Peristiwa

Pria Alami Gangguan Jiwa Ditemukan Tewas di Lahan Eks HGU PTPN2



Pria Alami Gangguan Jiwa Ditemukan Tewas di Lahan Eks HGU PTPN2
beritasumut.com/ilustrasi
Beritasumut.com-Seorang pria dengan keterbelakangan mental atau gangguan jiwa ditemukan tewas di Jalan Sultan Serdang, Gang Perjuangan, Dusun V, Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang tepatnya di lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 Kebun Bandar Klippa, Desa Telaga Sari, Selasa (07/01/2020).

 

Korban diketahui bernama Rizky Andika alias Dika (29), warga setempat. "Sejauh ini untuk pelaku masih dalam penyelidikan. Barang bukti yang kita amankan adalah seutas tali yang terlilit di tangan sebelah kiri korban. Kondisi korban saat ditemukan, wajahnya dalam keadaan penuh memar, bibir bagian atas bengkak, pakaian terdapat bercak darah, korban tidak sadarkan diri. Dan meninggal saat dibawa ke rumah sakit," ujar Paur Humas Polres Deli Serdang, Iptu Masfan Naibaho kepada wartawan.

 

Dijelaskan Masfan, korban pertama kali ditemukan warga sekitar yang hendak bekerja ke lahan garapan tersebut. "Jam 07.30 WIB di tempat kejadiana perkara (TKP), saksi S hendak bekerja ke lahan garapannya. Namun tiba-tiba menemukan korban dalam keadaan tergeletak dan luka-luka. S kemudian secara spontan kembali ke rumah dan memberitahukannya kepada warga sekitar serta Kepala Desa (Kades) Telaga Sari, Indra Sembada. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Tanjungmorawa," ujarnya.

 

Personel Polsek Tanjung Morawa tiba dan melakukan cek TKP serta mengamankan korban. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Deli Serdang dengan menggunakan mobil double cabin. "Di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Deli Serdang, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia," ungkapnya.

 

Sementara itu, Kades Telaga Sari, Indra Sembada, mengatakan korban memang telah lama mengalami gangguan jiwa dan pernah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Simalingkar Medan. "Yang ngantar ke RSJ saya sendiri bersama warga sekitar lainnya," ucapnya.

 

Dikatakannya, semasa hidup, korban diduga suka mengambil barang milik orang lain atau warga sekitar. "Sebelum-sebelumnya memang korban ini sering mengganggu orang," tambahnya.(BS05)


Tag: