Peristiwa

Pasca Penggeledahan Kantor KPU Sergai, Jaksa Amankan 10 Kotak Berkas dan 13 Saksi Diperiksa



Pasca Penggeledahan Kantor KPU Sergai, Jaksa Amankan 10 Kotak Berkas dan 13 Saksi Diperiksa
BERITASUMUT.COM/BS05

beritasumut.com - Pasca melakukan penggeledahan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis (20/05/2021) kemarin.

Pihak Kejaksaan Negeri Sergai dalam keterangan resminya pada Jumat (21/05/2021) menyebutkan penggeledahan tersebut sebagai upaya pengumpulan alat bukti dokumen terkait materi yang sedang mereka dalami. Pasca penggeledahan, petugas mengamankan sebanyak 10 boks dokumen surat-menyurat dan administrasi serta sudah meminta keterangan kepada 13 orang saksi.

Kepala Kejaksaan Negeri Sergai, Donny Haryono Setiawan SH, MHum, didampingi Kasi Intel Agus Adiatmaja, SH dan Kasi Pidsus Elon Unedo Pasaribu, SH mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan alat bukti berupa dokumen-dokumen yang diperlukan.

"Dimana sebelumnya tim penyidik sudah memintakan dokumen tersebut, namun tidak kunjung diberikan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Serdang Bedagai. Sehingga kami langsung melakukan tindakan pro justisia, dengan melakukan penggeledahan Kamis kemarin," ujarnya kepada awak media pada Jumat (21/05/2021) di Aula Adhyaksa.

Penggeledahan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sergai ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pada penggunaan dana hibah APBD Kabupaten Serdang Bedagai tahun anggaran 2019 dan 2020 untuk kegiatan Pilkada Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2020 dengan besaran anggaran dana hibah sebesar Rp 36,5 milyar.

Sebelumnya, pihak Kejari Sergai juga membenarkan adanya dugaan upaya menghilangkan alat bukti yang sedang didalami para pihak penyidik. Dimana saat dilakukan penggeledahan, tim menemukan tumpukan kertas sisa dokumen yang sudah dibakar.

Hingga saat ini, kasus dugaan korupsi ini masih dalam tahapan penyidikan umum. Pihak Kejaksaan masih fokus kepada pengumpulan alat bukti. Walau belum ada menetapkan tersangka, saat ini pihak kejaksaan sudah mengumpulkan sebanyak 10 boks dokumen dari Kantor KPU dan telah memeriksa 13 orang termasuk dua orang Komisioner KPU sebagai saksi.

Saat ini, pihak Kejari Sergai meminta agar semua pihak untuk bersabar terhadap kasus yang sedang mereka tangani ini. Ditambahkan Kajari, pihaknya akan bekerja secara komprehensif, sehingga pembuktian atas dugaan korupsi ini kuat secara yuridis. (BS05)


Tag: