Peristiwa

Tumpang Tindih, Kuasa Hukum Minta BPN Medan Batalkan SHM No 557 di Jalan Amplas Medan



Tumpang Tindih, Kuasa Hukum Minta BPN Medan Batalkan SHM No 557 di Jalan Amplas Medan
beritasumut.com/ist
beritasumut.com -Kuasa Hukum Caroline dan Helen dari Law Office Nainggolan & Partners meminta Kepala Badan Pertanahan Kota Medan untuk membatalkan SHM No.557.

Pasalnya, Caroline dan Helen menilai diduga tumpang tindih dengan sebahagian tanah milk kliennya yang terletak di Jalan Amplas, Kelurahan Sei Rengas II (sekarang dimekarkan menjadi Sei Rengas Permata) sesuai dengan Sertipikat Hak Milik Nomor: 17/Sei Rengas II (sekarang Kelurahan Rengas Permata) seluas 1.262 M2 yang diperoleh berdasarkan Akta Jual Beli (AJB) Nomor: 108/2013 tertanggal 18 April 2013.

"Klien kami sudah proses balik nama di BPN kota Medan pada tanggal 10 Mei 2013, sehingga SHM tersebut, telah terdaftar atas nama Caroline dan Helen secara bersama-sama dan telah dikuasainya dengan cara membuat pagar seng," ucapnya kepada wartawan, Rabu (02/06/2022).

Dikatakannya, adapun tanah tersebut diperoleh kliennya dengan jual beli dari Solita Lamongga Simanjuntak, Rumintar Libertiene Br Simanjuntak, Ir Untung Deana Simanjuntak Siagian, Drs. Edward Pesta Simanjuntak, MM, Alexander Johannes Marsudung Simanjuntak, Daniel Haposan Simanjuntak, sehingga proses jual-beli, proses balik nama serta Sertipikat Hak Milik No. 17/Sei Rengas II menjadi atas nama Klient kami (Caroline dan Helen) tanggal 10 Mei 2013 telah sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

“Perlu kami sampaikan, sebelumnya SHM No. 17/Sei Rengas II diterbitkan pada tanggal 29 Juli 1964 atas nama IJ Simandjoentak, dan kemudian pada tanggal 27 April 2012, tanah tersebut terdaftar atas nama, Solita Lumongga Simanjuntak, Rumintar Libertiene Br Simanjuntak, Ir Untung Deana Simanjuntak Siagian, Drs Edward Pesta Simanjuntak, MM, Alexander Johannes Marsudung Simanjuntak, Daniel Haposan Simanjuntak dengan dasar pewarisan,” paparnya.


Tag: