Peristiwa

Modus Kencan Via MiChat, Komplotan Pencuri Gasak Harta Korban



 Modus Kencan Via MiChat, Komplotan Pencuri Gasak Harta Korban
beritasumut.com/BS06

beritasumut.com -Polsek Medan Helvetia menangkap salas seorang dari komplotan pencurian dengan Kekerasan di Jalan Kapten Muslim, Gang Bersama Medan. Pelaku M alias I (41) berhasil menggasak harta korbannya, dengan modus ajak kencan melalui aplikasi MiChat.

Kejadian bermula korban MS Ibrahim berkenalan dengan seorang perempuan M alias I (41) melalui aplikasi MiChat. Disepakati open boking pada hari Selasa tanggal 14 September 2021 sekira pukul 21.30 WIB.

Pelaku GP alias T (DPO), mengatakan, kepada M alias I bahwa sebentar lagi akan datang tamu yang open boking dan M alias I untuk mengaku bernama Isni dan harga open bokingnya sebesar Rp 750.000. Dan apabila tamunya minta dibatalkan agar diminta kepada tamunya uang sebesar Rp 250.000.

Singkat cerita disepakati korban bertemu dengan pelaku di Jalan Kapten Muslim, namun saat kedua insan berlainan jenis itu bertemu, korban merasa terkejut dan kecewa. Karena wajah pelaku tidak sesuai di aplikasi MiChat. Korban mengcancel open bokingnya dan korban memberikan uang sebesar Rp 150.000. Namun sesuai kesepakatan, apabila cancel open boking harus bayar Rp 250.000.

Akibat kesepakatan tidak sesuai, antara korban dan pelaku sempat terjadi keributan adu mulut. Namun korban akhirnya mengalah dan memberikan sisa uang kekurangan dari cancel open boking Rp100.000 kembali.

Pada saat korban hendak meninggalkan lokasi, pelaku M alias I mengambil ponsel merk Oppo 2+ korban dari saku belakang korban yang disimpan korban.

Selanjutnya, pelaku mengatakan kepada korban, ponsel tersebut sebagai jaminan uang kamar sebesar Rp 300.000. Atas kejadian tersebut korban meninggalkan pelaku, dan pelaku memberikan ponsel tersebut kepada rekannya GT alias T (DPO).

Tak selang berapa lama kemudian korban MS Ibrahim datang bersama temannya ingin menebus ponsel yang diambil pelaku. Namun kesepakatan kembali berubah, saat itu GP alias T (DPO) mengatakan kepada korban, bahwa uang kamar tersebut menjadi Rp 1.250.000.


Tag: