Peristiwa

BMKG Akan Perluas Jangkauan Prakiraan Cuaca Hingga Tingkat Kecamatan



BMKG Akan Perluas Jangkauan Prakiraan Cuaca Hingga Tingkat Kecamatan
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com-Pada tahun 2018 mendatang, Balai Besar Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan memperluas prakiraan cuaca seperti iklim, kemaritiman dan kegempaan hingga ketingkat Kecamatan.

"Kalau memungkinkan, tahun 2018 nanti, prakiraan kita sudah sampai pada tingkat Kecamatan. Hal itu meliputi hingga 440 Kecamatan yangada di Sumatera Utara (Sumut)," ungkap Kepala BMKG Wilayah I Medan Edison Kurniawan kepada wartawan, Jumat (17/11/2016).

Lebih jauh Edison menjelaskan, dalam beberapa hari belakangan, banyak terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di Sumut. Sementara, potensi bencana yang mungkin terjadi di Sumut ada sebanyak 12 potensi, antara lain berupa banjir, tanah longsor, gempa hingga kebakaran."Kami ingin menyampaikan prediksi kepada mayarakat. Memang selama ini kami sudah menyampaikan kepada BPBD di 33 kabupaten/kota, tapi komunikasi yang terjalin selama ini masih kurang efektif," terangnya.

Apalagi, lanjut Edison, saat ini isu perubahan iklim dampaknya akan sangat besar dirasakan. Karenanya, berdasarkan kesepakatanParis, dilakukan upaya untuk meredam emisi yang memicu perubahan iklim tersebut."Dalam beberapa hari suhu sudah semakin meningkat, adanya perkembangan penyakit, bahkan penelitian di Karo menunjukkan kasus DBD semakin tinggi, sehingga ini menunjukkan jika dampak perubahan iklim sangat signifikan," paparnya.

Tak hanya itu, perubahan iklim juga sangat dirasakan oleh pada petani dalam menentukan musim tanam. Bahkan berdasarkan data yang diperoleh akibat perubahan iklim, dampaknya lebih besar dari yang diakibatkan oleh perang dunia ke dua.

"Iklim terjadi anomali, 90 persen disebabkan hydro metereologi yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Selain itu perubahaniklim juga mendorong terjadinya perubahan global, sehingga bisa memicu konflik. Meski iklim memang tidak secara langsung menyebabkan konflik," pungkasnya. (BS03)
 


Tag: