Peristiwa

Halal Bi Halal IKEIS Pematang Siantar, dr Susanti Berpesan Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Kokohkan Toleransi



Halal Bi Halal IKEIS Pematang Siantar, dr Susanti Berpesan Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Kokohkan Toleransi
beritasumut.com/BS13

beritasumut.com - Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA bersama Ketua Dekranasda H Kusma Erizal Ginting SH menghadiri acara Halal BI Halal Ikatan Keluarga Islam Simalungun (IKEIS) Kota Pematang Siantar, di Lantai II Convention Hall Siantar Hotel, Minggu (21/05/2023).

Dalam kesempatan tersebut, dr Susanti berpesan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi guna mengokohkan toleransi di Kota Pematang Siantar.

Di awal sambutannya, dr Susanti mengucapkan terima kasih kepada IKEIS yang telah menggelar Halal BI Halal.

“Sesuai yang kami dengar tadi dari Ketua IKEIS, kegiatan ini pertama kali dilaksanakan IKEIS di Kota Pematang Siantar. Dengan adanya kegiatan ini, menunjukkan umat Islam adalah umat yang selalu memperkokoh rasa silaturahmi dan rasa persaudaraan serta memperkuat kerukunan antar umat beragama,” kata dokter spesialis anak tersebut.

Lebih lanjut dr Susanti menyampaikan, dalam menjalankan roda pemerintahan selama kurang lebih 15 bulan, ia sebagai wali kota telah menyusun sejumlah program. Seperti, pengadaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan juga Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Sedangkan yang sedang berjalan adalah Outer Ring Road (jalan lingkar luar),” kata wali kota perempuan pertama di Pematang Siantar itu.

Dilanjutkan mantan Direktur RSUD dr Djasamen Saragih Pematang Siantar itu, toleransi sudah menjadi budaya di Kota Pematang Siantar. Apalagi, pendiri Kota Pematang Siantar, Raja Sangnaualuh Damanik telah menanamkan toleransi.

Masih kata dr Susanti, di tahun 2015 Kota Pematang Siantar berada di peringkat lima sebagai kota paling toleran di Indonesia. Dua tahun kemudian, yakni di tahun 2017 berada di peringkat dua, dan tahun 2018, turun ke peringkat tiga.

“Jadi memang Pemerintah Kota Pematang Siantar belum pernah di peringkat pertama,” sebutnya.

Kemudian, sejak 2019 hingga 2022, merosot jauh ke peringkat 51. Nah,di tahun 2023 ini, Pematang Siantar naik ke peringkat 31.

“Kota Pematang Siantar naik 20 poin, dan ini akan terus kita kejar agar peringkatnya semakin baik lagi,” kata alumni Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) Yogyakarta itu, seraya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah menjaga toleransi di Kota Pematang Siantar.


Tag: