Peristiwa

Geruduk Mapolrestabes Medan, Massa Raksahum Minta Tegakan Keadilan untuk Izaz Bassa



 Geruduk Mapolrestabes Medan, Massa Raksahum Minta Tegakan Keadilan untuk Izaz Bassa
beritasumut.com/BS06

beritasumut.com - Belasan assa mengatasnamakan Rakyat Untuk Keadilan dan Supremasi Hukum (Raksahum) menggeruduk Mapolrestabes Jalan HM Said Medan, Jumat (30/09/2022).

Melalui aksi itu, massa minta tegakkan keadilan dan Supremasi hukum kepada korban Izaz Bassa pada tanggal 9 April 2022 yang LP - nya mangkrak di Polrestabes Medan.

"Meski sebagai Warga Negara Asing (WNA) dan pelaku berinisial Shahbaz Ahmad juga WNA harus harus diproses secepatnya," ucap Korlap Raksahum Johan Merdeka di hadapan anggota Polrestabes Medan.

Disebutkannya, Indonesia adalah negara hukum, negara yang menjunjung tinggi hukum dan keadilan. Namun sayangnya, keadilan dan hukum negara yang terkesan pincang dan berat sebelah seperti pisau bermata dua, tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Yang miskin dan yang tak punya uang seperti di nomor duakan di negara NKRI ini.

Seperti halnya kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Shahbaz Ahmad tehadap Izazz Bassa yang mengendap sudah lima bulan lamanya di Polrestabes Medan. Yang caranya pelaku penganiayaan saat ini bebas berkeliaran, padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Apalagi Shahbaz Ahmad adalah WNA berkebangsaan Pakistan.

"Lawan mafia hukum, tangkap dan tahan Shahbaz Ahmad yang telah melakukan penganiayaan terhadap Izaz Bassa pada tanggal 9 April 2022 yang belum diproses oleh Polresabes Medan berdasarkan surat tanda bukti lapor bernomor : STTLP/1177/IV/2022/SPKT/Polresabes Medan/Sumatera Utara tanggal 9 April 2022," tandas Johan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengaku, kasus itu masih diproses dan lanjut ke pengadilan. "Dalam memproses kasus itu tetap berkoordinasi dengan pihak konsulat yang bersangkutan untuk menuntaskan kasus dilakukan oleh pihak WNA di Kota Medan," tandas mantan Kapolsek Medan Baru ini.(BS06)


Tag: