Ekonomi

Tingkatkan Perdagangan Indonesia dan Tanzania Saat Pandemi, Dubes RI di Dar es Salaam Gelar Malam Apresiasi


Tingkatkan Perdagangan Indonesia dan Tanzania Saat Pandemi, Dubes RI di Dar es Salaam Gelar Malam Apresiasi
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Dubes Republik Indonesia di Dar es Salaam, Tanzania, Prof Dr Ratlan Pardede membuka resmi kegiatan "4th Appreciation Night on Indonesia’s Business Partners" yang digelar di Dar es Salaam, Tanzania, Kamis (03/12/2020). Malam apresiasi ini diselenggarakan untuk menunjukkan apresiasi kepada para pebisnis Tanzania yang sudah memiliki hubungan bisnis yang kuat dengan Indonesia.

Hadir Menteri Ekonomi dan Investasi Zanzibar, Hon Mudrik Sonaga, perwakilan dari BUMN RI dan Tanzania yang telah menjalin kerja sama, serta sekitar 200 pebisnis Tanzania dan Pejabat-pejabat tinggi Tanzania lainnya yang terkait dengan isu perdagangan, perindustrian, dan investasi.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Ratlan Pardede memberikan penghargaan kepada sejumlah Pengusaha Tanzania untuk tiga kategori, yaitu Best Business Facilitator (dimenangkan oleh PT Makis Indonesia Utama, perusahaan yang didirikan oleh WN Tanzania di Jakarta untuk membantu fasilitasi business matching dan pengiriman barang dari Indonesia ke Tanzania). Best Frequent Trader (dimenangkan oleh Mr Ismail Ali Ibrahim dan Mr John Mathias Mwanalinze dari CYMK Solutions Ltd). Best Business Partners (Zanzibar State Trade Cooperation/ ZSTC, State Mining Cooperation/STAMICO, dan Shirika la Uzalishaji Mali la Jeshi la Kujenga Taifa /SUMAJKT).

Selain itu Dubes RI juga memberikan piagam apresiasi kepada sejumlah Perusahaan Indonesia yang telah sangat aktif menjalin kerja sama ekonomi dengan Tanzania, yaitu PT. Indesso Aroma, Indo Bali Distributor Ltd., Sinar Antjol, PT. WIKA, PT. TIMAH, CV. Ocean Fresh, dan PT. PERTAMINA.

Dubes RI Dar es Salaam menyampaikan sejumlah perkembangan penting dalam hubungan ekonomi antara Indonesia dan Tanzania yang berhasil dicapai dalam 3 tahun terakhir, yaitu antara lain: (1) peresmian Field Distillation Unit (FDU) untuk mengolah minyak daun cengkeh kering di Mgelema, Pulau Pemba, oleh PT. Indesso Aroma, oleh Presiden Zanzibar, Ali Mohamed Shein, (2) Pembelian lahan industri, untuk pembangunan pabrik sabun dan body lotion oleh PT Sinar Antjol di Mkuranga, Dar es Salaam, (3) rencana pembangunan liquid port terminal di Zanzibar oleh PT WIKA yang didukung oleh Indonesian Exim Bank dengan nilai proyek awal mencapai USD 40 juta, (4) akuisisi ladang gas Maurel & Prom di Mtwara, Tanzania, oleh Pertamina, dan (4) sejumlah nota kesepahaman antara BUMN RI seperti WIKA dan PT Timah dengan BUMN Tanzania terkait penjajakan kerja sama di bidang pembangunan infrastruktur dan pertambangan.

“Berbagai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa RI dan Tanzania dapat bekerja lebih keras untuk mencapai kerja sama ekonomi yang lebih erat lagi,” harap Dubes Ratlan Pardede, melalui siaran persnya, Kamis (04/12/2020).

Dalam kesempatan itu, Dubes RI Dar es Salaam juga meluncurkan Katalog Digital Perusahaan Indonesia, sebuah inisiatif KBRI Dar es Salaam agar Pengusaha Tanzania dapat lebih mudah mengakses informasi terkait perusahaan-perusahaan Indonesia yang kredibel dan terpercaya guna menjajaki kerjasama lebih lanjut.

KBRI Dar es Salaam berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dengan Tanzania dan negara akreditasi lainnya. Saat ini terdapat 54 produk Indonesia yang telah memasuki pasar Tanzania, yang didominasi 5 produk ekspor yaitu minyak kelapa sawit, garmen, bahan kimia, kertas, dan sabun serta bahan pembersih lainnya. Di sisi lain, Indonesia mengimpor sejumlah produk dari Tanzania yaitu kacang tanah, kapas, kakao, kopi, teh, rempah-rempah, dan tembakau. (Rel)


Tag:Dar EsSalaamDubes RIIndonesiaRatlan PardedeTanzania