Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan
Perayaan Natal keluarga besar PT Bank Sumut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Tiara Convention Hall Medan, Sabtu (6/12/2025). 
Peristiwa
Beritasumut.com-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis data terbaru realisasi pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2021. Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto membeberkan, per tanggal 8 Oktober 2021, pihaknya mencatat rata-rata realisasi pendapatan daerah berada pada angka 62,95 persen.
“Jadi dari kacamata persentase, agregat pendapatan ada di angka 62,95 persen, yang terdiri dari provinsi sebesar 63,81 persen, kabupaten 62,32 persen, dan kota 63,56 persen,†kata Ardian dalam Dialog Interaktif bertajuk 'Mengukur Kapasitas Perubahan APBD TA 2021 dalam Penanganan Covid-19' dilansir dari laman kemendagri, Kamis(14/10/2021).
Ia menyebutkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (per-31 Oktober 2020), realisasi pendapatan tahun ini mengalami penurunan. Sebagai perbandingan, pada periode itu rata-rata realisasi pendapatan pemerintah daerah berada pada angka 78,25 persen. Angka tersebut bersumber dari realisasi pendapatan pada tingkat provinsi sebesar 80,57 persen, kabupaten sebesar 76,92 persen, dan kota sebesar 78,87 persen.
Baca Juga : Revitalitasi Sastra Lisan Pakpak, Kakankemenag Pakpak Bharat Ikut Berikan Dukungan
“Kalau kita lihat grafik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang warna biru jelas ini ada penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya,†ujarnya.
Meski demikian, hal menarik justru ada pada realisasi belanja yang terjadi di pemerintahan daerah. Berdasarkan data per 8 Oktober 2021 secara agregat realisasi belanja pemerintah daerah berada pada angka 51,30 persen. Rinciannya, realisasi belanja pada tingkat provinsi sebesar 52,64 persen, kabupaten 50,91 persen, dan kota 49,66 persen.
Baca Juga:
[br] Meski realisasi belanja secara rata-rata ada pada angka 51,30 persen, namun apabila dihadapkan dengan realisasi pendapatan yang diterima oleh pemerintah daerah, secara proporsi berada pada angka 89,29 persen.
“Nah ini merupakan hal yang bisa dikatakan menarik dan juga menjadi atensi kami, di sini kita lihat di provinsi angkanya ada di 89,29 persen, di kabupaten/kota angkanya di 86,24 persen (proporsi realisasi belanja terhadap realisasi pendapatan),†bebernya.
Ardian berharap, pemerintah daerah bisa tetap konsisten dalam upaya penanganan Covid-19 lewat realisasi APBD-nya. Ia pun membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk berkomunikasi terkait kendala maupun hambatan yang dihadapi, dengan melakukan pendampingan dan asistensi untuk percepatan realisasi.(BS09)
Baca Juga:
Perayaan Natal keluarga besar PT Bank Sumut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Tiara Convention Hall Medan, Sabtu (6/12/2025). 
Peristiwa
Anindya Bakrie salurkan bantuan Kadin untuk korban banjir bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar serta siapkan dukungan rehabilitasi.
Cerita Sumut
Arman Chandra salurkan 500 paket makanan ke korban banjir Medan dan Langkat serta siapkan dukungan UMKM untuk 500 porsi per hari.
Berita
KADIN Medan dan WALUBI salurkan bantuan ke Posko Bencana Dinsos Medan untuk korban banjir. Arman Chandra berharap bantuan meringankan warga.
Peristiwa
beritasumut.comPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (UID Sumut) bergerak cepat menghadapi cuaca ekstrem yang memicu banjir
Peristiwa
beritasumut.com Melanjutkan rangkaian perkenalannya di berbagai kota besar, Wuling Motors (Wuling) hari ini menghadirkan Darion kepada masy
Ekonomi
Empat wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, yang meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, dilanda ben
Peristiwa
beritasumut.com Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Proyek Universitas AlWashliyah (Univa) Medan menggelar peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke
Pendidikan
beritasumut.com Generasi Campus Roadshow 2025 semakin seru dan sarat inspirasi dengan hadirnya sesi UnClass Session yang menjadi ruang b
Pendidikan
Apresiasi tersebut disampaikan Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera, Willson Lie Simatupang, pada kegiatan sosialisasi
Ekonomi