Peristiwa

Lima Tembakan Oknum PNS Pemko Medan ke Calo SIM, 3 Kali Kena, 2 Kali Nyasar



Lima Tembakan Oknum PNS Pemko Medan ke Calo SIM, 3 Kali Kena, 2 Kali Nyasar
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Tembakan.
Beritasumut.com-Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Medan yang diketahui bernama T Sinaga, menembak calon pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), di dekat Kantor Satlantas Polres Medan, Jalan Arief Lubis/Jalan Adinegoro, Kecamatan Medan Timur, Selasa (06/09/2016).

 

Kejadian ini langsung membuat heboh warga sekitar. T Sinaga menembaki Ilhamsyah (19) warga Jalan HM Said yang merupakan seorang calo SIM dengan lima kali tembakan.Peristiwa ini bermula ketika korban bersama abangnya, Bayu (22) sedang berada di parkiran Sat Lantas Polresta Medan.Tiba-tiba Bayu didatangi pelaku yang meminta sisa uangnya untuk mengurus SIM sebesar Rp 400 ribu lagi agar segera dikembalikan.

 

Namun karena belum bisa menyerahkan sisa uang tersebut, pelaku emosi dan langsung mengeluarkan softgun mirip jenis FN sembari memukul kepala Bayu dengan pistol tersebut.Korban yang melihat hal itu langsung melerai keduanya, pelaku yang tak senang dilerai kemudian melepaskan tembakan ke arah korban sebanyak 5 kali yang mengenai perut dan pinggang korban serta mobil anggota Sat Lantas yang terparkir di pinggir jalan.

 

Menurut Ilhamsyah,  awalnya ia tidak mengetahui apa penyebab pasti abang kandungnya dipukul oleh pelaku lantaran ia bermaksud hanya untuk melerai saja.“Saya melihat abangku dipukul pakai pistol hingga jatuh, ya saya lerai bang, tapi saya langsung ditembakinya,” ungkapnya.

 

Ilhamsyah mengatakan bahwa pelaku melepaskan tembakan sebanyak 5 kali ke arahnya.“Bapak itu 5 kali menembakku, 3 kali kena ke badanku, 2 lagi nyasar bang,” ucapnya di depan SPKT Polresta Medan.

 

Salah seorang warga yang namanya enggan disebutkan mengatakan bahwa ia sangat terkejut dengan aksi koboi oknum PNS tersebut.

“Macam koboi bapak itu menembak pakai pistolnya bang,” ujar pria berbadan tambun ini.

 

Tak terima, Ilhamsyah  pun melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polresta Medan.“Sabar ya bang, korban lagi kita mintai keterangan,” ujar salah seorang petugas SPKT Polresta Medan singkat.(BS04)


Tag: