Wisata

Musa Rajekshah Minta Pemkab dan Desa di Tangkahan Siapkan Konsep Tata Ruang Pembangunan



Musa Rajekshah Minta Pemkab dan Desa di Tangkahan Siapkan Konsep Tata Ruang Pembangunan
BERITASUMUT.COM/BS03

Beritasumut.com - Usai menggelar rapat pemantapan dan meninjau potensi wisata empat desa di Bukit Lawang, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah melanjutkan perjalanan ke Tangkahan dengan agenda Rapat Pemantapan Rencana Kerja Pengembangan Potensi Pariwisata Tangkahan, awal pekan ini. Perjalanan dilakukan dengan mengambil jalur alternatif Bukit Lawang - Tangkahan sepanjang kurang lebih 23 kilometer. Jalur alternatif ini telah diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk dimuluskan di tahun 2022.

Selama perjalanan, Wagub Sumut yang akrab disapa Ijeck ini terlihat beberapa kali berhenti untuk melihat kondisi ruas jalan dan jembatan di antaranya jembatan Bandar Pulo. Dia juga menyempatkan diri mengunjungi potensi wisata di Desa Sei Musam, pohon besar yang berada di Batu Rongring. Sampai di Tangkahan, Ijeck disambut atraksi unggulan Desa Sei Serdang, Jaran Kepang dan langsung melanjutkan rapat pemantapan rencana kerja pengembangan Tangkahan di Green Lodge, Desa Namo Sialang, Tangkahan.

Hadir dalam rapat Sekda Kabupaten Langkat Indra Salahuddin, Kepala Bappeda Kabupaten Langkat Rina W Marpaung, Anggota DPRD Sumut Doddy Taher dan Edi Suratman, Dewan Riset dan Inovasi Sumut Tohar Suhartono dan Solahuddin, Kadis Pariwisata Sumut Zumri Sulthony, Kadis Kehutanan Sumut Herianto, Kadis Pemdes Sumut Hendra Dermawan, Camat Batang Serangan yang juga Plt Kepala Desa Namo Sialang Ari Ramadhani, Kepala Desa Sei Serdang Perganinta Sembiring, Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Pariwisata Medan Femmy I Dalimunthe dan perwakilan masyarakat Tangkahan.

Baca Juga : Musa Rajekshah Segera Aktifkan Rehabilitasi dan Feeding Orang Utan di Bukit Lawang

Ijeck dalam rapat tersebut menyampaikan pengembangan Tangkahan tidak akan bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Masyarakat harus siap ambil bagian agar rencana ini berhasil dan menjadi lokasi wisata yang aman, nyaman dan mengundang orang untuk datang dan kembali lagi. "Program pembangunan ini sudah terencana semuanya baik itu infrastruktur jalan, jembatan dan sarana prasarana lainnya. Bahkan pendampingan juga sudah kita siapkan untuk masyarakat bekerja sama dengan Poltekpar Medan dan USU. Pendampingan agar masyarakat sadar wisata hingga pendampingan pengelolaan potensi wisatanya. Saya yakin dengan antusias masyarakat program ini akan berhasil," ujarnya.


Tag: