Peristiwa

Pemko Binjai Gelar Shalat Idul Adha di Lapangan Merdeka



Pemko Binjai Gelar Shalat Idul Adha di Lapangan Merdeka
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Binjai akan melaksanakan Shalat Idul Adha 1441 H di Lapangan Merdeka Binjai dengan tetap mematuhi protokol kesehatan penaggulangan Covid-19.


Hal itu merupakan keputusan dari Rapat Evaluasi Tim Gugus Tugas Covid-19 yang dipimpin langsung Wali kota Binjai H M Idaham SH MSi yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Binjai Noor Alamsyah Putra, Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Bachtiar Susanto, Wakapolres

Binjai Drs Kompol Nata Nail Panjaitan serta unsur Forkopimda di Aula Pemko Binjai.


Wali Kota mengatakan sesuai Surat Edaran Menteri Agama Nomor:SE 18 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/2020 M Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19, maka pelaksanaan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban diperbolehkan di masjid maupun di lapangan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.


“Idul Fitri kemarin tidak ada surat edaran dari menteri yang memperbolehkan untuk shalat, karna itu gugus tugas melarang melakukan. Untuk Idul Adha ini ada surat edarannya jadi kita izinkan dilapangan merdeka untuk shalat idul adha, tapi tetap protokol kesehatan akan diberlakukan," jelas Idaham dilansir dari laman binjaikota.go.id, Minggu (19/07/2020).


“Untuk protokol kesehatannya nanti, kita sediakan tempat cuci tangan dengan sabun saja karna sabun tidak membatalkan wudhu. Nanti juga akan diberikan masker bagi yang tidak bawa masker. Untuk tambahan lainnya tolong nanti Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan gugus tugas saling berkoordinasi," lanjutnya.


Terkait dengan penyembelihan hewan kurban, Idaham akan memberikan bantuan APD berupa masker, sarung tangan, handsanitaizer serta pelindung wajah/face shield bagi setiap tempat pemotongan hewan kurban.“Nanti gugus tugas akan keliling untuk mengecek, jadi kalau mereka tidak pake masker atau APD lainnya kita bisa peringati. Saya minta untuk Kemeng, tolong didata di mana saja tempat pemotongan hewan kurban agar bisa kita persiapkan APD yang diperlukan," jelasnya.


Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai, Agustawan Karnajaya menyampaikan untuk tahun ini jumlah pemotongan hewan kurban jauh berkurang sebanyak 45 %, di mana untuk tahun lalu ada 1595 ekor sapi sedangkan tahun ini hanya sekitar 950 ekor saja.(BS09)



Tag: