Peristiwa

Bupati Sergai Dorong Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Air Tawar



Bupati Sergai Dorong Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Air Tawar
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi pelaku budidaya ikan air tawar Kabupaten Sergai di ruang audiensi Bupati Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, pertengahan pekan kemarin. Hadir pada acara tersebut, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Takdir Manurung SP MP, Pengusaha Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM) Dumbo Jaya Desa Kota Galuh Handy (Aing) beserta rombongan.

 

Jaya Handy atau biasa dipanggil Aing mengungkapkan perkembangan dan situasi peternakan budidaya ikan air tawar di Kabupaten Sergai khususnya di Kecamatan Perbaungan yang menjadi sentra pengembangan ikan air tawar seperti patin, gurame, nila dan lele.Aing menjelaskan, bahwa dahulu ikan patin awalnya dianggap kurang bagus pemasarannya, namun berkat kerja keras dan dukungan dari semua pihak termasuk Pemkab Sergai, sekarang permintaan pasar akan komiditi ikan tersebut bahkan melonjak terus dari hari ke hari. 

 

Seiring dengan keberhasilan budidaya ikan air tawar tersebut, puncaknya adalah berhasilnya Pemkab Sergai dan UMKM Dumbo Jaya meraih penghargaan Produktivitas Siddhakarya 2016 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu) untuk kualifikasi Pemimpin dalam Industri (Industry Leader) Usaha Kecil dan Menengah yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H. Tengku Erry Nuradi, M.Si pada tahun 2016 lalu di Medan.

 

Lebih lanjut dikatakan Aing, dalam perjalanan bisnis budidaya tersebut tentu tidak semulus yang dibayangkan. Seperti halnya yang dialami saat ini, akibat aliran air sungai ular yang diduga tercemar bakteri dan parasit. Kemudian juga hal yang penting tentang adanya oknum yang tidak mendukung dengan budi daya perikanan seperti menutup saluran air sehingga menghambat perkembangan ikan, termasuk juga keamanan di sekitar daerah budidaya.

 

“Untuk itu pada kesempatan ini kami mohonkan masukan dan saran dari Bapak Bupati Soekirman guna perbaikan dan keberlanjutan budidaya ikan air tawar yang saat ini telah menembus pasar nasional," ujar Aing. 

 

Terkait tantangan penyakit dan bakteri akibat saluran dari Sungai Ular, Bupati Soekirman mengungkapkan, jika harus dapat membuat terobosan dan inovasi dalam hal menangkal penyakit dan bakteri yang mengancam kelangsungan hidup ikan air tawar tersebut seperti menanam kangkung cina yang berguna menetralisir bakteri. “Selain itu tehnik pengolahan air dengan sistem teknologi juga dapat menjadi salah satu solusi akan bahaya bakteri tersebut”, terang Bupati.

 

Selanjutnya keamanan, dengan telah disosialisasikannya pembentukan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di seluruh Desa/ Kelurahan gunanya untuk memberikan rasa aman dan nyaman didesa dan kelurahan masing-masing agar pelaku usaha khususnya dapat dengan tenang dan lancar melaksanakan usahanya. Kemudian diharapkan jika pengusaha, Pemerintah Daerah dan masyarakat dapat ikut serta bahu membahu memasarkan produk, maka tentu akan menambah lapangan pekerjaan dan usaha guna peningkatan perekonomian masyarakat.

 

Bupati mengingatkan bahwa setiap pelaku usaha dapat memenuhi kriteria yang sesuai terutama dalam hal administrasi dan melihat peluang usaha. Kebanyakan masih banyak kelompok perikanan yang tidak bisa maju, hal tersebut karena kurang matangnya dalam perhitungan usaha, juga karena pembukuan dan manajemen keuangan yang tidak baik. “Saya mengharapkan para pengusaha dan masyarakat saling bersinergi dan memberikan masukan dalam berbagai hal, serta mendisiplinkan usaha dengan tertib administrasi sehingga usaha dapat berjalan lancar dan berkesinambungan," pungkas Bupati.(BS02)

 


Tag: