>Dalam kunjungan kerja ke Negara Bagian <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>, Dida Mutyara didampingi sejumlah delegasi resmi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a>.</p><p>Delegasi tersebut terdiri dari Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Lismardi Hendra, Wakil Ketua Umum Bidang Real Estate dan Perumahan Rakyat Andi Atmoko Panggabean, Komite Tetap Pelayanan dan Tenaga Kesehatan Yusriando, serta Komite Tetap Asahan, Batubara, dan Tanjungbalai Surya Purnama Putra.</p><p>Bendigo sendiri dikenal sebagai salah satu kota bersejarah di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a> yang berkembang dari aktivitas pertambangan emas pada era gold rush.</p><p>Kehadiran <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> di kota tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda diplomasi ekonomi untuk memperluas hubungan bisnis antara dunia usaha Sumatera Utara dan Australia.</p><p></p><p><h3><b>Bertemu <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>n Chamber of Commerce and Industry</b></h3></p><p>Selain mengikuti forum bisnis di Bendigo, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> juga menggelar pertemuan bilateral dengan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>n Chamber of Commerce and Industry di Melbourne.<hr></p><p>Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama, mulai dari penguatan kemitraan bisnis ke bisnis (B2B), perluasan akses pasar bagi komoditas ekspor Sumatera Utara, hingga peluang investasi dan pemanfaatan teknologi industri.</p><p>Dida mengatakan rangkaian pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membawa pelaku usaha Sumatera Utara ke pasar internasional.</p><p>"Melalui panggung Business Matching Forum di Bendigo serta kolaborasi erat bersama <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>n Chamber of Commerce, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> membuktikan komitmennya untuk membawa dunia usaha Sumatera Utara naik kelas ke kancah internasional. Kami optimistis rangkaian dialog strategis ini segera mewujudkan transaksi konkret dan kemitraan jangka panjang," pungkas Dida Mutyara.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-sumut/" target="_blank">Kadin Sumut</a> berharap penjajakan kerja sama tersebut dapat berlanjut pada transaksi bisnis dan kemitraan jangka panjang antara pelaku usaha Sumatera Utara dengan mitra bisnis di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/victoria/" target="_blank">Victoria</a>.</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_1383_Kadin-Sumut-Jajaki-Kerja-Sama-Strategis-dengan-Victoria-Australia--Fokus-5-Sektor-Unggulan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/ekonomi/86856/kadin-sumut-jajaki-kerja-sama-strategis-dengan-victoria-australia-fokus-5-sektor-unggulan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadin Medan Jadi Dosen Praktisi di USU, Mahasiswa Belajar Ekspor-Impor Produk Pangan</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 08:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadin Medan Jadi Dosen Praktisi di USU, Mahasiswa Belajar Ekspor-Impor Produk Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi melalui program d]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi melalui program <a href="https://www.beritasumut.com/tag/dosen/" target="_blank">dosen</a> praktisi di Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/usu/" target="_blank">USU</a>).</p><p>Pengurus Komite Tetap Bidang Perhubungan, Logistik, dan Rantai Pasok Kadin Medan, Muhammad Awang Laksamana, hadir sebagai <a href="https://www.beritasumut.com/tag/dosen/" target="_blank">dosen</a> praktisi dalam mata kuliah Perdagangan Internasional di Program Studi Teknologi Pangan (Food Technology) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Selasa (15/9/2026).</p><p>Dalam perkuliahan tersebut, Awang membahas alur kerja, tantangan, serta regulasi yang berkaitan dengan kegiatan ekspor dan impor produk pangan di pasar internasional.</p><p>Kehadiran praktisi dari dunia usaha memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan gambaran mengenai mekanisme rantai pasok global, standar mutu produk pangan untuk ekspor, hingga prosedur logistik lintas negara.</p><p></p><p><h3><b>Kadin Medan Dorong Mahasiswa Pahami Dunia Industri</b></h3></p><p>Program <a href="https://www.beritasumut.com/tag/dosen/" target="_blank">dosen</a> praktisi tersebut menjadi salah satu bentuk upaya Kadin Medan menjembatani kebutuhan industri dengan pembelajaran di perguruan tinggi.</p><p>Sektor teknologi pangan dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan, termasuk dalam mendorong produk olahan pangan lokal Medan dan Sumatera Utara masuk ke pasar internasional.</p><p>Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman praktis mengenai tata cara ekspor-impor, penanganan kargo pangan, serta pemenuhan berbagai standar dan regulasi yang berlaku di pasar global.</p><p>Diskusi juga membahas potensi komoditas dan produk olahan pangan lokal untuk menembus pasar internasional dengan dukungan rantai pasok dan sistem logistik yang efisien.<hr></p><p>Selain kesiapan bekerja, mahasiswa didorong memiliki wawasan kewirausahaan sehingga dapat melihat peluang di sektor perdagangan internasional.</p><p></p><p><h3>Kadin Medan dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/usu/" target="_blank">USU</a> Perkuat Link and Match</h3></p><p>Ketua Kadin Medan Arman Chandra mengapresiasi keterlibatan pengurus Kadin Medan dalam memberikan pengetahuan praktis kepada mahasiswa <a href="https://www.beritasumut.com/tag/usu/" target="_blank">USU</a>.</p><p>Menurut Arman, sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi penting untuk memastikan lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga memahami kebutuhan industri.</p><p>"Kita ingin mahasiswa tidak hanya menguasai teori teknologi pangan di laboratorium, tetapi juga paham bagaimana produk tersebut bisa dikemas, dipenuhi standar logistiknya, dan ditembuskan ke pasar ekspor global," ujar Arman.</p><p>Ia menambahkan, Kadin Medan terbuka untuk melanjutkan kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan daya saing di sektor perdagangan internasional.</p><p>"Kadin Medan siap terus berkolaborasi dengan dunia kampus untuk mencetak generasi muda yang inovatif, berdaya saing, dan siap menjadi pemain utama dalam ekosistem perdagangan internasional," tambahnya.</p><p></p><p><h3>Kadin Medan Siapkan Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi</h3><hr></p><p>Melalui program <a href="https://www.beritasumut.com/tag/dosen/" target="_blank">dosen</a> praktisi, Kadin Medan berkomitmen memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Kota Medan.</p><p>Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelarasan atau <i>link and match</i> antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata dunia industri.</p><p>Khususnya di bidang perhubungan, logistik, rantai pasok, serta perdagangan internasional, keterhubungan antara pembelajaran akademis dan pengalaman praktis dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja maupun peluang usaha.</p><p>Kadin Medan berharap model kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih dekat dengan dinamika industri dan memiliki kesiapan untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi daerah.</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_5454_Kadin-Medan-Jadi-Dosen-Praktisi-di-USU--Mahasiswa-Belajar-Ekspor-Impor-Produk-Pangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/ekonomi/86858/kadin-medan-jadi-dosen-praktisi-di-usu-mahasiswa-belajar-eksporimpor-produk-pangan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadin Medan Optimistis Sektor Energi dan Konstruksi Dorong Investasi Manufaktur</guid>
            <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 07:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadin Medan Optimistis Sektor Energi dan Konstruksi Dorong Investasi Manufaktur]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan melihat pertumbuhan sektor Pengadaan Listrik dan Gas yang mencapai 10,81 perse]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan melihat pertumbuhan sektor Pengadaan Listrik dan Gas yang mencapai 10,81 persen secara tahunan atau <i>year on year </i>(yoy) sebagai sinyal positif bagi penguatan struktur ekonomi Sumatera Utara.</p><p>Ketua Kadin Kota Medan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/arman-chandra/" target="_blank">Arman Chandra</a> menilai pertumbuhan tersebut dapat menjadi salah satu fondasi untuk mempercepat investasi dan proses industrialisasi di daerah, khususnya Kota Medan sebagai pusat perdagangan dan kegiatan ekonomi.</p><p>Menurut Arman, ketersediaan serta keandalan pasokan energi merupakan faktor penting bagi keberlanjutan berbagai sektor penopang ekonomi Medan, terutama industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi.</p><p></p><p><h3>Energi Stabil Dukung Industri dan Konstruksi</h3></p><p>Arman menjelaskan bahwa penguatan sektor energi dapat memberikan dampak terhadap iklim usaha di Kota Medan.</p><p>Salah satunya berkaitan dengan operasional kawasan industri. Kepastian pasokan listrik dan gas dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional pabrik, mengurangi risiko terhentinya produksi (<i>downtime</i>), serta membuka ruang peningkatan kapasitas manufaktur.</p><p>Pasokan energi yang stabil juga dinilai dapat mendukung percepatan proyek konstruksi, baik pembangunan infrastruktur komersial, properti, maupun fasilitas umum di Kota Medan.</p><p>Dari sisi investasi, kepastian infrastruktur energi menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pelaku usaha ketika mempertimbangkan pengembangan bisnis maupun penanaman modal.</p><p>"Lonjakan 10,81% di sektor listrik dan gas ini bukan sekadar angka statistik, melainkan jaminan kepastian bagi dunia usaha. Kota Medan yang ditopang oleh industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi sangat membutuhkan keandalan energi," ujar <a href="https://www.beritasumut.com/tag/arman-chandra/" target="_blank">Arman Chandra</a>.<hr></p><p>"Ketika pasokan energi stabil dan efisien, biaya operasional industri turun, daya saing meningkat, dan ruang bagi pertumbuhan UMKM makin terbuka luas," lanjutnya.</p><p></p><p><h3><b>Rantai Pasok dan UMKM Ikut Terdampak</b></h3></p><p>Menurut <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-medan/" target="_blank">Kadin Medan</a>, manfaat penguatan infrastruktur energi juga dapat dirasakan oleh sektor usaha yang bergantung pada keandalan rantai pasok.</p><p>Salah satunya industri pangan yang membutuhkan fasilitas penyimpanan seperti *cold storage*. Stabilitas energi juga penting bagi sektor jasa, perhotelan, hingga pelaku UMKM kuliner yang membutuhkan pasokan listrik secara berkelanjutan.</p><p>Dengan infrastruktur energi yang semakin andal, pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kontinuitas kegiatan operasional.</p><p>Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memperkuat keterhubungan antara industri besar, perdagangan, jasa, dan UMKM dalam ekosistem ekonomi Kota Medan.</p><p></p><p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-medan/" target="_blank">Kadin Medan</a> Dorong Investasi Manufaktur Hijau</b></h3></p><p>Untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan sektor energi, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-medan/" target="_blank">Kadin Medan</a> mendorong penguatan sinergi antara penyedia energi, pemerintah daerah, dan dunia usaha.<hr></p><p>Ada tiga langkah yang menjadi perhatian, yakni optimalisasi distribusi energi industri, mendorong investasi berkelanjutan, serta pemberdayaan sektor jasa dan perdagangan.</p><p>Optimalisasi distribusi energi diharapkan dapat memastikan pasokan listrik dan gas tidak hanya tersedia di kawasan industri yang sudah berkembang, tetapi juga menjangkau sentra UMKM dan kawasan industri baru.</p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-medan/" target="_blank">Kadin Medan</a> juga mendorong pemanfaatan momentum tersebut untuk menarik investasi di bidang manufaktur hijau dan teknologi efisiensi energi.</p><p>Di sektor jasa dan perdagangan, modernisasi rantai pasok lokal dinilai perlu terus dilakukan agar pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun internasional.</p><p><h3><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-medan/" target="_blank">Kadin Medan</a> Dorong Penguatan Ekonomi Kota</b></h3></p><p><a href="https://www.beritasumut.com/tag/kadin-medan/" target="_blank">Kadin Medan</a> menilai keterhubungan antara infrastruktur dasar, energi, industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p>Kolaborasi antara pemerintah, penyedia energi, investor, dan pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat daya tarik investasi sekaligus menciptakan ekosistem bisnis yang lebih efisien.</p><p>Kadin Kota Medan optimistis penguatan infrastruktur dasar yang berjalan beriringan dengan pertumbuhan sektor-sektor ekonomi utama dapat membantu menjaga ketahanan dan laju pertumbuhan ekonomi Kota Medan ke depan.</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_3932_Kadin-Medan-Optimistis-Sektor-Energi-dan-Konstruksi-Dorong-Investasi-Manufaktur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/ekonomi/86859/kadin-medan-optimistis-sektor-energi-dan-konstruksi-dorong-investasi-manufaktur/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bongkar Ruko, Mantan Napi Narkoba Masuk Penjara Lagi</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 20:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bongkar Ruko, Mantan Napi Narkoba Masuk Penjara Lagi]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Mantan narapidana (napi) kasus narkoba kembali ditangkap karena membongkar rumah toko (ruko) yang ditinggal penghuninya di ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Mantan narapidana (napi) kasus narkoba kembali ditangkap karena membongkar rumah toko (ruko) yang ditinggal penghuninya di Jalan Bambu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara.</p><p>Kini, tersangka Erwin Tobing alias Lae (43), telah ditahan di Mapolsek Medan Timur guna menjalani proses hukum.</p><p>"Dia (Lae) ditangkap personel Unit Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-timur/" target="_blank">Polsek Medan Timur</a> atas laporan Chandra yang mengaku ruko milik orang tua telah dibobol pelaku," ujar Kapolsek Medan Timur, Kompol M Agus Butarbutar, Selasa (15/9/2026).</p><p>Dalam aksinya, tersangka bersama beberapa rekannya berhasil mencuri beberapa barang dari dalam ruko kemudian menjual kepada penadah (botot).</p><p>"Kebetulan ruko yang dibongkar pelaku itu dalam keadaan tidak ada penghuninya karena berada di luar kota," terangnya.</p><p>Personel tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya.</p><p>"Pelaku dapat ditangkap saat berada di Jalan Sutomo dan telah ditahan di Mapolsek Medan Timur. Sementara dari catatan kepolisian ternyata pelaku merupakan mantan narapidana kasus narkoba," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_603_Bongkar-Ruko--Mantan-Napi-Narkoba-Masuk-Penjara-Lagi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86855/bongkar-ruko-mantan-napi-narkoba-masuk-penjara-lagi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polresta Deli Serdang Bekuk Pengedar Sabu di Namorambe</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 18:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polresta Deli Serdang Bekuk Pengedar Sabu di Namorambe]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang membekuk pengedar sabu di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Del]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> membekuk pengedar sabu di Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/namorambe/" target="_blank">Namorambe</a>, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (11/9/2026).</p><p>Tersangka yakni ES alias E (39). Dia ditangkap di Desa Sudirejo, Komplek Pasar 2, Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/namorambe/" target="_blank">Namorambe</a>, pada sekira pukul 18.00 WIB.</p><p>"Benar, pelaku kita amankan berdasarkan adanya informasi dari masyarakat," ujar Kepala Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a>, Kompol Ferry Kusnadi kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).</p><p>Disebutkannya, dari hasil penangkapan dan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang bukti, yakni satu plastik berisi sabu seberat 4,32 gram, satu unit  timbangan elektrik, sebuah sekop plastik, satu kotak rokok  merek Helium, serta uang tunai sebesar Rp100 ribu.</p><p>Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan dan dibawa ke Satres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.</p><p>"Kami akan terus melakukan upaya pemberantasan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindaklanjuti sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2058_Polresta-Deli-Serdang-Bekuk-Pengedar-Sabu-di-Namorambe.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86854/polresta-deli-serdang-bekuk-pengedar-sabu-di-namorambe/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PFI - Jurnalis Medan Doa Bersama untuk Lima Pewarta Foto yang hilang Kontak</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 21:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PFI - Jurnalis Medan Doa Bersama untuk Lima Pewarta Foto yang hilang Kontak]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, bersama sejumlah jurnalis di Kota Medan menggelar doa bersama bagi lima pewarta foto ya]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Pewarta Foto Indonesia (PFI) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, bersama sejumlah jurnalis di Kota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menggelar doa bersama bagi lima pewarta foto yang hilang kontak di Selat Sunda, Senin (14/9/2026) malam.</p><p>Kegiatan ini ditujukan sebagai aksi solidaritas dan dukungan moril bagi lima pewarta foto yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026) lalu.</p><p>Kegiatan ini dimulai dengan melakukan doa bersama di Musala <a href="https://www.beritasumut.com/tag/jurnalis/" target="_blank">Jurnalis</a> di Jalan Sudirman, Kecamatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Polonia, Kota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. Usai memanjatkan doa untuk keselamatan dan doa terbaik untuk sesama rekan jurnalis, selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan lilin di bundaran air mancur Sudirman.</p><p>"Hari ini, kami Pewarta Foto Indonesia <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> bersama kawan-kawan jurnalis se-Kota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, mengadakan doa, tahlil, dan zikir bersama untuk rekan-rekan kita lima orang yang masih saat ini masih dinyatakan hilang di Perairan Banten saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau," ujar Ketua PFI Kota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Risky Cahyadi.</p><p>Pelita cahaya lilin, menerangi foto dan selebaran bertuliskan harapan agar seluruh korban dapat segera ditemukan.</p><p>"Ya, tadi kita lihat sendiri bahwasanya PFI <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> bersama kawan-kawan jurnalis se-Kota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> melaksanakan doa, tahlil, dan zikir bersama. Lalu dilanjutkan dengan menyalakan lilin bersama," ungkap Risky.</p><p>Sejak dinyatakan hilang kontak, sejauh ini sudah tujuh hari lima pewarta foto yakni M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews.id), Firman Daus (Anadolu Agency), Donal Husni (Freelance) masih belum ditemukan.</p><p>Melalui kegiatan ini, dia mengatakan jurnalis di Kota <a href="https://www.beritasumut.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menaruh harapan besar kepada semua tim yang melakukan pencarian bisa membuahkan hasil maksimal.</p><p>"Harapannya kita sama-sama segeralah ditemukan lima rekan kita bersama tiga kru kapal boat dalam keadaan sehat walafiat," harapnya.</p><p>Sebagai dukungan dan solidaritas, tentunya melalui doa bersama ini merupakan salah satu langkah usaha yang dilakukan oleh sesama rekan se-profesi.<hr></p><p>Katanya, proses pencarian memang merupakan wewenang dari pihak terkait namun ia berharap agar proses pencarian dilakukan dengan kekuatan penuh untuk menemukan dan melakukan pencarian terhadap semua korban.</p><p>"Harapannya itu sampai ketemulah, dalam kondisi apapun gitu. Ya, harapannya dalam keadaan sehatlah mereka, kawan-kawan kita," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_7760_PFI---Jurnalis-Medan-Doa-Bersama-untuk-Lima-Pewarta-Foto-yang-hilang-Kontak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86853/pfi-jurnalis-medan-doa-bersama-untuk-lima-pewarta-foto-yang-hilang-kontak/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Amankan Agen TPPO Tujuan Myanmar di Bandara Kualanamu</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 20:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Amankan Agen TPPO Tujuan Myanmar di Bandara Kualanamu]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Upaya Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) ke Myanmar yang dilakukan W (41), warga Medan terhadap SAH (29), warga Tanjung B]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Upaya Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) ke <a href="https://www.beritasumut.com/tag/myanmar/" target="_blank">Myanmar</a> yang dilakukan W (41), warga Medan terhadap SAH (29), warga Tanjung Balai, digagalkan personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bandara-internasional-kualanamu/" target="_blank">Bandara Internasional Kualanamu</a>, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (11/9/2026).</p><p>Selanjutnya, W yang diketahui selaku agen dan SAH, korban dibawa ke Mapolresta Deli Serdang untuk tindak lanjut penyelidikan.</p><p>Kepala Satreskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a>,, Kompol Muhammad Isral membenarkan pengungkapan kasus TPPO tersebut.</p><p>"Ya, tersangka dugaan TPPO serta korbannya sudah diamankan dan di bawa ke <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polresta-deli-serdang/" target="_blank">Polresta Deli Serdang</a> untuk proses penyidikan," ujarnya kepada wartawan, Senin (14/9/2026).</p><p>Disebutkannya, selain mengamankan tersangka dan korban petugas juga mengamankan barang bukti yang diamankan paspor serta tiket pesawat tujuan luar negeri.</p><p>Informasi yang dihimpun menyebutkan, penggagalan TPPO tersebut berawal dari korban, SAH merasa tertipu atas pekerjaan disampaikan dibawa ke luar negeri. Padahal, awalnya hendak dipekerjakan di Medan.</p><p>Apalagi ia hendak dipekerjakan sebagai penipuan daring (Online Sacammer). Karena tidak sesuai perjanjian awal, ia langsung menyampaikan ke pihak keluarga via telepon dan pihak keluarga berkoordinasi dengan polisi yang bertugas di <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bandara-internasional-kualanamu/" target="_blank">Bandara Internasional Kualanamu</a>.</p><p>Saat mereka hendak terbang dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bandara-internasional-kualanamu/" target="_blank">Bandara Internasional Kualanamu</a> menggunakan pesawat Batik Air, dilakukan koordinasi dengan polisi yang langsung mengamankan tersangka di area Keberangkatan Bandara Internasional Kulanamu.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_8788_Polisi-Amankan-Agen-TPPO-Tujuan-Myanmar-di-Bandara-Kualanamu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86851/polisi-amankan-agen-tppo-tujuan-myanmar-di-bandara-kualanamu/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maling TO Polsek Medan Area Diringkus di Jalan Bromo</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 15:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maling TO Polsek Medan Area Diringkus di Jalan Bromo]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Area berhasil meringkus seorang pelaku pencurian yang merupakan targe]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a> berhasil meringkus seorang pelaku pencurian yang merupakan target operasi (TO).</p><p>Dia yakni AA alias Beni (18), warga Jalan Bromo, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara.</p><p>"Tersangka ini merupakan target operasi kita dalam kasus pencurian," ujar Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, Senin (14/9/2026).</p><p>Dijelaskannya, tersangka telah melakukan pencurian mesin pompa dan meteran air korban Surna Herman (58), warga Jalan Bromo, Gang Silaturahmi, Kecamatan Medan Area, Sabtu (12/9/2026) lalu, sekira pukul 19.00 WIB.</p><p>"Tersangka memanfaatkan situasi rumah yang ditinggalkan korban dalam kosong," terang Yaqin.</p><p>Setelah memanjat pagar, tersangka mencuri satu unit meteran air dan satu pompa air. Aksi tersangka diketahui adik ipar korban dan memberitahukannya.</p><p>Kasus itu kemudian dilaporkan ke <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polsek-medan-area/" target="_blank">Polsek Medan Area</a>. Kanit Reskrim, Iptu Khairul Fajri bersama anggotanya segera melakukan penyelidikan.</p><p>"Tersangka berhasil kami tangkap dari tempat persembunyiannya di Jalan AR Hakim Gang Seto Kecamatan Medan Area, pada Senin, 14 September 2026 dini hari," ucap AKP M Ainul Yaqin.</p><p>Bersama tersangka diamankan barang bukti meteran dan mesin pompa air. Dia mengakui perbuatannya dilakukan seorang diri.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_812_Maling-TO-Polsek-Medan-Area-Diringkus-di-Jalan-Bromo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86850/maling-to-polsek-medan-area-diringkus-di-jalan-bromo/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 14:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan tali asih kepada 13 purna olahragawan berprestasi y]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan tali asih kepada 13 purna olahragawan berprestasi yang telah mengharumkan nama Sumut dan Indonesia di tingkat internasional.</p><p>Pemberian tali asih tersebut menjadi bentuk apresiasi dan penghormatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut atas dedikasi serta prestasi para atlet dalam mengembangkan dan mengharumkan olahraga Sumut.</p><p>Pemberian tali asih tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/haornas/" target="_blank">Haornas</a>) ke-43. Sebanyak 13 purna olahragawan berprestasi menerima tali asih, terdiri atas 7 olahragawan disabilitas dan 6 olahragawan.</p><p>Para penerima tali asih tersebut merupakan atlet-atlet yang memiliki rekam jejak prestasi membanggakan di berbagai ajang olahraga internasional. Di antaranya Sutiyono, legenda balap sepeda yang meraih 7 medali emas SEA Games, Lidya S. Titaley dengan 4 medali emas, manusia tercepat Asia Mardi Lestari, hingga petinju tak terkalahkan Lamhot Simamora.</p><p>Sementara itu, dari kalangan atlet disabilitas terdapat Azhar Panjaitan yang meraih 4 medali emas catur ASEAN Para Games, Ismayuddin Simangunsong dengan 1 medali emas catur ASEAN Para Games, serta Rosalina Manurung yang meraih 6 medali emas catur ASEAN Para Games dan 1 medali emas Asian Para Games.</p><p>Penerima lainnya yakni Yuddi Ana dengan 1 medali emas tolak peluru ASEAN Para Games, Anto Boy dengan 3 medali emas ASEAN Para Games, serta Nasip Farta Simanja yang meraih 10 medali emas catur ASEAN Para Games.</p><p>"Ini salah satu bentuk apresiasi dan penghormatan masyarakat Sumut karena telah mengharumkan nama Sumut dan Indonesia di dunia, menorehkan prestasi yang luar biasa dan keaktifan bapak/ibu sekalian di dunia olahraga," kata <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> usai upacara di Kantor <a href="https://www.beritasumut.com/tag/gubernur-sumut/" target="_blank">Gubernur Sumut</a>, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (14/9/2026).</p><p>Selain memberikan apresiasi kepada para legenda olahraga, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> mengingatkan pentingnya memasyarakatkan olahraga dan menjadikannya sebagai bagian dari budaya masyarakat. Menurutnya, budaya olahraga yang kuat akan menjadi fondasi untuk melahirkan atlet berprestasi sekaligus membangun industri olahraga.</p><p>"Kita harus ingat, atlet-atlet juara lahir dari masyarakat yang gemar olahraga, karena itu budaya olahraga, prestasi dan industrinya kita harus bangun sebagai satu kesatuan ekosistem," kata <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> yang menjadi pembina upacara pada kesempatan ini.</p><p>Bobby berharap pembangunan ekosistem olahraga tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat, atlet, pembina, serta berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga tumbuh sebagai bagian dari kehidupan masyarakat dan memiliki nilai ekonomi.<hr></p><p>Upacara peringatan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/haornas/" target="_blank">Haornas</a> ke-43 tersebut turut dihadiri Pj Sekdaprov Sumut Timor Tumanggor, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar, Ketua NPCI Sumut Alan Sastra Ginting, dan Ketua Kormi Muhammad Daffasya Adnan. Hadir pula jajaran OPD Pemprov Sumut, atlet-atlet Sumut, serta pegiat olahraga lainnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_4900_Haornas-ke-43--Bobby-Nasution-Berikan-Tali-Asih-untuk-Atlet-Legendaris-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/olahraga/86852/haornas-ke43-bobby-nasution-berikan-tali-asih-untuk-atlet-legendaris-sumut/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lima ASN Deli Serdang Dijatuhi Hukuman Disiplin</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 14:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lima ASN Deli Serdang Dijatuhi Hukuman Disiplin]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada lima pegawai dalam apel gabungan, ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- <a href="https://www.beritasumut.com/tag/bupati-deli-serdang/" target="_blank">Bupati <a href="https://www.beritasumut.com/tag/deli-serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a></a>, dr H <a href="https://www.beritasumut.com/tag/asri-ludin-tambunan/" target="_blank">Asri Ludin Tambunan</a>, menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada lima pegawai dalam apel gabungan, Senin (14/9/2026).</p><p>Dua Aparatur Sipil Negara (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a>) dijatuhi hukuman berupa pembebasan dari jabatan menjadi jabatan pelaksana selama 12 bulan, yakni Herawati Siregar, Guru Ahli Madya sekaligus Kepala Satuan Pendidikan Formal SDN 101924 Ramunia, karena telah melakukan perbuatan yang melanggar ketentuan Pasal 3 huruf e dan huruf f serta Pasal 5 huruf a dan huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.</p><p>Kemudian, Chairul Afandi Siregar, Penelaah Teknis Kebijakan pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten <a href="https://www.beritasumut.com/tag/deli-serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> karena telah melakukan perbuatan yang melanggar ketentuan Pasal 5 huruf a dan huruf b. </p><p>Sementara itu, tiga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, yakni Nabila Febri Antika, Operator Layanan Operasional Dinas Perhubungan; Roima Rizki Lestari, Guru Ahli Pertama-Guru Kelas SDN 106829 Beringin; dan Febrina Rohmadana Purba, Penata Layanan Operasional SDN 106829 Beringin, dijatuhi pemutusan hubungan perjanjian kerja dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.</p><p>Bupati mengingatkan, seluruh <a href="https://www.beritasumut.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a>, termasuk PPPK dan PPPK paruh waktu, terikat pada aturan disiplin dan wajib menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p><p>"Jadilah panutan, orang yang bisa dihormati, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan menjadi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> yang merasa harus dilayani," tegasnya.</p><p>Bupati menyebut, dari sekitar 14.200 <a href="https://www.beritasumut.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> di lingkungan Pemkab <a href="https://www.beritasumut.com/tag/deli-serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a>, masih ditemukan pelanggaran disiplin. Sepanjang 2025, sebanyak 28 <a href="https://www.beritasumut.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> diberhentikan, sedangkan hingga September 2026 hampir 22 <a href="https://www.beritasumut.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> telah diberhentikan.</p><p>Ia juga mengingatkan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> untuk menjauhi korupsi, ketidakhadiran tanpa alasan, judi daring, narkoba, pungutan liar, serta perilaku lain yang dapat merusak integritas aparatur.</p><p>"Disiplin itu dimulai dari diri sendiri, dari hati," pungkasnya.</p><p>Apel turut dihadiri Wakil Bupati Deli Sedang, Lom Lom Suwondo SS, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Hendra Wijaya,  Asisten III Administrasi Umum, Rudi Akmal Tambunan, dan seluruh <a href="https://www.beritasumut.com/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Sedang.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2883_Lima-ASN-Deli-Serdang-Dijatuhi-Hukuman-Disiplin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86849/lima-asn-deli-serdang-dijatuhi-hukuman-disiplin/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PSMS Tertahan Sumsel United 2-2, Eko Purdjianto: Kami Lengah</guid>
            <pubDate>Sun, 13 Sep 2026 20:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PSMS Tertahan Sumsel United 2-2, Eko Purdjianto: Kami Lengah]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com PSMS Medan harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 22 melawan Sumsel United pada laga perdana Pegadaian]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> Medan harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sumsel-united/" target="_blank">Sumsel United</a> pada laga perdana <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pegadaian-championship/" target="_blank">Pegadaian Championship</a> 2026/2027 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (13/9/2026).</p><p>Skuad Ayam Kinantan sebenarnya berada dalam posisi ideal setelah mencetak dua gol pada babak pertama. Phillerson Oliveira membuka keunggulan melalui titik putih pada menit kelima, sebelum striker anyar Javier Siverio menggandakan skor pada menit ke-29.</p><p>Namun, keunggulan tersebut buyar setelah turun minum. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sumsel-united/" target="_blank">Sumsel United</a> bangkit melalui gol Fajar Firdaus pada menit ke-49 dan Hibiki Mochizuki sembilan menit kemudian.</p><p>Situasi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> semakin berat setelah kiper Rudi N Razak mendapat kartu merah. Bermain dengan 10 pemain membuat <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> harus bekerja ekstra keras untuk mempertahankan hasil imbang hingga pertandingan berakhir.</p><p>Pelatih <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a>, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/eko-purdjianto/" target="_blank">Eko Purdjianto</a>, mengakui laga tandang pertama musim ini memang tidak mudah. Ia menilai para pemain sudah berusaha maksimal untuk mendapatkan kemenangan.</p><p>"Pertandingan seru di laga awal away tidak mudah, tapi pemain telah berusaha untuk mendapatkan tiga poin. Yang terjadi adalah kita dapat satu poin," kata Eko usai pertandingan.</p><p>Menurut Eko, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> sebenarnya mampu tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang. Hanya saja, performa tim mengalami penurunan setelah memasuki babak kedua.</p><p>"Kita tampil dominan dan banyak peluang. Di babak kedua kita lengah, kurang konsisten. Terjadinya kartu merah juga sangat berpengaruh kepada tim," ujarnya.</p><p>Eko mengaku sudah mengingatkan pemain saat jeda agar tetap menjaga konsentrasi. Namun, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> justru kebobolan pada awal babak kedua yang kemudian mengubah jalannya pertandingan.</p><p>"Babak kedua tadi saya sampaikan kita harus konsisten. Kita lengah di menit pertama babak kedua sehingga terjadinya gol, tambah satu gol lagi dan ada kartu merah. Tapi pemain tetap fight. Ke depannya kita perbaiki," tegasnya.<hr></p><p>Eko juga menilai permainan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> pada babak kedua terlalu terburu-buru. Sirkulasi bola yang tidak tenang membuat tim kehilangan kontrol permainan.</p><p>"Babak kedua terlalu buru-buru, memberikan bola buru-buru selalu ke depan. Ditambah gol pertama dari Sumsel menambah lose konsentrasi kita. Tapi itulah pertandingan," katanya.</p><p>Selain mengevaluasi hasil pertandingan, Eko turut menyinggung regulasi I.League yang mewajibkan klub memainkan dua pemain U-21. Menurutnya, aturan tersebut harus segera direspons dengan memberikan kesempatan sekaligus menjaga perkembangan pemain muda.</p><p>"I.League menerapkan dua pemain U-21, tentu ada tujuannya untuk tim nasional. Kita harus cepat adaptasi untuk next ke depannya. Kita tetap maintenance pemain muda kita ke depannya," ucap Eko.</p><p>Sementara itu, pemain senior <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a>, Manahati Lestusen menegaskan tim datang ke Palembang dengan target tiga poin. Meski gagal membawa kemenangan, ia memilih mengambil sisi positif dari hasil tersebut.</p><p>"Kita di sini fokus ambil tiga poin, cuma di pertandingan kita dapat satu poin. Kita syukuri hasilnya. Mungkin next selanjutnya kita akan perbaiki apa yang jadi kekurangan kita," kata Manahati.</p><p>Manahati juga melihat regulasi pemain U-21 sebagai kesempatan penting bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding. Namun, keputusan mengenai pemanfaatan pemain muda tetap diserahkan kepada tim pelatih.</p><p>"Bagi saya bagus buat pemain muda, buat jam terbang mereka. Kita kembalikan lagi ke pelatih karena lebih paham," ujarnya.</p><p>Hasil imbang tersebut membuat <a href="https://www.beritasumut.com/tag/psms/" target="_blank">PSMS</a> mengawali kompetisi dengan satu poin. <a href="https://www.beritasumut.com/tag/eko-purdjianto/" target="_blank">Eko Purdjianto</a> kini memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki konsistensi permainan jelang laga berikutnya menghadapi Persiku Kudus di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (20/9/2026) pukul 15.30 WIB.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_5676_PSMS-Tertahan-Sumsel-United-2-2--Eko-Purdjianto--Kami-Lengah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/olahraga/86847/psms-tertahan-sumsel-united-22-eko-purdjianto-kami-lengah/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Pelabuhan Belawan Gulung 13 Pemuda Geng Motor, Empat Sajam dan Ketapel Disita</guid>
            <pubDate>Sun, 13 Sep 2026 15:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Pelabuhan Belawan Gulung 13 Pemuda Geng Motor, Empat Sajam dan Ketapel Disita]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Polres Pelabuhan Belawan mengamankan 13 pemuda diduga terlibat geng motor dan tawuran di Belawan, Kota Medan  Sumatera Utar]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a> mengamankan 13 pemuda diduga terlibat geng motor dan tawuran di Belawan, Kota Medan  Sumatera Utara, Minggu (13/9/2026) dini hari.</p><p>Dari kegiatan patroli tersebut, petugas juga berhasil mengamankan empat bilah senjata tajam, satu ketapel dan satu unit sepeda motor.</p><p>Penindakan dilakukan dalam dua lokasi berbeda, yakni Jalan Simpang Kantor, Jalan Yos Sudarso, Medan Labuhan sekira pukul 01.30 WIB dan Jalan Beringin Raya Pasar 10, Desa Manunggal sekitar pukul 04.00 WIB.</p><p>Pertama dilakukan saat petugas melaksanakan patroli melihat konvoi geng motor melintas di Jalan Simpang Kantor. Menindaklanjuti informasi masyarakat terkait adanya keributan di sekitar Jalan Titi Pahlawan, petugas melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan seorang pria dewasa berinisial beserta satu bilah senjata tajam jenis tombak dan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox.</p><p>Selanjutnya, sekitar pukul 04.00 WIB, petugas kembali melakukan patroli ke arah Helvetia. Saat melintas di Jalan Tanah 600 Marelan, petugas melihat sekelompok pemuda diduga hendak melakukan tawuran. Petugas mengamankan satu pemuda yang kemudian menunjukkan lokasi tongkrongan kelompok tersebut.</p><p>Dari lokasi tersebut, petugas kembali mengamankan 11 pemuda lainnya serta tiga bilah senjata tajam dan satu buah ketapel. Seluruh pemuda yang diamankan beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Satuan Reskrim <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a> untuk pemeriksaan lebih lanjut.</p><p>Kabag Ops <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polres-pelabuhan-belawan/" target="_blank">Polres Pelabuhan Belawan</a>, Kompol Jan Piter Napitupulu mengatakan, penindakan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam mencegah aksi geng motor dan tawuran yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.</p><p>"Patroli akan terus kami tingkatkan, khususnya pada jam dan lokasi yang dianggap rawan. Kami tidak ingin aktivitas geng motor maupun tawuran berkembang dan meresahkan masyarakat," ujarnya.</p><p>Ia menegaskan, kepolisian akan terus melakukan langkah pencegahan dan penindakan terhadap kelompok yang membawa senjata tajam maupun melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.</p><p>"Kami mengimbau para orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai terlibat geng motor atau tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_52_Polres-Pelabuhan-Belawan-Gulung-13-Pemuda-Geng-Motor--Empat-Sajam-dan-Ketapel-Disita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86846/polres-pelabuhan-belawan-gulung-13-pemuda-geng-motor-empat-sajam-dan-ketapel-disita/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kos Jadi Tempat Transit, Polrestabes Medan Sita Ganja-Sabu dan PG</guid>
            <pubDate>Sun, 13 Sep 2026 14:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kos Jadi Tempat Transit, Polrestabes Medan Sita Ganja-Sabu dan PG]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah kamar kos di Jalan Garpu Kecamatan Medan Peti]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> menggerebek sebuah kamar kos di Jalan Garpu Kecamatan Medan Petisah, Kamis (10/9/2026) dini hari karena jadi gudang penyimpanan narkoba.</p><p>Dalam kasus ini, polisi menyita beragam jenis narkoba, mulai dari <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a>, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a>, hingga pod getar dari dua pelaku.</p><p>Penggerebekan kamar kos itu berawal dari penangkapan AF alias EL (24) dan SN (36) di parkiran sebuah hotel di Jalan Merak, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara. Saat itu, petugas menyita satu pcs <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pod-getar/" target="_blank">Pod Getar</a> merek Batman dan dua paket <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> siap edar.</p><p>"Dua pelaku kami tangkap saat diduga akan melakukan transaksi narkoba. Saat itu, kami menyita <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pod-getar/" target="_blank">Pod Getar</a> dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> siap edar," ujar Kasatres Narkoba <a href="https://www.beritasumut.com/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Minggu (13/9/2026).</p><p>Usai meringkus kedua pelaku yang dipastikan berstatus sebagai bandar dan pengedar, petugas kemudian melakukan pengembangan, dengan menggeledah kamar kos keduanya di Jalan Garpu, Kecamatan Medan Petisah.</p><p>Dari kamar kos itu, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a> yang jumlahnya tidak sedikit, dan terbagi dalam beberapa paket berbeda.</p><p>"Kami temukan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a> dalam jumlah besar. Ada satu kotak berisi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a> yang beratnya mencapai 1,5 kilogram, ada empat paket <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a> berukuran besar yang beratnya mencapai 350 gram, ada 11 paket <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a> berukuran kecil siap edar yang beratnya mencapai 103 gram, dan satu paket <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a> yang dikemas dalam toples," terang Rafli.</p><p>Hasil pemeriksaan, tersangka sudah dalam kurun waktu dua tahun terakhir mengedarkan beragam jenis narkoba dengan memanfaatkan kamar kos sebagai gudang.</p><p>Para pelaku biasa menerima pesanan narkoba melalui pesan WhatsApp, dan kemudian menentukan tempat transaksi bagi pembeli. Akan tetapi khusus untuk pembeli <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a>, pelaku biasanya meminta pembeli datang, dan melemparkan paket <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a> dari dalam kamar kos.</p><p>"Untuk praktik haramnya, pelaku ini sudah lebih dari satu tahun. Pelaku ini menggunakan dua metode saat transaksi. Pertama, pelaku menentukan titik dimana transaksi dilakukan, namun khusus <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a>, pelaku meminta pembeli datang ke kos, namun tidak bertemu langsung karena pelaku biasanya melemparkan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a> dari dalam kamar kos," jelas Rafli.<hr></p><p>Narkoba yang disita dari kedua tersangka, hasil pemeriksaan awal diakui pelaku dipasok dari dua orang berbeda. Sabu dan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/pod-getar/" target="_blank">Pod Getar</a>, dipasok dari seseorang berinisial Z. Sedangkan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a>, dipasok dari seseorang berinisial R.</p><p>"Pemasok narkoba kepada kedua pelaku ini ada dua orang, Z pemasok <a href="https://www.beritasumut.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> dan pod getar, sedangkan R ini pemasok <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ganja/" target="_blank">ganja</a>. Keduanya kami pastikan tidak akan lolos dari kami," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_2480_Kos-Jadi-Tempat-Transit--Polrestabes-Medan-Sita-Ganja-Sabu-dan-PG.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/peristiwa/86845/kos-jadi-tempat-transit-polrestabes-medan-sita-ganjasabu-dan-pg/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Misnan Aljawi: Jika Orang Baik Tak Berpolitik, Maka Orang Jahat yang Akan Berkuasa</guid>
            <pubDate>Sun, 13 Sep 2026 14:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Misnan Aljawi: Jika Orang Baik Tak Berpolitik, Maka Orang Jahat yang Akan Berkuasa]]></title>
            <description><![CDATA[beritasumut.com Orang baik harus berpolitik, jika tidak maka orang jahat yang akan berkuasa. Pesan penuh makna ini disampaikan Ketua Dewan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.beritasumut.com">beritasumut.com</a></b>- Orang baik harus ber<a href="https://www.beritasumut.com/tag/politik/" target="_blank">politik</a>, jika tidak maka orang jahat yang akan berkuasa. Pesan penuh makna ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (<a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a>) Kabupaten Deli Serdang, Dr <a href="https://www.beritasumut.com/tag/misnan-aljawi/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/misnan-aljawi/" target="_blank">Misnan Aljawi</a></a> SH MH.</p><p>"Sebelum negara (Indonesia) ini ada, sebelum partai <a href="https://www.beritasumut.com/tag/politik/" target="_blank">politik</a> ada, <a href="https://www.beritasumut.com/tag/politik/" target="_blank">politik</a> itu sudah ada. Dari zaman Nabi (Muhammad SAW), namanya bersiasah. Nabi mengumpulkan para sahabat untuk bersiasah dalam berperang. Saat ini, kita bersiasah untuk bersaing dengan partai lain, untuk mencari simpati dan memperjuangkan kepentingan umat," kata Dr <a href="https://www.beritasumut.com/tag/misnan-aljawi/" target="_blank"><a href="https://www.beritasumut.com/tag/misnan-aljawi/" target="_blank">Misnan Aljawi</a></a> dalam pidato <a href="https://www.beritasumut.com/tag/politik/" target="_blank">politik</a>nya pada pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang di Kantor DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang, Minggu (13/9/2026).</p><p>Ber<a href="https://www.beritasumut.com/tag/politik/" target="_blank">politik</a> tujuannya, sambung Ketua DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang dua periode ini, untuk meraih atau merebut kekuasaan.</p><p>"Jika bukan kita, siapa lagi? Jika orang baik tidak terjun ke <a href="https://www.beritasumut.com/tag/politik/" target="_blank">politik</a>, maka orang yang tidak baik akan berkuasa," tegas Ketua Fraksi <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> DPRD Deli Serdang ini.</p><p>Pada acara yang dirangkai dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, Launching Musyawarah Anak Cabang (Musancab), dan Taaruf Pengurus DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang 2026 - 2031 tersebut, Dr Misnan menambahkan, dalam menyongsong kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029, DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang menetapkan target minimal enam kursi dan maksimal tujuh kursi dengan perolehan 120 ribu suara.</p><p>"Pada kegiatan ini akan ditetapkan tiga konsep siasah untuk memenangkan <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a>. Pelaksanaan Mukercab, Musancab, konsolidasi dan lainnya. Sebagai kader, kita harus kompak, jangan terpecah belah, selalu menjaga silaturahmi," jelas anggota DPRD Deli Serdang tiga periode ini.</p><p>Kegiatan turut dihadiri Sekretaris DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang, Drs H Ngatman Azis MPd; Bendahara, Abdul Ghafur Sina SH MH dan pengurus lainnya.</p><p><b><a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang Pilot Project DPC se - Sumut</b></p><p>Di kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Sumatera Utara (Sumut), H Ahmadan Harahap SAg MSP didampingi Bendahara, Dra Hj Sa&#039;adah Lubis MAP dan pengurus lainnya, memberikan apresiasi atas kesolidan dan kekompakkan pengurus dan kader DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang.</p><p>Bahkan, Ahmadan Harahap tak segan untuk menyebut, pengurus dan kader <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang menjadi pilot project bagi DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> se-Sumut.<hr></p><p>"Kami (DPW <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Sumut) mengakui, jika DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang inilah yang paling aman. Ini menjadi pilot project dalam melaksanakan agenda partai. Jika di Deli Serdang menargetkan enam sampai tujuh kursi di 2029 nanti, kami harapkan Deli Serdang juga bisa mengantarkan wakilnya di provinsi (DPRD Sumut). Minimal satu kursi, maksimal dua kursi," ungkapnya.</p><p>Ahmadan berpesan kepada seluruh pengurus dan kader DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang untuk tidak berleha-leha, karena Pemilu 2029 tidak lama lagi.</p><p>"Sebagai seorang politisi, 2029 itu besok. Anggap 2029 itu besok. Jadi, tidak ada lagi main-main. Lakukan konsolidasi, bangun jaringan dan kerja sama dengan organisasi masyarakat (ormas), tokoh masyarakat dan lainnya. Buat yang terbaik untuk perjuangan dan kepentingan umat," ucapnya.</p><p>Sementara itu, penceramah yang juga Sekretaris DPC <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a> Deli Serdang, Drs H Ngatman Azis MPd dalam tausyiahnya berpesan, Nabi Muhammad SAW adalah contoh terbaik.</p><p>"Nabi Muhamad SAW adalah suri teladan. Nabi juga ber<a href="https://www.beritasumut.com/tag/politik/" target="_blank">politik</a>. Kitalah yang akan membawa kesuriteladanan Nabi Muhammad SAW itu ke dalam <a href="https://www.beritasumut.com/tag/ppp/" target="_blank">PPP</a>," pesannya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2026/09/_8649_Misnan-Aljawi--Jika-Orang-Baik-Tak-Berpolitik--Maka-Orang-Jahat-yang-Akan-Berkuasa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.beritasumut.com/politik-pemerintahan/86844/misnan-aljawi-jika-orang-baik-tak-berpolitik-maka-orang-jahat-yang-akan-berkuasa/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>