Peristiwa

Masih Dalam Proses Hukum, Sat Pol PP Bongkar Bangunan Warga Kampung Kompak, Desa Sampali



Masih Dalam Proses Hukum, Sat Pol PP Bongkar Bangunan Warga Kampung Kompak, Desa Sampali
beritasumut.com/BS06

beritasumut.com - Aparat penegak hukum (APH) diduga pilih kasih dalam melakukan tindakan merubuhkan atau menghancurkan bangunan berupa gudang di lahan 65, Kampung Kompak, Jalan H Anif, Desa sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Buktinya, tepat di sebelah bangunan yang dirobohkan, pihak Sat Pol PP Deli Serdang tidak berani untuk melakukan tindakan, malah membiarkannya.

Hal itu, disampaikan Ketua Kampung Kompak, Fredy Panjaitan (45) yang juga korban penganiayaan oleh para mafia tanah dilakukan preman kepada wartawan.

"Ini masih berlanjut proses hukum, tapi pihak Sat Pol PP langsung membabi buta merubuhkan/membongkar bangunan atau itu. Kami ini warga miskin, kami sudah puluhan tahun tinggal di Kampung Kompak ini dan kami sudah membayar pajak bumi bangunan (PBB)," kata Fredy Panjaitan, kepada wartawan, Kamis (30/05/2024).

"Saat pembongkaran bangunan gudang itu, pihak Sat Pol PP dikawal ribuan mafia tanah serta preman-preman yang sudah dibayar oleh pengembang dan cukong-cukong," sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Porman Nababan (50) bahwa aparat penegak hukum diduga lebih berpihak membela para mafia tanah dan pengembang daripada membela masyarakat Kampung Kompak, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

"Dari mulai kejadian penganiayaan terhadap warga Kampung Kompak, aparat penegak hukum (APH) selalu membela dan melindungi para mafia tanah serta preman-preman. Sampai saat ini pihak kepolisian belum menangkap mafia-mafia yang meneror kami dan sudah kami laporkan di Polrestabes Medan. Dan saat ini, pihak Sat Pol PP membongkar dan merubuhkan bangunan berupa gudang. Tak hanya itu, para mafia juga menembok rumah warga yang dikawal oleh Sat Pol PP dan kepolisian," ujar Porman Nababan.

"Tolong kami pak Jokowi, pak Prabowo kami ini masyarakat susah/miskin, kami bukan penjahat. Lindungi kami rakyatmu ini pak," imbuhnya.


Tag: