Peristiwa

Polsek Medan Sunggal Bongkar Peredaran Inex di D'Red KTV & Club, Dua Orang Pegawai Diamankan



Polsek Medan Sunggal Bongkar Peredaran Inex di D'Red KTV & Club, Dua Orang Pegawai Diamankan
beritasumut.com/BS06

beritasumut.com - Perintah Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi mengenai hiburan malam di Medan tidak boleh jual narkoba jenis pil ekstasi atau inex, happy five dan ketamine benar - benar ditindaklanjuti anggotanya.

Buktinya, petugas Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal yang melakukan undercover buy di tempat hiburan malam di Jalan Gagak Hitam, Kecamatan Medan Sunggal tepatnya D' Red KTV & Club berhasil menangkap dua orang pegawai bersama barang bukti sejumlah nex berwarna pink. Kedua orang pelaku itu bernama Reza sebagai kapten dan Rere sebagai reciption D' Red KTV & Club.
Kini pihak Polsek Sunggal terus membongkar peredaran gelap narkoba jenis pil ekstasi di D' Red KTV & Club di kawasan padat penduduk yang cukup meresahkan warga sekitarnya itu.

Ada ikatan antara pegawai dan owner (pengelola hiburan malam) untuk diperjualbelikan inex di tempat hiburan malam. Namun kebanyakan yang menjadi tumbal itu selalu pegawainya yang diciduk polisi, sedangkan ownernya yang mempunyai uang dan banyak akal bulusnya, bisa mengatur segalanya kepada oknum penegak hukum yang ada di Medan dan tetap beraktivitas tanpa mendapatkan sanksi.

Owner sepakat hiburan malam beroperasi tetap 24 jam penuh tanpa jeda untuk pengunjung dan karyawannya. Ada juga bekerja di tempat hiburan malam bekerja 12 jam penuh bukan 8 jam.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Chandra Yudha kepada wartawan, Kamis (26/10/2023) malam, mengatakan, kronologis pengungkapannya, pada hari Minggu (22/10/2023), Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal mendapatkan informasi tentang maraknya peredaran narkotika di TKP.

Kemudian, tim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal AKP Suyanto Usman Nasution SH MH beserta Panit Reskrim Ipda M Syahputra Harahap SH melakukan penyelidikan, kemudian melakukan undercover buy.

Setelah tim melakukan undercover buy, tim berhasil mengamankan para pelaku dan sejumlah barang bukti pil ekstasi dari pelaku di TKP. Selanjutnya tim memboyong para pelaku dan sejumlah barang bukti dari pelaku untuk proses lebih lanjut.

"Barang bukti pil ekstasi yang diamankan sebanyak 4 butir warna pink uang tunai Rp 1.300.000, 2 buah handphone, 1 buah dompet, 1 unit sepeda motor Nmax BK 2121 ALH, 2 buah name tag dan 2 buah jam tangan, " jelas Kompol Yudha.

Informasi yang lainnya juga menyebutkan, tempat hiburan malam itu milik anggota DPRD Sumut.

Informasi lainnya kedua orang itu pemain lama yang sudah bekerja di tempat hiburan malam lainnya mengedarkan langsung barang haram itu kepada pengunjung maupun penikmat dugem tersebut.

Disebut - disebut pil ekstasi atau inex itu didistribusikan ke D' Red KTV & Club dari oknum tertentu yang mempunyai modal dan uang cukup dan sehingga penjualan pil ekstasi bebas dijual di tempat hiburan malam itu yang baru sebulan ini beroperasi.

Warga juga berharap D' Red KTV & Club berada di Jalan Gagak Hitam itu harus mendapatkan pengawasan dari Polsek Medan Sunggal, Polrestabes Medan dan Polda Sumut serta BNN Sumut.

Begitu juga di tempat lainnya seperti di Jalan Kapten Muslim tepatnya di D' Blues KTV & Lounge Jalan Kapten Muslim Komplek Mega Park Empire KTV, Karaoke & Lounge Komplek Milinium Plaza Medan, X Tend KTV Jalan Kapten Muslim, Dragon KTV berada di Jalan H Adam Malik Medan yang buka 24 jam penuh tanpa jeda juga eksis peredaran narkobanya jenis pil ekstasi atau inex.
"Karena Kota Medan telah masuk darurat narkoba harus setiap malam weekend (akhir pekan) dirazia pihak Polda Sumut, BNN Sumut Polrestabes Medan biar gak dianggap ecek - ecek dan ada efek jeranya," jelas warga Medan Sunggal Dedi.(BS06)


Tag: