Peristiwa
Polda Sumut Hentikan Penyelidikan Dugaan Pasal 263 KUHP

Korban Adukan dan Mohon Perlindungan Hukum ke Propam Mabes Polri



Korban  Adukan dan Mohon Perlindungan Hukum ke Propam Mabes Polri
beritasumut.com/ist
Kuasa Hukum Caroline dan Helen, Marimon Nainggolan SH MH. 
beritasumut.com -Pemilik lahan sebidang tanah seluas 1.262 M terletak di Jalan Amplas Medan (sekarang Sei Rengas Permata) sesuai dengan alas hak Sertipikat Hak Milik (SHM) No 17/Sei Rengas II tanggal 29 Juli 1964 terdaftar atas nama Caroline dan Helen minta perlindungan hukum kepada Kadiv Propam Mabes Polri.

Korban (pelapor) mengajukan permohonan kepada Propam Mabes Polri supaya Penyidik Poldasu menegakkan hukum demi keadilan, karena diatas tanah mereka telah Sertipikat Hak Milik (SHM) No 557/Sei Rengas Permata Tanggal 25 September 2013 seluas 877 M terdaftar atas nama dr T Nancy Saragih sebagai dasar alas haknya, padahal atas tanah tersebut telah terbit sertifikat milik Caroline dan Helen serta masyarkat lainnya, masyarkat tersebut juga telah dimintai keterangan dan dilibatkan Penyidik dalam pelaksanaan pengukuran oleh BPN Kota Medan atas permintaan Penyidik Polda Sumut

Hal tersebut sebagai tindak lanjut atas surat pengaduan dan mohon perlindungan hukum kepada Kapolda Sumut tertanggal 05 Oktober 2021, yang mana kemudian pengaduan tersebut ditindaklanjuti oleh penyidik Polda Sumut dengan surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan No B/163/I/Tes 1.24/2022/Ditreskrimum tertanggal 6 Januari 2022, ucap Kuasa Hukum Caroline dan Helen dari Law Office Nainggolan & Partners Marimon Nainggolan SH MH didampingi rekannya Herlinson Manurung SH dan Jegesson P Situmorang kepada wartawan, Senin (30/5/2022).

Dia mengaku, Penyidik telah melakukan cek tkp dan pengukuran dilokasi tanah yang terletak di Jalan Amplas, Sei Rengas, Kecamatan Medan Area oleh BPN Kota Medan bersama dengan Penyidik dan Para Pihak beserta pihak lain yang tanahnya diduga masuk ke luas tanah SHM No.557 tersebut atas permintaan penyidik Polda Sumut, selanjutnya BPN Medan beserta dengan penyidik telah melakukan pengukuran di objek lokasi tanah pada tanggal 10 Maret 2022, " paparnya.


Tag: