Peristiwa

Aksi Sadis Jambret Ibu-ibu Hingga Terseret Aspal Viral di Medsos, Pelaku Ditembak Polisi



Aksi Sadis Jambret Ibu-ibu Hingga Terseret Aspal Viral di Medsos, Pelaku Ditembak Polisi
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com - Polsek Percut Sei Tuan, bersama Unit Jatanras Polda Sumut berhasil menangkap dan menembak pelaku jambret sadis yang videonya viral di media sosial (medsos) di Medan. Pelaku yang ditangkap itu bernama Muhammad Muhammad Aidil als Kudil (25) warga Jalan Gurila, Gang Langgar, Kecamtan Medan Perjuangan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan kepada wartawan di Mapolsek Percut Sei Tuan, Kamis (09/12/2021) mengatakan, kronologis kejadian, pada hari Senin (06/12/2021) sekira pukul 05.00 WIB di Jalan Aksara Medan, korban Rofenna Sudah (52) warga Jalan Trikora Gang Bersatu No.31, Kecamatan Medan Denai, bersama anaknya pergi ke Pajak MMTC melewati Jalan Aksara.

Di tengah perjalanan, pelaku Kudil melaju kencang dengan sepeda motornya memepet dan menarik tas sandang korban, sehingga korban terjatuh ke aspal dan mengalami luka pada kepala belakang dan sampai saat ini masih dirawat di RS Bina Kasih Sunggal.Kemudian, pada hari Selasa (07/12/2021) sekira pukul 03.00 WIB, Tekab Polsek Percut Sei Tuan bersama petugas Jahtanras Poldasu dipimpin Kanit Reskrim IPTU Bambang Nurmiono, SH MH melakukan penyelidikan terhadap pelaku jambret (pencurian dengan kekerasan) tersebut.

Baca Juga : Terekam CCTV, Pelaku Jambret Ditangkap Polisi di Jalan Tempuling Medan

"Dari hasil penyelidikan, team mengetahui ciri-ciri pelaku dan mengetahui keberadaan pelaku kudil yang sedang berada di Jalan Willem Iskandar Gang Murni, Kecamatan Medan Perjuangan. Team menuju ke TKP dan mengamankan 1 orang pelaku pencurian dengan kekerasan bernama Muhammad Aidil alias kudil," terang Kapolsek Percut.

Hasil interogasi terhadap pelaku, sambungnya, ternyata benar pelaku yang melakukan pencurian dengan kekerasan tersebut dan melakukannya sendiri. Selanjutnya team melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti berupaa tas korban yang dibuang pelaku. Namun di saat team melakukan pencarian tas korban, pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas dan mencoba melarikan diri. "Team memberikan tembakan peringatan dan memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku dengan menembak kedua kaki. Selanjutnya pelaku di boyong ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pengobatan," jelasnya.

Dari pelaku petugas menyita 1 unit Yamaha N-Max warna abu-abu dan kunci (yang digunakan pelaku untuk menjambret), 1 unit ponsel merk Oppo (milik pelaku), rekaman CCTV di TKP, 1 buah Kaos dan boxer (pakaian yang digunakan pelaku), 1 unit unit ponsel merk Nokia (milik korban) dan 1 buah kaleng susu merk tiga sapi (milik korban). "Penangkapan juga tidak lebih dari 24 jam perbuatan yang dilakukan pelaku," pungkasnya. (BS04)


Tag: