Politik & Pemerintahan

RPJMD Pemprovsu Disepakati



RPJMD Pemprovsu Disepakati
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Nota kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disepakati dalam rapat paripurna DPRDSU, Selasa (08/01/2018). Sumut yang maju, aman dan bermartabat menjadi visi Pemprovsu lima tahun ke depan. Lima program prioritas dirancang untuk mewujudkan RPJMD tersebut.

 

Demikian diungkapkan Sekdaprovsu Hj Sabrina, usai penyerahan nota kesepakatan rancangan awal RPJMD Provsu oleh Ketua Pansus Rancangan Awal RPJMD Syamsul Qadri Marpaung. Dia menyebutkan, penandatangan rancangan awal tersebut merupakan salah satu tahapan yang harus dilaksanakan sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2017.   

 

"Sumut yang maju aman dan bermartabat adalah visi Sumut lima tahun ke depan. Mewujudkan masyarakat Sumut yang bermantabat dalam kehidupan, kebutuhan sandang, papan dan pangan yang cukup dan tata kelola pemerintah yang adil. Menjadikan Sumut bermartabat dalam pendidikan karena masyarakatnya yang berkarakter, cerdas dan mandiri, bermartabat dalam pergaulanan, bebas dari narkoba, judi dan prostitusi. Serta bermartabat dalam lingkungan, karena ekologi yang terjaga dan penduduknya yang ramah,” ujar Sabrina.  

 

Lima program diprioritaskan dalam mewujudkan RPJMD tersebut, yaitu penyediaan lapangan kerja, peningkatan pemenuhan akses pendidikan, insfrastruktur yang baik,  pelayanan kesehatan berkualitas, dan mengembalikan Sumut pada sektor agraris dan pariwisata. “Dengan slogan Membangun Desa, Menata Kota, diharapkan dapat meningkatkan Sumut menjadi sentra ekonomi. Dalam rangka mewujudkan itu, tidak dapat dilakukan hanya oleh Pemprovsu, diperlukan kerja bersama. Kemitraan ini harus dijalankan lima tahun ke depan melalui implementasi pembangunan,” katanya. 

 

Sekdaprovsu juga mengatakan, Pemprovsu membuka diri menerima masukan dan saran sehingga proses RPJMD dapat berjalan baik dan apa yang dicita-citakan dapat diwujudkan. 

 

Ketua Pansus Rancangan Awal RPJDM, Syamsul Qadri Marpaung, usai paripurna  mengatakan, rancangan awal tersebut disepakati untuk dilanjutkan menjadi rancangan sebenarnya RPJMD,  kemudian masuk pembahasan Ranperda dan pembentukan Pansus lalu ditetapkan menjadi Perda RPJMD. Rancangan awal tersebut, lanjutnya belum menunjukkan lompatan untuk mencapai visi Sumut Bermartabat.

 

“Setelah kita lihat rancangan awal ini, belum kita temukan titik beda antara Pemprovsu yang sebelumnya dan yang baru. Lompatan menuju visi Sumut Bermartabat belum nampak. Kita berikan banyak masukan kepada mereka dan tambahan yang akan dimasukkan ke rancangan sebenarnya,” ungkap Qadri. 

 

Menurutnya, banyak program strategis nasional yang tidak ditindaklanji Pemprovsu dalam rancangan awal RPJDM tersebut, seperti pengelolaan Danau Toba yang menjadi objek wisata strategis nasional. “Danau Toba memang program nasional, tapi di bawah itu, Pemprovsu dan Pemkab harus menindaklanjuti. Misalnya pemerintah pusat membangun bandara, tugas daerah meneruskan dengan bersinergi. Tidak boleh RPJMD lari dari RPJMN,” ujarnya.

 

Untuk itu, pihaknya meminta penyempurnaan RPJMD tersebut dengan menuangkan 14 poin dalam laporan yang diserahkan. Menurutnya, meski sudah disepakati, RPJDM awal tersebut masih boleh dibongkat. Lompatan-lompatan strategis untuk mewujudkan Sumut Bermartabat harus tampak. RPJMD tersebut harus sudah disahkan paling lama Maret 2019. “Contoh lainnya, target pendidikan menurut kami masih rendah. Masih kita lihat banyak kecamatan yang belum ada SMK. Kita ingin ini tuntas dua tahun ke depan, satu kecamatan satu SMK. Dalam RPJMD itu, harus tampak Sumut pada 2025 seperti apa. Kita akan rasionalkan target-targetnya,” pungkasnya. (BS03)


Tag: