Peristiwa

Riskan dengan Masuknya Barang-barang Ilegal, Wagubsu Sarankan BPOM RI Tambah Anggaran



Riskan dengan Masuknya Barang-barang Ilegal, Wagubsu Sarankan BPOM RI Tambah Anggaran
BERITASUMUT.COM/BS03

Beritasumut.com-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Medan memusnahkan produk obat dan pangan ilegal (tanpa izin edar) senilai Rp 3,8 miliar, di halaman kantornya, Selasa (23/5/2017). Produk-produk ilegal tersebut, merupakan sitaan BBPOM sepanjang tahun 2016.

 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Dr Nurhajizah Marpaung menyarankan kepada BPOM RI agar menambah anggaran. Tujuannya dalam menertibkan dan pengawasan produk makanan, minuman dan obat serta kosmestik ilegal yang semakin marak di Sumut. Dengan para pegawai yang melakukan pengawasan di lapangan, namun karena minimnya anggaran membuat jangkauan untuk melakukan pengawasan tidak bisa maksimal.

 

"Sumut sangat riskan terhadap masuknya barang-barang ilegal, mulai dari Belawan, Tanjung Balai, Kuala Tanjung serta sejumlah pesisir atau pantai yang bisa dimasuki kapal barang dari luar negeri," ujar Wagubsu.

 

Ia yakin masih sangat banyak produk-produk ilegal yang marak di pasaran. Meskipum BBPOM terus mengamankan hingga melakukan pemusnahan, masyarakat tidak pernah memikirkan dampak dari produk yang dikonsumsi, apakah aman atau tidak. Apalagi jelang Ramadhan, peredaran produk ilegal semakin marak.

 

"Tak sedikit dari masyarakat merasa bangga dengan produk impor karena merek dan asalnya, tapi apa mereka mengerti kandungan yang ada dalam produk tersebut. Mari kita tingkatkan koordinasi antara dinas agar tidak hanya pada bulan ramadhan tapi hari biasa agar produk berbahaya bisa dicegah," pungkasnya. (BS04)

 

 


Tag: