Peristiwa

Perkembangan Covid-19 Sumut, Edy Rahmayadi Ingatkan Warga Jaga Prokes dan Lakukan Vaksin



Perkembangan Covid-19 Sumut, Edy Rahmayadi Ingatkan Warga Jaga Prokes dan Lakukan Vaksin
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Berdasarkan perhitungan terbaru dari data milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, saat ini kasus aktif atau pasien Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang tengah melakukan perawatan isolasi baik mandiri maupun di rumah sakit berjumlah 523 orang.

Jumlah tersebut didapatkan, dari hasil penambahan 24 kasus konfirmasi positif baru, sehingga total kasusnya naik menjadi 105.771 orang. Kemudian untuk kasus sembuh bertambah 31 kasus menjadi 102.336 orang. Sedangkan untuk kasus meninggal, jumlahnya masih tetap bertahan di angka 2.882 orang. Oleh karena itu, dari perhitungan yang dilakukan, kasus aktif Covid-19 Sumut hanya turun 78 kasus dibandingkan, Rabu (20/10/2021) lalu yakni dari 601 menjadi 523 orang.

Menanggapi data tersebut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengakui kalau kondisi perkembangan Covid-19 saat ini sudau jauh lebih baik. Menurutnya, meski angka kasus baru terkonfirmasi positif masih bertambah, tetapi tidak lagi mengalami lonjakan signifikan.


Baca Juga : Bisa Bayar PKB di Mini Market, Edy Rahmayadi Harapkan Genjot Peningkatan Pembayar Pajak Hingga 70%


"Sudah sangat turun jauh dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya. Di bulan Agustus, angka kasus baru penularan virus corona terkonfirmasi sampai 2.047 orang (dalam sehari). Namun, saat ini sudah turun drastis dimana hari ini angka kasus baru Covid-19 yang terkonfirmasi hanya 31 orang," ujar Edy saat memberikan sambutan di Sekolah Sultan Iskandar Muda, Medan, ketika mendampingi Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim.

Meski menurun, Edy meminta kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes)."Kondisi ini harus betul-betul dipertahankan, jangan sampai terulang lagi (seperti di bulan Agustus) karena begitu berat menghadapi dan mengatasinya," pesan Edy sekaligus mengingatkan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.

"Saya mengikuti rapat bersama presiden secara daring, beliau memerintahkan bahwasanya paling tidak 50 persen (capaian vaksinasi) setiap provinsi sampai akhir bulan Oktober. Saat ini, Sumut sudah mencapai angka vaksinasi sekitar 42 persen. Artinya, masih ada kekurangan delapan persen yang harus dikejar," kata Edy.

Selain itu, lanjut Edy, Presiden Joko Widodo juga memerintahkan di akhir Desember tahun ini setiap provinsi harus mencapai angka vaksinasi 70 persen. "Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah menggelar vaksinasi secara massal untuk masyarakat. Semoga pandemi bisa bisa cepat berakhir," pungkasnya.(BS09)


Tag: