Politik & Pemerintahan

Gubernur Sudah Kantongi Legalitas Lahan Sport Center, Edy Rahmayadi: Ini Kebanggaan Warga Sumut



Gubernur Sudah Kantongi Legalitas Lahan Sport Center, Edy Rahmayadi: Ini Kebanggaan Warga Sumut
BERITASUMUT.COM/BS03

Beritasumut.com - Setelah melewati proses yang panjang, akhirnya Sport Center dapat segera dibangun. Bahkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memastikan pengerjaan segera dilakukan untuk persiapan PON XXII Sumut-Aceh Oktober 2024 mendatang.

Kepastian segera dimulainya pembangunan Sport Center karena pihak Pemprov Sumut telah mengantongi legalitas lahan seluas 300 Hektar. Penyerahan lahan ini dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN ATR Sumut Dadang Suhendi kepada Kadispora Sumut Ardan Noor di Aula T Rizal Nurdin Jl Jenderal Sudirman No:41 Medan Rabu (08/09/2021). Kegiatan ini disaksikan langsung Gubernur Edy Rahmayadi disela-sela pemberian motivasi kepada atlet PON Sumut yang akan berangkat ke Papua.

"Soal sport center ini tadi barusan saya menyaksikan penandatanganan serah Terima Lahan untuk pembangunan sport center. Untuk pembangunan itu sangat dipengaruhi oleh legalitas lahan. Karena ini bukan murah. Untuk itu hari ini Bapak BPN sudah memberikan legalitas tersebut. Yang akan ditindaklanjuti sampai ke sertifikat, "ujar Gubernur Edy.

Baca Juga : Gubernur Edy Rahmayadi Kunjungi Perbukitan Puncak Siosar, Minta Bupati Tata Rapi Lokasi, Bakal Dibangun Sarana Olahraga hingga Pertanian

Edy juga menyampaikan bahwa kepemilikan lahan sport center merupakan kebanggaan warga Sumut. Karena diatas lahan itu akan dibangun sarana olahraga terpusat yang tidak dimiliki oleh provinsi lain, termasuk Indonesia. "Untuk itu pahamilah seluruh rakyat Sumatera Utara. Ini adalah kebangaan seluruh rakyat Sumatera Utara. Yang kita belum pernah punya. Bahkan Indonesia pun tak punya ada seluruh fasilitas olahraga dalam satu komplek. Inilah sport center Sumatera Utara yang berada diatas tanah 300 hektar di Desa Sena Kabupaten Deliserdang," jelasnya.

Karena telah memiliki legalitas Gubernur Edy mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh pihak termasuk Forkopimda Sumut. Apalagi pembangunan sempat terkendala akibat ilegalitas ini sejak 2019 lalu. Padahal Sport Center sudah Groundbreaking.

"Kita belum bisa memulai, padahal kita sudah ground breaking. Karena apa? Karena legalitas. Hari inilah yang selama ini kita tunggu-tunggu. Ke depan akan segera kita proses dan isnyaalah bulan depan ini paling lambat sudah bisa berjalan. Karena ini akan digunakan pada bulan Oktober 2024 PON ke XXII Sumut-Aceh. Dan kegiatan-kegiatan olahraga lainnya. Ada Olimpiade dan lain-lain nya. Do'akan, dan inilah milik kita bersama," pungkas Edy.

Sementara itu, Kakanwil ATR BPN Sumut Dadang Suhendi memastikan kalau persoalan pengadaan lahan sport center telah tuntas. Sebagai mana amanah UU No 2 Tahun 2021 pihaknya menyerahkan lahan tersebut kepada Dispora Sumut. Sebagai Ketua Pengadaan Tanah Sport Center Dadang Suhendi mengatakan kalau hal tersebut merupakan wujud dukungan pembangunan Sport Center untuk pengembangan olahraga Nasional terkhusus Sumatera Utara.

Baca Juga : Mendagri Apresiasi Tingginya Realisasi Anggaran Pemprov Sumut

Ditegaskan Dadang berbagai persoalan tuntutan dan sebagainya terkait lahan telah diselesaikan baik secara prosedur hukum berupa gugatan di pengadilan. Termasuk juga penanganan oleh kepolisian terkait mafia tanah.

"Alhamdulillah, hari ini telah kami selesaikan. Pengadilan yang semula lama menerima konsinasi dari garapan rakyat Alhamdulillah telah diputus oleh pengadilan. Mudah-mudahan wujud dukungan kami Panitia Pengadaan tanah dan tentu saja Berharap ini menjadi kebanggan seluruh warga Sumatera Utara. Sehingga tidak ada lagi di sana-sini yang coba mencari-cari alasan untuk menghambat pembangunan sport center ini," tegasnya. (BS03)


Tag: