Peristiwa

Terekam CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pembobol Rumah di Jalan Cinta Karya Medan Polonia



Terekam CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pembobol Rumah di Jalan Cinta Karya Medan Polonia
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com - Polsek Medan Baru berhasil menangkap seorang komplotan bongkar rumah di kediamannya Jalan Cinta Karya, Gang Kelapa No.5, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia. Pelaku yang telah diboyong itu diketahui bernama Kerik (56). Penangkapan yang dilakukan itu, berkat rekaman CCTV di seputaran rumah korban Ahmad Gazali (33) warga Jalan Cinta Karya No.45-C, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, yang melihat pergerakan pelaku mengambil harta benda milik korban.

"Penangkapan itu juga berkat laporan korban dan CCTV yang ada di sekitar rumah korban," ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Irwansyah Sitorus, Kamis (16/09/2021).

Kata dia, kejadiannya pada hari Sabtu (11/09/2021) subuh sekira pukul 05.00 WIB, di Jalan Cinta Karya No.45-C Medan, telah terjadi tindak pidana pencurian uang dan ponsel milik korban. Kerugian berupa uang sebesar Rp1.100.000 dan 1 unit ponsel merk Xiaomi warna hitam metalik yang berisikan uang digital sebesar Rp 2.000.000.

Baca Juga : Polda Sumut dan Polrestabes Medan Ungkap Perampokan Toko Emas di Simpang Limun, Buronan Polda Riau Masuk Kamar Jenazah

"Pada pukul 05.00 WIB, korban terbangun dan melihat pintu rumahnya sudah dalam keadaan terbuka dan kemudian mengecek kedalam rumah. Diketahui uang serta ponsel sudah tidak ada lagi. Selanjutnya, korban meminta kepada tetangga yang memiliki CCTV untuk memutar ulang kejadian di seputaran rumah korban. Terlihat direkaman CCTV ternyata pelaku yang melakukan pencurian terhadap uang milik korban dikenali bernama Kerik yang merupakan tetangga korban. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru," jelasnya.

Berdasarkan laporan korban, selanjutnya petugas melakukan penyelidikan terhadap pelaku dan pelaku dapat ditangkap petugas di rumah pelaku pada hari Minggu (12/09/2021) malam sekira pukul 01.00 WIB. Hasil intogasi terhadap pelaku, pelaku mengakui telah mengambil uang dan ponsel korban dan telah menjual ponsel tersebut seharga Rp 400.000 kepada seorang laki-laki panggilan Wawan, dan uangnya telah habis digunakan pelaku.

Selanjutnya, pelaku diboyong ke komando, guna penyidikan selanjutnya. "Pelaku melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tandasnya. (BS04)


Tag: