Sosok

Menag Apresiasi Perayaan Idul Fitri dan Kenaikan Yesus Kristus, Gusmen Yaqut: Berlangsung Damai



Menag Apresiasi Perayaan Idul Fitri dan Kenaikan Yesus Kristus, Gusmen Yaqut: Berlangsung Damai
BERITASUMUT.COM/IST
Untuk mempertahankan toleransi, menurut Menag, ada dua hal yang perlu dilakukan. Pertama, masing-masing umat beragama, apapun agamanya pasti meyakini bahwa ajaran yang mereka anut adalah ajaran yang paling benar. Meski demikian, di saat yang sama, masing-masing harus saling menghargai, saling memahami. "Saling mengerti dan saling menghargai bisa kita tunjukkan bersama sama. Ini yang pertama," tuturnya.

Kedua, seluruh umat harus kembali kepada jati diri bangsa ini. Menurutnya, keberadaan Indonesia ditopang oleh seluruh umat beragama. "Indonesia ini besar, Indonesia ini kuat karena keberagamannya. Tidak ada Indonesia juga tidak ada Islam, Tidak ada Indonesia juga tidak ada Kristen, Hindu, Budha, dan sebagainya," ungkap Menag.

"Karena apa? Umat beragama ini dulu bersama-sama berjuang. tidak ada satu kelompokpun, satu agamapun yang mengklaim bahwa mereka yang paling berhak atas Indonesia. Semua berhak," lanjut Menag.

Baca Juga : Bahagianya Warga Mossi dapat Bantuan dari TNI di Hari Idul Fitri

Karenanya, Menag menuturkan, kehidupan Indonesia yang damai dan aman menjadi hak dari seluruh umat beragama. "Oleh karena itu karena berhak atas Indonesia itu, mari semua menjaga agar Indonesia tetap damai, tetap berkolerasi satu sama lain," pungkas Menag. (BS09)


Tag: