Peristiwa

PW NU Sumut Tegaskan Pemindahan Masjid Amal Silaturrahim Sesuai Fakta Hukum



PW NU Sumut Tegaskan Pemindahan Masjid Amal Silaturrahim Sesuai Fakta Hukum
BERITASUMUT.COM/BS04
Pun dikatakannya sesuai berita acara kesepakatan dengan BKM dan untuk menunjukkan kesungguhan pihak Perum Perumnas dalam pemindahan masjid, dirinya telah meminta pihak perumnas untuk membuat surat pernyataan yang pada pokoknya berbunyi bahwa pihak Perum Perumnas menyatakan, menyerahkan tanah dan bangunan Masjid Amal Silaturrahim yang baru beserta fasilitas pendukungnya yang terletak di lokasi yang berdekatan dengan masjid yang lama dan bertanggung jawab mengurus akta wakaf tanah masjid yang baru sesuai peraturan perudang-undangan yang berlaku.

Terpisah, Syuriah PWNU, KH Hamdan Yazid yang juga termasuk dalam Tim Penyelesaian Perpindahan Wakaf MAS PWNU ketika dimintai keterangannya oleh media berpendapat, bahwa pemindahan sebuah masjid karena hal-hal yang tertentu dan lebih baik. "Sesuai dengan pendapat Imam Hanafi dibolehkan, apabila sesuai dengan mekanismenya. Mekanisme yang dimaksud ada aturan untuk itu berbeda dengan pendapat Imam Syafi'i yang tidak boleh memindahkan apalagi menjual harta wakaf," ungkapnya.

"Berkaitan dari fakta-fakta tersebut, maka tim penyelesaian (yang dibentuk PWNU) berkesimpulan bahwa sesungguhnya pemindahan Masjid Amal Silaturrahim telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku (Agama maupun Negara) sehingga layak untuk segera dieksekusi karena ada kekhawatiran bahwa keberadaan masjid lama yang berdekatan dengan masjid yang baru sangat rentan digunakan oleh kelompok lain untuk kepentingan tertentu," imbuhnya.

Baca Juga : PKL Simpang Limun Kuasai Trotoar Jalan Seksama Medan, Warga Protes Arus Lalu Lintas Jadi Macet

Berdasarkan fakta-fakta tersebut pula, maka ketua PW NU Sumut membuat pernyataan pencabutan tanda tangannya yang dibubuhkan pada kesepakatan bersama tentang pemindahan Masjid Amal Silaturahim. "Karena ketika menandatangani surat dimaksud beliau belum memperoleh informasi yang cukup mengenai permasalahan pemindahan masjid," tutup Ibnu Affan. (BS09)


Tag: