Peristiwa

Arman Chandra Berharap Setiap Stakeholder Berkontribusi Dalam Kemajuan Daerah



Arman Chandra Berharap Setiap Stakeholder Berkontribusi Dalam Kemajuan Daerah
beritasumut.com/BS10

beritasumut.com - Dalam rangka mewujudkan keselarasan melalui kemitraan yang sinergis, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengadakan Peluncuran dan Diskusi Publik Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Tahun 2023 yang dilaksanakan, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (01/11/2023).

Acara ini didukung oleh Mitras DUDI, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), BAPPELITBANG Provinsi Sumatera Utara, Politeknik Negeri Medan, Universitas Sumatera Utara dan Wilmar Business Indonesia.

Penguatan ekosistem kemitraan menjadi fokus utama sehingga diharapkan pendidikan vokasi dapat duduk bersama, saling berinteraksi dengan pemangku kepentingan, utamanya adalah dengan Program pemerintah daerah untuk menciptakan inovasi yang berbasis pada kebutuhan serta potensi daerah.

Program tersebut memiliki arti penting untuk mendorong kolaborasi antara satuan pemangku kepentingan sesuai dengan arah pembangunan dan pengembangan industri diwilayah.

Pembina Asosiasi Penguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) DPD Sumatera Utara Arman Chandra turut hadir dalam peluncuran dan Diskusi Publik tersebut, mengatakan, bahwasanya dengan adanya agenda seperti ini harapan kita bersama setiap stakeholder bisa terlibat langsung dan bersinergi dalam pemajuan daerah. Sehingga dari berbagai potensi yang ada di setiap stakeholder itu bisa saling berkolaborasi membangun daerah.

"Kolaborasi yang menjadi Motto Walikota Medan mengharapkan antar pemangku kepentingan dari berbagai Stakeholder menjadi kunci dan sepatutnya perlu menjadi perhatian bersama-sama. Diharapkan dengan adanya program ini dapat mendorong penyelarasan keseimbangan antara Demand dan Supply beserta skills yang dibutuhkan di masa depan," ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Medan ini.(BS10)


Tag: