Peristiwa

Masyarakat di Minta untuk Tidak Menelantarkan ODGJ



Masyarakat di Minta untuk Tidak Menelantarkan ODGJ
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com-Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meminta kepada masyarakat agar jangan menelantarkan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), termasuk apabila ada anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa agar segera dilaporkan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

"Begitu juga, jika ODGJ sudah sembuh, agar dapat diperlakukan sebagaimana orang sehat pada umumnya," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis kepada wartawan saat memperingati Hari Kesehatan Jiwa sedunia yang jatuh setiap tanggal 10 Oktober, Jumat (08/10/2021).

Baca Juga : Edy Rahmayadi Minta Bank Sumut Berperan Selesaikan Banyaknya Petani di Sumut Terjerat Rentenir

Ismail menyebutkan, jika seseorang yang merupakan mantan ODGJ tetap diperlakukan seperti ketika sakit, dikhawatirkan penyakit kejiwaannya akan dapat kembali lagi. "Untuk itu, mari bersama-sama melakukannya, serta tidak lagi melakukan pemasungan dan menerima kesembuhan ODGJ," pesannya.

Berdasarkan data yang dimiliki, Ismail menjelaskan jika jumlah kasus pasung yang dilepaskan di Sumut pada tahun 2019 sebanyak 136 orang, dan di tahun 2020 turun menjadi 73 dan pada triwulan I 2021 menjadi 37 orang, termasuk yang pindah domisili dan meninggal.Sedangkan jumlah ODGJ yang dipasung kembali, pada tahun 2019 ada delapan orang, kemudian 2020 berjumlah 14 orang dan triwulan I 2021 sebanyak enam orang."Jumlah total kasus pasung di tahun 2019 sebanyak 375 orang, 2020 ada 373 orang dan triwulan I 2021 sebanyak 365 orang," jelasnya.

Lebih jauh Ismail merinci, dari jumlah tersebut yang mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa di tahun 2019 ada sebanyak 395 orang, tahun 2020 ada 386 dan triwulan I 2021 berjumlah 327 orang."Sementara untuk temuan kasus pasung baru hingga 2021 hanya sekitar 20 persen dari jumlah estimasi," katanya.

Sementara itu, dalam waktu dekat Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan mulai melakukan vaksinasi bagi ODGJ. Walikota Medan, Bobby Nasution menyampaikan, pihaknya juga sudah mengagendakan penyuntikan tersebut dan untuk jumlahnya akan dikoordinasikan dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). "Nanti akan diinformasikan jumlah ODGJ yang divaksin," ujar Bobby.

Ketua Yayasan Rumah Sehat, Afif Abdillah menambahkanya jika pihaknya telah menyediakan sekitar 250 dosis vaksin khusus untuk ODGJ. Untuk mempermudah mencari ODGJ yang disuntik vaksin, pihaknya berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. "Rencana penyuntikan vaksin kepada ODGJ ini, tidak bisa sembarangan memberikan vaksin ke ODGJ," terangnya.

"ODGJ yang akan divaksin harus dalam keadaan baik atau tenang dan mendapat izin dari keluarganya.Kapasitas kita itu 250 dosis, nanti tergantung dari rumah sakit usulan seperti apa. Tentu harus ada izin keluarga dan ODGJ dimaksud harus tenang, baru bisa disuntik vaksin," pungkas anggota DPRD Medan ini.(BS09)


Tag: