Politik & Pemerintahan

BUMN Merugi, Rudi Hartono Bangun Dukung Aturan Komisaris dan Dirut Harus Bertanggung Jawab



BUMN Merugi, Rudi Hartono Bangun Dukung Aturan Komisaris dan Dirut Harus Bertanggung Jawab
BERITASUMUT.COM/BS02
Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun.

Beritasumut.com-Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengeluarkan aturan jika seluruh komisaris BUMN untuk bertanggung jawab jika perusahaan plat merahnya merugi.

Menurut legislator asal Dapil Sumut III ini, langkah yang dikeluarkan Presiden Jokowi itu sudah sangat tepat. Selama ini, lanjutnya, jika BUMN merugi para Komisaris dan Dirut ini hanya melapor ke DPR dan mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk menutupi kerugian.

“Sebagai anggota Komisi VI yang membidangi BUMN, saya mendukung PP yang dikeluarkan presiden. Karena enak sekali hidup seperti itu mereka (Komisaris dan Dirut BUMN). Perusahaan sudah mau bangkrut, tinggal minta uang rakyat ke DPR dengan dalih PMN. Ujungya uang pajak rakyat habis untuk nutupi kerugian perusahaan BUMN,” ujar Rudi dalam siaran tertulisnya, Senin (13/06/2022).

Baca Juga : Bobby Nasution Realisasikan Janji Kampanye Bangun Jembatan Titi Dua Sicanang

"Komisaris dan jajarannya adalah nahkoda sebuah organisasi yang bernama perseroan. Jadi naik turunnya, hitam putihnya suatu perseroan semua karena kebijakan yang dibuat oleh mereka dan butuh pertanggung jawabannya.Seluruh kebijakan mulai dari perekrutan pekerja staf dan kebijakan investasi, divestasi, right issue, penjualan obligasi, itu semua langka kebijakan yang dikeluarkan dirut dan jajarannya yang tak bisa asal-asalan serta salah mengeluarkan kebijakan,” papar Rudi.

Dengan dikeluarkannya PP No.23 tahun 2022 oleh Presiden Jokowi, kata Politikus NasDem ini, akan membuat semua direksi dan jajaran bepikir menggunakan akal sehat dan hati nurani dalam membuat kebijakan.“Jika nanti kebijakan yang dibuat asal asalan, ya rasakan akibatnya. Itu namanya ada punhisment atau hukuman dan ada rewad ke direksi ketika perseroan juga memperoleh laba maksimal,” tegas Rudi.


Tag: