Peristiwa

Diserbu Pembeli, Pedagang Pakaian di Jalan Gedung Arca Medan Kurang Terapkan Prokes



Diserbu Pembeli, Pedagang Pakaian di Jalan Gedung Arca Medan Kurang Terapkan Prokes
BERITASUMUT,COM/BS09

Beritasumut.com-Kurangnya penerapan protokol kesehatan (prokes) di kawasan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan pakaian di Jalan Gedung Arca Medan rawan terpapar Covid-19.Pasalnya, kawasan ini jelang Hari Raya Idul Fitri diserbu pembeli.

"Saya yang membeli baju baru di Jalan Gedung Arca harus menjaga jarak dan menggunakan masker," ucap Roni salah satu warga melihat para pedagang dan pembeli tidak jaga jarak, Sabtu (08/05/2021) malam.

Melihat kondisi itu, Roni mengaku sangat risau, apalagi masih ada sejumlah pedagang yang tidak menyediakan hand sanitizer.Begitu juga pedagang juga ada tidak menggunakan masker. Padahal dengan menerapkan prokes ketat, pedagang ikut terlibat berperan aktif memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Medan.

Baca Juga : Pastikan Prokes Berjalan Baik, Wali Kota Medan Bersama Kapolrestabes dan Dandim Tinjau Pusat Pasar

Roni menyebutkan jika pemutusan rantai penyebaran Covid-19 memerlukan kerjasama yang baik antara penjual dan pembeli untuk memberikan rasa aman ketika berbelanja di mana saja."Tentunya harus ada saling pengertian untuk meningkatkan pola hidup sehat disaat masih mewabahnya Covid-19 di Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, pedagang baju dan celana di Jalan Gedung Arca Indi Daily mengaku telah menyediakan hand sanitizer untuk pembeli yang ingin melakukan transaksi di tempat usahanya tersebut.Namun dirinya lupa saat melakukan jual beli tidak menggunakan masker dan rawan terpapar Covid - 19. Meski tidak menggunakan masker dirinya tetap jaga jarak dengan pembeli yang ada.

Menjelang Lebaran ini, katanya, omzet penjualannya lumayan banyak. "Saya bisa membawa pulang keuntungan Rp 1 juta sehari berjualan baju dan celana baru di Jalan Gedung Arca ini bang," pungkasnya.(BS09)


Tag: