Peristiwa

Terkait Kapolsek Patumbak Dikeroyok Saat Grebek Kampung Narkoba, Kapolrestabes Medan Pastikan Beri Efek Jera



Terkait Kapolsek Patumbak Dikeroyok Saat Grebek Kampung Narkoba, Kapolrestabes Medan Pastikan Beri Efek Jera
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Bandar narkoba mulai berani melakukan penyerangan kepada pihak kepolisian. Sehubungan dengan itu, Polrestabes Medan bakal memberikan efek jera. Sebab, sudah ada salah satu perwira utama di Polsek Patumbak dianiaya oleh oknum bandar atau para preman yang ada di Jalan Karya Marindal I, Gang Rukun, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (10/08/2019) lalu.

 

"Jadi ke depannya kita akan melakukan langkah antisipasi untuk penanganan masalah narkoba. Memang bandar narkoba sudah mulai melakukan perlawanan, namun pihak kepolisian tidak akan menyerah. Dengan dukungan masyarakat, dengan kerja sama kita semua, kita akan bersihkan tempat dan kampung narkoba yang ada di Kota Medan. Perlu saya tegaskan terkait penanganan ini kita kenakan pasal 170 KUHPidana. Ada 5 orang dari 20 orang yang ikut terlibat dalam penganiayaan Kapolsek Patumbak," ucap Kombes Pol Dadang Hartanto kepada wartawan di Medan, Senin (12/08/2019).

 

Kata Kombes Dadang, kejadian terjadi pada saat Polsek Patumbak melakukan penggerebekan daerah rawan narkoba kemudian sampai di TKP ada beberapa titik yang akan digerebek. Pada saat upaya penangkapan terhadap target yang berinisial A yang juga merupakan target dari Polrestabes Medan. Pelaku A mencoba melarikan diri, hingga Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar terpaksa melakukan pengejaran terhadap pelaku A. Pengejaran ini membuat AKP Ginanjar terpisah dari anggotanya. Saat ditangkap, A berteriak-teriak hingga 20 rekan-rekan A berdatangan dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap Kapolsek.

 

"Pada saat itu anggota kita yang mendukung kegiatan ini mendengar bahwa Kapolsek Patumbak dianiaya. Mereka langsung mendekati tempat kejadian dan berhasil menangkap A. Saat pengembangan, yang bersangkutan melarikan diri dengan melawan petugas. A akhirnya diberikan tindakan tegas terukur dan saat hendak dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapat pertolongan medis, namun di perjalanan A meninggal dunia," tutup Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto. (BS04)


Tag: